Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Interaktif Berbantuan I Spring Suite 10 untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika

    No full text
    Kemampuan literasi matematika siswa di tingkat sekolah menengah masih tergolong rendah. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika khususnya pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar adalah dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi pembelajaran interaktif berbantuan I Spring Suite 10 guna meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Penelitian ini merupakan jenis Research and Development (RD) yang menerapkan model pengembangan ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas VIII.9 SMP Negeri 2 Sungguminasa. Instrumen yang dipakai meliputi lembar validasi ahli materi dan media, angket respon guru dan siswa, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, serta soal pretest dan posttest literasi matematika. Data yang terkumpul dianalisis berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pembelajaran interaktif untuk materi bilangan berpangkat dan bentuk akar yang dikembangkan telah memenuhi standar valid, praktis, dan efektif. Dengan demikian, aplikasi pembelajaran interaktif berbantuan I Spring Suite 10 ini dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa, terutama pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar

    Penerapan Pewarnaan Graf dan Metode Webster dalam Pengaturan Lampu Lalu Lintas pada Persimpangan Metro Jalan MT. Haryono Kota Semarang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Welch-Powell pada pewarnaan graf dalam pengaturan fase lalu lintas di persimpangan Metro Kota Semarang, menentukan durasi lampu lalu lintas di persimpangan Metro dengan metode Webster, dan menganalisis galat dari perhitungan durasi lampu merah dan hijau tersebut. Metode yang digunakan adalah pewarnaan graf menggunakan algoritma Welch-Powell dan metode Webster. Hasil penelitian diperoleh pengaturan lampu lalu lintas pagi dan sore hari sebanyak 4 fase dengan fase 1 meliputi arus dari Jalan MT. Haryono (selatan) dan Jalan MT. Haryono (utara) ke selatan dengan durasi lampu hijau 57 detik dan merah 83 detik pada pagi hari serta durasi lampu hijau 72 detik dan merah 103 detik pada sore hari. Fase 2 meliputi arus dari Jalan Lamper sari dengan durasi lampu hijau 26 detik dan merah 114 detik pada pagi hari serta durasi lampu hijau 26 detik dan merah 149 detik pada sore hari. Fase 3 meliputi arus dari Jalan MT. Haryono (utara) ke barat dengan dengan durasi lampu hijau 20 detik dan merah 120 detik pada pagi hari serta durasi lampu hijau 21 detik dan merah 154 detik pada sore hari. Fase 4 meliputi arus dari Jalan Sriwijaya dengan dengan durasi lampu hijau 29 detik dan merah 111 detik pada pagi hari serta durasi lampu hijau 48 detik dan merah 127 detik pada sore hari. Hasil perhitungan galat durasi lampu lalu lintas, diperoleh perhitungan galat durasi lampu merah dan hijau cukup kecil baik pada pagi maupun sore hari

    Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita ditinjau dari Gaya Belajar di Kelas XI SMA N 01 Nguter

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan - kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita yang ditinjau dari gaya belajar serta memberikan solusi untuk mengatasi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita yang ditinjau dari gaya belajar kelas XI SMA N 01 Nguter. Penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI E2 yang berjumlah 29 siswa. Objek dalam penelitian ini ialah kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita ditinjau dari gaya belajar. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket, tes, dan wawancara. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Kesimpulan penelitian ini jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dari ke 3 gaya belajar diatas diperoleh bahwa siswa dengan gaya belajar visual cenderung melakukan kesalahan pada langkah comprehension error, weakness in process skill dan encoding error. Siswa dengan gaya belajar auditorial juga lebih banyak melakukan kesalahan comprehension error , transform error, weakness in process skill error, dan encoding error. Siswa dengan gaya belajar kinestetik hanya melakukan kesalahan langkah pada weakness in process skill

    Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah Etnomatematika Pada Materi Segitiga dan Segi Empat Kelas VIII UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo’oa

