Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Analisis Pola Asuh Orang Tua Dalam Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Siswa SDN Tlogosari Wetan 01 Semarang Tahun Pelajaran 2021/2022
AbstrakSalah satu indikator keberhasilan suatu pembelajaran di sekolah adalah dari hasil belajar siswa di kelas apakah ada peningkatan atau penurunan. Kurang memuaskannya hasil belajar siswa saat pembelajaran daring di SDN Tlogosari Wetan 01 Semarang dikarenakan kurang tepatnya pola asuh yang diterapkan orang tua dalam pembelajaran daring untuk anak - anaknya mereka dirumah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan orang tua saat pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa. Wawancara, angket dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dihadapi orang tua dalam pembelajaran daring di SDN Tlogosari Wetan 01 Semarang tahun pelajaran 2021/2022 yaitu latar belakang pendidikan orang tua mempengaruhi tingkat kemudahan dan kesulitan orang tua dalam mendidik anak, tingkat ekonomi orang tua mempengaruhi proses pembelajaran secara daring terutama dalam hal memfasilitasi pembelajaran daring anak, kesulitan membagi waktu antara anak dan pekerjaan, jumlah anggota keluarga juga mempengaruhi orang tua dalam memberikan bimbingan kepada anak dalam belajar di rumah. Kata Kunci: Pola Asuh Orangtua, Pembelajaran Daring, Hasil Belaja
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASlS HOTS PADA MATERl BANGUN RUANG BERBANTU LlVE WORKSHEETS SlSWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Permasalahan yang mendorong penelitian ini adalah minimnya variasi dalam mengajar, guru belum menggunakan E-LKPD yang berbasis HOTS, peserta didik kurang mengasah kemampuan berpikir tingkat tingginya, peserta didik kurang memahami dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Jenis peneIitian ini menggunakan Research and DeveIopment (RD). SampeI yang diambiI adalah siswa SDN Tanjunganom kelas V yang berjumIah 11 peserta didik menggunakan teknik NonprobabiIity SampIing berbentuk sampIing jenuh. Produk memenuhi kriteria sangat vaIid berdasarkan rata-rata hasiI anaIisis vaIidasi ahIi media mendapatkan presentase 97% dan rata-rata hasil analIsis ahIi materi mendapatkan presentase 99,33%. Dan memenuhi kriteria sangat praktis pada hasiI rata-rata peniIaian guru sebesar 100% dan hasiI angkat respon peserta didik sebesar 93,33%. Sehingga pada proses pembeIajaran berIangsung, E-LKPD Live Worksheets dapat membuat peserta didik tertarik, bersemangat, dan berkonsentrasi sebagai pendukung pembeIajaran, dan dapat meIatih kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI PENGARUH GAYA TERHADAP BENDA DI KELAS IV SD NEGERI 1 NGLIRON BLORA
Hasil belajar merupakan kemampuan siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar, mencakup keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotor. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar meliputi rendahnya prestasi mata pelajaran IPAS, disebabkan siswa kesulitan memahami materi, dan metode pengajaran guru yang monoton dan kurang menarik perhatian siswa, sehingga menyebabkan kebosanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran jigsaw terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SD Negeri 1 Ngliron Blora. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Ngliron. Desain penelitian menggunakan one group pretest-posttest design. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes siswa dalam aspek kognitif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest sebesar 56,5 dan posttest sebesar 77,20. Uji paired sample t-test menunjukkan signifikansi sebelum dan sesudah perlakuan (0,0001 0,05), menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran jigsaw berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 1 Ngliron Blora
NGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MINI ZOO PADA MATERI PERKEMBANGBIAKAN HEWAN BAGI KELAS 3 SD
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran Mini Zoo pada materi perkembangbiakan hewan bagi siswa kelas 3 SD dan mengevaluasi kevalidan media pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima fase: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan dan angket respon, yang kemudian dianalisis menggunakan skala Guttman. Media pembelajaran mini zoo pada materi perkembangbiakan hewan bagi kelas 3 SD yang dikembangkan oleh peneliti sudah melalui tahap validasi ahli media dan ahli materi dengan kategori sangat layak. Uji validasi ahli media 1 diperoleh presentase 95%, ahli media 2 diperoleh presentase 92,5% dengan perhitungan reliabel mendapat nilai 95,7%. Pada uji validasi ahli materi 1 diperoleh presentase 79,5% dan ahli materi 2 diperoleh presentase 97,7%. Hasil rata-rata ahli media 93,7% dan rata-rata ahli materi 88,5%. Dengan perhitungan nilai realibilitas antara validator ahli media 1 dan 2 mendapat nilai 98,7% sedangkan nilai realibilitas antara ahli materi 1 dan 2 mendapat nilai 89,8%
