Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    A Narrative Review of English Language Learning and Artificial Intelligence

    No full text
    With the introduction of digital technology and artificial intelligence, learning English is changing dramatically. By combining the results of the previous ten years of research, this study—which is being conducted using the narrative review method—aims to fill these gaps by offering a thorough grasp of the present trends, difficulties, and potential future directions in the use of AI to English language learning. The majority of current research is on the effectiveness of certain AI technologies, paying little consideration to the long-term impacts on learners' sociocultural competency, language ability, and retention. Furthermore, the majority of research to far has focused on English as a foreign language, with little attention paid to how AI can facilitate multilingualism or the acquisition of English as a second language in various sociocultural contexts. Studies examining the pedagogical, cultural, and ethical ramifications of widespread AI deployment in language instruction—particularly in non-Western contexts—are also lacking. This study highlights both the exciting promise and the difficulties of integrating GenAI technology, providing insightful information about the changing field of AI use in English learning. Conducting empirical research on the principles in this study is one suggestion for future research

    Conceptual Metaphors in Perfume Product Reviews on the TikTok Online Platform

    No full text
    This study examines the use of conceptual metaphors in perfume product reviews on the TikTok platform, focusing on gender-based representational differences. Using a qualitative descriptive approach, data were collected from six TikTok accounts three male and three female perfume reviewers based on video content published between May and June 2025. The data consist of verbal expressions used to describe fragrance characteristics, performance, and experiential impressions, which were transcribed and analyzed through conceptual metaphor theory and conceptual blending theory. The findings indicate that female reviewers predominantly employ emotional, narrative-driven metaphors that construct imaginative and atmospheric representations of perfumes, emphasizing mood, aesthetics, and sensory imagination. In contrast, male reviewers tend to use metaphors centered on functionality, projection, strength, and situational suitability, frequently drawing on source domains related to physical force, sound, and performance. These patterns demonstrate how metaphor functions as a cognitive mechanism that enables reviewers to conceptualize and communicate abstract olfactory experiences that cannot be directly accessed through digital media, rather than merely serving decorative linguistic purposes. Furthermore, the interaction of sensory, emotional, and cultural domains highlights the role of conceptual blending in generating novel meanings in digital fragrance discourse. The study also reveals that reviewers’ metaphorical choices, evaluative focus, and communicative tone reflect gender identity, indicating a close relationship between metaphor usage and identity performance in online environments. Overall, this study enriches cognitive linguistic research on digital discourse, provides insights into gendered language practices in social media marketing, and deepens our understanding of non-visual sensory product representations on online platforms

    Pengembangan Media Kartu TRIGUNO pada Materi Sudut Istimewa Trigonometri

    No full text
    Sudut Istimewa Trigonometri penting untuk diingat sebagai bekal untuk menyelesaikan masalah yang lebih kompleks, namun kenyataannya banyak peserta didik yang masih tertukar. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media kartu TRIGUNO untuk membantu mengurangi kesulitan belajar dan melatih daya ingat peserta didik. Metode yang digunakan yaitu Research and Development dengan menggunakan model ADDIE. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di lapangan, kuesioner validasi ahli materi dan media untuk menilai kevalidan produk, kuesioner respon peserta didik untuk menilai kepraktisan produk, serta soal tes untuk mengukur efektivitas produk. Instrumen penelitian yang digunakan mencakup pedoman wawancara, lembar validasi ahli materi dan media, serta soal tes kesulitan belajar dan daya ingat. Sumber data dalam penelitian ini yaitu pendidik, peserta didik SMA Negeri 8 Tasikmalaya, dua ahli materi, dan dua ahli media. Analisis data meliputi analisis wawancara, validasi dengan rumus Aiken, analisis kepraktisan berdasarkan persentase respon peserta didik, serta analisis efektivitas berdasarkan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TRIGUNO memperoleh indeks Aiken 0,972 pada validasi materi dan 0,991 pada validasi media dengan kategori “sangat valid”, tingkat kepraktisan 88,4% dengan kategori “sangat praktis”, keefektifan pada aspek membantu mengurangi kesulitan belajar berada pada kategori “cukup efektif” serta aspek melatih daya ingat pada kategori “efektif”. Temuan ini menunjukkan bahwa media kartu TRIGUNO dapat digunakan sebagai suplemen dan variasi dalam pembelajaran matematika dengan cara yang menyenangkan

    Serat Wulangreh Pupuh Durma Sebagai Penguatan Karakter Peserta Didik di Era Modern

