Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SD NEGERI BUMIREJO 02 KECAMATAN KARANGAWEN KABUPATEN DEMAK

    No full text
    Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah urgensi penguatan karakter Pancasila pada siswa di tingkat pendidikan dasar, di mana masih banyak sekolah yang mengalami hambatan dalam pelaksanaannya. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan proyek ini di SD Negeri Bumirejo 02 serta pengaruhnya terhadap perkembangan karakter siswa. Tipe penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Informasi diperoleh melalui metode wawancara, pengamatan, dan penelaahan dokumen, melibatkan para guru, siswa, serta kepala sekolah sebagai sumber informasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pelaksanaan proyek penguatan profil pelajar Pancasila telah berhasil dilaksanakan, terlihat dari partisipasi aktif siswa dalam berbagai aktivitas yang mendukung prinsip-prinsip Pancasila. Namun, masih ada sejumlah tantangan, seperti minimnya dukungan fasilitas dan pelatihan untuk para pengajar. Proyek ini diharapkan dapat membantu siswa untuk lebih mendalami dan menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka. Studi ini memberikan saran kepada sekolah agar terus memperkuat dukungan dalam pelaksanaan proyek dan pelatihan untuk para guru, sehingga pengembangan karakter dapat berjalan dengan lebih efektif

    OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI IMPLEMENTASI ASESMEN DIAGNOSTIK DI SMP

    No full text
    Pembelajaran berdiferensiasi masih belum sepenuhnya berjalan optimal dalam implementasinya di sekolah. Salah satu dasar yang dapat digunakan guru untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi adalah dengan melakukan asesmen diagnostic. Penelitian ini bertujuan untuk menggali implementasi asesmen diagnostik untuk optimalisasi pembelajaran berdiferensiasi di SMP. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada semester gasal tahun ajaran 2025/2026. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada guru IPS SMP kelas VII, VIII, dan IX. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) implementasi asesmen diagnostik untuk optimalisasi pembelajaran berdiferensiasi dilakukan melalui tahapan persiapan dan perencanaan, pelaksanaan asesmen diagnostik, analisis hasil asesmen, penyusunan strategi pembelajaran berdiferensiasi, implementasi pembelajaran berdiferensiasi, serta refleksi dan penyesuaian disertai tujuan dan rincian kegiatan masing-masing tahapan; 2) Optimalisasi pembelajaran berdiferensiasi dilakukan dengan identifikasi kebutuhan belajar peserta didik melalui asesmen diagnostic yang disertai tindak lanjut sesuai kategori kebutuhan. Temuan penelitian dapat menjadi rekomendasi bagi guru agar melakukan asesmen diagnostic terlebih dahulu sebagai dasar dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi agar optimal, sehingga strategi pembelajaran yang diterapkan guru dapat memfasilitasi peserta didik dan sesuai dengan kebutuhan belajarnya

    PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD 4 PRAMBATAN LOR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV di SD 4 Prambatan Lor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas IV SD 4 Prambatan Lor berjumlah 14 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest-posttest, observasi kelas, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Paired Sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Nilai signifikansi 0,05 yaitu 0,000 0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan rata-rata keterampilan berbicara sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran CTL. Terdapat peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas IV sesudah diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran CTL. Berdasarkan uji N-Gain diperoleh nilai 0,2633 termasuk kategori rendah

    ANALISIS HASIL ASSESMENT NASIONAL MELALUI DIGITALISASI BERBASIS KOMPUTER PADA PESERTA DIDIK KELAS V DI SDN 02 LONING DAN SDN 02 PEGUNDAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di dua sekolah dasar, yakni SDN 02 Loning dan SDN 02 Pegundan, dengan fokus pada persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi hasil yang diperoleh pada tahun 2022 dan 2023. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian yang diambil adalah siswa kelas V SDN 02 Loning dan SDN 02 Pegundan. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu metode angket observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu yaitu dilakukan dengan cara mengecek data dari sumber yang sama dan waktu yang berbeda. Pada SDN 02 Loning, hasil ANBK menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun 2022 ke 2023, yang dipengaruhi oleh penyediaan infrastruktur seperti WiFi 50 Mbps dan laptop, serta pelatihan intensif yang dilaksanakan satu bulan sebelum asesmen. Sebaliknya, di SDN 02 Pegundan, meskipun terdapat peningkatan hasil, laju peningkatannya tidak sepesat SDN 02 Loning. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, seperti siswa yang kurang terbiasa menggunakan laptop. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya sinergi antara penyediaan infrastruktur, pelatihan yang berkelanjutan, dan pengawasan dari pemerintah dalam mendukung pelaksanaan ANBK yang optimal. Studi ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi implementasi ANBK di tingkat pendidikan dasar yang lebih efektif di masa mendatang

    EFEKTIFITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 4 SDN LEMAHPUTIH REMBANG

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya partisipasi peserta didik dalam pembelajaran yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa pada materi tubuh tumbuhan. Hal ini disebabkan karena penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model Problem Based Learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas 4 SDN Lemahputih Rembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Experimen Desaign) dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig 2-tailed sebesar 0,001. Dimana 0,001 0,05 dengan taraf signifikasi sebesar 0,05, yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning pada pembelajaran berbasis berdiferensiasi. Dengan adanya penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 70 dan telah mencapai ketuntasan belajar klasikal dengan proporsi sebesar 70%. Selain itu dibuktikan dengan hasil N-Gain diperoleh skor 0,3 dan diperoleh rata-rata N-Gain skor sebesar 57% dengan kategori sedang sehingga tafsirannya cukup efektif

    ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA KELAS 4 PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI SIDOKERTO 03 PATI

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui gaya belajar siswa kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan gaya belajar siswa kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati. Dengan memetakan gaya belajar, siswa dapat mengetahui gaya belajarnya sendiri dan juga dapat meningkatkan mutu guru dalam menyampaikan pembelajaran di kelas. Alasan memetakan gaya belajar ini adalah sebagai tambahan referensi bagi mahasiswa-mahasiswa atau pembaca yang ingin mengkaji lebih dalam mengenai perbedaan gaya belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif menyesuaikan pendapat antara peneliti dengan informan. Pemilihan metode ini dilakukan karena segala fenomena yang ada di masyarakat secara jelas. Berdasarkan angket tentang gaya belajar visual yang sudah dikerjakan oleh siswa kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati, didapatkan hasil bahwa 65,41 % jawaban “Ya”. Untuk angket gaya belajar auditori didapatkan hasil bahwa 75% jawaban “Ya”. Sedangkan angket gaya belajar kinestetik yang sudah dikerjakan didapatkan hasil bahwa sebesar 62,91% untuk jawaban “Ya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa di kelas 4 SD Negeri Sidokerto 03 Pati gaya belajar yang paling banyak digunakan adalah gaya belajar auditori dibandingkan dengan gaya belajar visual maupun gaya belajar kinestetik. Siswa kelas yang memiliki gaya belajar visual ada 5 siswa, yang memiliki gaya belajar auditori ada 16 siswa dan gaya belajar kinestetik ada 3 siswa

    Penggunaan Media Audio Visual Senam Si Buyung Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Siswa Fase A Di SDN Langgenharjo 01

    No full text
    Konteks peneltian yang mendorong penelitian ini adalah sulitnya mengkoordinasikan siswa fase A agar dapat melakukan dan menirukan gerakan senam Si Buyung dengan benar. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya penggunaan media audio visual senam Si Buyung di SDN Langgenharjo 01. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan media audio visual senam Si Buyung efektif dalam peningkatan motorik kasar siswa fase A di SDN Langgenharjo 01? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media audio visual senam Si Buyung dapat meningkatkan motorik kasar siswa fase A di SDN Langgenharjo 01. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa fase A di SDN Langgenharjo 01 tahun pelajaran 2024/2025. Sampel yang diambil adalah 3 guru kelas fase A SDN Langgenharjo 01 tahun pelajaran 2024/2025. Data dalam penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya guru semaksimal mungkin untuk dapat mengawasi perkembangan motorik kasar siswa terutama siswa fase A dengan media pendukung yaitu audio visual dalam senam Si Buyung agar siswa lebih antusias dalam melaksanakan kegiatan senam Si Buyung di sekolah.Kata Kunci: Media Audio Visual, Senam Si Buyung, Motorik kasa

    DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA KECERDASAN EMOSIONAL DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KEAS IV SD TLOGOSARI KULON 06 SEMARANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak penggunaan media sosial pada kecerdasan emosional dan interaksi sosial siswa kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dampak positif penggunaan media sosial terhadap perkembangan kecerdasan emosional siswa kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 diantaranya siswa dapat mengenali emosi diri sendiri dan orang lain, dapat membina hubungan sedangkan dampak negatif adalah siswa tidak dapat mengelola emosi dengan baik. Dampak positif penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial anak kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 diantaranya siswa mengetahui cara melakukan kontak sosial, menghargai dan saling memberikan kesempatan berbicara kepada orang lain, ada keterbukaan terhadap orang lain dan rasa empati sedangkan dampak negatifnya adalah siswa menjadi suka mengomentari orang lain dan tersinggung ketika mendapat kritikan dari orang lain

    ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS MENGGUNAKAN METODE PICTURE AND PICTURE PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IV DI SD NEGERI JEPARA KULON 04

    No full text
    AbstrakPenelitian ini membahas tentang analisis kemampuan menulis menggunakan metode picture and picture. Latar belakang penelitian ini yaitu peserta didik pada tingkat SD masih mengalami kesulitan dalam menulis menggunakan Bahasa Inggris. Ini disebabkan oleh kurangnya kosakata mereka dalam Bahasa Inggris. Tujuan dari penelitiaan ini adalah 1) untuk menganalisis kemampuan menulis anak dengan metode picture and picture pada pembelajaran Bahasa Inggris Unit 1 ( What are you doing? ) Kelas IV SD Negeri Jepara Kulon 04. 2) Untuk Menganalisis faktor pendukung dan penghambat kemampuan menulis anak dengan metode picture and picture picture pada pembelajaran Bahasa Inggris Unit 1 ( What are you doing? ) Kelas IV SD Negeri Jepara Kulon 04. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini bahwa proses kemampuan siswa dalam menulis Bahasa Inggris dengan menggunakan metode picture and picture berjalan dengan baik dimana siswa menunjukan antusias mereka dalam mengikuti pembelajaran. Hasil menulis dengan menggunakan metode picture and picture sangat baik karena memiliki rata-rata 84 yang termasuk dalam kriteria baik. Faktor pendukung dalam metode ini adalah kemauan dan motivasi siswa karena siswa cenderung lebih aktif terlibat dalam proses menulis. Sedangkan faktor penghambat dalam metode ini adalah pemilihan gambar yang relevan. Berdasarkan dari hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah mengeksplorasi penggunaan jenis gambar dan media visual untuk menentukan jenis gambar yang paling efektif untuk merangsang kreativitas dan ketrampilan menulis siswa.Kata Kunci: Kemampuan Menulis, Picture and Picture, Bahasa Inggri

    The Effectiveness of the Application of the Virtual Lab-Assisted ARIAS Learning Model on Motion and Force Materials in Improving the Cognitive Learning Outcomes of Grade VII Students of SMPN 1 Bangko Pusako

    No full text
    The low achievement of student learning outcomes is due to the lack of interest and activity of students in the learning process. Students do not understand the material and are not active during learning due to the monotonous learning model. This study is to describe and determine the effectiveness of the application of the ARIAS learning model combined with a virtual lab on motion and force materials in improving the cognitive learning outcomes of grade VII students of SMPN 1 Bangko Pusako. The study used a quasi-experiment approach with a Non-Equivalent Post-test Only Group Design. The sample consisted of two classes, namely the control class (28 students) and the experimental class (29 students). The research instrument is in the form of an objective test to determine students' cognitive learning outcomes. The data were analyzed through normality, homogeneity, and hypothesis tests. The results of the study stated that there was a significant difference in the cognitive learning outcomes of students in both classes. The average score of the experimental class was 71.7 (good category), and the control class got an average score of 53 (good category). After the Mann-Whitney U Test, a significance value of 0.000 (0.05) was obtained, so it was concluded that the virtual lab-assisted ARIAS model was effective in improving students' cognitive learning outcomes on motion and force materials

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