PPTSD Portrait due to Childhood Trauma to Ellice in the All Her Little Secrets Novel
Almost everyone has experienced traumatic events that lead to trauma. Trauma is a form of psychological experience that has a serious impact on mental health. The impact of trauma itself can vary, such as anxiety, depression, dissociation, and PTSD. In the novel All Her Little Secrets, Ellice, the main character, is described as suffering from PTSD due to childhood trauma. This study aims to determine how the character Ellice is described as suffering from PTSD and what trauma she has experienced. This research uses a qualitative descriptive method referring to two types of data, namely primary data and secondary data. Primary data were taken from the All Her Little Secrets novel in the form of narrative, dialogue and monologue. Meanwhile secondary data were taken from journals, books and articles related to the research topic. Several steps were taken to obtain data, namely reading the novel repeatedly and carefully, identifying data, classifying data, and reducing power. The results of this study concluded that Ellice as a PTSD sufferer was described through the symptoms she experienced. Ellice's PTSD symptoms include re-experiencing, avoidance, negative alterations in cognition and mood, and hyperarousal. Meanwhile, the forms of childhood trauma that Ellice experienced included bullying, child maltreatment, and exposure to domestic and community violenc
Edukasi Pencegahan Pernikahan Usia Dini sebagai Upaya Penurunan Angka Putus Sekolah di SMP Negeri 4 Reban SATAP Kabupaten Batang
Pernikahan usia dini menjadi permasalahan yang banyak terjadi di daerah terutama yang memiliki akses dan fasilitas pendidikan yang kurang memadai. Jika tidak dicegah, permasalahan ini akan dapat meningkatkan angka putus sekolah serta menimbulkan permasalahan lain yang jauh lebih kompleks seperti kekerasan dalam rumah tangga, kematian ibu dan anak, stunting, hingga kemiskinan. Permasalahan yang dialami oleh mitra dalam tiga tahun terakhir, ada enam siswa di SMP Negeri 4 Reban Satap yang mengundurkan diri karena menikah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja dalam hal ini siswa di SMP Negeri 4 Reban Satap tentang Kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan usia dini. Kegiatan ini terdiri dari tiga kegiatan utama yaitu edukasi tentang pernikahan usia dini, sosialisasi tentang risiko yang bisa ditimbulkan dari pernikahan usia dini dari segi sosiologi serta kesehatan, serta pemberdayaan siswa untuk bisa berupaya mengatasi masalah tersebut. Dari rangkaian kegiatan pengabdian yang dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan pernikahan dini
Penerapan Hidroponik Vertikal sebagai Upaya Optimalisasi Lahan Padat Penduduk dengan Menciptakan Ruang Hijau di Kelurahan Setabelan, Surakarta
Dewasa ini, bercocok tanam merupakan kegiatan yang sudah awam dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hidroponik merupakan metode tanam yang memanfaatkan air sebagai media tanam pengganti tanah. Pemanfaatan air dimaksimalkan dengan penambahan nutrisi untuk memperkaya kandungan zat hara pada media tanam. Metode hidroponik memiliki kelebihan tidak memerlukan lahan yang luas karena bisa diletakkan di berbagai area dan mudah dipindah tempat menyesuaikan ketersediaan lahan. Hal tersebut cocok dengan kondisi lingkungan Kelurahan Setabelan yang berada di wilayah kota dengan lahan padat penduduk sehingga lahan tanam yang tersedia sangat terbatas. Program Penerapan Hidroponik Vertikal sebagai Upaya Optimalisasi Lahan Padat Penduduk dengan Menciptakan Ruang Hijau di Kelurahan Setabelan dilaksanakan sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan hidup dan sarana untuk menciptakan ladang usaha baru bagi masyarakat. Selain sebagai konsumsi pribadi, hasil produksi hidroponik juga dapat dikomersialisasikan. Jenis sistem hidroponik yang digunakan adalah sistem NFT yang menggunakan kain flanel sebagai medium transfer nutrisi ke tanaman. Peserta dari KWT Jogobayan dan Karang Taruna Pringgading sangat antusias mengikuti penyuluhan karena telah diberi wadah bagi masyarakat untuk belajar mengenai metode bertanam hidroponik
