Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
The Existence and Transmission of the Meaning of Pocung Songs as Intangible Cultural Heritage in the Digital Era
Tembang Pocung, as part of the Javanese macapat tradition, faces extinction due to digital culture penetration and value shifts among younger generations. This study aims to: (1) analyze the semiotic layers of Pocung songs structurally and culturally; (2) identify factors influencing the existence of Pocung songs in the digital era; and (3) formulate a digital literacy-based cultural transmission model to sustain Pocung songs. The research employs a qualitative descriptive approach with content analysis of Pocung song texts combined with document study. Roland Barthes' semiotics framework is applied to examine denotative, connotative, and mythological meanings. Results show that Pocung songs contain three layers of meaning: (1) eschatological meaning reflecting Javanese death philosophy; (2) pedagogical meaning as a medium for internalizing values; and (3) socio-ritualistic meaning within community contexts. The primary factors in its declining existence are low digital cultural literacy and the absence of formal integration in the educational curriculum. An interactive digital platform-based transmission model is proposed as a revitalization solution relevant to Generation Z's cultural consumption patterns
MANAJEMEN HALAQAH BERBASIS ROH PESANTREN PANATAGAMA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER INSAN KAFAH
Panatagama merupakan salah satu ikon pengembangan roh khilafah Islamiyah hingga berekspansi secara global. Halaqah talaqqi fikriyah terdiri dari murabbi dan mad'u bertujuan membentuk karakter insan kafah. Eksistensi performa dai preneur dan brand image yang selaras dengan reality system menjawab persepsi negatif masyarakat terhadap ketidakproduktifan. Penelitian tergolong studi 1 kasus multi situs dengan manajemen mencakup fungsi planning, organizing, actuating dan controlling. Tahap planning meliputi pengembangan kurikulum teosentris dan antroposentris. Organizing meliputi job deskripsi halaqah wali santri dan santri. Actuating meliputi e-mentoring dan faktual mentoring halaqah holistik terintegrasi. Controlling meliputi monitoring dan evaluasi self leadership. Kekonvergenan tampak dari hasil wawancara, dokumentasi dan observasi yakni akhlak insan kafah bermental mandiri adalah refleksi rahmatan lil "˜alamin. Saran terhadap kelemahan yakni dai agar tawazun guna meningkatkan kualitas interaksi bermakna dalam family time. Kata Kunci: Manajemen, Halaqah, Pesantren, Kafa
Pemanfaatan Metode TOPSIS dalam Sistem Pendukung Keputusan untuk Menilai Kualifikasi Penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa
Penelitian ini mengkaji bagaimana masyarakat Desa Rakitan yang terkena wabah COVID-19 terbantu dengan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa. Keberadaan sistem saat ini tidak terotomatisasi, sehingga menambah kompleksitas dan menimbulkan asumsi subjektivitas dalam proses bantuan. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem yang terkomputerisasi agar bantuan dapat lebih cepat dan tepat sasaran. Untuk membantu masyarakat menentukan apakah mereka berhak menerima bantuan, karya ini mengusulkan aplikasi pendukung keputusan yang menggunakan teknik TOPSIS untuk memberikan rekomendasi kelayakan bagi warga penerima bantuan berdasarkan penilaian kriteria-kriteria seperti pekerjaan, pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, usia, status perkawinan, dan penderita penyakit kronis. Semua langkah pengembangan dilakukan secara sequensial linier yang meliputi; analisis, perancangan, kode, dan pengujian. Berdasarkan temuan-temuan yang ada, pilihan yang optimal adalah pilihan yang meminimalkan kesenjangan antara jawaban aktual dan jawaban positif yang ideal. Orang pertama memperoleh nilai prefernsi (0.95236), kedua (0.89631), ketiga (0.84660), keempat (0.79974), kelima (0.77292), dan keenam (0.76553). Keenam orang tersebut yang ditetapkan layak mendapat bantuan dari dua puluh tiga orang yang terdaftar. Dengan demikian, aplikasi penunjang putusan ini dapat meringankan aparat desa ketika merekomendasikan kelayakan masyarakat pemeroleh Bantuan Langsung Tunai Dana Desa terdampak COVID-19
Pengembangan Media Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Musik Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas 1 SD Negeri 2 Mranggen Kabupaten Demak
