Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika Kelas 2 SD Negeri 2 Tanggungharjo
Penelitian ini memiliki tujuan antara lain: mengidentifikasi faktor internal yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa kelas 2 di SD Negeri 2 Tanggungharjo; menganalisis faktor eksternal yang berkontribusi terhadap rendahnya motivasi belajar siswa kelas 2 di SD Negeri 2 Tanggungharjo; mengetahui langkah-langkah yang diambil oleh guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 2 di SD Negeri 2 Tanggungharjo, khususnya dalam materi matematika. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Subyeknya adalah siswa kelas 2 dan guru kelas 2 SD Negeri 2 Tanggungharjo. Instrumen yang digunakan adalah instrumen utama, yaitu peneliti itu sendiri dan instrumen bantu berupa lembar angket, lembar wawancara, dan lembar soal tes materi kelas 2. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor internal yang mempengaruhi rendahnya motivasi belajar siswa dalam pelajaran matematika di kelas 2 SD Negeri 2 Tanggungharjo meliputi: sesuai kemampuan siswa; ketidakminatan siswa terhadap pelajaran matematika. Sedangkan faktor eksternal, yaitu kondisi teman sebaya yang mengganggu konsentrasi belajar; keterbatasan lingkungan kelas; keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran; peran lingkungan keluarga terhadap kebiasaan proses belajar siswa. Upaya guru dalam memajukan atau meningkatkan motivasi belajar, yaitu pendekatan personal untuk mendorong motivasi belajar siswa; perlakuan setara terhadap siswa dalam meningkatkan konsentrasi belajar; pembelajaran interaktif sebagai metode meningkatkan konsentrasi; pemberian pujian sebagai upaya penguatan positif dalam pembelajaran; penataan ruang kelas yang menarik untuk meningkatkan fokus belajar; dan penggunaan media proyektor untuk menunjang pemahaman melalui visualisasi gambar dan video
DAMPAK PENGGUNAAN TIKTOK BAGI PERKEMBANGAN PERILAKU ANAK KELAS VI SD NEGERI KALISARI KABUPATEN BATANG
Media sosial TikTok menjadi salah satu platform digital yang banyak diminati anak-anak usia sekolah dasar, termasuk siswa kelas VI SD Negeri Kalisari Batang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak penggunaan TikTok terhadap perkembangan perilaku siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru wali kelas, serta siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok memberikan dua sisi dampak terhadap perilaku siswa. Dampak positifnya mencakup meningkatnya kreativitas, keberanian berekspresi, dan motivasi belajar melalui konten-konten edukatif. Namun, dampak negatifnya meliputi penurunan fokus belajar, kecenderungan meniru perilaku negatif dari konten viral, meningkatnya ketergantungan pada gawai, serta menurunnya interaksi sosial secara langsung dengan teman sebaya. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dan sinergis antara guru dan orang tua dalam mengawasi serta mengarahkan penggunaan TikTok pada anak-anak usia sekolah dasar agar tidak berdampak buruk terhadap perkembangan perilaku mereka
PENGARUH PENGUNAAN MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATERI BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN DAN FUNGSINYA DI SDN KARANGSONO 03 MRANGGEN DEMAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media augmented reality terhadap minat belajar siswa kelas IV pada materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya di SDN Karangsono 03 Mranggen Demak. Jenis penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN Karangsono 03 Mranggen Demak terdiri dari kelas IV A dengan jumlah 26 siswa dan kelas IV B dengan jumlah 27 siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest posttest. Model persamaan diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS for windows versi 22. Teknik analisis data menggunakan validitas, reliabilitas dan analisis regresi linier. Dari hasil penelitian diketahui hasil uji independen samples t-test diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,042 lebih kecil dari 0,05 maka Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh augmented reality positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa kelas IV pada materi bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya di SDN Karangsono 03 Mranggen Demak. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang didapat disampaikan adalah agar penerapan media augmented reality dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar
PENGEMBANGAN MEDIA PADUDI (PAPAN DADU DIAGRAM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 5 SD NEGERI CANDI 01 SEMARANG
AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan pengembangan dan kelayakan media Padudi untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas 5 sekolah dasar, sedangkan tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengembangan media Padudi pada materi penyajian data matematika siswa kelas 5 di SD Negeri Candi 01 Semarang. 2) Untuk mengetahui kevalidan media Padudi pada materi penyajian data matematikak Kelas 5 di SD Negeri Candi 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah (Research and Develoment). Penelitian Pengembangan ini menghasilkan produk berupa media Padudi (Papan Dadu Diagram) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 5 SD Negeri Candi 01 Semarang”. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket penelitian, validasi media, validasi materi, respon siswa, tes (pre test dan post test). Hasil uji keefektifan mendapatkan nilai spesifikasi dari SD Negeri Candi 01 Semarang sebesar 0,001. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada keefektifan media Padudi (Papan Dadu Diagram) terhadap hasil belajar siswa. Hasil validasi media diperoleh hasil nilai rata-rata kevalidan sebesar 92%. Kemudian dilanjutkan validasi materi diperoleh hasil nilai rata-rata sebesar 84%. Kesimpulanya bahwa media pembelajaran Padudi (Papan Dadu Diagram) efektif dan sangat layak digunakan untuk pembelajaran materi penyajian data. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah media pembelajaran Padudi (Papan Dadu Diagram) dapat digunakan menjadi media pembelajaran yang baru dan inovatif
ANALISIS KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SERI SISWA KELAS III SD NEGERI 2 PUGUH KABUPATEN KENDAL
Penelitian ini berfokus pada analisis keterampilan menulis karangan deskripsi menggunakan media gambar seri siswa kelas III SD Negeri 2 Puguh Kabupaten Kendal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran dan menganalisis hasil keterampilan menulis karangan deskripsi menggunakan media gambar seri. Jenis penelititan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Sumber data ini terdiri dari siswa kelas III, guru kelas III, dan kepala sekolah SD Negeri 2 Puguh. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: wawancara, observasi, dan tes keterampilan menulis. Dalam penelitian ini pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil dalam penelitian ini yaitu keterampilann menulis karangan deksripsi menggunakan media gambar seri diperoleh 1 siswa dengan nilai tinggi, presentasenya sebesar 6,25%, 2 siswa dengan nilai sedang, presentasenya adalah 13,5%, 13 siswa dengan nilai rendah, presentasenya adalah 81,25%. Keterampilan menulis karangan deskripsi siswa menggunakan media gambar siswa siswa kelas III adalah rendah. Keterampilan menulis dengan rata-rata rendah memiliki permasalahan diantaranya yaitu siswa merasa kesulitan dalam menulis ejaan dan tanda baca yang benar dalam sebuah tulisan, kurangnya keaktifan membaca dan referensi membaca siswa, masih kebingungan apa yang harus dimulai
PENGARUH PEMBELAJARAN TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PERKALIAN KELAS III SDN SENDANGGUWO 02 SEMARANG
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran tipe Jigsaw terhadap kemampuan operasi hitung perkalian kelas III SDN Sendangguwo 02 Semarang. Sampel penelitian menggunakan siswa kelas III SDN Sendangguwo 02 Semarang semester genap Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dan tes tertulis. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes tertulis berbentuk soal isian singkat berupa soal pretest dan posttest untuk mengukur kemampuan operasi hitung siswa kelas III. Menurut hasil analisis dan pembahasan penelitian, terdapat pengaruh kemampuan operasi hitung perkalian siswa pada kelas eksperimen. Dengan melihat hasil uji hipotesis menggunakan uji regresi linear sederhana diperoleh nilai sign. 0,001, sehingga nilai sign. 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_a diterima, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran tipe Jigsaw terhadap kemampuan operasi hitung perkalian siswa kelas III SDN Sendangguwo 02 Semarang secara signifikan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF TIPE SNOWBALL THROWING BERBANTU MEDIA PAKAPER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SD NEGERI REJOSARI 03
Latar Belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas II SD Negeri Rejosari 03 pada pembelajaran matematika materi perkalian. Hal tersebut disebabkan kurangnya pembelajaran efektif serta model dan media pembelajaran yang kurang bervariasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Snowball Throwing berbantu media PAKAPER dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri Rejosari 03?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Snowball Throwing berbantu media PAKAPER dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri Rejosari 03. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Pre-Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SD Negeri Rejosari 03 berjumlah 25 siswa dengan menggunakan teknik sampling yaitu Nonprobability Sampling. Data dalam penelitian ini dieroleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji-t, yang sebelumnya di uji normalitas awal dan akhir. Dari hasil penelitian rata-rata nilai pretest sebesar 64 dan rata-rata nilai hasil posttest 83. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh rata-rata hasil belajar pretest dan posttest kemudian dianalisis akhir menggunakan uji-t diketahui N=25 didapatkan nilai hitung sebesar 11,199 dan db = 25 + 25-1 maka diperoleh 49 dengan taraf signifikan 1% didapatkan ttabel sebesar 2,679. Maka nilai thitung ttabel (11,199 1,679), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya, ada perbedaan hasil belajar matematika kelas II SD Negeri Rejosari 03 antara sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran Snowball Throwing berbantu Media PAKAPER. Dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Snowball Throwing berbantu Media PAKAPER berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri Rejosari 03
