Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Promosi Kesehatan Mengenai "Bahaya Merokok" di Lingkungan Universitas Esa Unggul kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Tahun 2023
Merokok akan mengakibatkan tingginya polusi udara dan meningkatkan masalah gangguan pernapasan di masyarakat. Masalah kesehatan ini tidak hanya berdampak kepada si perokok, namun juga pada orang-orang sekitar yang tidak merokok. Kampus merupakan salah satu KTR yang di tetapkan oleh Pemerintah dalam UU RI no.36 Tahun 2009 dan di lingkungan kampus wajib menerapkan KTR tersebut. Namun, hal yang terjadi di Universitas Esa Unggul adalah, benar jika Universitas telah mensosialisasikan KTR di Kampus, dengan membuat rambu "Dilarang Merokok di Kawasan Kampus" namun masih banyak masyarakat kampus yang tetap melakukan aktivitas merokok ini di area kampus, bahkan tepat di rambu-rambu larangan merokok tersebut. Adapun kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat kampus dalam penerapan dan mengindahkan kebijakan KTR ini di Kampus. Kegiatan intervensi ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai bahaya rokok, cara berhenti merokok dan pemahaman tentang Kebijakan KTR di lingkungan Kampus yang dihadiri 37 orang terdiri dari Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan di lingkungan kampus. Selama kegiatan banyak respon dan tanggapan yang diberikan peserta. Beberapa peserta juga dapat memahami pentingnya menaati KTR di tempat umum khususnya di Kampus. Selain mengingatkan kembali tentang pentingnya KTR di kampus, penyuluhan ini juga membantu pihak kampus dalam menegakkan kembali peraturan KTR di lingkungan kampus
Peningkatan Kapasitas UMKM Melalui Pengembangan Usaha Berbasis Digital
Batik Kriyan Cirebon, merupakan salah satu produk unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat Cirebon yang berasal dari Kampung Kriyan Barat kota Cirebon dan merupakan produk yang diinisiasi oleh penduduk aslinya. Pada tahun 2021, Batik Kriyan berencana untuk menjadi kampung wisata yang diharapkan menjadi salah satu destinasi pilihan para pelancong baik dari dalam maupun luar negeri. Namun terdapat hambatan pengrajin batik dalam mengembangkan desa wisata batik. Selain hambatan pengrajin batik dalam mengembangkan desa wisata batik, kondisi saat ini di tengah perekonomian yang mencoba untuk bangkit kembali berdampak pada Sentra Batik Story Kriyan ini. Pada kondisi saat ini bagaimana digitalisasi diterapkan pada seluruh proses pada sentra UMKM. Saat ini pola hidup masyarakat sudah berubah menjadi lebih praktis menggunakan teknologi, menggunakan media digital atau online saat ini sangat membantu sentra UMKM dan merupakan jenis adaptasi yang tepat. Dengan adanya digitalisasi diharapkan rencana menjadi desa wisata dan mengembalikan geliat sentra UMKM Batik Story Kriyan, sehingga Kampung Kriyan yang dikenal dengan daerah kumuh serta tingkat putus sekolah dan kriminalitas yang cukup tinggi dapat berubah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. FEB Telkom University bekerja sama dengan Chitkara University serta Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Kota Cirebon serta masyarakat sasar sentra UMKM Batik Story Kriyan dapat memberikan pelatihan guna meningkatkan kualitas serta kemampuan UMKM dalam melakukan pengelolaan berbasis digital. Pelatihan dilakukan untuk melatih tentang literasi keuangan digital, investasi digital serta pembuatan laporan keuangan, perencanaan bisnis, pembuatan strategi bisnis dan manajemen SDM pada sentra UMKM sentra Batik Story Kriyan. Evaluasi dan kerja sama internasional yang berkelanjutan akan dilakukan demi mencapai desa wisata batik dan demi mencapai kesejahteraan Kampung Kriyan kota Cirebon. Terutama kapasitas berbasis digital yang menjadi wacana pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM
Strategi Pemasaran Digital dalam Meningkatkan Penjualan Produk Tepung Mocaf bagi Kelompok Wanita Tani Mawar Payak Pati
Artikel ini mendeskripsikan implementasi strategi pemasaran digital sebagai kunci dalam meningkatkan penjualan produk tepung mocaf bagi Kelompok Wanita Tani Mawar. Dengan pendekatan partisipatif dan metode Participatory Action Research (PAR), Tim Pengabdian mengembangkan langkah-langkah strategis yang meliputi observasi mitra, pelatihan pemasaran digital, analisis data penjualan, dan pendampingan promosi melalui media sosial. Hasilnya mencerminkan perubahan positif dalam eksposur produk di platform digital. Dengan dukungan dalam pembuatan konten, label, dan promosi online, mitra berhasil memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan penjualan produk. Namun, tantangan seperti keterbatasan teknologi dan adaptasi terhadap perubahan digital juga diatasi. Dengan pendekatan holistik, kelompok berhasil mengatasi hambatan ini dan mengoptimalkan pemasaran digital untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Artikel ini memberikan pandangan praktis bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pedesaan dan lembaga pendidikan untuk menerapkan strategi serupa dalam mengembangkan pemasaran produk melalui platform digital. Implikasi pengabdian ini merangsang potensi perkembangan ekonomi dan pemberdayaan wanita tani dalam skenario global yang semakin terhubung secara digital
