Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK MAKER PADA MATERI DASAR DASAR KOMPUTER DAN JARINGAN KELAS X TKJ DI SMK

    No full text
    Implementasi kurikulum merdeka dalam proses pembelajaran, guru harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi secara aktif, kreatif, dan inovatif, serta memiliki keterampilan yang diperlukan untuk berperan sebagai penggerak perubahan di lingkungan pendidikan mereka. Salah satu masalah yang sering dihadapi dalam proses pembelajaran dasar-dasar TKJT dan alat ukur adalah bahwa siswa tidak tertarik atau tidak tertarik untuk belajar. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dibuat E-Modul, atau modul elektronik, yang akan meningkatkan minat dan keinginan siswa untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan produk media pembelajaran e-modul berbasis FlipBook Maker dan untuk mengetahui bagaimana siswa di kelas X merespons media pembelajaran e-modul berbasis FlipBook Maker. Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Studi ini dilakukan di SMK Arrohmaniyah Pamotan di Kota Rembang, dengan responden terdiri dari 30 siswa kelas X. Proses pengolahan data dimulai dengan validasi ahli media, materi, dan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul Dasar-dasar TKJT dan Alat Ukur sangat layak digunakan dan meningkatkan minat dan keinginan siswa untuk belajar

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENGENALAN TOKOH PAHLAWAN NASIONAL BERBASIS VIRTUAL REALITY PADA KELAS VI DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini dilaksanakan karena kurangnya ketertarikan dan motivasi peserta didik belajar pada pengenalan tokoh pahlawan nasional dan media yang dipakai tidak menarik itu memakai buku dan LKS. Penelitian ini punya tujuan dalam mengembangkan media pembelajaran pengenalan tokoh pahlawan nasional memakai virtual reality pada kelas VI di sekolah dasar. Media pembelajaran ini dirancang bagi murid kelas VI sekolah dasar/SD yang terlihat kurang memahami dan kurang minat terhadap materi yang tidak menarik juga membosankan. Media Pembelajaran virtual reality ini mengintegrasikan pembelajaran interaktif, sehingga mempermudah pemahaman dan meningkatkan minat terhadap pengenalan pahlawan nasional. Metode penelitian yang dipakai ialah Analysis, Design, Development or Productions, Implementation or Delivery and Evaluations (ADDIE). Pengumpulan data dilaksanakan memakai pengamatan, wawancara, kuesioner dan dokumentasi dengan sampel 16 peserta didik kelas VI SDN 6 Jambu. Metode analisa data memakai pengujian kelayakan produk. Output penelitian menjelaskan pembuatan media pembelajaran pengenalan tokoh pahlawan nasional mendapatkan persentase kelayakan pada uji validasi mendapatkan rata-rata persentase ahli media (1) 82,5% “sangat layak”, ahli media (2) 87,5% “sangat layak”, ahli materi 92,5% “sangat layak”, dan penguji cobaan pada murid kelas VI SD mendapatkan rata-rata 95% “sangat layak” Uji coba menunjukkan bahwa peserta didik merasa antusias dan tertarik memakai media pembelajaran virtual reality sebagai media belajar. Dapat disimpulkan ini menunjukan bahwa media pembelajaran pengenalan pahlawan nasional sangat layak untuk dipakai

