Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Pendampingan Operasi dan Pemeliharaan Alat Hidrologi di Stasiun Klimatologi Bendung Lakitan
Kelengkapan data hidrologi yang akurat diperlukan adanya program operasi dan pemeliharaan alat hidrologi secara menyeluruh dengan pemantauan secara langsung ke stasiun klimatologi secara rutin sehingga diharapkan dapat menginventarisasi alat yang masih berfungsi dan yang berkendala bertujuan informasi data yang didapatkan dapat tetap tepat dan benar. Pihak petugas pos klimatologi diharapkan memantau alat-alat hidrologi yang ada di pos klimatologi secara rutin dan berkala. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan operasi dan pemeliharaan alat hidrologi pada stasiun klimatologi Bendung Lakitan kabupaten Musi Rawas agar dapat menginventarisasi dan monitoring terhadap alat hidrologi berdasarkan kondisinya. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini bertempat di Desa Selangit Kabupaten Musi Rawas. Tahapan pelaksanaan pada kegiatan Pengabdian pada Masyarakat pada Stasiun Klimatologi Bendung Lakitan dimulai dari tahap Persiapan, survei lapangan, pengisian formulir inspeksi terkait kondisi fisik alat hidrologi yang ada di pos/stasiun. Kegiatan ini dimulai tanggal 9 Oktober-13 Oktober 2023. Hasil dari pengabdian masyarakat ini dapat dilihat pengoperasian alat hidrologi pada stasiun klimatologi Bendung Lakitan Kabupaten Musi Rawas kondisi semua alat berfungsi dengan baik sehingga data yang dihasilkan lengkap dan pemeliharaan alat hidrologi pada stasiun klimatologi Bendung Lakitan Kabupaten Musi Rawas dilakukan pendampingan kalibrasi secara berkala
PKM PKK Desa Teluk Kenidai Melalui Inisiasi Produk Lokal untuk Meningkatkan Kualitas Hidup
Mitra dalam kegiatan ini adalah PKK Desa Teluk Kenidai Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Desa ini merupakan wilayah rutin terkena banjir setiap tahun karena berada di pinggiran Sungai Kampar. Menurut data Arsip Nasional Republik Indonesia Sungai Kampar merupakan sungai terbesar di Indonesia karena perpaduan sungai Kampar Kanan dan Kiri. PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ibu PKK juga tidak pernah mendapatkan pelatihan tentang keterampilan dalam mengolah produk lokal, sedangkan wilayah mereka terletak di pinggiran Sungai Kampar yang memiliki hasil sumber daya ikan sungai khas Kampar. Untuk itu, ibu PKK perlu diberi pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi dan dilatih dalam mengolah keterampilan produk lokal dari hasil nelayan dari sungai tersebut. Ruang diskusi untuk berbincang tentang kesehatan reproduksi dengan para ahli juga tidak tersedia seperti berdiskusi seputar masalah kesehatan reproduksi dan solusinya. Metode yang digunakan. Ibu PKK juga tidak pernah mendapatkan pelatihan tentang keterampilan dalam mengolah produk lokal, sedangkan wilayah mereka terletak di pinggiran Sungai Kampar yang memiliki hasil sumber daya ikan sungai khas Kampar. Untuk itu ibu PKK perlu diberi pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi dan dilatih dalam mengolah keterampilan produk lokal dari hasil nelayan dari sungai tersebut. Ruang diskusi untuk berbincang tentang kesehatan reproduksi dengan para ahli juga tidak tersedia seperti berdiskusi seputar masalah kesehatan reproduksi dan solusinya. Kegiatan pengabdian ini meliputi presentasi, tanya jawab pre dan post, pengolahan produk lokal dan umpan balik dengan tujuan membantu memecahkan masalah yang ada dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan informasi. Materi mencakup tentang kesehatan reproduksi wanita dan pengolahan produk lokal
Pemanfaatan Media Digital Webtoon Nusantara Droid War Karya Vega Mandalika untuk Mengenalkan Tokoh Pewayangan Cerita Rakyat Nusantara kepada Siswa SMA
Tujuan penelitian adalah untuk mengenalkan tokoh pewayangan, cerita rakyat, legenda nusantara kepada siswa SMA khususnya kelas 12, serta untuk meningkatkan minat baca siswa melalui webtoon Nusantara Droid War. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dari hasil pengumpulan data yang dilakukan disekolah dapat disimpulkan bahwa lebih dari 74,2% siswa telah membaca webtoon tersebut dan sisanya masih jarang membacanya atau masih tidak tau soal webtoon tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membekan siswa kuisioner yang berisikan 10 pertanyaan, kemudian siswa diminta untuk membaca beberapa chapter/halaman dari webtoon Nusantara Droid War yang telah dibagikan sebelumnya dan kemudian siswa diminta memberikan tanggapan dari webtoon tersebut. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian siswa di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang suka membaca terutama membaca webtoon.ABSTRACT The purpose of the study was to introduce wayang characters, folklore, archipelago legends to high school students, especially grade 12, as well as to increase students' reading interest through the Nusantara Droid War webtoon. This study uses a qualitative descriptive research method. From the results of data collection conducted in schools, it can be concluded that more than 74.2% of students have read the webtoon and the rest still rarely read it or still do not know about the webtoon. Data collection was done by giving students a questionnaire containing 10 questions, then students were asked to read several chapters/pages of the Nusantara Droid War webtoon that had been distributed previously and then students were asked to provide responses from the webtoon. From this research, it can be concluded that some students at SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang like to read, especially reading webtoons
