Portal Jurnal Elektronik Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
Not a member yet
2881 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Masyarakat Dusun Cetho dalam Mendokumentasikan Cagar Budaya di Kawasan Candi Cetho
Cetho Temple area has many historical sites that have not been documented. Because the location and existence of the site spreads in various places and is difficult to reach by the community. RECO Community have cares about these sites. This community was built 2016 and numbered 18 people. They believe historical sites should be cared for and protected. The wishes of the community are in line with the program of the community service from the History Education and Civic Education Course. The purpose of the community service program is for the community to document historical sites in the Cetho Temple Area through activities they have the knowledge and skills to document cultural heritage in the area. The method is to introduce equipment for historical site documentation, exercise, practice, mentoring and evaluation. The results of the activity showed that RECO Community could use them to document historical sites.Kawasan Candi Cetho memiliki banyak situs bersejarah yang belum terdokumentasikan. Hal ini karena letak dan keberadaan situs menyebar di berbagai tempat dan sulit terjangkau oleh masyarakat. Namun ada Komunitas RECO yang peduli terhadap situs-situs tersebut. Komunitas ini berdiri tahun 2016 dan berjumlah 18 orang. Mereka percaya bahwa situs sejarah harus dirawat dan dilindungi. Keinginan masyarakat ini sejalan dengan program Tim PkM UKSW dari Program Studi Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Kewarganegaraan. Tujuan program memberikan pelatihan dan pendampingan agar mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan mendokumentasikan cagar budaya di Kawasan tersebut. Metode kegiatan adalah mengenalkan peralatan untuk dokumentasi situs bersejarah, latihan, praktek, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan komunitas RECO dapat mendokumentasikan situs bersejarah serta dapat menggunakannya untuk melakukan pendokumentasian situs bersejarah
IMPLEMENTASI PRINSIP KEPASTIAN HUKUM DAN KEADILAN DALAM PENGHENTIAN PENUNTUTAN BERDASARKAN KEADILAN RESTORATIF
Restorative Justice atau Keadilan Restoratif sebagai suatu bentuk pendekatan baru masih menimbulkan perdebatan dalam penanggulangan kejahatan khususnya terkait dengan pemenuhan rasa keadilan dan kepastian hukum. Hal ini mengingat di dalam konteks Hukum Pidana penanggulangan tindak pidana dengan upaya represif lebih banyak mempergunakan pendekatan sanksi sebagaimana diatur dalam KUHP. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah implementasi prinsip kepastian hukum dan keadilan dalam penghentian tuntutan berdasarkan keadilan restoratif. Dalam penelitian ini, metodologi penelitian yang dipergunakan adalah penelitian hukum normatif. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah walaupun penghentian penuntutan melalui Keadilan Restoratif secara formal tidak sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, namun cara semacam ini merupakan pola penanganan perkara yang cukup ideal untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan keadilan
RESTORATIVE JUSTICE DALAM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PADA TINGKAT PENUNTUTAN
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi salah satu tindak pidana yang sering terjadi, agar melindungi korban maka diperlukan penanganan yang cepat tanggap. Semenjak dikeluarkannya Peraturan Jaksa Agung No. 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Restorative Justice, membuat adanya terobosan baru dalam penyelesaian tindak pidana tersendiri. Pendekatan dalam restorative justice ialah memfokuskan agar korban dan pelaku tindak pidana dapat mencapai perdamaian, sehingga pada prinsipnya adalah win-win solution, dan bagi korban diharapkan dapat memaafkan perbuatan pelaku tindak pidana. Artikel ini merupakan kajian normatif, yang menggunakan dengan pendekatan perundang-undangan, dengan melihat pada kaidah hukum yang ada, bagaimana bentuk pendekatan restorative justice yang diterapkan didalam penyelesaian kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga
TINDAKAN PENOLAKAN DOKTER DALAM MELAKSANAKAN KEBIRI KIMIA SEBAGAI PIDANA TAMBAHAN
Pemerintah Indonesia menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Hukuman Kebiri sebagai pidana tambahan, menjadi Undang-ndang Nomor 17 Tahun 2016. Sejak dikeluarkannya pengaturan tersebut, terdapat pelaku yang dihukum dengan pidana tambahan kebiri kimia. Namun, permasalahan hukum yang dapat terjadi manakala dokter menjadi pelaksana tindakan kebiri kimia. Dokter tidak bersedia mengeksekusi hukuman kebiri kimia kepada pelaku kekerasan seksual dikarenakan melanggar sumpah dan etika kedokteran. Apabila perbuatan dokter yang menolak melaksanakan perintah Jaksa untuk melakukan tindakan kebiri kimia terhadap terpidana yang dihukum pidana tambahan kebiri kimia, memenuhi unsur-unsur obyektif dan subyektif dari Pasal 216 ayat (1) KUHP khususnya untuk unsur “dengan sengaja tidak menurut perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusur atau memeriksa tindak pidana”, sehingga dapat dijatuhi sanksi pidana sebagaimana diancamkan dalam Pasal tersebut
