Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
IMPLEMETASI PENDIDIKAN ANTI BULLYING MELALUI PROGRAM PEMBIASAAN PERILAKU RELIGIUS DI SDN SUKOHARJO, PABELAN, KABUPATEN SEMARANG
Bullying merupakan sebuah permasalahan yang sering terjadi di sekolah meskipun telah diterapkan berbagai kebijakan dan program anti-bullying, masifnya penurunan moral dan etika di tingkat sekolah dasar menjadi permasalahan yang harus segera diatasi guna menanggulangi permasalahan tersebut, SDN Sukoharjo Pabelan, kabupaten Semarang menerapkan pembiasaan kegiatan keagamaan dalam rangka membentuk karakter religius dengan harapan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi Pendidikan anti bullying melalui program program pembiasaan perilaku religius di SDN Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, angket serta dokumentasi. Analisis data mengikuti model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang mencakup tiga tahapan utama reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian yaitu SDN Sukoharjo telah melaksanakan kegiatan (1) pembiasaan membaca asmaul husna dan surah pendek Al-Quran, (2) melaksanakan salat dzuhur berjamaah dan salat duha tepat waktu, (3) pelaksanaan 5S, (4) khotibah dan ceramah, (5) peduli sosial, (6) peringatan hari besar keagamaan, (7) pengaitan materi dengan nilai religius dan perilaku bullying dengan harapan siswa dapat membiasakan perilaku baik, menjadikan siswa memiliki pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan menunjukkan sikap toleransi, empati, dan saling menghargai, dapat mencegah terjadinya bullying di lingkungan SDN Sukoharjo
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 1 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING SD ISLAM AL FATTAH SEMARANG
Latar belakang penelitian ini karena belum optimalnya proses dan hasil belajar matematika siswa kelas I SD Islam Al Fattah Semarang. Tujuan penelitian ini untuk dapat meningkatkan hasil belajar Matematika khususnya pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan semester genap SD Islam Al Fattah Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian Tindakan kelas ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I menunjukan (1) ketuntasan belajar klasikal mencapai 60%, (2) keaktifan siswa mencapai 67%, (3) rata-rata hasil belajar 70. Pada siklus II menunjukkan (1) ketuntasan belajar klasikal mencapai 77%, (2) keaktifan siswa mencapai 79%, (3) rata - rata hasil belajar 75,90. Pada siklus II menunjukkan (1) ketuntasan belajar klasikal mencapai 88%, (2) keaktifan siswa mencapai 87%, (3) rata-rata hasil dari belajar 83,40%. Jadi presentasi hasil belajar dan keaktifan siswa pada siklus I, II dan III mengalami peningkatan tiap siklusnya. Disimpulkan bahwa (1) Mempermudah guru Dalam meningkatkan hasil belajar matematika (2) Pembelajaran dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3) Pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning tercapainya ketuntasan belajar matematika
PROSES KREATIVITAS PEMBUATAN KARYA KOLASE DENGAN PEMANFAATAN MEDIA SAMPAH DAUN DI KELAS 01 SDN KARANGREJO 01
Pendidikan memiliki pengertian secara khusus dan umum yaitu usaha manusia untuk mematangkan bakat dan potensi yang dimiliki manusia sejak lahir baik secara rohani maupun jasmani, sesuai dengan nilai - nilai budaya dalam kehidupan bermasyarakat. Kontesks penelitian ini adalah untuk mengetahui proses krativitas siswa kelas I SD Negeri Karangrejo 01, kota Semarang dalam membuat karya seni kolase. penelitian ini berfokus pada kreativitas siswa dalam memanfaatkan sampah daun sebagai media untuk berkaryanya. Siswa masih kurang dalam hal berkreativitas sehingga siswa masih perlu dilatih untuk mengasah kemampuan mereka dalam berkarya atau berkreativitas. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, karena peneliti menggunakan pengambilan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi untuk kredibilitas data. Hasil dari penelitian ini diikuti oleh 16 siswa dengan memilih 6 gambar yaitu rumah, buah anggur, ikan, mobil, burung hantu, dan bunga, dengan kreativitas, inovasi, kelancaran, dan kebersihan menjadikan karya siswa kelas I ini enak di pandang dan dinikmati. Namun siswa juga masih memiliki kekurangan dalam membuat karya seninya ini. Ada siswa yang kurang dalam berinovasi, tidak menggunakan kombinasi warna yang ada pada daun, dan masih kurang dalam kelancarannya. Dalam hal ini siswa masih perlu berlatih dalam berkreativitas sehingga siswa mendapatkan manfaat dari kegiatan yang telah dilakukannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran dari peneliti yaitu siswa perlu berlatih dalam kreativitas, dalam proses berkreativitas siswa diajarkan untuk sabar, teliti, dan berinovasi. Guru hendaknya memberikan konsep gambar saat pada siswa sehingga siswa bisa menghasilkan karya seni yang lebih beragam
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENENTUKAN IDE POKOK DAN KALIMAT UTAMA PARAGRAF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN NGADIRGO 01
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menentukan ide pokok dan kalimat utama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di kelas V SD N Ngadirgo 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan data observasi, wawancara, angket, LKPD, dan dokumentasi. Data yang diambil dan dikumpulkan bersumber dari guru kelas dan siswa kelas V. Pemeriksaan keabsahan data yang digunakan yaitu dengan meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa kesulitan membedakan kalimat utama dengan kalimat penjelas, kesulitan membedakan ide pokok dengan kalimat utama, kesulitan dalam menentukan jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utama, kesulitan dalam memahami isi paragraf, dan kurang teliti. Faktor yang memengaruhi kesulitan menentukan ide pokok dan kalimat utama paragraf terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi tingkat kecerdasan, gangguan kesehatan, dan minat belajar siswa. Sedangkan faktor eksternal meliputi penggunaan metode pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, teman sebangku, penggunaan gawai, dan lingkungan keluarga
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM MY NEIGHBOR TOTORO
