Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
STRATEGI PENGEMBANGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) GURU DALAM PENINGKATAN PROFESIONALITAS GURU
Pengembangan profesionalisme guru menjadi perhatian secara global, karena memiliki tugas dan peran bukan hanya memberikan informasi pengetahuan dan teknologi, melainkan juga membentuk sikap yang mampu bertahan dalam era globalisasi. Dalam dunia pendidikan OCB melibatkan beberapa perilaku menolong orang lain, menjadi voluntir untuk tugas-tugas ekstra, patuh terhadap aturan-aturan dan prosedur-prosedur di tempat kerja. Jika sumber daya manusia dalam lembaga pendidikan, dalam hal ini guru dalam bertugas mampu menerapkan OCB, maka guru tersebut dapat mengendalikan perilakunya sendiri sehingga mampu memilih perilaku terbaik untuk kepentingan dan kemajuan sekolahnya.Tujuan yang ingin dicapai adalah menjelaskan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi strategi pengembangan OCB guru dalam peningkatan profesionalitas guru di SMP Pondok Modern Selamat Batang. Penelitian kualitatif dipilih sebagai jenis penelitan yang digunakan dalam penelitian ini. Pemilihan penelitian kualitatif disebabkan karena ada beberapa faktor yang lebih diutamakan dalam hal penjabaran dan penjelasan suatu fenomena yang akan diteliti.Hasil penelitian berdasarkan wawancara, observasi dan dokumentasi, sebagai berikut: (1) Altruism meliputi: membantu rekan kerja yang pekerjaannya overload atau berlebihan, menggantikan tugas rekan kerja yang berhalangan masuk kerja. (2) Conscientiousness, meliputi: selalu datang lebih awal sehingga saat jam kerja dimulai sudah siap melakukan pekerjaan, menggunakan waktu kerja dengan maksimal. (3) Sportsmanship, meliputi: menjaga nama baik organisasi, mampu mencari cara mengatasi permasalahan yang terjadi di tempat kerja. (4) Courtesy, Meliputi: mengikuti perubahan dan perkembangan dalam organisasi, memberi tahu jika tidak hadir. (5) Civic virtue, Meliputi: ikut berkontribusi dalam kegiatan perkumpulan yang ada di dalam organisasi, melakukan hal kecil yang dapat membantu meningkatkan nama baik sekolah.Kata Kunci: OCB, Profesionalitas Guru, Strategi Pengembanga
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL BERBASIS EVALUASI DIRI SEKOLAH (EDS) DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 DEMAK
Mutu Pendidikan dapat dikatakan berhasil bilamana sesuai dengan standar nasional pendidikan yang telah ditetapkan dimulai dari standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga pendidik, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian yang dilaksanakan secara terencana, sistematis, terperinci dan terintregasi dengan visi, misi serta tujuan sekolah dan dilaksanakan oleh seluruh pemangku kebijakan dan warga sekolah.Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dimana penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal di SMK N 2 Demak dengan tujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam terhadap pelaksanaan SPMI tersebut terutama yang mengacu terhadap 4 standar nasional pendidikan dari 8 SNP yang ada dimulai dari standar kelulusan, standar isi, standar proses dan standar penilaian. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasiHasil penelitian ini diantaranya 1) Pemetaan Mutu di SMK Negeri 2 Demak dilaksanakan melalui EDS dengan menggunakan analisis SWOT dalam prosesnya kemudian didapat hasil rapor mutu dan lebih akurat lagi dengan kondisi nyata di sekolah. 2) Penyusunan rencana peningkatan mutu di SMK Negeri 2 Demak dilakukan dengan sekolah membetuk tim pengembang sekolah yang terdiri dari tim pengembang kurikulum dan tim penjaminan mutu sekolah / TPMS. 3) Pelaksanaan rencana pemenuhan mutu melibatkan seluruh pemangku kebijakan dan sebagian warga sekolah dan dituangkan dalam RKS dan RKAS. 4) Evaluasi dan audit dilakukan dengan membentuk tim kemudian hasil yang diperoleh diterapkan untuk peningkatan mutu selanjutnya. 