Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Pengelolaan Koleksi dan Pelatihan Manajemen Perpustakaan bagi Guru di Sekolah Luar Biasa ABD Negeri Kedungkandang Kota Malang

    No full text
    Sekolah luar biasa ABD Negeri Kedungkandang Kota Malang belum mempunyai perpustakaan yang dikelola berdasarkan standarisasi sehingga hal tersebut juga berdampak pada tata kelola koleksi di dalamnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu pihak sekolah dalam tata kelola koleksi perpustakaan sekaligus memberikan sosialisasi kepada guru tentang prosedur manajemen perpustakaan untuk sekolah luar biasa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan model project-based participation yang dipilih untuk membantu pengelola perpustakaan dalam tata kelola koleksi. Metode kedua yang digunakan adalah sosialisasi yang berfokus pada diseminasi pengetahuan bagi guru tentang manajemen perpustakaan, dan metode ketiga yaitu pelatihan bagi pengelola perpustakaan dalam mengoperasionalkan sistem otomasi perpustakaan yang dirancang oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terbadi dalam dua kategori yaitu luaran bagi mitra dimana pengelola perpustakaan memperoleh simulasi dari tata kelola koleksi yang dapat dilanjutkan pengerjaannya oleh pihak pengelola perpustakaan. Guru juga memperoleh wawasan tentang manajemen perpustakaan, dan tim pengabdian juga memberikan donasi berupa koleksi Al-Quran Braille yang dapat digunakan sebagai pendukung pembelajaran siswa. Luaran bagi tim pengabdian yaitu dokumentasi berupa video kompilasi yang diunggah pada channel youtube Universitas. Luaran lain berupa publikasi di portal berita online, dan publikasi artikel di jurnal pengabdian masyarakat. Hasil yang diperoleh dari pengabdian kepada masyarakat berupa pembelajaran dan pengalaman bekerja bagi mahasiswa yang menjadi bagian dari tim, selain itu ada proses penjajakan kerjasama yang sampai saat ini masih didalami oleh pihak sekolah

    Physical Therapy Training Assistance for Inclusion Groups of Persons with Disabilities in Ngawonggo Village, Malang Regency

    No full text
    Inclusive design provides space for minorities, namely people with disabilities, to have equal rights and obligations, equal dignity and status, and have the same role and position in the life of the village community. The Ngawonggo Village Government, Malang Regency, has sought legal protection for people with disabilities by establishing Village Regulation Number 2 of 2023 concerning the Establishment of Village Disability Inclusion Groups. However, based on the situational analysis, there are still problems in the implementation of Village Regulation Number 2 of 2023 concerning the Establishment of Village Disability Inclusion Groups, especially the non-optimal implementation of the duties and functions of the inclusion group concerning physical therapy training. As a result, it slows down the achievement of independence for people with disabilities and their families. Therefore, the purpose of this community service is to optimize the realization of the duties and functions of the inclusion group as an effort to accelerate independence for people with disabilities through physical therapy training

    Pelatihan Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi Guru MGMP Bahasa Inggris SMP Kota Semarang

    No full text
    Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan guru MGMP Bahasa Inggris SMP Kota Semarang dalam mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan secara luring dengan pendekatan interaktif dan praktik langsung, mencakup pengenalan konsep dasar AI, penggunaan aplikasi seperti ChatGPT, Replika, dan teknologi AR/VR, serta penyusunan rencana implementasi pembelajaran berbasis AI. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep AI serta keterampilan dalam menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung pembelajaran bahasa Inggris yang lebih inovatif dan efektif. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan aktif dalam diskusi serta praktik. Meskipun demikian, pelatihan juga mengungkapkan adanya kebutuhan akan pendampingan lanjutan dan dukungan infrastruktur. Untuk menjaga keberlanjutan dampak pelatihan, disarankan pembentukan komunitas guru AI dan penguatan kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi

    Pengembangan dan Implementasi Virtual Tour Objek Wisata Kura-Kura Beach Kota Singkawang

    No full text
    Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara kita menikmati dan mengapresiasi fotografi dan pariwisata. Salah satu inovasi terkini adalah teknologi Virtual Reality (VR) 360°, yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi destinasi wisata tanpa perlu melakukan perjalanan fisik. Kura-Kura Beach, yang terletak di Desa Karimunting dekat Kota Singkawang, menawarkan keindahan pantai dan fasilitas yang lengkap. Meskipun memiliki potensi besar, hasil survei menunjukkan bahwa promosi Kura-Kura Beach masih kurang efektif, terutama dalam hal informasi visual yang komprehensif. Calon pengunjung merasa tidak yakin untuk berkunjung karena kurangnya gambaran yang jelas mengenai pengalaman di pantai tersebut. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Sistem Informasi Universitas Tanjungpura mengusulkan pengembangan Sistem Informasi Virtual Tour berbasis web. Aplikasi ini memanfaatkan teknologi VR 360° untuk memberikan visualisasi yang lebih mendalam dan menarik tentang Kura-Kura Beach, sehingga dapat meningkatkan promosi destinasi tersebut. Kegiatan PKM ini meliputi koordinasi dengan pihak terkait, pembuatan dan pengujian sistem Virtual Tour, serta sosialisasi dan pelatihan kepada pengelola pantai dan masyarakat. Evaluasi hasil menunjukkan respon positif terhadap aplikasi Virtual Tour, dengan mayoritas pengguna dan pengelola setuju bahwa sistem ini efektif dalam meningkatkan promosi pantai dan memperbaiki visualisasi destinasi wisata