PERLINDUNGAN HUKUM KORBAN TINDAK PIDANA REVENGE PORN
Revenge porn merupakan operandi baru dalam kasus pornografi. Pentransmisian informasi elektronik dalam tindak pidana revenge porn adalah tindak pidana formil. Penegak hukum menggunakan pendekatan legalistik-positivistik yang mengutamakan pemenuhan unsur perbuatan pidana. Perlindungan hukum adalah hak setiap korban revenge porn. Perlindungan terbagi dalam perlindungan sosial dan psikis, serta perlindungan hukum. Perlindungan sosial dan psikis mencakup tindakan pendampingan bagi korban dari sanksi sosial di masyarakat dan membantu memulihkan mental korban (recovery). Untuk melihat bagaimana hakim melindungi korban revenge porn pad putusan, penelitian hukum ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif yang mencakup penelitian terhadap asas-hukum, Pendekatan yang dilakukan yaitu pendekatan peraturan, Pendekatan Konseptual dan Pendekatan kasus. Peran hakim dalam memberikan perlindungan bagi korban revenge porn berbekal pada asas keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan dalam memberikan putusan kepada pelaku tindak pidana. Terhadap perlindungan hak korban dalam putusan hakim memberikan pemenuhan hak untuk didengar, hak memperoleh informasi, hak mendapat bantuan hukum namun hak untuk dilupakan belum dapat diimplementasikan
URGENSI FITUR FEEDBACK PADA PENGEMBANGAN APLIKASI E-PERDA DPRD KOTA SALATIGA DALAM RANGKA PERWUJUDAN MEANINGFUL PARTICIPATION
Artikel ini akan membahas tentang urgensi fitur feedback pada pengembangan aplikasi e-perda Sekretariat DPRD Kota Salatiga dalam rangka perwujudan meaningful participation. Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum adanya fitur feedback pada aplikasi e-perda Sekretariat DPRD Kota Salatiga. Adapun keberadaan fitur feedback adalah penting dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat (meaningful participation) dalam hal berupa penyampaian kritik dan saran terhadap rancangan peraturan daerah yang sedang dibentuk. Tidak hanya itu, tindakan ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap Putusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020. Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif-empiris dengan pendekatan konseptual dan peraturan perundang-undangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dikaji, dengan diterapkannya fitur feedback pada pengembangan aplikasi e-perda oleh Sekretariat DPRD Kota Salatiga telah memenuhi salah satu unsur meaningful participation yang terdiri dari right to be heard, right to be considered, dan right to be explained.
This article will discuss the urgency of the feedback feature in the development of e-perda application of the Salatiga City DPRD Secretariat in order to realize meaningful participation. This research is motivated by the absence of a feedback feature on the Salatiga City DPRD Secretariat's e-perda application. The existence of the feedback feature is important in order to increase public participation in the form of submitting criticism and suggestions for the draft local regulations that are being formed. Not only that, this action is a form of compliance with Constitutional Court Decision No. 91/PUU-XVIII/2020. This research uses normative-empirical research methods with conceptual and statutory approaches. The results of this study show that after review, the implementation of the feedback feature in the development of the e-perda application by the Salatiga City DPRD Secretariat has fulfilled one of the elements of meaningful participation, which consists of the right to be heard, the right to be considered, and the right to be explaine
IDENTIFIKASI PELUANG PENERAPAN PRODUKSI BERSIH BERBASIS ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS: KAJIAN PADA BATIK-T, KOTA PEKALONGAN
Industri Kecil dan Menengah (IKM), termasuk industri batik, memiliki peran krusial dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di tingkat tingkat nasional. Meskipun kontribusinya signifikan, pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh IKM dapat menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Oleh karena itu, transformasi menuju konsep "Industri Hijau" menjadi esensial, terutama dalam sektor batik yang menghadapi tantangan pencemaran lingkungan akibat proses produksinya. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2023 pada IKM Batik T di Pekalongan dengan metode kualitatif, menggunakan wawancara mendalam dan observasi langsung untuk mengidentifikasi potensi masalah lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa produksi batik T melepaskan limbah padat, cair, dan gas Limbah padat dapat didaur ulang sedangkan air limbah masih dapat dikelola oleh IKM. Namun demikian, perlu adanya pengelolaan pada energi berlebih dan asap pembakaran yang dapat diperbaiki dengan menggunakan alternatif teknologi berupa canting listrik, solartuff, dan penggunaan LPG. Hasil analisis dengan AHP menunjukan bahwa solusi yang paling memungkinkan dari empat kriteria adalah penggunaan canting listrik karena ramah untuk pekerja dan lebih efisien dalam hal konsumsi energi