5) Penetapan standar baru dalam SPMI di SMK Negeri 2 Demak belum sepenuhnya memenuhi 8 standar nasional pendidikan terutama di dalam standar proses dan penilaian karena berdasarkan hasil rapor mutu ditemukan bahwa untuk kegiatan tematik belum terealisasi sepenuhnya dan untuk kegiatan penyusunan soal untuk penilaian harian belum semua guru membuat kisi-kisi penyusunan instrumen penilaian pengetahuan dan keterampilan. Kata Kunci : Pemetaan Mutu, Penyusunan Rencana Pemenuhan Mutu, Pelaksanaan Pemenuhan Mutu, Evaluasi dan Audit Mutu, Penetapan Standar Baru
PERANCANGAN STRUKTUR TAHAN GEMPA (SEISMIK) GEDUNG ESDM
Buildings are facilities that need to be fulfilled in an educational institution. The Ronggolawe Cepu Education Foundation has plans to build a workshop building located in Karangboyo Village, Cepu District. The construction of this building requires a good planning process so that the building being built can stand well. The structure is a building element that must be planned well because it functions to support the load of the building. In general, building structures are made of concrete and steel. This paper will discuss the structural planning of the Workshop building using concrete and steel materials
PENGARUH VARIASI INTERVAL JARAK PERJALANAN TERHADAP KARAKTERISTIK FUNGSI HAMBATAN PERJALANAN
Pola distribusi panjang perjalanan/trip length distribution (TLD) biasanya mengikuti karakteristik : jumlah perjalanan meningkat pada jarak pendek dan secara bertahap semakin berkurang seiring dengan bertambahnya jarak perjalanan. Pola TLD cenderung berubah pada berbagai nilai interval panjang perjalanan (Trip Length Interval atau TLI). Perubahan ini juga mempengaruhi fungsi hambatan perjalanan. Berdasarkan uraian tersebut, maka rumusan masalah penelitian adalah : bagaimana pengaruh variasi interval jarak perjalanan terhadap karakteristik fungsi hambatan perjalanan? Tujuan penelitian adalah mengetahui bentuk fungsi hambatan perjalanan yang paling sesuai pada berbagai interval jarak perjalanan. Data primer jumlah perjalanan dan jarak dari asal ke tujuan diperoleh melalui survei home interview. Sedangkan analisis data menggunakan analisis regresi. Fungsi hambatan menggunakan bentuk fungsi : pangkat/eksponensial, kombinasi/Tanner, dan Gamma. Hasil analisis menunjukkan bahwa fungsi Gamma lebih konsisten dalam menjelaskan bentuk fungsi hambatan perjalanan dalam berbagai interval jarak dibanding fungsi Tanner dan pangkat/eksponensial. Tetapi, semua fungsi (pangkat, Tanner, dan Gamma) tidak sesuai diterapkan pada interval jarak kurang dari 0,75 km. Sedangkan fungsi pangkat atau eksponen lebih sesuai untuk menjelaskan pola perjalanan pada jarak 0,75-2 km. Sementara fungsi Tanner lebih sesuai pada jarak yang lebih besar dari 2-3 km. Sedangkan fungsi Gamma sesuai diterapkan pada interval jarak lebih besar 0,75-3 k
KEEFEKTIFAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF DENGAN METODE THE POWER OF TWO TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V SDN SEMBUNGHARJO 02 SEMARANG
Permasalahan dalam penelitian adalah 1) Apakah siswa dapat mencapai ketuntasan belajar dengan menerapkan metode pembelajaran The Power Of Two?., 2) Apakah strategi pembelajaran aktif dan metode pembelajaran The Power Of Two efektif terhadap hasil belajar IPAS? Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan strategi pembelajaran aktif dengan metode The Power Of Two terhadap hasil belajar IPAS materi sifat-sifat cahaya kelas V SDN Sembungharjo 02 Semarang di lihat pada ketuntasan belajar dan hasil belajar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk One Group PreTest- PostTest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Sembungharjo Semarang tahun pelajaran 2023/2024. Disimpulkan bahwa melalui penerapan strategi pembelajaran aktif dengan metode The Power Of Two siswa dapat mencapai ketuntasan hasil belajar. Hasil uji t terhadap hasil belajar thitung lebih besar dari ttabel maka diperoleh (thð‘–ð‘¡ð‘¢ð‘›ð‘”=10,092 dan ttabel=2,060, maka diperoleh thitung ttabel. 10,092 2,060). Kesimpulannya bahwa strategi pembelajaran aktif dan metode The Power Of Two efektif terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat di sampaikan adalah supaya strategi pembelajaran aktif dan metode The Power Of Two dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar
KAJIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT PADA WISATA KULINER PASAR DHOPLANG KECAMATAN SLOGOHIMO KABUPATEN WONOGIRI
Salah satu wujud kemajuan kebudayaan Indonesia adalah melalui upaya pemanfaatan Objek Pemajuan Kebudayaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017. Beberapa unsur kebudayaan yang tertera di dalam undang-undang tersebut melekat pada sektor kuliner tradisional. Pasar Dhoplang adalah pasar tradisional yang terletak di Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Indonesia, merupakan salah satu destinasi wisata kuliner yang popular dengan kuliner tradisional khas Jawa dan suasananya yang asri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan pengembangan Pasar Dhoplang sebagai destinasi wisata kuliner. dikaji dari aspek keberlanjutan (Sustainable Development) untuk memastikan berdampak pada ekonomi, sosial, kelestarian budaya dan lingkungan di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yaitu untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi yang relevan dari berbagai sumber untuk memahami secara mendalam tentang pasar tradisional, termasuk sejarah, budaya, kuliner, potensi, tantangan, dan peluang pengembangannya, melakukan observasi langsung ke lapangan, dan wawancara dengan pedagang, pengunjung, dan pemangku kepentingan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan Pasar Dhoplang memiliki potensi besar dikembangkan sebagai destinasi wisata kuliner, yang memberikan dampak perekonomian masyarakat desa pandan menjadi lebih baik dengan ikut berjualan di pasar dhoplang, dengan keunikan kuliner tradisional Jawa dari segi makanan bisa melestarikan makanan khas dan melestarikan budaya jawa serta pakaian adat, berkomunikasi bahasa jawa, di dalam suasana pedesaan yang asri memberikan kesan lingkungan bersih dengan udara di pegunungan sejuk serta semua menggunakan peralatan ramah lingkungan demi menjaga kelestarian lingkungan dengan meniadakan bahan plastik. Harga terjangkau dapat mengundang masyarakat untuk menikmati jajanan di pasar dhoplang serta menumbuhkan rasa sosial dan gotong royong pedagang beserta pengunjung
Uji Organoleptik Permen Jelly Menggunakan Daging dan Kulit Buah Naga
Penelitian ini dilatarbelakangi untuk memanfaatkan dan menambah inovasi serta untuk mendapatkan warna alami pada permen jelly dengan menggunakan buah lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas permen jelly menggunakan daging buah naga dan kulit buah naga meliputi kualitas bentuk, warna, aroma, tekstur dan rasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen murni (true experimental) dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Data penelitian diperoleh dari uji organoleptik oleh 3 panelis ahli pada bulan Agustus 2023 di Workshop Tata Boga Universitas Negeri Padang. Data dianalisis menggunakan uji T, jika t hitung t tabel, maka dapat dinyatakan bahwa data penelitian terdapat suatu perbedaan. Hasil penelitian secara statistik menunjukan bahwa adanya perbedaan kualitas permen jelly menggunakan daging buah naga dan kulit buah naga pada kualitas warna, sedangkan pada kualitas bentuk, aroma, tekstur dan rasa tidak terdapat perbedaan. Namun, pada uji organoleptik permen jelly tidak ada perbedaan pada kualitas aroma dan rasa karena melewati beberapa proses pengolaha
KRISIS DAN KEBIJAKAN DIVIDEN DI INDONESIA