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKNIK VIDEOGRAFI BERBASIS ANDROID PADA SISWA SMK

    No full text
    Media pembelajaran teknik videografi merupakan sistem pembelajaran mobile learning berbasis android yang saat ini memang banyak digunakan dalam pembelajaran anak sekolah namun ada beberapa sekolah yang belom mengenal sistem pembelajaran mobile learning terutama pada sekolah-sekolah dalam desa. Metodologi ya ng digunakan penelitian ini adalah Research and Development (RD) dengan model penelitian ADDIE (Analyz, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Aplikasi teknik videografi dirancang dan dibuat menggunakan software Adobe Illustrator untuk desain dan Mit App Inventor untuk pemrograman hasil akhir aplikasi berbasis android dijalankan secara offline. Tujuan dibuatnya aplikasi media pembelajaran teknik videografi yaitu memudahkan siswa dalam berlajar teknik videografi dengan cara yang belum pernah dipelajari sebelumnya sehingga saat dilaksanakannya pembelajaran dengan aplikasi teknik videografi ini sangat menarik siswa untuk belajar. Pengujian aplikasi yaitu dengan validasi kepada 2 ahli media dan 2 ahli materi dalam bentuk angket. Dalam pengujian aplikasi oleh ahli materi memperoleh skor 75,5% dan pengujian aplikasi oleh ahli media memperoleh 72% dan hasil uji respon siswa memperoleh 77,5 dan dari hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan aplikasi Teknik Videografi layak untuk digunakan. Kata kunci: teknik videografi, android, mit app inventor, media pembelajaran, multimedia

    RANCANG BANGUN GAME EDUKASI PENGENALAN TOKOH PEWAYANGAN SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN BUDAYA

    No full text
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan game edukasi berbasis Android sebagai media pengenalan tokoh pewayangan untuk melestarikan budaya Indonesia. Game edukasi ini dirancang untuk generasi muda dan siswa SMA kelas X yang mulai kehilangan minat terhadap seni tradisional akibat arus modernisasi. Game ini mengintegrasikan pembelajaran interaktif dengan elemen hiburan, sehingga mempermudah pemahaman dan meningkatkan minat terhadap budaya pewayangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang mencakup tahapan konsep, perancangan, pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan distribusi. Validasi produk yang dilakukan oleh ahli media mendapatkan persentase 79% dengan kriteria "Sangat Layak" dan untuk validasi ahli materi mendapatkan persentase 95% dengan kriteria "Sangat Layak", serta uji coba pada siswa kelas X-8 SMA Negeri 1 juwana, Pati dengan hasil responden menunjukkan bahwa game edukasi ini "Sangat Layak" digunakan dengan persentase 83%. Uji coba menunjukkan bahwa siswa merasa antusias dan tertarik menggunakan game sebagai media pembelajaran. Game edukasi ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam pembelajaran bahasa Jawa dan pengenalan budaya pewayangan, sekaligus berkontribusi pada pelestarian budaya tradisional Indonesia

    APPLICATION OF THE DRILL AND PRACTICE METHOD IN IMPROVING THE WRITING ABILITY OF JAVANESE CHARACTER STUDENTS IN CLASS VIIIB OF SMP NEGERI 36 SEMARANG ACADEMIC YEAR 2023/2024

    No full text
    This research was motivated by the low percentage of students' completeness in writing Javanese script skills in class VIII B of SMP Negeri 36 Semarang. The factors that cause students' low level of mastery in writing Javanese script are the use of learning methods that are still conventional so that the center of learning is the teacher which causes students to become less active, in addition to the students' view that Javanese script material is material that is very difficult to learn. This research is a type of classroom action research (PTK). The data obtained in this research was collected using tests and non-tests. Tests are given to measure students' cognitive abilities, while non-tests are used as supporting data which is carried out by means of observation, interviews and documentation. The data analysis technique used in this research is quantitative description. Quantitative data analysis techniques were used to analyze the results of the Javanese script writing skills test in the form of students' mastery scores which were analyzed using descriptive statistics. Based on the data obtained, the initial condition at the time of giving the pre-test was that only 7 or 22,59% of students had completed writing skills. After being given treatment using the Drill and Practice method, students' writing skills improved, from the first cycle test to the post test in cycle two, they continued to show improvement. The final results of the second cycle post test showed that there were 23 or 74.19% of students who had completed Javanese script writing skills. Thus, it can be said that the Drill and Practice method contributes to efforts to improve Javanese script writing skills in class VIII B of SMP Negeri 36 Semarang

    Studi Kearifan Lokal Alat Terapi Kesehatan Tradisional Sebagai Upaya Pelestarian Nilai-nilai Budaya

