Portal Jurnal Elektronik Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
Not a member yet
2881 research outputs found
Sort by
Determinan Manajemen Laba pada Perusahaan Manufaktur
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme corporate governance, leverage dan pertumbuhan penjualan terhadap manajemen laba. Penelitian ini termasuk jenis explanatory research dengan metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sector industry barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 23 perusahaan sehingga total observasi dalam penelitian ini sebanyak 92 observasi. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yang diperoleh melalui www.idx.co.id. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan Eviews versi 12. Hasil penelitian membuktikan bahwa dewan komisaris independen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Hal ini dimungkinkan dewan komisaris independen belum menjalankan perannya secara maksimal. Kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba karena kepemilikan manajerial masih sedikit sehingga belum dapat menyatukan kepentingan antar manajer dan pemegang saham. Leverage tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Hal ini karena adanya pengawasan dari pihak kreditor. Pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap manajemen laba karena semakin tinggi pertumbuhan penjualan maka perusahaan akan cenderung melakukan tindakan manajemen laba.
This study aims to examine the effect of corporate governance mechanisms, leverage and sales growth on earnings management. This research is a type of explanatory research with the method used is a quantitative approach. The population in this study are manufacturing companies in the consumer goods industry sector which are listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2021 period. The sampling technique used purposive sampling and obtained as many as 23 companies so that the total observations in this study were 92 observations. The data used in this research is secondary data obtained through www.idx.co.id. Testing in this study uses Eviews version 12. The results of the study prove that the independent board of commissioners has no effect on earnings management It is possible that the independent board of commissioners has not carried out its role optimally, Managerial ownership has no effect on earnings management because managerial ownership is still small, so it has not been able to unite the interests of managers and shareholders. Leverage has no effect on earnings management. This is due to supervision from the creditor. Sales growth affects earnings management because the higher the sales growth, the company will tend to take earnings management actions
Pengaruh Pelarut terhadap Struktur Nanopartikel Silika dari Limbah Batu Akik
Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam khususnya sumber daya geologi berupa batu mulia. Salah satu daerah dengan kekayaan alam berupa batu akik (agate) adalah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sisa kerajinan batu permata atau batu akik merupakan limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber silika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelarut terhadap struktur nanopartikel silika darii limbah batu akik. Metode penelitian ini yaitu isolasi silika diawali pencucian dengan HCl 4 M. Selanjut sintesis natrium silikat dengan penambahan NaOH 4 M, kemudian sintesis nanosilika menggunakan pelarut metanol dan etanol pada pH 12. Nanosilika dikarakterisasi dengan XRD, SEM-EDX, BET-SAA. Hasil penelitian menunjukkan pelarut metanol dan etanol berpengaruh terhadap struktur nanopartikel silika. Hasil analisis XRD nanosilika sintesis menggunakan pelarut metanol dan etanol menunjukkan silika gel berfasa amorf. Hasil analisis FTIR nanosilika sintesis menggunakan pelarut metanol dan etanol menunjukkan adanya gugus silanol dan siloksan. Morfologi nanosilika sintesis menggunakan pelarut metanol dan etanol diperoleh nanosilika ukuran partikel yang tidak homogen dan membentuk gumpalan (aglomerasi). Hasil analisis EDX nanosilika sintesis menggunakan pelarut metanol dan etanol mengandung unsur Si dan O. Hasil analisis BET nanosilika sintesis menggunakan pelarut metanol menunjukkan luas permukaan, ukuran pori dan volume pori masing-masing adalah 207,559 m²/g, 2,921 nm dan 0,303 cc/g. sedangkan nanosilika sintesis menggunakan pelarut etanol adalah 1,664 m²/g; 11,843 nm dan 0,0099 cc/g. Semakin polar palarut semakin besar luas permukaan dan volume pori. Sedangkan diameter pori semakin kecil. Mengacu aturan IUPAC silika gel hasil sintesis menggunakan pelarut metanol dan etanol diperoleh struktur pori berukuran mesopori
Penerapan Model Pembelajaran Literasi Lingkungan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Lingkungan