    Transformasi Limbah Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat: Solusi Ekonomi Kreatif bagi Warga Pantai Lamaru Balikpapan

    No full text
    Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata, termasuk masyarakat pesisir Lamaru yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas wisata. Sebagai upaya pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan potensi lokal, yakni sabut kelapa, menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, penulis melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat RT 19 Kelurahan Lamaru Kota Balikpapan mengenai pembuatan cocopeat dari limbah sabut kelapa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, menciptakan peluang usaha baru, serta mengurangi limbah organik. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap berkebun di masa pandemi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan masyarakat dalam memproduksi cocopeat berkualitas, serta terbentuknya kelompok usaha kecil menengah yang mampu memasarkan produknya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah organik dan pemanfaatan sumber daya lokal. Berdasarkan rekapitulasi hasil kuesioner pemahaman materi dan kuesioner kepuasan, didapatkan data bahwa tingkat pemahaman peserta di atas 70% dimana sebagian besar antusias pada materi yang disampaikan

    Pemberdayaan Masyarakat melalui Eduecowisata: Sosialisasi Agrowisata Berbasis Kopi dari Pertanian hingga Penyajian Desa Gunungsari Kabupaten Pati

    No full text
    Desa Gunungsari, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memiliki potensi pertanian yang besar melalui komoditas kopi yang ditanam dengan sistem agroforestri bersama tanaman manggis, sehingga berpeluang dikembangkan menjadi eduecowisata berbasis pertanian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan kopi melalui survei lapangan, penyuluhan, diskusi interaktif, serta praktik pembuatan kompos dari limbah kulit kopi dan pengembangan kemasan produk. Hasil survei menunjukkan bahwa kopi Gunungsari memiliki cita rasa khas dan kualitas tinggi, namun masih terkendala dalam standarisasi kemasan dan strategi pemasaran. Pelatihan yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan peserta terkait teknik budidaya ramah lingkungan, pemanfaatan limbah organik sebagai kompos, branding produk, dan pemanfaatan pemasaran digital. Evaluasi pre-test dan post-test memperlihatkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep eduecowisata serta keterampilan pengolahan kopi, yang tercermin dari antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat meskipun terdapat keterbatasan akses teknologi dan sumber daya. Kegiatan ini menegaskan bahwa masyarakat Desa Gunungsari tidak hanya berperan sebagai produsen kopi, tetapi juga dapat mengelola potensi desa secara berkelanjutan melalui eduecowisata yang berdaya saing. Dengan demikian, eduecowisata kopi berpotensi meningkatkan ekonomi lokal, memperluas lapangan kerja, serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan, dengan catatan diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan, inovasi pemasaran, dan dukungan infrastruktur agar potensi ini dapat dikembangkan secara optimal

    Pelatihan Sabun Herbal Berbasis Green Chemistry sebagai Solusi Efektif dan Ekonomis bagi Kejenuhan Pasca Pensiun Kelompok Lansia di Tomohon Selatan

    No full text
    Program Pengabdian Kepada Masyarakat “Pelatihan Sabun Herbal Berbasis Green Chemistry Bagi Kelompok Lansia di Tomohon Selatan” bertujuan meningkatkan aktivitas fisik dan emosional lansia di Lansot, serta menjadi solusi usaha ekonomis dan kontribusi kesehatan global. Studi pendahuluan menunjukkan kejenuhan tinggi (76%) di antara lansia pasca pensiun, dengan satu-satunya kegiatan rutin adalah ibadah mingguan di gereja. Program ini memanfaatkan minyak kelapa hasil olahan masyarakat setempat dan tanaman bangun-bangun (Coleus amboinicus L.) yang melimpah di daerah tersebut untuk pelatihan pembuatan sabun herbal selama delapan minggu. Produk sabun herbal cair yang dihasilkan bebas dari Sodium Lauryl Sulfate (SLS), aman untuk segala usia, dan menggunakan bahan alami sebagai pewarna dan pewangi. Pelatihan dilakukan dua kali seminggu dengan produksi dan pengemasan oleh kelompok lansia. Monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan emosi positif peserta sebanyak 86% dan perubahan lansia yang non-produktif menjadi produktif secara ekonomi. Keberlanjutan program mencakup produksi sabun herbal sebagai UMKM reguler dengan dukungan promosi dari kelurahan dan bantuan tenaga kerja dari remaja gereja. Program ini juga meningkatkan kesadaran konsumen mengenai manfaat sabun herbal berbasis green chemistry. Tantangan berupa kurangnya tenaga kerja berhasil diatasi, dan program ini memberikan dampak positif bagi kesehatan pengguna dan lingkungan, meningkatkan aktivitas fisik, kebahagiaan hidup, dan penghasilan ekonomi lansia melalui kolaborasi dengan remaja gereja dan pihak Kelurahan Lansot