    No full text
    This article aims to examine the character values contained in Serat Wulangreh Pupuh Durma, a didactic Javanese literary work authored by Sri Pakubuwono IV, and to explore its relevance for character development among students in the modern era. Using a qualitative descriptive approach and hermeneutic analysis, the study investigates the moral and spiritual messages embedded in the twelve stanzas of the Pupuh Durma macapat poem. The findings reveal that Pupuh Durma embodies noble values such as self-control, personal responsibility, humility, ethical communication, social honesty, and civility. These values are highly relevant in addressing contemporary challenges faced by students, particularly in the digital age, including a lack of self-restraint, cyberbullying, hate speech, and a crisis of cultural identity. Moreover, the values in Pupuh Durma align closely with the six dimensions of the Pancasila Student Profile promoted in Indonesia's Merdeka Curriculum, and can be integrated into character education through local wisdom-based learning, such as regional language instruction, Javanese literature, and project-based character strengthening. Therefore, revitalizing traditional literary works like Pupuh Durma is essential in fostering students with strong character, deep cultural roots, and resilience to navigate modern-day challenges

    Menanamkan Literasi dan Numerasi Sejak Dini melalui Etnomatematika: Suatu Desain Model Pembelajaran Berbasis Budaya

    Full text link
    This research was all about finding a fun and effective new way to help young kids understand literacy and numeracy. We used an ethnomathematics approach, which means we taught math by connecting it to local culture. The study took place on February-June 2025, at TK Nusa Indah in Semarang, where we observed one class of preschool children. We gathered our data by watching them, talking to their teacher, and looking at the things they made.The results were great! The mask-making activity was a huge success. A full 90% of the kids were able to understand and explain geometric shapes (like circles and triangles) and numbers (for example, counting the eyes on their masks) in a creative way. This showed us that when learning is tied to things that are familiar and interesting to them—like their own local culture—abstract ideas become much easier to grasp and feel more meaningful. This approach proves that education can be a bridge between a child’s culture and their cognitive development

    PENGEMBANGAN MEDIA MENKOS (MENGENAL EKOSISTEM) BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP MENGENAL EKOSISTEM KELAS V DI SD NEGERI GEDAWANG 02

    Full text link
    Kurangnya antusias siswa dalam pembelajaran, kurangnya penguasaan materi ekosistem, serta belum digunakannya teknologi pàda pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media Berbasis Android untuk meningkatkan penguasaan konsep mengenal ekosistem pada kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian RD dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implemantion, Evaluation). Hasil penelitian ini yaitu validasi ahli materi sebesar 96% (Validator I) dan 98% (Validator II). Dan hasil validasi ahli media sebesar 92% (Validator I) dan 89% (Validator II), semua validator menyatakan media ini Sangat Layak. Selanjutnya uji reliabilitas, hasil reabilitas ahli materi yaitu 98,96% dan ahli media 98,34%, keduanya bernilai lebih dari 75% dapat dinyatakan Reliable. Hasil angket respon guru mendapatkan presentanse 97%, dan siswa mendapatkan presentanse 99,33%. Pada ìmplementasi media menunjukkan peningkatan dengan hasil pretest 39,9% dan posttest 82,8%. Pretes-posttest meningkat 43,9% dan kenaikan 81%. Hasil analisis N-gain 17 siswa 70 kriteria tinggi, dan 11 siswa 0.30g0,70 kriteria sedang. Berdasarkan analisis uji t dari hasil pretest dan posttest T-hitung 29,57 T-tabel 2,051 (ada perbedaan signifikan). Sehingga dapat disimpulkan media MENKOS (Mengenal Ekosistem) dikatakan Valid, Reliable dan Praktis digunakan serta efektif untuk meningkatkan penguasaan konsep mengenal ekosistem dikelas V Sekolah Dasar

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Kotak Dispemar (Diorama Sistem Pernapasan Manusia Berbasis Augmented Reality) Pada Mata Pelajaran Ipas Kelas V Sdn Pedalangan 01 Semarang

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran yang digunakan guru sehingga siswa kurang bersemangat dan mudah lupa pada materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan media pembelajaran kotak dispemar (diorama sistem pernapasan manusia berbasis augmented reality) pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN Pedalangan 01 Semarang. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode Reseach And Development (RD) dengan model ADDIE, melibatkan 27 siswa sebagai subjek penelitian. Teknik analisis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil validasi ahli media memperoleh persentase 96% dan ahli materi 87,3% dengan katagori sangat layak. Respon guru menunjukkan kepraktisan media sebesar 100% dan respon siswa sebesar 93% dengan katagori sangat praktis. Dengan demikian media Kotak Dispemar dinyatakan layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran IPAS khususnya materi sistem pernapasan manusia