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo’oa yang masih berada pada kategori cukup, kurangnya penerapan etnomatematika, gaya belajar yang monoton, serta keterbatasan bahan ajar interaktif. Sebagai solusi, dikembangkan modul pembelajaran berbasis masalah dengan integrasi unsur budaya Nias pada materi segitiga dan segi empat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Gunungsitoli Idanoi dengan instrumen berupa tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, bahasa, dan media, serta angket respon guru dan siswa. Data penelitian terdiri atas data kualitatif berupa saran dan komentar, serta data kuantitatif yang diperoleh dari hasil angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis (kepraktisan siswa 95,56% dan guru 96,67%), dan efektif dengan rata-rata hasil belajar 86,48 serta ketuntasan klasikal di atas 60%. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis etnomatematika ini layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika

    Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Tipe Soal Matematika Nalaria Realistik Ditinjau dari Resiliensi Matematis

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis peserta didik dalam menyelesaikan tipe soal Matematika Nalaria Realistik (MNR) ditinjau dari resiliensi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa pengisian angket resiliensi matematis, tes kemampuan penalaran matematis dan wawancara tidak terstruktur. Instrumen yang digunakan yaitu peneliti, angket resiliensi matematis, dan soal tipe MNR yang disesuaikan dengan kemampuan penalaran matematis. Subjek penelitian ini terdiri dari 4 peserta didik kelas VIII-K SMP Negeri 1 Tasikmalaya. Penentuan subjek didasarkan pada pertimbangan peserta didik yang memenuhi indikator kemampuan penalaran matematis paling banyak di setiap kategori resiliensi matematis dengan tidak mempertimbangkan jawaban benar maupun salah serta mampu memberikan informasi yang jelas dan lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik dengan kategori resiliensi matematis tinggi (S-3), (S-4) dan sedang (S-8) mampu menyajikan pernyataan melalui tulisan, mengajukan dugaan, melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu, memeriksa kesahihan suatu argumen dan menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi. (S-4) tidak menuliskan jawaban akhir pada penyelesaian soal tetapi saat wawancara mampu menjelaskan dengan baik dalam melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu. Sedangkan (S-8) melakukan kesalahan dalam melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu. Peserta didik dengan kategori resiliensi matematis rendah (S-10) hanya mampu menyajikan pernyataan melalui tulisan, mengajukan dugaan, melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertent

    Pengaruh Kecemasan Matematis dan Self-Efficacy terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Pada Materi Perbandingan Senilai

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan sebagai berikut: (1) Menganalisis pengaruh kecemasan matematis terhadap kemampuan berpikir kritis dalam matematika, (2) Menganalisis pengaruh self efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis dalam matematika, dan (3) Menganalisis pengaruh secara bersama-sama kecemasan matematis dan self efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis dalam matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode penelitian ex post facto. Populasi penelitian terdiri atas seluruh peserta didik kelas VII di Mts Hasyim Asy’ari Kota Batu pada tahun ajaran 2024/2025. Tiga kelas dipilih dengan metode cluster random sampling sebagai sampel penelitian, dengan kelas VII-A dan kelas VII-B sebagai kelas penelitian, sedangkan kelas VII-C sebagai kelas eksperimen. Alat pengumpulan data dengan tes soal materi perbandingan senilai dan kuesioner. Data dari kuesioner kecemasan matematis dan self efficacy dalam bentuk ordinal kemudian dikonversikan menjadi data interval menggunakan Method of Successive Interval. Analisis data dilakukan menggunakan model regresi linear berganda dengan metode forward dan enter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kecemasan matematis tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, (2) Self efficacy memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik, dan (3) Kecemasan matematis dan self efficacy secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik

    Perbandingan Integrasi Numerik Metode Romberg dan Gauss-Legendre menggunakan Matlab R2023b

    No full text
    Penyelesaian integral dengan bentuk persamaan yang kompleks sering kali sulit dilakukan secara analitik, sehingga dibutuhkan pendekatan alternatif seperti metode numerik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat akurasi metode integrasi numerik Romberg dan Gauss-Legendre dalam menyelesaikan integral fungsi trigonometri, eksponensial, dan polinomial berbasis pemrograman Matlab R2023b. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan tahapan meliputi penentuan soal integral, pengolahan data menggunakan script Matlab, dan analisis hasil. Tiga soal integral digunakan sebagai instrumen, masing-masing mewakili satu jenis fungsi. Proses perhitungan mencakup penentuan nilai eksak, nilai aproksimasi, galat absolut, dan galat relatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fungsi trigonometri, metode Gauss-Legendre memberikan akurasi lebih tinggi dibandingkan Romberg. Sebaliknya, metode Romberg lebih unggul dalam mengintegrasikan fungsi eksponensial dan polinomial. Selain itu, dikembangkan pula antarmuka GUI Matlab yang interaktif untuk mempermudah pengguna dalam menerapkan kedua metode secara visual. GUI ini terbukti efektif dalam menyajikan hasil perhitungan integral lengkap dengan informasi nilai eksak dan nilai galat. Secara keseluruhan, baik metode Romberg maupun Gauss-Legendre mampu memberikan hasil integrasi yang akurat, namun tingkat akurasi dipengaruhi oleh karakteristik fungsi dan parameter integrasi. Oleh karena itu, pemilihan metode yang tepat sangat bergantung pada jenis fungsi yang diintegrasikan

    Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Memecahkan Masalah Matematika Bertipe Hots Materi Fungsi Kuadrat ditinjau dari Kemampuan Matematika

    No full text
    Kemampuan berpikir kritis matematika merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah matematika bertipe HOTS materi fungsi kuadrat untuk siswa kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XI SMA Negeri 14 Semarang yang berjumlah 6 orang yaitu, 2 siswa kemampuan matematika tinggi, 2 siswa kemampuan matematika sedang, dan 2 siswa kemampuan matematika rendah. Subjek ditentukan dari nilai ulangan harian fungsi kuadrat waktu kelas X dan dari rekomendasi guru kelas mapel matematika. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa a) siswa dengan kemampuan matematika tinggi mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis yaitu interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation, dan self - regulation. b) siswa dengan kemampuan matematika sedang memenuhi empat indikator berpikir kritis yaitu interpretation, analysis, evaluation, dan inference. c) siswa dengan kemampuan matematika rendah hanya memenuhi satu indikator berpikir kritis yaitu interpretation

    Desain Pembelajaran Materi Transformasi Geometri dengan Model Problem Based Learning Terhadap Pemahaman Konsep Dilatasi

    No full text
    Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendesain materi pembelajaran Dilatasi dengan model Problem Based Learning terhadap pemahaman konsep. Tujuan khususnya adalah mendesain pembelajaran mengenai dilatasi yang layak, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D ( Define, Design, Develop , dan Disseminate ). Pada tahap Define , dilakukan analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara dengan siswa, guru, dan wakil kepala sekolah untuk mengidentifikasi kendala pembelajaran. Tahap Desain meliputi perancangan modul ajar, LKPD, serta perangkat asesmen berbasis PBL. Selanjutnya pada tahap Develop , dilakukan uji kelayakan oleh ahli media, materi, dan pedagogi, serta uji kepraktisan melalui implementasi di kelas dan uji efektivitas menggunakan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak berdasarkan hasil validasi ahli, praktis berdasarkan respon siswa dan observasi guru dengan persentase sebesar 97%, serta efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dilatasi berdasarkan hasil post-test dengan nilai signifikan (sig. 0,05). Modul ajar ini juga telah didistribusikan melalui platform yang berani untuk dimanfaatkan secara lebih luas. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan pengembangan modul ajar matematika layak dan praktis digunakan pada materi pembelajaran Dilatasi, dan efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep

    Analisis Persepsi Peserta Didik SMP terhadap Pelajaran Matematika

    No full text
    This study aims to describe students' perceptions of mathematics lessons based on three aspects: understanding, accepting, and evaluating mathematics. This study employed a qualitative descriptive approach involving 33 respondents who were students at SMP Negeri 1 Malangbong. This approach was chosen to obtain an in-depth picture of the phenomenon studied based on students' direct experiences and views. Information was collected through statement forms and semi-structured interviews, which were verified through source and technique triangulation. The results of the statement form analysis indicate that the aspect of understanding mathematics is in the very strong category (83%), the aspect of evaluating mathematics is in the strong category (65%), while the aspect of accepting or absorbing is in the moderate category (56%). The interviews conducted aimed to support these results, where most students stated that they understand mathematical concepts but still have difficulty in applying them and their self-assessment of their abilities tends to be low. Students with strong learning motivation and harmonious relationships with teachers generally have a more positive perception of the learning process. The conclusion of this study indicates that students' perceptions of mathematics lessons are categorized as positive, but need to be strengthened in the acceptance aspect through a more contextual learning approach

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