    No full text
    Perkembangan jaman dikhawatirkan menggeser nilai budaya kearifan lokal yang semestinya hal tersebut tidak diharapkan. Hal ini apabila tidak ditangani dengan baik diduga akan berpengaruh terhadap keberadaan warisan budaya yang semakin memudar. Pada sektor kesehatan alat terapi tradisional dibenturkan dengan kemajuan teknologi sehingga mampu menghasilkan industri baru yang menggantikan alat terapi kesehatan tradisional, padahal alat terapi kesehatan tradisional juga memiliki nilai warisan budaya yang semestinya perlu dijaga. Tujuan dari pengabdian yang dilakukan untuk melestarian alat terapi kesehatan tradisional yang memiliki nilai budaya kepada generasi muda melalui tingkat satuan pendidikan sehingga tetap eksis dan tidak akan tergerus oleh perkembangan jaman. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan sangat efektif untuk menambah referensi tentang alat terapi kesehatan tradisional kepada generasi muda mengenai bentuk-bentuk peninggalan warisan budaya alat terapi kesehatan tradisional serta cara penggunaanya. Urgensinya alat terapi kesehatan tradisional sangat penting karena mengandung nilai budaya sekaligus dapat dimanfaatkan untuk relaksasi yang berhubungan dengan kesehatan. Simpulan dari pengabdian yang dilakukan bahwa sosialisasi dan pemanfaatan alat terapi kesehatan tradisional penting dilakukan untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus menjaga keberadaan alat terapi kesehatan tradisional melalui penggunaan, pengenalan dan pemanfaatannya kepada generasi muda sebagai strategi menjaga keberlangsungan kearifan lokal

    Stres Kerja dan Kesejahteraan Guru di Era Digital: Pengaruh terhadap Kualitas Pembelajaran

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan kesejahteraan guru terhadap kualitas pembelajaran di era digital pada tingkat sekolah dasar dan menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres kerja guru yang tinggi, akibat tuntutan adaptasi terhadap teknologi pendidikan, berdampak negatif terhadap kualitas pembelajaran, ditandai dengan menurunnya inovasi metode pembelajaran dan keterlibatan siswa. Sebaliknya, kesejahteraan guru yang tinggi terbukti mampu memoderasi dampak stres kerja dan membantu guru mempertahankan efektivitas pembelajaran meskipun berada dalam tekanan kerja yang intensif. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesejahteraan guru sebagai faktor kunci keberhasilan transformasi pendidikan digital. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi manajemen pendidikan berbasis kesejahteraan guru, khususnya di wilayah semi-pedesaan yang sedang mengadopsi pembelajaran berbasis teknologi.Kata Kunci: stres kerja; kesejahteraan guru; kualitas pembelajaran; pendidikan digital; manajemen pendidika

    IMPLEMENTASI PERENCANAAN BERBASIS DATA DALAM MENYUSUN RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH BERKELANJUTAN

    No full text
    Pendidikan adalah kunci pembangunan SDM. Peningkatan mutu dan pemerataan memerlukan perencanaan berbasis data dari Rapor Pendidikan sebelumnya untuk pengembangan sekolah yang efektif. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Perencanaan Berbasis Data (PBD) dalam menyusun rencana pengembangan sekolah berkelanjutan di SMK Negeri 4 Semarang. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu: (1) proses pemanfaatan PBD melalui tahapan identifikasi, refleksi, dan benahi; (2) strategi pelaksanaan PBD dalam mendukung perencanaan pengembangan sekolah; dan (3) kendala yang dihadapi serta upaya mengatasinya dalam implementasi PBD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan PBD di SMK Negeri 4 Semarang dilakukan secara sistematis melalui tahapan identifikasi indikator prioritas, refleksi akar masalah, serta benahi melalui intervensi program. Strategi pelaksanaan PBD disusun dalam siklus tahunan dan melibatkan semua unsur sekolah. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana data, rendahnya literasi data di kalangan guru, dan kurangnya integrasi sistem. Upaya penanganan dilakukan melalui penguatan kolaborasi, pelatihan, dan pelibatan mitra eksternal. Secara keseluruhan, implementasi PBD telah mendorong arah pengembangan sekolah yang lebih terukur, partisipatif, dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, implementasi PBD telah mendorong arah pengembangan sekolah yang lebih terukur, partisipatif, dan berkelanjutan. Penelitian ini bermanfaat sebagai rujukan bagi sekolah lain dalam mengembangkan perencanaan berbasis data, serta memperkuat budaya reflektif dan kolaboratif untuk peningkatan mutu pendidikan.Kata Kunci: Perencanaan Berbasis Data, Pengembangan Sekolah, Sekolah Berkelanjutan, Strategi Implementas

    PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANAJER DALAM PENGUATAN KARAKTER GOTONG ROYONG DI SMP NEGERI 29 SEMARANG

    No full text
    Fokus penelitian ini adalah (1) Peran kepala sekolah dalam perencanaan penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang. (2) Peran kepala sekolah dalam pengorganisasian penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang. (3) Peran kepala sekolah dalam pelaksanaan penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang. (4) Peran kepala sekolah dalam evaluasi penguatan karakter gotong royong di SMP Negeri 29 Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bermaksud untuk menggali Peran Kepala Sekolah Sebagai Manager dalam Penguatan Karakter Gotong Royong di SMP Negeri 29 Semarang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Kepala sekolah melakukan perencanaan program penguatan karakter melalui kegiatan pembelajaran, kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, kegiatan ekstrakulikuler, dan kegiatan pembiasaan. (2) kepala sekolah melakukan pengorganisasian yaitu menentukan penanggung jawab dari masing-masing kegiatan yang akan dilaksanakan, menyediakan peralatan yang diperlukan dan memberikan motivasi, pengarahan dan bimbingan pada tiap-tiap individu yang diberi wewenang baik dalam manajerial maupun teknisnya.; (3) kepala sekolah mempimpin pelaksanaan program penguatan karakter gotong royong, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembelajaran berdiferensiasi, pengembangan kegiatan ekstrakulikuler yang mendukung penguatan karakter gotong royong, dan mengadakan kegiatan pembiasaan yang mendukung penguatan karakter gotong royong; (4) Evaluasi dilaksanakan oleh kepala sekolah secara berkala dan menggunakan hasil evaluasi untuk memperbaiki dan mengembangkan program penguatan karakter gotong royong

    PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH, DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN GURU SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis: (1) pengaruh peran kepala sekolah terhadap Disiplin Guru, (2) pengaruh Budaya Sekolah terhadap Disiplin Guru, (3) Komitmen Kerja terhadap Disiplin Guru, dan (4) pengaruh peran kepala sekolah, Budaya Sekolah dan Komitmen Kerja secara simultan terhadap Disiplin Guru. Populasi 231 orang, sampel sebanyak 146 orang. Uji instrumen yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas. Uji asumsi klasik menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda, uji F (ANOVA) dan uji t. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Peran kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Guru. Hal ini berdasar hasil Uji t positif, terbukti hasil t1 hitung 8,015 lebih besar sama dengan t tabel 1,9765; (2) Peran Budaya Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Guru. Hal ini berdasar hasil Uji T positif, terbukti hasil t2 hitung 7,817 lebih besar sama dengan 1,9765; (3) Komitmen Kerja sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Guru. Hal ini berdasar hasil Uji T positif, terbukti hasil t3 hitung 10,817 lebih besar sama dengan 1,9765, (4) Pengaruh Peran kepala sekolah dan Komitmen Kerja sekolah secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Guru. Hal ini berdasar hasil Uji F positif, terbukti nilai Fhitung Ftabel (61,149 l2,67).Kata Kunci: peran kepala sekolah; budaya sekolah; komitmen kerja; disiplin gur

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