Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KURIKULUM MERDEKA KELAS V SD NEGERI WONOBODRO 01 KABUPATEN BATANG
Rendahnya hasil belajar peserta didik meskipun guru sudah menggunakan media yang sesuai dan model pembelajaran yang bervariasi disebabkan adanya faktor belajar dalam diri peserta didik yang mempengaruhi hasil belajar yaitu kecerdasan emosional (EQ). Kecerdasan emosional yang dimiliki peserta didik dapat membantunya dalam menyelesaikan masalah dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar peserta didik kelas V A SDN Wonobodro 01 Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel yang diambil adalah 20 peserta didik kelas VA dengan menggunakan teknik nonprobability sampling berbentuk sampling jenuh. Hasil analisis diperoleh nilai rhitung sebesar 0,896. Sedangkan nilai rtabel dengan taraf signifikan 5% sebesar 0,444. Data ini menunjukan bahwa rhitung rtabel atau 0,896 0,444. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar muatan pembelajaran kurikulum merdeka kelas V SD Negeri Wonobodro 01 Kecamatan Blado Kabupaten Batang
Penerapan Model Project Based Learning Materi Siklus Air Terhadap Kreativitas Siswa KelaS V SD Negeri 1 Harjowinangun
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya penguasaan materi, kreativitas, dan minat belajar siswa. Hal tersebut dikarenakan proses belajar masih didominasi oleh guru, dalam pembelajaran guru masih berpatokan pada buku sebagai sumber belajar dan kurang memanfaatkan lingkungan alam sekitar, serta penggunaan model pembelajaran yang belum bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hasil dari penerapan model Project Based Learning pada materi siklus air untuk meningkatkan kreativitas siswa di kelas V SD Negeri 1 Harjowinangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-Eksperimental Design dengan jenis one-group pretest-posttest design yang dilaksanakan dalam 3 pertemuan. Sampel yang digunakan adalah 27 siswa kelas V tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukan peningkatan kreativitas siswa yang meliputi: kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan uji-t, diperoleh adanya perbedaan yang signifikan nilai kreativitas sebelum dan sesudah pembelajaran, uji t terhadap nilai kreativitas menunjukan bahwa thitung lebih besar daripada ttabel (6,881 2,056). Selain itu, ditunjukan pada uji gain untuk tes tertulis sebesar 0,58 dengan kriteria peningkatannya adalah sedang. Sedangkan hasil observasi terhadap kreativitas menunjukan adanya peningkatan setiap aspek kreativitas pada setiap pertemuan dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas siswa
KEEFEKTIFAN MEDIA KARTU DOMJUM (DOMINO PENJUMLAHAN) TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA KELAS II SD NEGERI 2 DAPURNO WIROSARI
Penelitian dilatar belakangi karena kurangnya penggunaan media penunjang pembelajaran dan kemampuan berhitung siswa pada materi penjumlahan mengakibatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri 2 Dapurno menjadi rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan media kartu domjum (domino penjumlahan) terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre-experimental design yang berbentuk one-group pretest-posttest design. Sampel yang saya ambil pada penelitian ini adalah peserta didik kelas II yang terdiri dari 19 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan media kartu domjum (domino penjumlahan), respon siswa terhadap media kartu domjum (domino penjumlahan) yaitu positif, aktifitas siswa dikelas dengan menggunakan kartu domjum (domino penjumlahan) sangat aktif, ketuntasn hasil belajar siswa pada saat mengikuti pembelajaran menggunakan kartu domjum (domino penjumlahan) sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM). Berdasarkan rata-rata tingkat hasil belajar siswa yang diperoleh sebelum menggunakan media kartu domjum (domino penjumlahan) pretest yaitu 44,21%, selanjutnya setelah dilakukan penelitian menggunakan media kartu domjum (domino penjumlahan) posttest yaitu 78,05%. Pada saat pretest hanya ada 3 siswa yang tuntas 16 siswa lainnya belum tuntas dengan ketuntasan belajar klasikal 15%. Setelah dilakukan posttest terdapat 17 siswa yang tuntas dan 2 siswa yang belum tuntas dengan ketuntasan 90%. Hal tersebut diperkuat dengan hasil analisis uji t bahwa thitung ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu domjum (domino penjumlahan) efektif terhadap kemampuan berhitung siswa kelas II SD Negeri 2 Dapurno
