Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN REWARD AND PUNISHMENT TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLA VOLI DI SD NEGERI MEDANI 1 KABUPATEN PATI

    No full text
    ABSTRAKPendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan siswa meliputi perlengkapan bola voli. Salah satu teknik dasar permainan ini adalah transmisi.Untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing diperlukan metode pembelajaran yang efektif, termasuk penggunaan reward dan punishment. Dalam proses belajar mengajar, metode ini diterapkan pendidik untuk memotivasi siswa, meningkatkan minat belajar, dan menciptakan suasana bahagia. Menerapkan reward dan punishment untuk meningkatkan hasil belajar permainan bola voli. Mengeksplorasi pengaruh reward dan punishment terhadap hasil belajar teknik downdown. Instrumen yang digunakan meliputi tes pengetahuan, tes sikap, dan tes hasil belajar.Teknik analisis yang digunakan meliputi perhitungan mean, standar deviasi, varians serta uji ANOVA, uji t dan persentase. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa yang menerapkan model reward and punishment adalah 76,27, sedangkan nilai rata-rata siswa yang belajar dengan metode konvensional, tanpa imbalan atau penalti, adalah 66,73. Hal ini membuktikan bahwa penerapan reward dan punishment mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar teknik passing dalam permainan bola voli.

    Pengaruh Game Estafet Running Antar Base Dan Fartlek Terhadap Kemampuan VO2max Tim Softball Putra Semarang

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi atlet softball putra Kota Semarang yang mempunyai kemampuan VO2max yang masih rendah, serta masih kurangnya variasi dan metode latihan untuk meningkatkan kemampuan VO2max. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan VO2max menggunakan metode latihan game estafet running antar base dan fartlek. Penelitian ini dilaksanakan memakai pendekatan kuantitatif dengan model penelitian two group design pretest-posttest. Untuk teknik pengumpulan data yang akan dipakai meliputi: 1) metode pengujian (program pelatihan). Uji persyaratan data yakni memakai validitas serta reabilitas. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui beberapa yakni uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis. Kemudian hasil dari kedua kelompok maka dapat dijelaskan bahwa mean atau rata-rata kemampuan VO2max pada tim softball putra Kota Semarang. Setelah diberi perlakuan atau treatment game estafet running antar base mengalami peningkatan dari pretest yakni 15,91 menjadi posttest yakni 16,81, sedangkan untuk hasil mean atau rata-rata kelompok fartlek dari pretest sebesar 15.76 menjadi posttest sebesar16,86. Berdasarkan hasil tersebut dapat dilihat hasil peningkatan kelompok game estafet running antar base dari pretest ke posttest sebesar 5,6 % sedangkan pada kelompok fartlek peningkatan dari hasil pretest dan posttest sebesar 6,9 %. Maka dari itu kelompok fartlek terhadap peningkatan kemampuan VO2max pada tim softball putra Kota Semarang lebih signifikan dibandingan dengan kelompok game estafet running antar base

    Analisis Kemampuan Berpikir Komputasional Matematis dalam Menyelesaikan Soal HOTS ditinjau dari Dominasi Otak

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir komputasional matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) materi Teorema Pythagoras ditinjau dari dominasi otak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Tasikmalaya dengan subjek 4 siswa kelas VIII G yang terdiri dari 2 siswa dominasi otak kiri dan 2 siswa dominasi otak kanan. Teknik pengumpulan data meliputi tes dominasi otak berdasarkan penelitian Tendero (2000), tes kemampuan berpikir komputasional matematis berupa soal uraian HOTS level C4 dan C5, serta wawancara tidak terstruktur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan indikator dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan dominasi otak kiri cenderung menggunakan pendekatan sistematis, analitis, dan terstruktur dengan fokus pada ketepatan detail dan penalaran logis, sedangkan siswa dengan dominasi otak kanan menunjukkan pendekatan holistik, visual, dan intuitif dengan kemampuan memahami gambaran besar masalah dan memanfaatkan representasi visual. Meskipun kedua kelompok mampu mencapai hasil yang sama, perbedaan gaya kognitif ini menunjukkan bahwa dominasi otak berpengaruh signifikan terhadap cara siswa memproses dan menyajikan solusi dalam pemecahan masalah matematis kompleks

    Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Materi Transformasi Geometri ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa

    No full text
    Komunikasi matematis adalah proses penyampaian gagasan, konsep, dan hasil matematika secara efektif dan jelas kepada orang lain melalui berbagai cara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan siswa SMA dalam komunikasi matematis saat menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar dengan menggunakan kedua gaya kognitif field dependent dan field independent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen utama peneliti dan instrumen bantu seperti tes GEFT, angket transformasi geometri, wawancara untuk mengevaluasi kemampuan siswa dalam komunikasi matematis, dan dokumentasi. Karena penelitian ini berlangsung dua kali, datanya menggunakan triangulasi tenik untuk memastikan keabsahan. Pengumpulan, pengurangan, penyampaian, dan penarikan kesimpulan adalah semua bagian dari analisis data. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek penelitian ini. Empat siswa di kelas XI-1 SMA Negeri 3 Rembang di Rembang adalah subjek penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif Field Dependent tidak dapat memenuhi semua kriteria kemampuan komunikasi matematis. Siswa dengan gaya kognitif Field Independent, di sisi lain, dapat memenuhi semua kriteria

    PENERAPAN ALGORITMA BFS DALAM SISTEM REKOMENDASI TEMAN BERDASARKAN KEDEKATAN PADA JEJARING SOSIAL

    No full text
    Perkembangan teknologi dan jejaring sosial memungkinkan pengguna terhubung luas melalui platform digital seperti Facebook dan Instagram. Salah satu fitur penting adalah sistem rekomendasi teman, yang membantu memperluas jaringan sosial secara efektif. Penelitian ini menerapkan algoritma Breadth-First Search (BFS) untuk membangun sistem rekomendasi teman berdasarkan kedekatan hubungan sosial. Jejaring sosial dimodelkan sebagai graf tak berarah, dengan simpul mewakili pengguna dan sisi menunjukkan hubungan pertemanan dua arah. BFS digunakan untuk menelusuri graf mulai dari pengguna aktif, mengidentifikasi teman langsung (level 1) dan teman dari teman (level 2) yang berpotensi direkomendasikan. Implementasi dilakukan menggunakan bahasa Python, dengan struktur data adjacency list, queue, dan set. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan BFS mampu menghasilkan rekomendasi yang relevan secara sosial, efisien untuk jaringan berskala besar, serta mendukung pengalaman pengguna dalam membangun relasi baru. Sistem ini menyoroti pentingnya kedekatan sosial struktural dalam menentukan calon teman potensial

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN JASA PENGIRIMAN DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA PT.DWI MULTI MAKMUR

    No full text
    Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jasa Pengiriman dengan metode Simple Additive Weighting (SAW) Skripsi/Tugas Akhir: Jakarta: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer. Program Studi Informatika: Universitas Indraprasta PGRI.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem yang meningkatkan efisiensi dalam pemilihan jasa pengiriman pada PT Dwi Multi Makmur menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sistem SAW ini dapat memberikan penilaian yang lebih akurat dan objektif berdasarkan kriteria yang relevan, membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan efisien. Dengan sistem ini, efisiensi proses pemilihan jasa pengiriman dapat meningkat, sumber daya yang optimal, dan kesalahan dalam pengambilan keputusan dapat diminimalisir. Secara keseluruhan, penggunaan metode SAW dalam sistem pemilihan jasa pengiriman telah membantu meningkatkan kinerja bagian warehouse PT Dwi Multi Makmur. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting, Pemilihan jasa pengirima

    MEDIA VISUAL INTERAKTIF BERBASIS REALTIME 3D MENGGUNAKAN TOUCHDESIGNER DI UNIVERSITAS PGRI SEMARANG

    No full text
    Penelitian ini membahas pendekatan relasional baru dalam pendidikan tinggi yang mengintegrasikan gambar internal dan eksternal ke dalam proses berpikir dan pembelajaran. Metode ini memanfaatkan keterampilan alami manusia untuk berinteraksi dengan dunia fisik 3D yang memiliki potensi untuk memengaruhi struktur data secara positif. Penelitian ini mengembangkan media visual interaktif berbasis real-time 3D menggunakan TouchDesigner di Universitas PGRI Semarang. Metode yang digunakan adalah research and development yang mencakup tahapan analisis potensi dan masalah, perencanaan penelitian, pengembangan produk, revisi produk, uji coba, validasi, dan diseminasi. TouchDesigner, sebuah perangkat lunak pemrograman visual berbasis node, digunakan untuk memproses dan menghasilkan elemen visual, data, dan audio baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan "sangat layak" oleh ahli, serta "sangat layak" digunakan oleh 15 responden. Kata Kunci: Media Visual Interaktif, Real-Time 3D, TouchDesigner, Research and Developmen