Dividen merupakan bagian dari keuntungan perusahaan yang diberikan kepada para pemegang saham sesuai dengan besarnya kepemilikan saham mereka di perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh krisis terhadap kebijakan dividen di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data 250 laporan keuangan Perusahaan di Indonesia pada tahun 2008-2020. Metode purposive sampling digunakan dalam pemilihan sampel, dimana kriteria yang digunakan adalah perusahaan yang menyampaikan jumlah dividen pada laporan keuangan serta penggunaan tahun 2008 dan 2020 sebagai tahun terjadinya krisis, dan tahun 2009, 2014, 2017, 2018, dan 2019 sebagai tahun tidak terjadi krisis. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 250 data. Krisis diproksikan dengan tahun-tahun terjadinya krisis yang diberikan notasi satu, sementara tahun-tahun selain tersebut dinotasikan nol. Dividen merupakan jumlah dividend per share yang diberikan kepada para pemegang saham. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan regresi panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen di Indonesia. Kata Kunci: dividen, perusahaan, krisis, Indonesi
STUDI OPTIMASI POMPA DISTRIBUSI SPAM KOTA PALANGKA RAYA UNTUK EFISIENSI ENERGI
SPAM of Palangka Raya City has a distribution unit which is powered by six pumps but only two pumps are functioning due to frequent damage to the pumps. The pumps that function is Pump III and Pump V. This research aims to evaluate pump efficiency and specific energy consumption (SEC) so that technical recommendations for optimizing existing distribution pumps are known. Pump III is installed with a VSD with a SEC value of 0.14 KWh/m3 with a pump efficiency of 70.41% so it does not require minor or major repairs but requires a new backup pump because it works 24 hours while Pump V has a SEC of 0.27 KWh/m3 with a pump efficiency of only 36.97% which requires a new pump replacement. Both pumps experienced the same problem, namely V-Unbalanced which reached 2.72-2.73%, causing a decrease in motor performance which could cause damage to the pump components and VSD, so a capacitor bank and voltage stabilizer were needed. The evaluation of energy loss in the distribution network was carried out by increasing the diameter of 57 pipe segments to reduce headloss to less than 10 m/km
VARIASI SISTEM PEMBAYARAN TERHADAP CASH FLOW (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN LABORATORIUM TERPADU AKN BLITAR)
Construction projects are a form of long-term investment that requires large capital. One important aspect in construction projects is the payment system. Therefore, it is necessary to vary the payment system on the cash flow of construction projects to determine the effect of the payment variation system on the safest cash flow for the contractor. In this research, the case study used for the calculation of payment system variations on cash flow is the AKN Putra Sang Fajar Blitar integrated laboratory construction project. The payment system used is the progress term payment system. The method used to obtain these results is done by varying the down payment and work progress. There are 6 variations (V) used, namely V1 down payment (0%) work progress 20%, V2 down payment (0%) work progress 25%, V3 down payment 10% work progress 10%, V4 down payment 10% work progress 25%, V5 down payment 20% work progress 20%, V6 down payment 20% work progress 25%. From the results that have been obtained, the highest peak overdraft is in V2 amounting to -Rp5,365,573,659.76 and the lowest is in V3 amounting to -Rp2,864,421,825.56. Meanwhile, the final overdraft value is the same in each variation, which is Rp824,863,740.58. Therefore, the safest variation is V3 with the lowest peak overdraft. The effect of the variation of the payment system that has been known is that the greater the down payment in each variation, the lower the peak overdraft, as well as the smaller the work progress term, the lower the peak overdraft