Pembuatan Media Edukasi: Projek Kreatif Kolaboratif Pendidikan Berkelanjutan Bersama Eco Enzyme Nusantara Salatiga
Pengabdian kepada Masyarakat ini diselenggarakan untuk menjawab kebutuhan Komunitas Relawan Eco-Enzyme Nusantara (EEN) Kota Salatiga terhadap ketersediaan media edukasi untuk gerakan pengelolaan sisa bahan organik (BO) menjadi eco-enzyme (BO-EE) dan pemanfaatan eco-enzyme (EE). Projek kreatif kolaboratif untuk pembuatan media edukasi EE diselenggarakan melalui kolaborasi kelas Script Writing dan Lecturer-Student Community Service (LSCS) Prodi S1 Sastra Inggris UKSW, dengan EEN Kota Salatiga. Projek ini menerapkan metode pembelajaran berkelanjutan dalam pendidikan (sustainable learning in education - SLE), dengan keempat unsur kunci SLE, yaitu: (1) renewing and relearning; (2) independent and collaborative learning; (3) active learning; dan (4) transferability, dalam pembuatan media edukatif EE berupa buku saku EE dan video pengelolaan BO-EE serta pemanfaatan EE. Hasil kegiatan kreatif kolaboratif ini telah dipergunakan oleh EEN Kota Salatiga untuk memperkenalkan, melatih dan mendidik masyarakat mengenai pengelolaan BO-EE dan pemanfaatan EE. Kolaborasi antara komunitas dan Perguruan Tinggi dalam proses kreatif memberikan manfaat secara timbal-balik bagi kedua belah pihak, dan menandakan dampak berlipat ganda untuk gerakan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim dan keberlanjutan ekologis
Fasilitasi Terapi bagi Orang Tua Penyandang Disabilitas di Kota Malang
Memiliki anak yang menyandang disabilitas bukanlah perkara mudah untuk menjalaninya. Berbagai tantangan akan dihadapi oleh orang tua dalam pengasuhan dikarenakan orang tua adalah pengasuh utama dari anak mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih orang tua agar bisa menangani anaknya sendiri di rumah juga bisa menjadi tenaga sukarela di posko terapi yang mereka miliki di setiap kecamatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode pelatihan selama 4 hari dengan 4 materi yaitu penanganan disabilitas tunarungu wicara, tunanetra, autis dan cerebral palsy. Keempat materi ini sengaja dipilih karena sesuai kebutuhan yaitu dari penyandang disabilitas yang ada keempat kasus ini yang paling banyak .Adapun hasil yang didapat adalah dari hasil pre-test dan post-test yang diberikan baik itu dari materi tunarungu wicara dari pretest dengan rata-rata sebesar 57% ke post-test dengan rata-rata sebesar 86,3%, materi tunanetra dari rata-rata pretest sebesar 42% ke post-test dengan rata-rata sebesar 87,6% materi autis rata-rata pre-test sebesar 58,7% dan rata-rata post-test sebesar 87,6%, materi cerebral palsy rata-rata pretest sebesar 22% ke post-test dengan rata-rata sebesar 88%. Dari hasil ini menunjukkan bahwa orang tua mengikuti dengan baik dan dalam evaluasi akhir semua peserta menginginkan untuk dimonitoring setelah pelatihan
Efektivitas Kegiatan Sosialisasi Literasi Media di Kalangan Orang Tua di Dusun Duwet Desa Mlokomanis Wetan Kecamatan Ngadirojo
Adanya perkembangan zaman membuat teknologi berkembang pesat, banyak anak-anak kecanduan gadget karena kurangnya pemahaman literasi media bagi orang tua. Dibuktikan dengan hasil pre-test dengan persentase 32,2% yang memahami literasi media serta bahaya gadget pada anak. Tujuan dari sosialisasi ini guna meningkatkan pengetahuan literasi media bagi orang tua khususnya yang mempunyai anak-anak. Metode yang digunakan yakni dengan membagikan angket pre-test dan post-test untuk mengetahui pemahaman serta pengetahuan sebelum diadakan sosialisasi dan setelah dilaksanakannya sosialisasi, tim juga menggunakan metode diskusi dalam mengevaluasi kegiatan sosialisasi apakah orang tua mampu mempraktekan materi yang disampaikan kepada anak-anak mereka. Hasil yang diperoleh orang tua mampu memahami materi sosialisasi literasi media yakni 84,67% orang tua sudah memahami apa itu literasi media, dan pentingnya literasi media. Orang tua mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh gadget ketika anak sudah kecanduan terhadap gadget yang, serta orang tua mampu memberikan solusi lain ketika anak ingin bermain gadget, salah satunya dengan mengalihkan perhatian anak pada permainan tradisional yang sudah terlupakan seiring berkembangnya gadget