    Meningkatkan Daya Saing UMKM: Pendampingan Sertifikasi Halal dan Pelatihan Pengemasan Produk di Desa Domas

    No full text
    Seiring meningkatnya jumlah usaha mikro dan kecil di kawasan olahan pangan Desa Domas, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, muncul tantangan baru bagi para pelaku usaha, khususnya pengemasan produk dan sertifikasi halal. Produk unggulan seperti nasi samin, sate bandeng, ikan asin, keripik bontot, dan keripik tike masih dikemas secara tradisional dan belum tersertifikasi halal. Hal ini penting segera diatasi karena pengemasan yang baik dan sertifikasi halal menjadi persyaratan utama industri makanan untuk meningkatkan daya saing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan sertifikasi halal serta pengemasan produk menggunakan teknologi tepat guna. Tujuan khususnya adalah meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya kemasan yang baik dan praktik pengemasan yang sesuai standar, serta mendampingi mereka dalam pengurusan sertifikasi halal agar nilai jual produk meningkat. Program pengembangan masyarakat ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) untuk memberikan edukasi, memecahkan masalah, dan memenuhi kebutuhan praktis masyarakat melalui integrasi pengetahuan dan perubahan sosial. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi pentingnya pengemasan dan sertifikasi halal, bimbingan teknis proses sertifikasi halal, pelatihan teknik pengemasan produk, serta pendampingan langsung selama proses sertifikasi. Hasil kegiatan menunjukkan para pelaku usaha memperoleh pemahaman dan keterampilan baru, serta difasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi halal dan penerapan sistem jaminan halal sesuai UU Jaminan Produk Halal, sehingga meningkatkan kualitas dan daya saing produk unggulan Desa Domas

    Potret kemampuan penalaran spasial serta persepsi siswa sekolah menengah pertama terhadap geometri dan matematika

    No full text
    Geometry is a field of mathematical study closely related to spatial reasoning and its many uses in everyday life. The purpose of this study was to photograph the spatial reasoning ability of junior high school students in doing spatial tasks from a gender perspective and their perceptions of the geometry material and mathematics. A qualitative approach was chosen to describe the research findings. One hundred two junior high school students in Sleman Yogyakarta participated in spatial reasoning tests, interviews, and questionnaires. Data analysis uses data reduction, data presentation, and verification stages. The results showed that the average student's spatial reasoning ability was still low, 42.09. Most students mastered spatial tasks in spatial orientation, while the students' mastery of spatial reasoning was the weakest in the element of spatial visualization. From a gender perspective, male students showed superior spatial reasoning abilities than female students. Students perceive mathematics and geometry as complex materials, but they are essential to learning because of their many benefits in everyday life

    TINGKAT PHYSICAL LITERACY (LITERASI FISIK) ANAK KEBUTUHAN KHUSUS DI KOTA SEMARANG

    No full text
    Pendidikan inklusif di Indonesia menghadapi berbagai tantangan ,salah satunya adalah minimnya akses pendidikan bagi Anak kebutuhan khusus .Hal ini berakibat pada rendahnya Tingkat literasi fisik pada anak kebutuhan khusus (ABK) . Literasi fisik merupakan kemampuan individu untuk bergerak secara efisien dan efektif dalam berbagai aktivitas fisik Tujuan dari penelitian tersebut untuk mnegidentifikasi tingkat literasi fisik yang dimiliki ABK di semarang, mengidentifikasi kendala yang dihadapi sekolah menumbuhkan literasi fisik pada ABK, Dan menganalisis strategi untuk mengatasi kendala dalam implementasi Gerakan literasi fisik di sekolah dalam Pendidikan inklusif. Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan metode pengumpulan data secara random sampling. melalui intrumen berupa koesioner (play tools,play fun,dan play inventory ) untuk mengukur Tingkat literasi fisik ABK dan menggunakan wawancara terhadap responden untuk informasi mendalam tentang kendala dan strategi dalam implementasi Gerakan literasi fisik.Hasil penelitian terkait pyhsical literacy anak kebutuhan khusus di kota semarang menunjukan bahwa Tingkat literasi fisik ABK di Semarang tergolong katagori sedang pada Tingkat SD 33(40%),SMP Sedang 37(29%),dan SMA Rendah 10(50%) pada tes play self, Tingkat literasi fisik ABK di semarang tergolong sedang pada katagori SD 28(34%), SMP 56(44%), dan SMA sedang 9(45%) pada tes paly tools , dan berdasarkan tes inventory pengetahuan dan pemahaman ABK tentang literasi jasmani masih perlu dikembangkan. Sekolah menghadapi berbagai kendala menumbuhkan literasi fisik pada ABK Seperti kurangnya sumber daya manusia,infrastruktur yang tidak memadai , dan kurangnya dukungan orang tua dan Masyarakat

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