Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CORE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

    No full text
    Kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar masih tergolong rendah akibat pembelajaran IPAS yang cenderung berpusat pada pendidik dan minim aktivitas reflektif. Kondisi tersebut menuntut penerapan model pembelajaran inovatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV pada pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu melalui desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 56 peserta didik yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kreatif pada kelas eksperimen dengan nilai signifikansi 0,0002 (p 0,05) dan nilai Cohen’s d sebesar 0,673 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator berpikir kreatif, terutama fluency dan flexibility, yang dipengaruhi oleh tahapan connecting dan organizing dalam model CORE. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran CORE mampu mendorong pengembangan ide, refleksi konsep, serta penerapan pengetahuan secara kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model CORE dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kreativitas di sekolah dasar

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MEDIA VIRTUAL MATHEMATICS EDU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media Virtual Mathematics Edu. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus di kelas V SDN Glonggong 04 dengan subjek 15 siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi modul ajar, lembar observasi, soal pre-test dan post-test, serta dokumentasi kegiatan. Proses pelaksanaan mengacu pada tahapan PTK yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Learning Cycle 5E berbantuan media Virtual Mathematics Edu efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata dari pra siklus sebesar 57,33 menjadi 68,67 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87,33 pada siklus II. Selain itu, aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif yang tepat dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar

    PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPAS

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami materi IPAS, rendahnya keaktifan dalam pembelajaran, belum optimalnya penggunaan model pembelajaran yang efektif, serta hasil belajar yang belum maksimal, sehingga dirumuskan masalah mengenai pengaruh model Problem Based Learning berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa kelas IV; dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design, melibatkan seluruh siswa kelas IV SDN Pandean Lamper 05 tahun pelajaran 2024/2025 sebagai sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling, dengan data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi pada kelas eksperimen (pretest 51,57; posttest 84,57) dibandingkan kelas kontrol (pretest 48,57; posttest 76,71), dan berdasarkan uji Independent Sample T-test diperoleh thitung ttabel (3,902 2,005) yang mengindikasikan pengaruh positif penggunaan model Problem Based Learning berbantuan LKPD terhadap hasil belajar IPAS; sehingga disarankan kepada guru untuk menerapkan model ini dalam rangka menciptakan pembelajaran yang menarik dan mendorong kemampuan berpikir kritis siswa

    Survival Symbols of Disabilities in Global Era as Reflected in “The Extraordinary Life of Sam Hell” by Robert Dugoni

    No full text
    This research discusses the survival symbols of disabilities in the global era as reflected in the novel The Extraordinary Life of Sam Hell by Robert Dugoni. The main character, Samuel Hill, is portrayed as a disabled individual who has experienced various forms of social discrimination since childhood. Using a descriptive qualitative approach and Roland Barthes’s semiotic theory, this study reveals how the symbols in the novel represent the struggles of individuals with disabilities in facing stigma and social challenges. The analysis shows that disability is not only presented as a physical limitation but also as an identity that shapes resilience, courage, and determination to survive. Samuel’s life journey reflects the transformation from marginalization to self-acceptance and achievement, which gives new meaning to the condition of disability in the context of a global society. Moreover, this research highlights that literature is a powerful medium to articulate the voices of marginalized groups, including people with disabilities, whose narratives are often silenced in mainstream discourse. By interpreting symbols such as vision, faith, and perseverance, this study demonstrate that disability can be seen as a source of empowerment rather than limitation. The findings enrich readers’ understanding of the realities faced by individuals with disabilities while encouraging inclusive values that uphold dignity and diversity. Ultimately, the novel delivers a universal message that survival is deeply connected with empathy, acceptance, and recognition of every individual’s worth in a global society

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBANTU MEDIA ORIGAMI PADA KONSEP BANGUN DATAR KELAS III SDN SIWALAN KOTA SEMARANG

    Full text link
    Permasalahan rendahnya pemahaman siswa terhadap materi bangun datar disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional yang kurang mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan nyata. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model Realistic Mathematics Education agar siswa dapat membangun pemahaman yang lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas III SDN Siwalan serta mengukur pengaruh model Realistic Mathematics Education terhadap pemahaman konsep bangun datar. Metode yang digunakan yaitu Pre-experimental Design dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilakukan pada satu kelompok siswa dengan pengukuran sebelum dan sesudah penerapan model RME berbantuan media origami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman siswa sebelum pembelajaran adalah 46,25 dan meningkat menjadi 84,64 setelah pembelajaran. Hasil analisis statistik menggunakan uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 atau Sig. (2-tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematics Education berbantu media origami pada pemahaman siswa materi konsep bangun datar kelas III SDN Siwalan Kota Semarang.Kata Kunci: Bangun Datar, Model Pembelajaran, Realistic Mathematics Education

    Kemampuan dalam Menulis Berita Bahasa Jawa Menggunakan Metode Project Based Learning pada Siswa Kelas VIII MTs Al-Ma’arif Gembong