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MATERI GAYA MAGNET MELALUI METODE EKSPERIMEN PESERTA DIDIK KELAS IVC SDN CANDI 01 SEMARANG TAHUN 2023/2024
Pendidikan sekolah dasar awal untuk anak dalam proses meningkatkan kemampuan yang ada pada dirinya. Guru kreatif akan menggunakan berbagai cara untuk mencapai tujuan pembelajaran, jika guru menggunakan metode pembelajaran yang tidak sesuai maka hasil belajar peserta didik akan sulit untuk mencapai tujuan belajar yang telah di rencanakan. Keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang tepat, dalam pembelajaran ipa kelas IV materi pokok magnet peserta didik diarahkan untuk interaktif sehingga mendapatkan pengalaman langsung dengan lingkungan. Kenyataan di lapangan guru masih menggunakan metode ceramah dapat dilihat dari hasil pre-test hanya 10 dari 23 peserta didik yang mencapai ketuntasan diatas nilai KKM 80 atau 43% nilai rata-rata kelas 63. Sehingga perlu metode lain untuk meningkatkan hasil belajar ipa kelas IVC SDN Candi 01 yaitu menerapkan metode eksperimen, dimana peserta didik akan mengikuti proses, mengamati objek, menganalisis, membuktikan dan membuat kesimpulan. Pada siklus I mengalami peningkatan hasil terbukti ada 14 dari 23 peserta didik yang mendapatkan nilai diatas KKM atau 61% nilai rata-rata kelas 81, meskipun partisipasi peseta didik cukup baik dan akan diperbaiki pada siklus II. Hasil siklus II meningkat signifikan, terbukti 21 dari 23 peserta didik nilai diatas KKM, hanya ada 2 peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKM
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PROSES MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS V DI SDN KEMBANGLANGIT KABUPATEN BATANG
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan pembelajaran berdiferensiasi proses melalui model Prolem Based Learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN Kembanglangit Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design dalam bentuk One-Group Pretets-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN Kembanglangit Kabupaten Batang yang berjumlah 13 siswa dengan rincian 9 laki-laki dan 4 perempuan. Berdasarkan perhitungan, maka diperoleh hasil pre test sebanyak 75% siswa yang tuntas dengan nilai rata-rata 68. Sedangkan hasil post test sebanyak 90% siswa dengan rata-rata 88. Analisis uji t dengan taraf signifikan 0,05% dan df=13 menyatakan bahwa thitung sebesar 16,444 dan ttabel 2,179 karena thitung ttabel yaitu 16,444 2,179 maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga ada perbedaan yang signifikan dan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi proses melalui model Problem Based Learning efektif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN Kembanglangit Kabupaten Batang
Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 Dengan Media Bermain Kartu Abjad Melalui Model PBL (Problem Based Learning) Pada Siswa SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupaten Grobogan
Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran membaca permulaan yang mewajibkan siswa sekolah dasar untuk bisa membaca yang mana itu harus di kuasai oleh siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media kartu abjad yang dipergunakan untuk meningkatkan kemampuan dalam membaca tingkat permulaan pada siswa kelas I SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupaten Grobogan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, penyebaran angket, dokumentasi, dan juga tes. Hasil penelitian yang didapatkan adalah bersumber dari wawancara dengan wali kelas I, hasil penyebaran angket kepada orang tua dan wali kelas serta hasil tes kompetensi bagi siswa kelas I SD Negeri 1 Krangganharjo Kabupatem Grobogan. Dari hasil penelitian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca dari jumlah total adalah 13 siswa ada sebanyak 8 siswa (61,54%) yang masih mengalami kesulitan khususnya dalam membaca. Berdasarkan hasil penelitian maka saran yang dapat diajukan untuk penelitian ini adalah pada saat pembelajaran membaca permulaan, sebagai seorang guru diharapkan bisa mempertimbangkan metode dan juga penggunaan media pembelajaran yang lebih bervariasi sesuai dengan minat siswa khususnya yang mengalami kesulitan belajar membaca permulaan