ANALISIS PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SD NEGERI 01 TODANAN KABUPATEN BLORA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui penerapan profil pelajar pancasila terhadap pendidikan karakter disiplin di SD Negeri 01 Todanan. 2) Mengetahui pembentukan karakter disiplin dalam Profil pelajar pancasila di SD Negeri 01 Todanan. 3) Mengetahui hambatan yang dihadapi dalam penarapan profil pelajar pancasila terhadap karakter disiplin di SD Negeri 01 Todanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa di SD Negeri 01 Todanan telah menerapkan profil pelajar pancasila dengan 3 strategi; pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran dengan proyek (P5) dan pembiasaan. Penerapan profil pelajar Pancasila untuk membentuk karakter disiplin diterapkan dengan cara memberikan beberapa peraturan seperti: datang tepat waktu, melakukan piket kelas sesuai jadwal yang diberikan guru, selalu membawa buku pelajaran sesuai dengan jadwal pelajaran, sesalu menaati aturan - aturan di sekolah dan selalu mengerjakan tugas yang diberikan guru. Hambatan dalam penerapan profil pelajar pancasila terhadap karakter disiplin yaitu kurangnya dukungan dari orang tua Peserta didik serta kurangnya komunikasi antara Peserta didik dengan guru
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI ANDROID SIPINTAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV SEKOLAH DASAR
Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengembangan, kelayakan dan keberterimaan media SIPINTAR dalam mata pelajaran matematika materi bangun datar bagi siswa kelas IV sekolah dasar. Metode Research and Development dipergunakan pada penelitian ini dengan menggunakan penngembangan ADDIE yang terdapat 5 tahap yakni analysis, design,development, implementation, evaluation. Data yang didapatkan dari wawancara dan angket. Perolehan penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berbasis aplikasi android untuk mata pelajaran matematika materi bangun datar. Media pembelajaran ini merupakan pengembangan dari media powerpoint yang di export dalam bentuk aplikasi sehingga bisa diakses pada semua sistem andorid. Perolehan validasi ahli media satu menghasilkan persentase kevalidan 84%, sementara ahli materi dua menghasilkan persentase 94% dengan kategori keduanya "sangat valid". Perolehan validasi ahli materi satu menghasilkan persentase 81,33%, sementara validasi ahli materi kedua menghasilkan persentase 93,33% dengan kategori "sangat valid". Pada uji coba lapangan mendapat perolehan dari anget guru 95% dengan kategori "sangat baik" dan respon siswa 97,69% dengan kategori "sangat baik". Dari persentase dari uji tersebut, maka mmedia SIPINTAR diterima dengan sangat baik dan layak dijadikan media pembelajaran di kelas IV sekolah dasar
ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA DITINJAU DARI PENEMUAN DIKSI BARU SISWA KELAS V SDN 2 BULOH
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan aplikasi Tik Tok oleh siswa kelas V yang mana menyuguhkan informasi berupa video dan menciptakan berbagai trend yang salah satunya diksi baru yang mudah ditirukan oleh siswa sekolah dasar ketika menonton video Tik Tok dan dibawa ke kehidupan sehari-hari dan berhubungan erat dengan kemampuan berbicara siswa kelas V SDN 2 Buloh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kemampuan berbicara siswa kelas V SDN 2 Buloh dilihat dari penemuan diksi baru yang berasal dari aplikasi TikTok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian diambil dengan teknik triangulasi menggunakan lima metode yaitu observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Setting penelitian dilakukan di SDN 2 Buloh Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora. Subjek penelitian adalah siswa kelas V, wali kelas V, dan orang tua siswa kelas V. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyejian data lalu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V durasi rata-rata penggunaan aplikasi TikTok selama 2 - 3 jam sehari dengan berbagai konten. Kemampuan berbicara siswa kelas V dilihat dari aspek kebahasaan 3 siswa dengan skor sempurna 5, 11 siswa dengan skor 4 dan 4 siswa dengan skor 3. Untuk aspek non kebahasaan 11 siswa dengan skor sempurna 5 dan 9 siswa dengan skor 4. Trend diksi baru yang lahir dari aplikasi TikTok sering diikuti di lingkungan sekolah, di lingkungan rumah dan pada saat bermain. Diksi tersebut diantaranya mang eak, slebew, chuaks, cogil, cekidot, nyenyenye, gacor, wir, zoo, menyala abangkuh, anjay, bjir, bund, afah iyah, gabut, jamet, kroco, dan sat set. Aplikasi TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. media pembelajaran ini akan membentuk pembelajaran aktif, kreatif dan inovatif
PERAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN INKLUSI