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TGT KELAS VI SDN PEDURUNGAN LOR 02
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan keakifan dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dikelas VI SD Negeri Pedurungan Lor 02. Metod penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Refleksi dengan melibatkan peserta didik kelas VI SD Negeri Pedurungan Lor 02 yang terdiri dari 27 peserta didik sebagai subjek penelitian. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dalam tahapan Siklu I Siklus II yang terdiri dari dua pertemuan pada setiap siklusnya, dengan mengmpulkan data melalui observasi keaktifan peserta didik dan pengukuran hasil belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Ukuran Kriteria Ketuntasan Minimal adalah 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT secara signifikan dapat meningkatkan keaktifan peserta didikdalam proses pembelajaran. Selain itu terjadi peningkatan yang nyata dalam pencapaian hasil belajar peserta didik berdasarkan tes akhir setiap siklus pembelajaran. Model pembelajaran TGT terbukti mampu mendorong kerjasama antar peserta didik dan memberikan motivasi tambahan dalam belajar, yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan dari Siklus I ke Siklus II. Pada Siklus I diperoleh aspek keaktifan sebesar 70% dan hasil belajar dengan presentase ketuntasan 75%, kemudian menunjukkan peningkatan pada Siklus II dengan aspek keaktifan sebesar 8% dan hasil belajar dengan presentase ketuntasan sebesar 90%. Berdasarkan penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas VI SDN Pedurungan Lor 02 Semaran
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Melalui Pendekatan Tpack Di Kelas X 11 SMA N 2 Semarang
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendekatan TPACK dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini permasalahan yang muncul dalam pembelajaran matematika adalah rendahnya hasil belajar yang diperoleh oleh siswa. Subjek penelitian adalah siswa kelas X 11 SMA N 2 Semarang yang terdiri dari 36 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase prasiklus tingkat ketuntasan siswa hanya 30%. Pada siklus I tingkat ketuntasan meningkat mencapai 67% sedangkan pada siklus II mencapai 86%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan TPACK dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar dari siswa kelas X 11 SMA N 2 Semarang yang terdiri dari 36 siswa. Dengan TPACK seorang guru dapat menyajikan pembelajaran yang kreatif dan inovatif
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI SOAL CERITA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN KELAS IID SDN BUGANGAN 03 SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekaran diferensiasi pada siswa kelas IID SDN Bugangan 03 Semarang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian adalah semua siswa kelas IID SDN Bugangan 03 Semarang yang berjumlah 27 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan soal tes. Penelitian dilakukan dengan 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data, refleksi. Pengumpulan data dil2akukan dengan memperhatikan tingkat kemampuan siswa slama kegiatan pembelajaran dimulai dari prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi mampu meningkatkan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan meningkatnya hasil ketuntasan belajar siswa yaitu dari prasiklus 30%, kemudian pada siklus 1 mengalami peningkatan sebesar 56% dan siklus 2 meningkat sebesar 93%
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KARAKTERISTIK FUNGSI HAMBATAN PERJALANAN MENUJU KAWASAN PENDIDIKAN
Analisis fungsi hambatan dibutuhkan untuk mengestimasi model distribusi perjalanan. Penentuan fungsi yang universal dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi pemodelan sehingga memungkinkan kita mengurangi ambiguitas matriks asal-tujuan. Bentuk fungsi yang mencerminkan kondisi eksisting (misal : adanya pengaruh pandemi) perlu dirumuskan dengan benar sehingga bisa digunakan untuk mengkalibrasi matriks asal-tujuan perjalanan dengan akurat sebagai dasar prediksi volume perjalanan. Berdasarkan hal tersebut, maka rumusan masalah penelitian ini adalah : bagaimana karakteristik fungsi hambatan perjalanan menuju kawasan pendidikan akibat adanya pandemi Covid-19 ? Tujuan utama penelitian untuk menemukan koefisien fungsi hambatan perjalanan yang sesuai akibat dari dampak pandemi. Analisis regresi fungsi hambatan dilakukan dengan bahasa pemrogaman Microsoft Excel dan SPSS for Windows. Variabel terikat adalah jumlah perjalanan. Sedangkan variabel bebas adalah jarak tempuh dari asal ke tujuan sekolah. Fungsi hambatan menggunakan bentuk fungsi : pangkat, eksponensial, dan kombinasi (Tanner). Hasil analisis menunjukkan bahwa pandemi mengakibatkan terjadinya perubahan pola sebaran panjang perjalanan. Nilai koefisien fungsi hambatan berubah secara signifikan akibat pengaruh pandemi. Tetapi, bentuk kurva sebaran panjang perjalanan cenderung mempunyai bentuk yang sama sebelum pandemi maupun saat pandemi. Sedangkan bentuk fungsi terbaik yang bisa menjelaskan pola sebaran perjalanan sebelum pandemi dan saat pandemi adalah jenis fungsi gabungan atau fungsi Tanner