    ANALISIS DAMPAK TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK DI KALANGAN MAHASISWA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak teknologi Artificial Intelligence (AI) terhadap prokrastinasi akademik di kalangan mahasiswa pada era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 116 mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman yang telah menggunakan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) (X1), persepsi dampak Artificial Intelligence (AI) (X2), dan tantangan serta peluang Artificial Intelligence (AI) di masa depan (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik (Y). Nilai R² sebesar 0,175 menunjukkan bahwa 17,5% variasi perilaku prokrastinasi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketergantungan mahasiswa terhadap Artificial Intelligence (AI), semakin tinggi pula kecenderungan menunda penyelesaian tugas. Temuan ini menegaskan bahwa Artificial Intelligence memiliki dampak ganda yaitu mampu meningkatkan efisiensi belajar, tetapi juga menurunkan regulasi diri dan motivasi intrinsik. Oleh karena itu, peningkatan literasi Artificial Intelligence, penguatan etika akademik, serta desain pembelajaran yang berorientasi pada proses sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak negatif Artificial Intelligence terhadap perilaku prokrastinasi akademik mahasiswa.Kata Kunci: Artificial Intelligence (AI), prokrastinasi akademik, mahasiswa, Society 5.

    STRATEGI BRANDING WISATA BERBASIS PELESTARIAN BUDAYA TRADISIONAL DESA PENGLIPURAN MELALUI PRODUK LOLOH CEMCEM

    No full text
    Tujuan utama dari studi ini adalah untuk menilai efektivitas kemampuan Loloh Cemcem sebagai alat branding wisata yang berbasis pelestarian budaya lokal Desa Penglipuran. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analisis dimana data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data wawancara mendalam pada dua unsur, yaitu Pimpinan Desa Adat Penglipuran dan penjual minuman tradisional Loloh Cemcem serta literatur lainnya. Temuan dari penelitian mengindikasi bahwa Loloh Cemcem telah berubah menjadi minuman khas dari identitas budaya Desa Penglipuran. Hal ini dapat dilihat dari adanya produk Loloh Cemcem disetiap warung rumah warga. Partisipasi setiap rumah tangga dalam produksi dan pemasaran Loloh Cemcem menunjukkan model pemberdayaan ekonomi yang bersifat inklusif dan berkelanjutan. Model "Branding Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Budaya dan Komunitas" muncul sebagai pendekatan yang menyatukan pelestarian budaya dengan pengembangan ekonomi masyarakat melalui produk lokal. Kata Kunci: Strategi Branding, Pelestarian Budaya, Desa Penglipuran, Loloh Cemce

    PENGARUH WORKLIFE BALANCE DAN REWARD TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN EMPLOYEE RETENTION SEBAGAI VARIABLE MEDIASI (STUDI KARYAWAN GENERASI MILENIAL DAN Z DI BANK BRI KANTOR CABANG PATTIMURA SEMARANG)

    No full text
    Karyawan merupakan aset penting bagi Bank BRI Kantor Cabang Pattimura Semarang, dan tingginya niat keluar (Turnover Intention) dapat mengganggu stabilitas dan kinerja organisasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh Work-life Balance dan Reward terhadap Turnover Intention, dengan Employee Retention sebagai variabel mediasi pada karyawan generasi Milenial dan Z. Metode kuantitatif digunakan dengan sampel 102 karyawan. Data dari kuesioner dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares dengan SmartPLS. Hasilnya menunjukkan Work-life Balance tidak berpengaruh signifikan langsung terhadap Turnover Intention, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Retention. Sebaliknya, Reward berpengaruh negatif signifikan terhadap Turnover Intention dan berpengaruh positif signifikan terhadap Employee Retention. Employee Retention sendiri berpengaruh negatif signifikan terhadap Turnover Intention. Temuan kunci mengungkap Employee Retention berperan sebagai mediasi penuh dalam hubungan Work-life Balance dan Turnover Intention, serta sebagai mediasi parsial dalam hubungan Reward dan Turnover Intention. Implikasi utama dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk mengurangi niat keluar karyawan generasi Milenial dan Z, manajemen tidak hanya perlu menyediakan reward yang kompetitif, tetapi juga harus membangun strategi retensi karyawan yang kuat. Strategi tersebut harus mampu menjembatani manfaat program keseimbangan kerja-hidup menjadi komitmen karyawan untuk bertahan di organisasi.Kata Kunci: Work-life Balance, Reward, Employee Retention, Turnover Intention, karyawan generasi milenial dan Z

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