Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PACINDA BERBASIS ADOBE ANIMATE PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM SISWA KELAS IV

    No full text
    Media dibutuhkan seorang guru untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Media dapat memudahkan guru dan siswa dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran pembelajaran pacinda berbasis adobe animate pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam siswa kelas iv SDN Brumbungan Semarang. Metode penelitian menggunakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Pacinda berbasis adobe animate layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran setelah dilakukan validasi ahli media dan ahli materi. Hasil uji coba lapangan juga menunjukan bahwa media pacinda berbasis adobe animate layak digunakan untuk pembelajara

    IMPLEMENTASI LAGU BANGUN DATAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI JAPELEDOK

    No full text
    Latar Belakang yang mendorong penelitian ini adalah pelajaran matematika merupakan pelajaran yang paling sulit di banding pelajaran yang lain, siswa juga masih kesulitan saat menghafal rumus bangun ruang, hal tersebut dikarenakan saat proses belajar mengajar guru masih menggunakan metode ceramah dan penggunaan media yang terbatas yaitu menggunakan kertas yang dipotong menjadi bentuk bangun datar, sehingga membuat peserta didik merasa jenuh dan bosan saat pembelajaran berlangsung. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan lagu bangun datar pada pelajaran matematika untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri Japeledok?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan apakah Penggunaan Lagu Bangun datar Pada Mata Pelajaran Matematika dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Japeledok. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Japeledok tahun pelajaran 2024/2025. Sampel yang diambil adalah 11 siswa kelas V SD Negeri Japeledok tahun pelajaran 2024/2025. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan supaya siswa lebih bersemangat dalam pembelajaran sehingga materi yang disampaikan guru tersampaikan dengan tepat

    ANALISIS KREATIVITAS DALAM PEMBUATAN KARYA KOLASE SISWA KELAS 2 SDN 2 BOTOMULYO KENDAL

    No full text
    Latar belakang yang mendasari penelitian ini adalah kurangnya kreativitas dalam pembuatan karya kolase siswa kelas 2 SDN 2 Botomulyo Kendal. Berdasarkan wawancara kepada Wali Kelas 2, untuk tingkat kreativitas siswa ketika pembelajaran berlangsung terutama pada mata pelajaran SBdP belum berkembang secara optimal. Bahkan siswa hanya mengikuti saran dari guru. Dari permasalahan tersebut peneliti merasa sangat perlu untuk mengadakan perbaikan dari kegiatan kolase sebelumnya, peneliti memilih untuk menggunakan bahan yang lain seperti daun kering. Agar peserta didik merasa tertarik dan senang dalam kegiatan kolase. Dengan menggunakan bahan tersebut siswa dapat mengenal manfaat daun kering dapat dijadikan bahan untuk menempel kolase. Tujuan dari penelitian untuk mendeskripsikan kreativitas dalam pembuatan karya kolase siswa kelas 2 SD N 2 Botomulyo Kendal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitaatif. Pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian kreativitas karya kolase yang dibuat dari daun kering yaitu daun nangka dan daun sirih. Karya kolase terdapat berbagai macam pola gambar hewan, yaitu gambar bebek, gajah, ayam, burung, katak, kelinci dan lebah. Berdasarkan hasil kreativitas tersebut sudah banyak siswa yang mampu berkarya kolase dengan rapi dan baik, tetapi masih ada beberapa siswa yang belum bisa memenuhi ketuntasan dalam mengembangkan kreativitas dalam berkarya kolase

    ANALISIS PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI SD N PALEBON 01 KOTA SEMARANG

    No full text
    Penerapan Kurikulum Merdeka di SD N Palebon 01 Kota Semarang bertujuan untuk memberikan fleksibilitas dan diferensiasi dalam pembelajaran siswa.Kurikulum ini menuntut guru untuk mampu menyesuaikan strategi pengajaran sesuai kebutuhan masing-masing siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti adaptasi terhadap modul ajar dan pelaksanaan pembelajaran yang optimal. Penelitian ini berfokus pada implementasi kurikulum di kelas IV dan V, dengan tujuan menganalisis proses pembelajaran, evaluasi, pembelajaran berdiferensiasi, modul ajar, serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka telah berlangsung meskipun menghadapi kendala, terutama dalam penyesuaian metode pengajaran dengan kebutuhan siswa. Kegiatan pembelajaran terdiri dari pendahuluan, inti, dan penutup, di mana terdapat perbedaan dalam penggunaan media; kelas IV lebih mengandalkan papan tulis, sedangkan kelas V menggunakan proyektor. Meskipun langkah-langkah penutup serupa, siswa di kedua kelas cenderung kurang aktif dalam merumuskan kesimpulan. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai tantangan yang dihadapi dalam penerapan kurikulum yang menuntut adaptasi dari guru

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS IV

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD Negeri 1 Sonokulon Todanan Blora serta mengukur pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mereka. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas, menguraikan pembelajaran, dan menangkap inti dari pelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada satu kelompok subjek dengan pengukuran sebelum dan sesudah penerapan model Discovery Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan model Discovery Learning, rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa adalah 55,28, sementara setelah penerapan model ini, rata-rata meningkat menjadi 81,25. Analisis statistik menunjukkan bahwa model Discovery Learning memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 dan t-hitung 21,736, yang lebih besar dari t-tabel 1,69913. Berdasarkan perhitungan N-Gain, 53,3% siswa mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis yang tinggi, 46,7% mengalami peningkatan sedang, dan tidak ada siswa yang mengalami peningkatan rendah. Hasil ini menunjukkan efektivitas model Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa

    Critical learning method in writing class: What do learners think about it?