Permasalahan lingkungan global semakin kompleks, diwarnai oleh perubahan iklim, kerusakan ekosistem, dan hilangnya biodiversitas. Riset ini memiliki urgensi karena kurangnya literasi lingkungan dapat menghambat kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan yang berkelanjutan. Artikel ini menggunakan metode penelitian berbasis Systematic Literature Review (SLR) dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items For Systematic Reviews and Meta Analyses) untuk mencari dan menganalisis artikel terkait literasi lingkungan yang telah dipublikasikan antara tahun 2018 hingga 2023. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dengan bantuan aplikasi "Publish or Perish 8," Untuk menjawab tujuan penelitian, 17 artikel terpilih dan dianalisis secara rinci. Hasil analisis dan pembahasan mengungkapkan bahwa literasi lingkungan merujuk pada kemampuan individu untuk memahami, menerapkan, dan berpartisipasi dalam isu-isu lingkungan yang kompleks. Hal ini mencakup pemahaman tentang konsep-konsep lingkungan dan prinsip-prinsipnya, serta keterampilan untuk menginterpretasikan informasi ilmiah yang relevan dengan permasalahan lingkungan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penerapan model pembelajaran literasi lingkungan sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan masyarakat. Model-model pembelajaran tersebut dapat mencakup berbagai metode, seperti pembelajaran aktif, interaktif, dan berbasis pengalaman, yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang lingkungan dan mendorong individu untuk mengambil tindakan berkelanjutan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana literasi lingkungan dapat ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran yang tepat. Meningkatkan literasi lingkungan dapat membantu individu dan masyarakat secara keseluruhan untuk lebih peduli terhadap masalah-masalah lingkungan dan berkontribusi pada pelestarian alam serta pembangunan berkelanjutan
Strategi Optimalisasi UMKM dengan Metode Cost Structure Lini Product dan Pengelolaan SDM pada UMKM Bu-Dhe Produksi Ikan Tuna di Kabupaten Halmahera Utara
The target of the PKM Team is the production of Tuna Bud-dhe, the problem is that partners do not understand how to determine product prices and so far, the product selling price calculations have only been based on estimates and a lack of organization of human resources. As a result, the functions and duties of employees are not optimal and have an impact on the amount of production and profits of UMKM. the solution to overcome this problem the PKM TEAM proposes appropriate technology in calculating the cost of goods sold, namely by providing knowledge of calculating the cost of goods sold with the product line cost structure and will provide knowledge and assistance in HR management so that the functions and duties of employees and owners are carried out properly. The results of the PKM activities show that after the training was carried out, the participants increased their knowledge and optimal shredded selling price.Sasaran Tim Pengabdian Masyarakat adalah produksi ikan tuna Bu-Dhe dengan permasalahan mitra yang belum memahami penetapan harga produk dan selama ini perhitungan harga jual produk hanya berdasarkan perkiraan, sehingga harga produk menjadi terlalu murah serta kurangnya pengorganisasian sumber daya manusia. Akibatnya, fungsi dan tugas karyawan menjadi kurang maksimal dan berpengaruh pada jumlah produksi serta keuntungan. Tim Pengabdian Masyarakat memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam perhitungan harga pokok penjualan dengan cost structure product, serta dalam pengelolaan sumber daya manusia agar fungsi dan tugas karyawan serta pemilik terorganisir dengan baik. Hasil kegiatan ini adalah peserta dapat meningkatkan pengetahuan, peningkatan produksi abon serta penetapan harga abon yang optimal
PENYELESAIAN SENGKETA ARBITRASE INTERNASIONAL DALAM SENGKETA KAPAL MARINA BAY
Artbitrase merupakan salah satu penyelesaian sengeketa alternatif, yang mana dilaksanakan oleh para pihak yang bersangkutan tanpa melalui jalur litigasi. Secara spesifik, dalam artikel ini Penulis akan membahas lebih lanjut mengenai arbitrase, dengan menguraikan bagaimana penyelesaian sengketa melalui jalur arbitrase ini dilaksanakan dalam perdagangan internasional. Secara spesifik, Penulis melihat pada kasus sengketa yang terjadi antara PT. Asia Mandiri Lines (selaku Pemohon dan pembeli) dan Marina Bay Shipping Lines (selaku Termohon dan penjual) yang telah diperiksa dan diputus pada tanggal 7 Januari 2016. Artikel ini merupakan kajian normatif, yang menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Dalam kasus tersebut, penyelesaian dilakukan melalui arbitrase, sebagaimana kesepakatan yang dibuat para pihak dalam kontrak sebagai tata cara dalam penyelesaian sengketa
URGENSI PEMBENTUKAN PENGADILAN PERTANAHAN DI INDONESIA
Artikel ini mendiskusikan isu tentang pembentukan pengadilan khusus pertanahan. Artikel ini berargumen bahwa pengadilan yang menangani sengketa pertanahan saat ini putusannya masih belum clear and clean sehingga menimbulkan sengketa baru karena keputusannya tidak dapat dieksekusi (non executable) di lapangan. Dengan dianutnya sistem duality of jurisdiction maka pertanahan memiliki dua jalur penyelesaian yaitu bisa melalui Peradilan Umum dan juga Peradilan Tata Usaha Negara (TUN). Proses mediasi yang dilakukan oleh BPN juga dinilai masih belum optimal sehingga membutuhkan pengadilan khusus pertanahan yang diharapkan dapat mengatasi sengketa pertanahan yang jumlahnya terus bertambah hingga saat ini. Konflik pertanahan bersifat multidimensi dan kompleks sebab aspek sosial, ekonomi, ekologi, politik dan pertahanan keamanan saling berhubungan satu dengan yang lain. Perkara pertanahan tidak hanya bersifat horizontal saja melainkan vertikal sehingga memerlukan perhatian dan penanganan yang khusus. Artikel ini mengacu pada konsep Pengadilan Tanah dan Lingkungan di New South Wales Australia
PERANCANGAN DIGITAL TRAVELLING GUIDE BOOK SEBAGAI MEDIA INFORMASI PARIWISATA KEPULAUAN KARIMUNJAWA