APLIKASI PENDATAAN GENUS IKAN CHANNA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL
Berkembangnya teknologi mempermudah manusia mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan. Demikian juga dengan pemanfaatan teknologi informasi di dunia perikanan. Saat ini telah berkembang berbagai platform baik untuk penjualan maupun yang sekedar memberikan kemudahan memperoleh informasi tentang berbagai jenis ikan yang ingin dipelajari. Obyek penelitian ini membahas tentang genus ikan Channa atau yang dikenal sebagai ikan gabus yang saat ini mendapat perhatian khusus penggemar ikan baik di dalam maupun luar negeri. Ikan Channa mendapat perhatian khusus karena kemudahan dalam pemeliharaan serta perkembangbiakannya. Mengingat banyaknya genus ikan Channa, maka dibutuhkan media penyediaan informasi yang relevan sehingga dapat digunakan sebagai media belajar. Hal itulah yang mendasari pembuatan aplikasi pendataan genus ikan Channa berbasis Web menggunakan Framework Laravel. Pembuatan aplikasi ini menggunakan Laravel sebagai framework-nya, Mysql sebagai database dan XAMPP sebagai web server. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai aplikasi pembelajaran ikan Channa yang berguna bagi semua orang untuk mendapatkan informasi secara detail terkait dengan ikan Channa tersebut
Keberhasilan Harga Saham dan Aksi Stock Split
Stock split is a corporate action taken by a company to increase stock liquidity. There is a phenomenon of companies that failed and succeed after carrying out stock split actions. This study aims to examine the company's financial performance and market performance against the success of the stock price after the stock split. The sample of this study is companies listed on the Indonesia Stock Exchange and conducted a stock split in the period 2018 – 2021, using purposive sampling and obtained 41 companies. For the benefit of hypothesis testing using multiple linear regression analysis techniques. The results of the study that financial performance and market performance had no effect on the success of the stock price after the stock split. The results of this study imply that the stock split has not been able to be used as a signaling instrument about the company's positive prospects.Stock split adalah aksi yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan likuiditas saham. Terdapat fenomena perusahaan yang gagal dan berhasil pasca melakukan aksi stock split. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja keuangan dan kinerja pasar perusahaan terhadap keberhasilan harga saham pasca stock split. Sampel studi ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan melakukan stock split pada periode 2018 – 2021, dengan menggunakan purposive sampling dan didapatkan 41 perusahaan. Untuk kepentingan pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil studi menunjukan bahwa kinerja keuangan dan kinerja pasar tidak berpengaruh pada keberhasilan harga saham pasca stock split. Hasil studi ini menyiratkan bahwa stock split belum mampu digunakan sebagai instrumen signaling tentang prospek positif perusahaan
Peran Kunci Social Entrepreneurship dalam Pengentasan Kemiskinan Melalui Community-Based Tourism: Pelajaran Dari Desa Ponggok, Jawa Tengah
Desa Ponggok menjadi fenomenal karena desa yang berpuluh-puluh tahun masuk dalam kategori desa miskin berhasil mentas dari kemiskinan dengan merevitalisasi mata air yang dimilikinya, yaitu Umbul Ponggok. Umbul Ponggok yang hampir seratus tahun hanya dimanfaatkan untuk cuci, mandi, pengairan, dan perikanan disulap menjadi destinasi wisata air dengan konsep community-based tourism. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan revitalisasi Umbul Ponggok sehingga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luar biasa. Dengan pendekatan kualitatif penelitian ini menemukan bahwa salah satu variabel kunci keberhasilan tersebut adalah jiwa social entrepreneurship yang dimiliki oleh Kepala Desa Ponggok yang baru menjabat tahun 2009.Desa Ponggok menjadi fenomenal karena desa yang berpuluh-puluh tahun masuk dalam kategori desa miskin berhasil mentas dari kemiskinan dengan merevitalisasi mata air yang dimilikinya, yaitu Umbul Ponggok. Umbul Ponggok yang hampir seratus tahun hanya dimanfaatkan untuk cuci, mandi, pengairan, dan perikanan disulap menjadi destinasi wisata air dengan konsep community-based tourism. Penelitian ini bertujuan menganalisis keberhasilan revitalisasi Umbul Ponggok sehingga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luar biasa. Dengan pendekatan kualitatif penelitian ini menemukan bahwa salah satu variabel kunci keberhasilan tersebut adalah jiwa social entrepreneurship yang dimiliki oleh Kepala Desa Ponggok yang baru menjabat tahun 2009