    No full text
    The change of paradigm from "teaching" to "learning': facilitated with critical learning method (CLM) is able to create more meaningful learning environment and experience for university students. However, there might be rejections from teachers, students, or administrators. The current research focuses on students' problems, especially those who joined Writing II class at the English Department of Hasanuddin University. This study was conducted as action research. Two CLM lesson plans were developed and applied in the writing class, and the class interactions were videotaped. The videos were shown to respondents at the end of the semester. Respondents' perceptions were investigated by using free writing and interview techniques. The results revealed that the respondents had positive perception about CLM. However, lecturers need to consider the different levels of learners' proficiency, and to provide relevant reading assignments prior to each session of writing activities

    Enhancing EFL students' speaking through film interpretation

    No full text
    One of the words that invited huge public interest in 2009 is "Illuminati''. This word appeared many times along the film entitled Angels and Demons (a thriller film directed by Ron Howard). It suggested us that there is a name given to a secret-society from enlightenment-era both real and fictitious. A film can contribute many advantages for people at all ages. One of the most influential benefits we can learn from film is from the moral message delivered through the story. The other crucial things from film that can be grasped is about the language especially when it is delivered in English language. This paper would like to serve how to foster students' speaking through film interpretation. Reading film is all about interpreting the content of the film. EFL Students can generate their critical thinking of worldwide view by interpreting film through some aspects. Along the explanation they will also develop their English skills especially for their vocabularies. This research is gaining how the third years students in Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Pontianak develop their vocabularies from film interpretation. Firstly, students are asked to choose the film they discussed. Then, they will watch the film many times and understanding the contents clearly. Next, they will learn some aspects of film chosen for discussion and improving their critical thinking through the issue inside the film and delivering all ideas in front. The processes began by determining students into two groups, the first group would be fully controlled and the others would be freely interpreted the film in gaining the new vocabularies. Finally, students with fully controlled grasping more vocabularies through their English speaking

    Effectiveness Project Based Learning Through Making English Video Project to Improve Speaking Ability and Creativity

    No full text
    Learning English as foreign language (EFL) is not easy. This paper explores the potential of Project Based Learning (PjBL) to make English video as a pedagogical strategy to enhance students' speaking ability and creativity to support 21-st century skill. The digital nature of video creation necessitates digital literacy, as students learn to use various tools and technologies effectively. The purpose of this study is to examine effectiveness Project Based Learning (PjBL) by making English video project to improve speaking ability and creativity. The researcher took sample of 8th grade students by choosing one class of the highest-grade average from the others. The sample contains of 35 students. This study conducts quantitative method to find effectiveness of implementing Project Based Learning (PjBL) to make English video project and examine how it gives effect to improve students’ speaking ability and creativity. This study used questionnaires, observation, project assessment and speaking pretest posttest to collect the data. Questionnaires were used for collecting data of speaking and development 21-st century skills. Observation was focused on students’ involvement in the learning process. Project assessment was to measure students’ creativity in making English video project. Additionally, speaking tests were used to examine the effectiveness of PjBL in making English video project to improve speaking ability. The result of study presented the effect of process of Project Based Learning (PjBL) to improve students’ speaking ability and creativity through English video

    Is online reading as effective and meaningful as offline reading?

    No full text
    This paper aims to examine whether an online reading class is as effective and meaningful as an offline one. Participants were 46 first-year students taking an English for Psychology subject. Quantitative data collection and analyses were employed. The quantitative data were derived from the analysis of their pre-test and post-test results, as well as open-ended questionnaires. Online reading class provides students with extensive opportunities and a distraction from learning. It also requires computer access, an internet connection, and good electronic literacy. Offline reading class, in comparison, requires students to focus merely on the ongoing classroom activity and offer direct face-to-face interaction with peers and the teacher. The results of the pre-test and post-test indicate an increase score of 1.3 % for students joining the online reading class and 18.7 % for students joining the offline reading class. It means that both offline and online reading classes offer similar opportunities to succeed

    Bridging Epistemology, SLA, and Cultural Content in BIPA Enhancing Indonesian Language Learning for Foreign Speakers

    No full text
    This study investigates the epistemological foundations and Second Language Acquisition (SLA) principles underpinning the teaching and learning of Indonesian for foreign speakers (BIPA). Using a systematic literature review (SLR) approach, this research analyzed 16 studies on BIPA instructions published between 2020 and 2024 involving the identification of inclusion and exclusion criteria relevance to epistemology, SLA theories, and BIPA teaching. The methodology approach followed SLR guidelines by Evans Pearson (2001) including database searching employing Scopus or Google Scholar, and critically evaluated the chosen studies. To be in line with the theoretical frameworks and practical teaching strategies, data extraction placed a focus on epistemological methods and SLA issues. The results indicate that BIPA instructions in the selected articles align with the epistemology methods of empiricism, rationalism, constructivism, pragmatism, and hermeneutic, supporting SLA principles, such as language environment, comprehensible input, the roles of the first or second language, internal processing, and individual learner differences. Crucially, the study showed the other significant aspect that mostly in the selected articles yielded the importance of including Indonesian cultures in the teaching and learning BIPA process. This study improves BIPA instruction field by highlighting cultural literacy as fundamental in BIPA teaching and suggests its involvement as a learning strategy for language acquisition

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