Karimunjawa merupakan salah satu kepulauan yang ada di Indonesia, yang memiliki potensi wisata cukup besar. Berdasarkan hasil penelusuran data yang ditemukan, Karimunjawa masih memiliki kekurangan dari segi media informasi destinasi wisata yang disajikan secara lengkap, selain itu media informasi yang saat ini ada belum menyajikan informasi secara menarik dan komunikatif dari segi visual. Sehingga dibutuhkan media informasi mengenai destinasi wisata Karimunjawa. Salah satu media informasi adalah digital travelling guide book. Metode yang digunakan pada penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif dan naratif serta menerapkan strategi linier dalam proses perancangannya. Penelitian ini diharapkan menghasilkan media informasi yang memberikan informasi secara lengkap, menarik, dan komunikatif, sehingga dapat memberikan gambaran umum Karimunjawa kepada wisatawan
STRATEGI KREATIF MENARIK WISATAWAN DENGAN VISUALISASI POTENSI DESA WISATA MELALUI VIDEO PROMOSI
Desa Wisata Mungguk mempunyai destinasi wisata alam, sejarah dan budaya lokal yang unik. Pariwisata yang disajikan berupa air terjun Setegung, riam Air Merah, Makam Raja Abdul Kahar, Meriam Tanda Perdamaian dan acara budaya berupa Robo - robo sebagai bentuk rasa syukur dan doa yang diadakan setiap setahun sekali. Berdasarkan hasil observasi lapangan, ditemukan fakta bahwa media yang digunakan untuk mempromosikan Desa Wisata Mungguk ini masih terbatas pada media cetak, baik berupa leaflet atau spanduk di lokasi wisata. Melihat permasalahan tersebut, maka perlu sebuah media promosi berbentuk audio video, yang dapat mempromosikan tentang Desa Wisata Mungguk dan mampu mempersuasif masyarakat untuk berkunjung ke tempat wisata. Metode penelitian yang diterapkan dalam merancang video promosi menggunakan penelitian kualitatif, sehingga mampu mendapatkan data dan informasi secara akurat melalui wawancara dan observasi secara langsung. Strategi kreatif dalam merancang video promosi menggunakan linear strategy, dengan harapan menghasilkan video promosi yang mampu menyampaikan informasi yang persuasif dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke berbagai wisata yang ditawarkan oleh Desa Wisata Mungguk
Development of General Biology Learning E-Modules Based on Constructivism
Higher education must adapt its educational practices to ICT, which is now developed rapidly. There are many different approaches, and constructivism-based e-module development is an alternative. This research used the R&D method by adapting the ADDIE development model, which aimed to produce constructivism-based e-module products that meet the criteria of being valid, effective, and practical for use in the learning process. The e-module developed was validated using an expert validation questionnaire filled out by two expert validators, with a result of 4.32, which was included in the valid category. The effectiveness of the e-module was obtained by 100% of students achieving learning completeness scores and increasing learning outcomes based on a normalized gain analysis of 0.71 (high category). The results of the e-module practicality test showed positive student responses, where 86.67% of statements were included in the very strong category and 13.33% in the strong category. Based on the research results, it can be concluded that the constructivism-based general biology learning e-module developed is valid, practical, and effective.
Higher education institutions must adapt their educational practices to ICT which is now developed rapidly. There are many different approaches, among them, the constructivism-based e-module development is one alternative. This research used the R&D method by adapting the ADDIE development model, which aimed to produce constructivism-based e-module products that meet the criteria of being valid, effective, and practical for use in the learning process. The e-module developed was validated using an expert validation questionnaire filled out by two expert validators, with a result of 4.32, which was included in the valid category. The effectiveness of the e-module was obtained by 100% of students achieving learning completeness scores and increasing learning outcomes based on a normalized gain analysis of 0.71 (high category). The results of the e-module practicality test showed positive student responses, where 86.67% of statements were included in the ‘very strong’ category and 13.33% in the ‘strong’ category. Based on the research results, it can be concluded that the constructivism-based general biology e-module productis valid, practical, and effective.
THE GROWTH AND DEVELOPMENT OF Spodoptera pectinicornis (Lepidoptera: Noctuidae) PROVIDED WITH ENHANCED NUTRITION FROM Pistia stratiotes FEEDING VIA FERTILIZATION
A monophage herbivorous insect called S. pectinicornis can be utilized to biologically control the weed Pistia stratiotes. Insect mass reproduction followed by release into the target weed area is one technique that can be used. The quality of the feed must be taken into consideration during maintenance in order to increase the fitness of S. pectinicornis insects and enable them to function at their best. The fertilization procedure can improve the nutritional value of P. stratiotes as a feed source. The experiment involved applying NPK fertilizer to P. stratiotes at 6 different levels: 0 g (control); 5 g; 10 g; 15 g; 20 g; and 25 g. The findings demonstrated that when NPK fertilizer was applied to Pistia stratiotes, S. pectiniconis larvae, pupae, and imago had a better chance of surviving than controls. S. pectinicornis showed improved insect growth and development since its lifespan was shorter than controls at every developmental stage. The ideal NPK fertilizer dose for maintaining Pistia stratiotes as feed during S. pectinicornis propagation is 15g/20 L of water