    Pelatihan Kebutuhan Gizi Atlet berdasarkan Periodesasi Latihan pada Pelatih Cabang Olahraga KONI Jakarta Timur

    No full text
    Masalah yang dihadapi mitra saat ini adalah kurangnya pengetahuan pelatih dan atlet mengenai kebutuhan gizi atlet berdasarkan periodesasi latihan. Tujuan dari pelatihan adalah untuk menambah pemahaman pelatih tentang aplikasi kebutuhan gizi pada fase persiapan, pertandingan, dan pemulihan. Pelatihan dilakukan dengan metode presentasi dan diskusi, yang diikuti oleh 55 pelatih di bawah naungan KONI Wilayah Kota Jakarta Timur. Peserta mengikuti pre-test dan post-test dengan mengisi formulir google form yang berisi 10 soal pilihan ganda terkait gizi seimbang, kebutuhan energi, serta kebutuhan gizi pada fase persiapan, pertandingan, dan pemulihan. Rata-rata nilai pre-test peserta adalah 48,35 poin, sedangkan post-test 60,45 poin, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Kesimpulannya, edukasi gizi melalui pelatihan memberikan dampak positif terhadap perubahan pengetahuan pelatih. Selanjutnya, diharapkan intervensi gizi dapat diberikan langsung kepada atlet, bersama dengan pemantauan asupan gizi dan parameter komposisi tubuh agar perubahan tersebut dapat dilihat

    EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK BEHAVIORAL UNTUK MEREDUKSI PERILAKU MEROKOK SISWA DI MAN 2 GROBOGAN

    No full text
    Maraknya perilaku merokok yang menjadi salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2022, prevalensi merokok pada penduduk usia 13-14 tahun ke atas di Indonesia mencapai 34,8%. Penelitian ini berlokasi di MAN 2 Grobogan dengan indikasi perilaku merokok pada siswa di sekolah. Konseling kelompok menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kebiasaan perilaku merokok, dan bimbingan kelompok yang ingin diujikan adalah dengan teknik behavioral dengan perlakuan konseling secara kelompok yang berfokus untuk mengetahui perilaku siswa.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre experimental design dengan desain penelitian One Group Pre-test Post-test. Sampel dalam penelitian berjumlah 10 siswa dengan teknik sampel jenuh.Hasil penelitian dapat dilihat dari hasil yang diperoleh dari perbandingan hasil skor pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh setelah diberikan perlakuan menunjukkan selisih sebesar 31,3. Uji analisis dalam uji hipotesis menggunakan uji paired sample test dan diperoleh hasil signifikansi (2-tailed) untuk Post-test adalah 0,000. Berdasarkan pengambilan keputusuan uji Paired sample test, nilai 0,000 0,05 maka H0: ditolak dan Ha: diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik behavioral efektif untuk menurunkan Perilaku Merokok siswa di MAN 2 Grobogan. Kata kunci: Konseling Kelompok, Teknik Behavioral, Perilaku Meroko

    PERAN KONSELING KELUARGA DALAM MEMBANGUN KETAHANAN KELUARGA

    No full text
    Penelitian ini membahas peran konseling keluarga dalam meningkatkan ketahanan keluarga menghadapi berbagai tantangan, termasuk konflik, kekerasan, dan masalah ekonomi. Konseling keluarga bertujuan memperkuat komunikasi, memfasilitasi penyelesaian konflik, serta mendukung stabilitas emosional dalam keluarga. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa konseling keluarga efektif dalam memperbaiki hubungan antaranggota keluarga, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dan menciptakan lingkungan yang mendukung. Faktor-faktor seperti komunikasi yang baik, stabilisasi emosi, dan kebersamaan keluarga terbukti menjadi kunci dalam membangun ketahanan keluarga yang harmonis dan adaptif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling keluarga dapat menjadi solusi strategis untuk menghadapi masalah rumah tangga dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Katakunci:Komunikasiyangbaik,stabilisasiemosi,dankebersamaankeluarga

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