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS V SDN 2 KEDUNGGADING KABUPATEN KENDAL
Hasil pembelajaran Bahasa Indonesia aspek keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN 2 Kedunggading masih rendah. Kondisi awal menunjukkan bahwa hanya terdapat 2 orang siswa atau 14,28 % dari 14 orang siswa yang mendapatkan nilai lebih dari 75, sedangkan sisanya 12 siswa atau 85,72 % mendapat nilai 75. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menerapkan metode Role Playing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Kedunggading yang terdiri atas 14 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan berbicara. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat kompetensi setiap siklusnya, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Role Playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SDN 2 Kedunggading, Kabupaten Kendal. Aktivitas guru melalui penerapan metode Role Playing di kelas V SDN 2 Kedunggading mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh total skor 75 dengan nilai 78,125 kategori baik dan pada siklus II memperoleh total skor 85 dengan nilai 88,54 kategori sangat baik. Aktivitas siswa melalui penerapan metode Role Playing di kelas V SDN 2 Kedunggading mengalami peningkatan dari siklus I memperoleh total skor 75 dengan nilai 78,125 kategori baik dan pada siklus II memperoleh total skor 85 dengan nilai 88,54 kategori sangat baik. Kemampuan berbicara siswa setelah menerapkan metode Role Playing yang dilakukan di kelas V SDN 2 Kedunggading mengalami peningkatan
Pengaruh Lama Penympanan Beku Lambat pada Sifat Fisik dan Mutu dari Irisan Melon Beku
Melon (Cucumis melo L.) merupakan buah yang memiliki beberapa kandungan vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Melon jenis cantaloupe merupakan salah satu sumber vitamin C, vitamin A, kalium, vitamin B6, asam folat, dan niasin. Kandungan vitamin A dan vitamin C pada buah melon jenis cantaloupe masing-masing adalah 54% dan 49% dari angka kecukupan gizi harian. Untuk mempertahankan mutu buah melon salah satu teknologi yang bisa diterapkan adalah pembekuan lambat. Penyimpanan beku pada suhu sekitar -18°C dan di bawahnya dapat mencegah kerusakan mikrobiologi, dengan syarat tidak terjadi fluktuasi suhu yang terlalu besar. Sehingga diduga lebih efektif dengan metode pembekuan secara lambat. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap dengan satu factor, yaitu waktu penyimpanan yang terdiri dari atas tiga taraf ( hari ke-0, hari ke-3 dan hari ke-6) yang dilakukan dengan tiga kali ulangan. Berdasarkan dari hasil penelitian, pembekuan dapat mempengaruhi sifat fisik dan mutu dari irisan buah melon. Kadar vitamin C tertinggi terdapat pada penyimpanan hari ke 6 dengan nilai 2,57%. Pada Asam tertitrasi nilai tertinggi terdapat pada penyimpanan pembekuan hari ke 6 dengan nilai 4,66%. Pada uji total padatan terlarut, grafik semakin menurun, dengan nilai tertinggi terdapat pada penyimpanan beku 0 hari dengan nilai rata - rata 4. Sedangkan nilai terendah terdapat pada penyimpanan pembekuan hari ke 6 dengan nilai rata - rata 4. Uji total pH irisan buah melon semakin meningkat selama penyimpanan beku 6 hari, dengan nilai rata - rata 6,9. Selanjutnya untuk dari hasil uji mutu organoleptik meliputi rasa, warna, kenampakan (tekstur), dan aroma didaptkan grafik dari masing - masing uji semakin menurun. Hal ini diduga karena panelis tidak menyukai irisan buah melon yang dibekukan
LEGAL CONSEQUENCES OF FORGERY IN SIGNATURES ON SALE AND PURCHASE DEEDS OF LAND RIGHTS (Case Study: Decision No. 58/Pdt.G/2020/PN Kwg)
Purchasing and selling, giving, swapping, and other methods are some of the ways that land may be acquired. Buying and selling is a reciprocal arrangement wherein one party, the seller, agrees to transfer ownership rights to an object and the other, the buyer, agrees to pay a price that accounts for the difference between the two parties' respective ownership rights acquisition amounts. An official with the power to legitimately validate a sale and purchase, known as a Land Deed Making Officer (PPAT), must be present when the sale and purchase are finalized. The sale and purchase are legally binding acts, and the deed proves it. The validity of the land rights transfer depends on this. In judgment N0.58/Pdt.G/2020/PN Kwg, the judge considered a signature forgery in the sale and purchase deed. This study employs a descriptive analytical research type based on normative juridical research. In qualitative research, secondary data is gleaned via document studies. As a branch of the National Land Agency, PPAT has the status of a public official with the power to create genuine deeds pertaining to certain legal activities involving ownership rights to apartment buildings or land. that the land certificate's signature is a forger, which has legal ramifications since it falls short of the conditions for creating a Deed of Sale and Purchase and renders the document legally worthless