    No full text
    This study aims to describe the results of the ability to write Javanese language news using the Project Based Learning method in class VIII students of MTs AL-M'ARIF Gembong Pati. This is due to the lack of interest of students in learning to write Javanese language news and the learning method is less appropriate so that there is a lack of enthusiasm in the learning process in the classroom. Thus, the formulation of the problem in this study is how are the results of the ability to write Javanese language news using the Project Based Learning method. This study is included in pre-experimental research, namely one-shot case study. The approach used in this study is a descriptive quantitative approach, the calculation of data used in the study in the form of purposive sampling, and the data obtained in this study were collected by taking documentation and questionnaires. From the percentage, it can be concluded that the category of student scores in the knowledge aspect is fairly good according to the assessment guidelines, namely with an average score of 83.78. 2) In the skills aspect, there are 11 students with a percentage of 37% in the very good category. In addition, there are 17 students with a percentage of 57% in the good category. Then as many as 2 students with a percentage of 7% with a sufficient category. From this percentage it can be concluded that the category of student scores is fairly good according to the assessment guidelines, which is an average of 84.97. Thus, the ability to write Javanese language news using the Project Based Learning method in class VIII students of MTs AL-MA'ARIF Gembong Pati can have an influence on learning achievement

    ANALYSIS OF ROAD SURFACE DISTRESS USING PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) AND BINA MARGA METHOD (Case Study: Jalan KH. Abdurahman Wahid, STA. 0+000 – STA. 1+950, Wonosobo Subdistrict)

    No full text
    Wonosobo is one of the tourist destinations in Central Java, making highways a vital element in supporting the mobility of both residents and visitors. One of the strategic roads is Jalan KH. Abdurahman Wahid, which connects the center of Wonosobo City with the Dieng Tourism Area. The surface condition of this road segment shows various types of damage that have the potential to disrupt transportation flow. This study aims to analyze the surface layer damage on Jalan KH. Abdurahman Wahid from STA. 0+000 to STA. 1+950 in Wonosobo District using two approaches: the Pavement Condition Index (PCI) method and the Bina Marga Method. The PCI method is used to evaluate the extent of damage based on visual inspection results, while the Bina Marga Method is employed to identify types of damage and determine their handling priority levels through the calculation of Priority Order (Urutan Prioritas/UP). The survey and analysis results indicate eight types of damage based on the Pavement Condition Index (PCI), with an average PCI score of 35.62 (categorized as Very Poor), and the lowest score of 20 (categorized as Serious) found in sample units 3, 10, and 13. According to the Bina Marga Method, six types of damage were identified with a Priority Order (UP) value of 6, indicating that the road segment falls into the priority category for Periodic Maintenance. It can be concluded that this road segment requires immediate treatment either in specific sections or along the entire stretch. The analysis results are expected to serve as a consideration for relevant agencies in managing road infrastructure effectively and sustainably

    PENANAMAN SIKAP SOSIAL DAN EMOSIONAL MELALUI PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penanaman sikap sosial dan emosional merupakan bagian penting dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Pembelajaran IPAS tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan sikap sosial dan emosional siswa melalui interaksi, kerja kelompok, dan pembiasaan nilai-nilai positif di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penanaman sikap sosial dan emosional peserta didik kelas IV SD Negeri 2 Ambon melalui pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan penndekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) sebagai alat bantu untuk memperoleh gambaran sikap sosial dan emosional siswa, serta didukung dengan analisis deskriptif terhadap hasil respon peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dengan menafsirkan kecenderungan sikap yang muncul selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum sikap sosial dan emosional peserta didik berada pada kategori baik. Pada aspek sikap sosial, siswa menunjukkan perilaku sopan santun, kerja sama, tanggung jawab dalam kelompok, sikap terbuka terhadap perbedaan, serta partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Sementara itu, pada aspek sikap emosional, siswa cukup mampu mengenali dan mengelola emosi, menunjukkan motivasi belajar, serta memiliki kepedulian terhadap perasaan teman. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan sikap sosial dan emosional apabila didukung oleh keteladanan guru, pembiasaan, serta kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa

    PENINGKATAN LITERASI MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DAN MEDIA INTERACTIVE CONTEXT BOOK

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematika siswa kelas V SDN Sukowiyono 1, yang terlihat dari siswa cenderung pasif, kurang memahami soal cerita, dan belum mampu menjalin materi dengan kehidupan nyata akibat metode ceramah tanpa media pendukung. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media Interactive Context Book dengan tujuan meningkatkan literasi matematika dan mendeskripsikan aktivitas guru serta siswa selama pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 17 siswa kelas V, menggunakan metode observasi, tes, dan dokumentasi. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang berbasis masalah kontekstual. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 64,12 (pra siklus) menjadi 71,35 (siklus I), dan 83,52 (siklus II), dengan ketuntasan belajar meningkat dari 29% menjadi 88%. Aktivitas guru dan siswa pun meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Dengan demikian, model CTL berbantuan Interactive Context Book terbukti efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