Portal Jurnal Elektronik Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
Not a member yet
2881 research outputs found
Sort by
Penggunaan Sistem Blockchain Di Perpustakaan Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Bahasa Indonesia Pasca Pandemi Covid-19
The school library is one of the important components in the educational ecosystem affected by the pandemic, including the private high school SMA XYZ in South Tangerang, which is the subject of this study. The research objective is to describe the effectiveness of the Blockchain system in accommodating data storage and its impact on efforts to improve the performance of Indonesian language teachers at SMA XYZ in utilizing the library. This study adopts a descriptive qualitative approach involving Indonesian language teachers and library staff. Data were collected through interviews and participatory observation. The collected data were validated through observation, documentation, and providing written questionnaires, administered directly in front of the researchers. If there were discrepancies in the data, further discussion with the sources would be conducted. Validated data were compared and summarized. The results of data analysis indicate that Indonesian language teachers have not maximized the use of the school library. The service system and data management in the library are also not optimal. The Blockchain system is proposed as an effort to improve teacher performance because it enables transparency, reliability, and security in information storage and exchange. In the context of the school library, the Blockchain system can be used to record and manage teachers' learning history, awards, and assessments by students and colleagues. Poorly organized book inventory management and borrowing processes make it difficult to utilize library facilities. The research findings indicate that the Blockchain system effectively addresses various challenges mentioned above.
Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar dalam Praktik Baik Implementasi Kurikulum Merdeka
The lack of teacher involvement in independent training and the absence of references to good practices in implementing this curriculum pose significant obstacles. To address this, an educational platform known as the Merdeka Belajar Platform was developed, aimed at facilitating teachers' access to inspiration and references. This research examines the utilization of the Merdeka Belajar Platform in implementing the independent curriculum effectively, focusing on SMAS Muhammadiyah Toboali as a case study. The study's purpose is to uncover and analyze the use of the Merdeka Belajar Platform in facilitating effective implementation of the independent curriculum at SMAS Muhammadiyah Toboali. Descriptive qualitative research methods were employed, involving interviews, documentation studies, and observation for data collection. The findings revealed initial difficulties in comprehending the independent curriculum due to the rapid transition process. However, the implementation of the Merdeka Belajar Platform has led to positive changes, with the optimization of the school's learning community and the emergence of good practices among colleagues. This mutual support system among teachers has underscored those advancements in science and technology present opportunities and challenges rather than obstacles, thereby enhancing educators' capacity and capabilities
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kerjasama Tim dan Integritas Terhadap Penerapan Total Quality Management pada Sekolah Menengah Pertama Katolik di Kabupaten Merauke
This study aims to analyze the influence of transformational leadership style, teamwork, and integrity on the implementation of Total Quality Management (TQM) in Catholic Junior High Schools in Merauke. The motivation for this research stems from two primary factors: first, inconsistencies in previous research findings on the impact of transformational leadership, teamwork, and integrity on TQM; second, observable issues such as a lack of integrity among teachers and Foundation employees, poor teamwork, and weak leadership among principals and Foundation administrators, which have resulted in Catholic schools under the Catholic School Education Foundation (YPPK) in Merauke not meeting accreditation standards. TQM is recognized as a strategic approach to enhancing educational quality, fostering an organizational culture committed to continuous improvement and customer satisfaction. his explanatory quantitative research utilized survey methods, gathering data from 100 teachers and educational staff at Catholic Junior High Schools in Merauke. The collected data were tabulated and analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) for multiple regression analysis. The results indicate that transformational leadership style, teamwork, and integrity each have a significant positive effect on TQM when considered individually. Additionally, there is a significant combined effect of these factors on the implementation of TQM in Catholic Junior High Schools in Merauke
Perspektif Variabilitas Pengauditan dan Employee Fraud Tendency pada Entitas Otomotif
The purpose of this study is to examine the effect of auditing variability proxied by fraud diamond, auditor experience and due professional care on employee fraud tendency in automotive entities. This research method uses quantitative methods, with primary data on internal auditors at PT Nusantara Sakti in West Java and Central Java. The results of this study indicate that fraud affects employee fraud tendency, while auditor experience and due professional care have no effect on employee fraud tendency.The purpose of this study is to examine the effect of auditing variability proxied by fraud diamond, auditor experience and due professional care on employee fraud tendency in automotive entities. This research method uses quantitative methods, with primary data on internal auditors at PT Nusantara Sakti in West Java and Central Java. The results of this study indicate that fraud affects employee fraud tendency, while auditor experience and due professional care have no effect on employee fraud tendency