Penguatan Keterampilan Penulisan Modul Ajar Kurikulum Merdeka bagi Guru Madrasah Mitra Prodi Pendidikan Bahasa Inggris melalui Pendekatan Pemberdayaan Komunitas Berbasis Aset
Dalam penerapan kurikulum merdeka mata pelajaran Bahasa Inggris di Madrasah, modul ajar merupakan salah satu kunci sukses pelaksanaan pembelajaran yang perlu disiapkan guru. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengeksplorasi kesiapan guru dalam mengembangkan modul ajar guna melaksanakan kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris, memetakan aset yang sudah dimiliki oleh sekolah tersebut untuk mendukung pengembangan modul ajar untuk implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris, dan memetakan model skema diseminasi informasi yang diinisiasi madrasah pelaksana kurikulum merdeka untuk program pengembangan kurikulum merdeka di wilayahnya. Peserta utama kegiatan ini adalah peserta pelatihan guru yang mengajar di Madrasah Negeri dan Madrasah Swasta Mitra Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UINSA di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Mojokerto yang bergabung secara sukarela. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menelaah modul ajar guru, wawancara, FGD, survey dan observasi. Pendekatan ABCD digunakan untuk pelaksanaan pengembangan modul ajar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian pengabdian menunjukkan bahwa kesiapan guru di madrasah untuk mendesain modul ajar kurikulum merdeka cukup tinggi jika ditinjau dari beberapa aspek seperti kondisi kerja, kualifikasi guru, kesiapan TIK dan in service training. Temuan lain menunjukkan, asset yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan modul ajar untuk implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Bahasa Inggris yaitu asset fisik, asset sumber daya manusia, kisah sukses dan asset asosiasi dan institusi. Hasil penelitian juga menunjukkan skema diseminasi yang digunakan untuk program pengembangan kurikulum merdeka di wilayahnya adalah dengan mode luring dan mode daring menggunakan google site. Rekomendasi dan implikasi disajikan dalam pengabdian ini
Pelatihan Produksi Nugget Berbasis Daging Ayam Kampung pada Kelompok Peternak Ayam di Desa Sidelego-Merangin
The recognition of processing chicken nuggets by the group of farmers in Sidelego village is an alternative to increase added value from the use of meat from the old chicken. This community service aims to increase the knowledge and skills of the farmers in Sidelego village utilizing chicken meat as a chicken nugget product. The community service activity involved 20 participants from a farmer's group in Sidelego village. The procedure for this activity is designed in 4 stages, including the preparation, training, demonstration, and evaluation of the activity. The farmers' first evaluation showed that most had consumed chicken nuggets; however, they had never tried to make chicken nugget products. The farmers' response to this activity was perfect, and they actively participated in the delivery of training materials and the practice of making chicken nuggets. The evaluation at the end of the activity, most of the participants (80-90%) were able to understand the materials of the training, and they could make chicken nugget products with a high level of acquisition. About 70% of participants with a moderate acquisition level could design modified nugget products with various kinds or variants, such as nuggets with additional ingredients, such as various types of vegetables or tempeh. Based on the preference test, most of the participants gave an assessment of chicken nugget products in the range of preference levels from the moderate to like a category on the color (80.00%), aroma (80%), taste (70.00%) and texture (80%). It was concluded that most participants (80-90%) understood the process of producing chicken nuggets. The chicken nuggets product can be received very well with the preference level in all categories (color, aroma, taste, and texture)
Pemanfaatan Informasi dan Teknologi Komunikasi di Pesantren Mizanul Ulum
Pesantren Mizanul Ulum mempunyai permasalahan dalam kegiatan pendidikan yaitu model pembelajaran yang diberikan guru kepada para santri bersifat konvensional dan belum memanfaatkan teknologi komputer. Pengabdian yang kami lakukan bertujuan agar mitra mendapat pengetahuan tentang manfaat informasi dan teknologi komunikasi dengan cara melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada para guru. Sosialisasi dan pelatihan modul pembelajaran terdiri dari pembelajaran Word, Excel, Power Point dan penggunaan Google Forms. Untuk mengetahui hasil dari sosialisasi ini, kami melakukan evaluasi terhadap guru melalui pretest dan posttest dengan jumlah soal sebanyak 30 soal dengan skor maksimal 30. Peserta yang terlibat dalam sosialisasi sebanyak 16 orang guru. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa skor pretest adalah 334 dan skor posttest adalah 414. Rata-rata skor pretest adalah 20,875 dan posttest adalah 25,875 sedangkan skor pretest maksimum adalah 26 dan posttest adalah 28, skor minimum untuk pretest adalah 15 dan posttest adalah 23. Kegiatan sosialisasi yang kami lakukan ini pada Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone Kabupaten Takalar mampu meningkatkan pengetahuan para guru