Media pembelajaran bahasa inggris diperlukan untuk era pembelajaran berdiferensiasi untuk mengakomodasi kebutuhan para peserta didik yang mempunyai karakter yang unik yang berbeda dari masing-masing individu. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran bahasa inggris untuk sekolah dasar dengan fokus pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Metode pengembangan media menggunakan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis pembelajaran berdiferensiasi dengan lima Langkah: (a) analisis- peneliti menganalisis kebutuhan media pembelajaran Bahasa inggris berbasis pembelajaran berdiferensiasi di SDN 2 Mranggen, Demak (b) desain - peneliti mendesain media pembelajaran Bahasa inggris berbasis musik untuk pembelajaran berdiferensiasi (c) development - media pembelajaran yang dikembangkan oleh peneliti divalidasi oleh empat validator (d) implementasi - media pembelajaran Bahasa inggris yang dikembangkan peneliti diimplementasikan di SDN 2 Mranggen (e) evaluasi - media pembelajaran yang dihasilkan oleh peneliti dievaluasi berdasarkan masukan guru SDN 2 Mranggen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran Bahasa inggris berbasis musik untuk pembelajaran berdiferensiasi berhasil diterapkan di SDN 2 Mranggen dimana dari penerapan ini terindikasi adanya peningkatan motivasi belajar para peserta didik
Lesson Study untuk SD TQ Muhammadiyah Karangklesem Purbalingga
Lesson Study (LS) merupakan strategi pembinaan profesi guru berkelanjutan berbasis kelas dan bersifat kolaboratif untuk mengoptimalkan proses pembelajaran siswa. Kegiatan ini dapat pula dimaknai pula sebagai kegiatan belajar melalui proses pembelajaran untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih praktis dan efektif. LS dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan model pembelajaran, mengembangkan media pembelajaran, mengembangkan bahan ajar, dan mengembangkan evaluasi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi LS dengan mitra SD TQ Muhammadiyah Karangklesem Kabupaten Purbalingga. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya pemahaman guru-guru di sekolah tentang konsep maupun aplikasi LS. Sosialisasi ini diharapkan dapat memperkenalkan LS kepada guru dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah sejak level sekolah dasar. Dari hasil kegiatan pengabdian ini, guru-guru SD TQ Muhammadiyah memperoleh pemahaman mengenai arti penting pelaksanaan LS di sekolah melalui kegiatan kolaboratif untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi praktis demi kemajuan siswa. Selain itu, para guru juga mengharapkan agar kegiatan LS dapat direalisasikan dan terus berlanjut, tidak sebatas hanya pada tahap sosialisasi
Asistensi Kampung Moderasi Beragama Nagari Sungai Buluah Barat Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman
Pembentukan Kampung Moderasi Beragama (KMB) adalah salah satu program prioritas Kementerian Agama. Untuk melaksanakan program tersebut dibentuklah kelompok kerja (Pokja) KMB secara bertingkat mulai dari level pusat hingga kecamatan yang sekaligus menjadi ujung tombak pelaksanaan program KMB. Yang menjadi persoalan adalah ketidaksiapan Pokja KMB Kecamatan sebagai pelaksana di lapangan meskipun pedoman pembentukan KMB sudah dikeluarkan oleh Kementerian Agama. Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan penguatan terhadap Pokja KMB Kecamatan Batang Anai sebagai pelaksana program KMB di Nagari Sungai Buluah Barat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang prosesnya meliputi tahapan mengetahui, memahami, merencanakan, melaksanakan, dan mengubah di mana dalam setiap prosesnya Pokja KMB didorong untuk berperan aktif sementara pengabdi mengambil posisi sebagai pendamping yang memberikan motivasi dan bantuan pada saat dibutuhkan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa asistensi yang dilakukan terhadap KMB memberikan dampak positif terhadap anggota. Salah satu keberhasilan pengabdian ini adalah memberikan kepercayaan diri kepada anggota dalam melaksanakan program KMB. Kepercayaan diri ini muncul karena mereka telah memiliki pengetahuan dan kapasitas untuk mengelola program KMB
Pendampingan Percepatan Penguasaan Kemampuan Menghitung Siswa Sdn Danau Ina Kelurahan Oesapa Melalui Strategi "Kakakku Guruku"