Pengaruh Perbedaan Bentuk Briket Kubus Dan Tabung Berongga Terhadap Laju Pembakaran
Indonesia adalah negara produksi kelapa terbesar kedua di dunia, pemanfaatan kelapa di Indonesia belum dimanfaatkan dengan baik sehingga menjadi limbah sampah begitu saja, padahal batok kelapa masih bisa dimanfaatkan sebagai arang atau briket yang memiliki daya jual yang menguntungkan jika dimanfaatkan. Penggunaan briket arang tempurung kelapa merupakan salah satu solusi dalam usaha untuk menggali sumber energi alternatif dan mengurangi pencemaran lingkungan. Briket arang sekarang sudah banyak ditemukan dimana-mana, sehingga penelitian juga harus terus dikembangkan pada bidang briket arang ini sehingga peneliti mampu membuat briket yang memiliki daya saing pasar atau memiliki kualitas lebih baik dibanding produk briket rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan bentuk briket kubus dan tabung terhadap laju pembakaran, sehingga nantinya penelitian ini diharapkan akan berlanjut menjadi Program Kepada Masyarakat (PKM) untuk kepentingan UMKM masyarakat sekitar. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimen untuk mengetahui laju pembakaran briket melalui variasi bentuk briket. Data yang diambil adalah berat briket (W) dan waktu (t) yang diperlukan untuk menghabiskan briket tersebut. Desain briket yang di ujikan adalah 0,72 g/cm3 dan briket dibakar dalam tempat dan waktu yang sama. hasil perhitungan laju pembakaran yaitu pada bentuk kubus 0,006709608 g/menit dan bentuk tabung berongga 0,010080645 g/menit. jika dibandingkan dengan persentase didapatkan laju pembakaran dengan bentuk tabung berongga lebih cepat atau lebih efektif 66,5% dibandingkan dalam bentuk kubus. Penelitian ini sesuai dengan penelitian sebelumnya
Peningkatan Kemampuan Guru dan Kepala Sekolah dalam Penulisan Artikel Penelitian Tindakan Melalui Pelatihan Secara Online
Guru dan kepala sekolah perlu memiliki kompetensi penulisan artikel ilmiah. Kemampuan penulisan artikel ilmiah berdampak pada pengembangan profesi dan karier. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dan kepala dalam menulis artikel penelitian tindakan kelas dan sekolah. Peserta pelatihan adalah guru dan kepala sekolah. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk daring. Materi pelatihan menitiberatkan pada penentuan topik, penulisan pendahuluan, metode, hasil dan pembahasan dan kesimpulan. Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan penulisan artikel penelitian tindakan menunjukkan bahwa aspek materi, fasilitas, metode, fasilitator, dan layanan administrasi mendapatkan apresiasi dari peserta dengan tingkat kepuasan sangat baik. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan nilai pretest berada pada angka 74 dan postest berada angka sebesar 80.Teachers and principals must be competent at writing scientific articles. The ability to write scientific articles affects professional and career development. The community service activity aims to improve the ability of teachers and principals in writing classroom and school action research articles. The training participants were the teachers and principals. Training activities were conducted online. The training material focused on determining the topic, writing the introduction, methods, results, discussion, and conclusions. The results of community services through training in writing action research articles showed that aspects of material, facilities, methods, facilitators, and administrative services received appreciation from participants with a very good level of satisfaction. Participants experienced an increase in knowledge, with a pre-test score of 74 and a post-test score of 80
Pengembangan Perpustakaan Sekolah Anak Terang Bethany Salatiga
Perpustakaan sekolah dibangun oleh komponen sarana prasarana perpustakaan, pengelola peprustakaan dan kepala sekolah. Perpustakaan Sekolah Anak Terang Bethany Salatiga, membutuhkan sentuhan pengelolaan perpustakan secara profesional serta penerapan Teknologi Informasi. Program pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk mengatasi permasalahan Sumber Daya Manusia dengan memberikan pelatihan klasifikasi pustaka dan pelatihan pengelolaan perpustakaan berbasis Teknologi Informasi dengan penerapan SLiMS (Senayan Lybrary Management System). Hasil dari program ini Perpustakaan Sekolah Anak Terang Bethany Salatiga lebih mudah dalam penelusuran dan pengelolaan pustaka serta kemudahan anak-anak didik dalam mengakses buku-buku perpustakaan.School libraries are built by library infrastructure components, library managers and school principals. The Library of Sekolah Anak Terang Bethany, Salatiga, requires a touch of professional library management and the application of Information Technology. The community service program carried out aims to overcome Human Resources problems by providing library classification training and Information Technology-based library management training with the application of SLiMS (Senayan Lybrary Management System). The results of this program is that the Library of Sekolah Anak Terang Bethany Salatiga makes it easier to search and manage the library and makes it easier for students to access library books
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal: Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Pelaku Usaha Melalui Appreciative Inquiry