Penelitian ini merupakan studi kasus mengenai peran guru dalam mengimplementasikan Pendidikan Inklusi yang berada di Sekolah Dasar Barusari 01. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan penetapan sumber data berupa sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan mengarah kepada satu narasumber, yaitu Guru Sekolah Dasar yang di SD Barusari 01. Uji Keabsahan data yang digunakan yaitu dengan cara membandingkan jawaban dari narasumber dengan hasil observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah, pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukan bahwa dalam tahapan ini, dalam pemberian materi kepada anak yang memiliki kebutuhan khusus, sebagai guru sekolah dasar dituntut tidak hanya memiliki ilmu saja tetapi juga memiliki tindakan bagaimana cara menghadapi anak yang berkebutuhan khusus. Sebagai Guru Sekolah Dasar juga dituntut untuk dapat mendapat pelatihan dari instansi terkait guna memperlancar dalam pemberian materi dan cara menghadapi anak yang berkebutuhan khusus, jadi dalam hal ini sebagai Guru Sekolah Dasar, harus mampu dalam memahami psikologi anak yang berkebutuhan khusus, supaya dapat memahami cara pembelajaran yang akan dipakai. Disisi lain pihak sekolah juga tidak dapat menolak terhadap adanya peserta didik berkebutuhan khusus yang akan mendaftar, tetapi nanti pihak sekolah akan mendatangkan psikologi dari dinas terkait untuk dapat memeriksa peserta didik apakah nanti diperkenankan atau tidak.Kata Kunci: Peran, Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Inklusi
PENGEMBANGAN MEDIA POHON KATA DENGAN MATERI KOSAKATA BAHASA UNTUK SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengembangan Media Pohon Kata dengan materi kosakata bahasa untuk siswa kelas V Sekolah Dasar dan untuk mengatahui kelayakan Media Pohon Kata dengan materi kosakata bahasa untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Borg and Gall. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui dokumentasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian ini yaitu menghasilkan produk media Pohon Kata materi kosakata bahasa baku, tidak baku, dan kata serapan kelas V sekolah dasar. Untuk menguji media memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 95% oleh ahli media dan memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 98,82% oleh ahli materi. Pada uji lapangan dengan melihat angket respon siswa dan angket respon guru, memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 94, 8% dari tanggapan siswa dan memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 98,66% dari tanggapan guru dalam media pembelajaran. Kesimpulan produk media Pohon Kata yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran materi kosakata baku, tidak baku dan kata serapan.Kata Kunci: Pengembangan, Media Pohon Kata, Koskat
PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA KAOS KAKI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MUATAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SDN 01 JATINGARANG SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2020/2021
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan media boneka kaos kaki untuk meningkatkan hasil belajar muatan Bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 01 Jatingarang semester 2 tahun pelajaran 2020/2021. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 01 Jatingarang tahun pelajaran 2020/2021. Sampel penelitian yang diguanakan sebanyak 15 siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Hasil penelitian ini menunjukkan pengembangan media boneka kaos kaki sebagai bahan ajar muatan Bahasa Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar dan kualitas pembelajaran berbicara muatan Bahasa Indonesia. Metode pembelajaran menggunakan media boneka kaos kaki dapat digunakan untuk pembelajaran-pembelajaran berikutnya
DEVELOPMENT OF NATURAL SCIENCE LEARNING MEDIA ON ANIMAL METAMORPHOSIS MATERIALS BASED ON SCRATCH APPLICATIONS
This study aims to design Scratch application-based learning media using animal metamorphosis material. This research method uses the Multimedia Development Life Cycle (MLDC) development model with six stages, namely concept, design, collecting, assembly, testing, and distribution. Two stages of testing were carried out, namely functionality testing to check the suitability of program functions and user acceptance testing to find out the user's response to the trial program that had been designed by distributing open questions via Google Forms and conducting interviews. The research participants were 18 students of the Elementary School Teacher Education study program at a university in Yogyakarta. Based on the research results, it was found that this learning media can be completed properly through the MDLC stages. In addition, the user response to the developed media is positive with a very good category. For the development of learning media, this media can be copyrighted and further research can be carried out with different materials along with research to find out the effectiveness of using the media that has been developed