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan yang Terkandung dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi
The purpose of this study is to describe the educational values contained in the novel Negeri 5 Menara. Approach The method used in this research is descriptive qualitative with literature study technique. Data collection techniques used using reading and note-taking techniques. The results of the research that have been carried out have found that there are four educational values contained in the novel Negeri 5 Menara, namely the value of moral education, the value of social education, the value of cultural education and the value of aesthetic education.ABSTRAKTujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara. Pendekatan Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitan yang telah dilakukan ditemukan adanya empat nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara yaitu nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan budaya dan nilai pendidikan estetika
Imbuhan Men- dan Men-Kan pada Slang di Media Sosial Twitter
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud, proses pembentukan, dan fungsi penggunaan slang imbuhan meN- dan meN-kan di media sosial twitter. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan menerapkan metode instrospeksi dibantu teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode padan dan teknik penyajian hasil analisis data berupa penyajian secara informal. Hasil penelitian yang ditemukan terdapat wujud imbuhan meN- dan meN-kan sejumlah 132 data. Ditemukan tujuh proses pembentukan yaitu terdapat pelekatan imbuhan meN- dan meN-kan dengan kata dasar baku, kata slang, kata bahasa asing, kata bahasa daerah, kata berakronim, kata bermetatetis, dan kata ulang. Terdapat fungsi penggunaan slang diantaranya untuk menunjukkan identitas, sebagai permainan bahasa, ungkapan ekpresi, hiburan, dan alternatif kosakata pada media sosial
Analisis Wujud Konjungsi dalam Cerbung "Sang Tandak" pada Surat Kabar Suara Merdeka
Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud konjungsi dalam cerbung "Sang Tandak" pada Surat Kabar Suara Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan penggunaan konjungsi dalam cerbung "Sang Tandak" pada Surat Kabar Suara Merdeka yang terdiri dari 53 data konjungsi koordinatif, 5 data konjungsi korelatif, 82 data konjungsi subordinatif, dan 14 data konjungsi antarkalimat. Konjungsi koordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan penambahan, pendampingan, pemilihan atau pilihan, dan perlawanan. Konjungsi subordinatif meliputi penggunaan konjungsi yang menyatakan waktu, syarat, tujuan, konsesif, pembandingan, sebab, hasil, alat, cara, komplementasi, dan atributif. Konjungsi antarkalimat meliputi penggunaan konjungsi yang meyatakan pertentangan dengan keadaan sebelumnya dan akibat. Saran diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian cerita pada objek kajian berbeda. AbstractThe purpose of this study is to describe the form of conjunctions in the story of "Sang Tandak" in Suara Merdeka Newspaper. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study used listening techniques and note-taking techniques. Based on the results of the analysis, it was found that the use of conjunctions in "Sang Tandak" in the Suara Merdeka Newspaper consisted of 53 coordinating conjunction data, 5 correlative conjunction data, 82 subordinating conjunction data, and 14 inter-sentence conjunction data. Coordinative conjunctions include the use of conjunctions that express addition, assistance, selection or choice, and resistance. Subordinating conjunctions include the use of conjunctions that express time, condition, purpose, concession, comparison, cause, result, means, method, complementation, and attributive. Conjunctions between sentences include the use of conjunctions that express opposition to the previous state and result. Suggestions are expected that further researchers can conduct story research on different study objects
Pendidikan Karakter dalam Tembang Macapat Mijil
The purpose of this study is to interpret the array of macapat songs, especially Mijil songs as a support for character education. The type of research used is library research. To sharpen the analysis of descriptive qualitative methods, content analysis techniques are used, namely scientific analysis based on the content of messages in communication. Message content in communication. The results of this study are in the form of character education values that exist in the mijil song, these values include being smart, humble, yielding, not arguing, simplicity, and not gossiping. The community and education actors can explore cultural values or local wisdom to provide a stimulus in learning with different, interesting, and fun nuances