Banyubiru Village and Kemambang Village are located in Banyubiru Sub-district, Semarang Regency. Both villages have the potential for nature, arts, and village government management to become tourist villages. However, the management of the Tourism Village has not been optimized to drive the community's economy. The PkM activity aims to improve the entrepreneurial character of the Banyubiru Village Community who have entrepreneurs and managers of business units in the village. Solutions were offered through Focus Group Discussion (FGD) activities with Appreciative Inquiry and Psychoeducation approaches. There were 19 participants. The results of the activity showed that the participants were optimistic, happy, excited and interested in the training activities. Participants received direction to be able to realize their hopes and concrete steps to realize their entrepreneurial dreams and collaborate to build Banyubiru Tourism Village.Desa Banyubiru dan Desa Kemambang merupakan desa yang berada di Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang. Kedua Desa memiliki potensi alam, kesenian, dan pengelolaan pemerintahan desa yang berpotensi menjadi Desa Wisata. Pengelolaan Desa Wisata hingga sekarang belum berjalan optimal untuk menggerakan perekonomian masyarakat. Kegiatan PkM bertujuan untuk meningkatkan karakter wirausaha bagi Masyarakat Desa Banyubiru yang memiliki wirausaha dan pengelola unit bisnis di desa. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan pendekatan Appreciative Inquiry dan Psikoedukasi. Peserta yang berpartisipasi sebanyak 19 orang. Hasil kegiatan menunjukkan para peserta optimis, senang, bersemangat dan tertarik dengan kegiatan pelatihan. Peserta mendapatkan arahan untuk dapat mewujudkan harapan serta langkah konkret mewujudkan cita-cita berwirausaha dan berkolaborasi membangun Desa Wisata Banyubiru
DISPARITAS PEMIDANAAN PERKARA PERSETUBUHAN OLEH TERDAKWA ANAK TERHADAP KORBAN ANAK
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor yuridis penyebab terjadinya disparitas pemidanaan perkara persetubuhan oleh terdakwa anak terhadap korban anak jika ditinjau dari kebijakan pemidanaan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak juncto Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta menganalisis kebijakan formulasi sistem pemidanaan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dalam perkara persetubuhan oleh terdakwa anak terhadap korban anak agar tidak terjadi disparitas pemidanaan. Penelitian ini menunjukkan faktor yuridis penyebab terjadinya disparitas pemidanaan adalah ketentuan dalam Pasal 79 ayat (3) Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang tidak memberlakukan minimum khusus pidana penjara bagi anak. Oleh karena itu, kebijakan formulasi agar menghindarkan terjadinya disparitas pemidanaan dalam perkara persetubuhan yang dilakukan terdakwa anak terhadap korban anak adalah merumuskan kebijakan yang menyimpangi ketentuan Pasal 79 ayat (3) dengan memberikan pengecualian yakni ditentukan minimum khusus pidana penjara apabila korbannya anak
THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE AND BEHAVIOR TO PREVENT PULMONARY TUBERCULOSIS IN THE FAMILY
Angka penemuan kasus suspek tuberkulosis yang meningkat, salah satunya di kabupaten Semarang. Berdasarkan studi lapangan, ditemukan perilaku hidup keluarga penderita Tuberkulosis Paru yang berisiko meningkatkan penularan penyakit. Tujuan penelitian berupaya mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan Tb dalam keluarga. Dengan menggunakan metode penelitian analitik korelasional dengan cross sectional, studi ini juga melibatkan responden sebanyak 20 orang. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi: anggota keluarga penderita tuberkulosis paru yang sudah sembuh, minimal berusia 18 tahun, mampu untuk berkomunikasi dengan baik dan jelas. Data dari kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan chi-square dengan koefisien signifikansi Sig < 0,05 sebagai syarat bahwa ada hubungan antara dua variabel. Berdasarkan hasil analisis didapat hasil bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan dengan variabel perilaku pencegahan tuberculosis (uji chi-square senilai 0,540>0,05. Tidak adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan karena pengetahuan responden yang baik tentang Tb, namun tidak sama dengan perilaku terhadap pencagahan Tb.Paru. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang faktor lain yang mempengaruhi perilaku pencegahan Tb selain Pengetahuan. Simpulan dari penelitian ini, tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan Tb dalam keluarga.The number of suspected tuberculosis cases is increasing, one of which is in Semarang Regency. Semarang. Based on field study, it was found that the living behaviors of families with pulmonary tuberculosis are at risk of increasing disease transmission. The study aimed to determine whether there is a relationship between knowledge and preventive measures of Tb in the family. The study used a correlational analytic research method with cross sectional and involved 20 respondents. The sampling technique used purposive sampling with inclusion criteria: family members of patients with pulmonary tuberculosis who have been
cured, are at least 18 years old and can communicate well and clearly. Data from the questionnaire were analyzed using chi-square with a significance coefficient of Sig < 0.05, which requires a relationship between two variables. Based on the results of the analysis, it was found that there was no significant relationship between the variable of knowledge and the variable of tuberculosis prevention behavior (significance coefficient of the chi-square test of 0.540>0.05). Respondents have excellent knowledge about Tb but differ in their behavior towards preventing Tb. Therefore, it is necessary to conduct further research about other factors that influence Tb prevention behavior besides knowledge