Mitra dalam kegiatan PkM ini yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang dengan sekolah sasarannya yaitu SDN Danau Ina Oesapa. Masalah utama yang dialami mitra khususnya di sekolah sasaran yaitu masih sangat tertinggalnya pencapaian kompetensi para siswa Kelas 2 jika dibandingkan dengan tuntutan Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 sebagai dampak dari diadakannya peraturan belajar dari rumah ketika mereka masih berada di Kelas 1. Untuk mempercepat pencapaian kompetensi para siswa maka, berdasarkan hasil diskusi bersama mitra, Tim PkM melaksanakan suatu kegiatan pendampingan percepatan kemampuan menghitung dengan tema "Kakakku Guruku". Untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan, Tim PkM melibatkan para mahasiswa dari Prodi Pendidikan Matematika dan Prodi Bimbingan Konseling sebagai kakak-kakak guru yang akan membantu para siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kegiatan PkM yang telah dilaksanakan efektif dalam membantu para guru dalam mempercepat kemampuan menghitung para siswa SDN Danau Ina Oesapa. Hal ini terlihat dari peningkatan rata-rata nilai siswa dari nilai 20 di pretest menjadi 70.5 di posttest. Pihak sekolah pun merasa terbantu dengan kegiatan yang dilakukan; hal ini terlihat dari permintaan sekolah agar kegiatan ini dapat menjadi suatu kegiatan yang berkelanjutan terus ke depannya
Aplikasi Bioadsorben Ampas Tebu dalam Pembuatan Sabun Cuci Tangan dari Minyak Jelantah: Upaya Mewujudkan Masyarakat Hijau Rawamangun
Minyak jelantah merupakan minyak goreng yang telah digunakan berulang kali. Untuk menghilangkan bau dan kotoran dari minyak, karbon aktif digunakan untuk pemurnian. Penelitian ini bertujuan untuk berkolaborasi dengan masyarakat untuk menghasilkan produk sabun cuci tangan dari minyak jelantah serta menguji pH, kadar air, dan kestabilan busa sabun. Penelitian dilaksanakan di Pos RW 09 Rawamangun dan Laboratorium FMIPA UNJ pada bulan Agustus sampai November 2022 dengan menggunakan metode eksperimen kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk uji pH kedua kelompok mempunyai nilai pH 9, untuk uji kadar air kelompok 1 mempunyai nilai 6,2% dan kelompok 2 mempunyai nilai 5,6%, dan untuk uji stabilitas busa kelompok 1 mempunyai nilai sebesar 96,24% dengan standar eror 0,360 dan kelompok 2 memiliki nilai sebesar 94,65% dengan standar eror 1,104. Berdasarkan hasil, sabun cuci tangan dari minyak jelantah telah memenuhi persyaratan standar nasional sabun batangan
Peningkatan Penjualan Usaha Ekonomi Kreatif Akrilik Melalui Website
Usaha kerajinan akrilik "Sekuntoem", yang dipimpin oleh Saudari Santi di Medan, didirikan pada tahun 2021 dan dijalankan oleh satu orang. Meskipun rata-rata melayani 20 transaksi per bulan, Sekuntoem menghadapi tantangan persaingan yang mengharuskannya untuk meningkatkan brand awareness. Solusi yang disediakan adalah pengembangan website yang akan menawarkan fitur custom design bagi pelanggan. Fitur unik ini memungkinkan pelanggan untuk mendesain produk akrilik mereka sendiri. Dengan pendekatan rekayasa perangkat lunak dan paradigma prototyping, aktivitas yang terlibat meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan wireframe, pembangunan prototipe, pengujian, dan implementasi, juga memberikan pelatihan kepada admin untuk menggunakan modul-modul website. Pemeliharaan website akan terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pengembangan di masa depan
Pelatihan dan Pendampingan Keuangan dan Akuntansi EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) dan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) di Wilayah Ciganitri dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung
Pengusaha EMKM (Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah) dan BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) yang memiliki usaha home industri garmen, perdagangan, dan jasa persewaan, di wilayah Ciganitri dan Dayeuhkolot, tidak memahami apa dan bagaimana laporan keuangan disajikan sesuai standar. Implikasinya, mereka tidak dapat menyajikan laporan keuangan, sehingga penilaian kinerja keuangannya gagal dilakukan, termasuk pelaporan perpajakannya. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta dari berbagai unit usaha EMKM dan BUMDES. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu entitas EMKM dan BUMDES memahami keuangan dasar dan mensosialisasikan penggunaan aplikasi akuntansi si Apik dan SIABDES untuk penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi keuangan (SAK) EMKM. Identifikasi masalah, yang merupakan tahapan kegiatan Abdimas yaitu kegiatan survei pendahuluan di lokasi, kegiatan sosialisasi dan pelatihan, FGD pasca pelatihan serta asesmen, untuk mengukur pencapaian hasil dari abdimas. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pemahaman peserta Abdimas yang dapat mulai menerapkan aplikasi akuntansi si Apik atau SIABDES untuk tujuan penyusunan dan penyajian laporan keuangan mereka sesuai standar, sehingga kewajiban mereka dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dapat dibantu diwujudkan