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah semakin turunnya karakter bangsa yang ditandai dengan hilangnya nilai-nilai pendidikan karakter pada anak-anak. Salah satu media yang dapat digunakan untuk menanamkan nilai karakter pada anak yaitu menggunakan media film. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang ada dalam film animasi My Neighbor Totoro dan untuk mengetahui apakah film animasi My Neighbor Totoro layak untuk dijadikan media dalam menanamkan nilai karakter pada anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari film animasi My Neighbor Totoro. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data nilai-nilai pendidikan karakter yang ada dalam film My Neighbor Totoro. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada beberapa nilai karakter yang terkandung dalam adegan dan dialog-dialog yang terjadi dalam film My Neighbor Totoro. Nilai karakter yang ada dalam film animasi My Neighbor Totoro yaitu ada tujuh nilai karakter yaitu peduli sosial, komunikatif, rasa ingin tahu, bekerja keras, mandiri, religius, tanggung jawab. Saran dari penelitian ini yaitu kepada para pendidik agar selalu meningkatkan kualitas pendidikan karakter
TEACHER LITERACY NEEDED IN AN AI ERA FOR FUTURE ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS IN INDONESIA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
The integration of Artificial Intelligence (AI) into education is reshaping the competencies required of elementary school teachers, particularly in Indonesia. This study employs a systematic literature review (SLR) to identify the core and emerging competencies essential for future elementary educators in an AI-driven era. Guided by the PRISMA framework, the review analyzed 63 relevant studies from 2020 to 2025 across multiple countries, with a significant focus on Indonesian contexts. Key competencies identified include pedagogical, personality, social, and professional dimensions, as well as specialized skills such as digital literacy, technological-pedagogical content knowledge (TPACK), metacognitive understanding, and adaptability to educational change. The findings emphasize the increasing importance of innovation, inclusion, and AI ethics awareness in teacher preparation programs. In term of pedagogical approach, in the AI era, Indonesian elementary school teachers must adopt student-centered, technology-integrated pedagogies—such as personalized, collaborative, and blended learning—while leveraging AI for data-driven instruction, fostering digital ethics, and engaging in continuous professional development to meet diverse student needs and prepare them for a complex, evolving world. This research contributes to educational policy and curriculum development, offering evidence-based insights for reforming teacher education and professional development to align with technological advancements and the demands of the Society 5.0 era
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTU MEDIA DIORAMA PADA MATA PELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS V SD NEGERI 02 PANDES
Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya media pembelajaran yang menyenangkan hal tersebut menjadikan siswa kurang aktif dan kurang bersemangat dalam proses pembelajaran, sehingga hasil belajar dan literasi sains yang didapat masih belum maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Project based learning berbantu media diorama pada mata pelajaran IPAS untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas V SD Negeri 2 Pandes. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk eksperimen menggunakan desain penelitian one groups pretest/posttest design. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data rata-rata nilai sebelum diberi perlakuan (pretest) 44,09 dan rata-rata nilai sesudah diberi perlakuan (posttest) 81,36. Hasil ketuntasan belajar diperoleh 77,27% dengan 17 siswa tuntas dan 5 siswa tidak tuntas KKM. Pada analisis akhir perhitungan menggunakan uji t diperoleh nilai signifikansi 0,0010,05, dengan nilai thitung sebesar 6.877, sedangkan Ttabel dengan db = N-1 = 22-1 = 21 dan taraf signifikan 0,05. Nilai thitung ttabel yaitu 6.877 2.080 maka Ho: ditolak dan Ha: diterima
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FRACTHEBOX (FRACTION IN THE BOX) DENGAN EVALUASI MELALUI QUIZIZZ UNTUK KLAS IV SD NEGERI KARANGSARI 1
Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar dan motivasi belajar matematika materi pecahan akibat keterbatasan waktu guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respon dalam uji coba media pembelajaran FRACTHEBOX pada materi pecahan kelas IV SD Negeri Karangsari 1. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RnD), dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementastion, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan deskripsitif. Hasil penelitian diperoleh bahwa media pembelajaran FRACTHEBOX dinyatakan layak digunakan dengan perolehan presentase skor hasil validasi media sebersar 96,25% dengan kriteria sangat baik dan skor hasil validasi materi sebesar 96,25% dengan kriteria sangat baik. Adapun hasil respon guru sebagai analisis kelayakan media memperoleh presentase sebesar 96% masuk dalam kategori sangat baik, sedangkan perolehan presentase angket respon peserta didik mendapatkan rat-rata sebesar 88,6% dengan katergori sangat baik. Dari hasil yang didapatkan disimpulkan bahwa media pembelajaran FRACTHEBOX layak digunakan. Adapun perolehan rata-rata nilai pre test sebesar 45 dan rata-rata nilai post test sebesar 90, terjadi peningkatan setelah media pembelajaran FRACTHEBOX diimplementasikan. Dengan demikian media FRACTHEBOX dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik materi pecahan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN CRT (CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI IPAS KELAS IV SDN BANGETAYU WETAN 02]
ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KELAMPOK 01 KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES
AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah pentingnya pembentukan profil pelajar yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri Klampok 01, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses implementasi, kendala yang dihadapi, serta hasil yang dicapai dari proyek ini. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sekolah telah berhasil mengembangkan dan menerapkan lima komponen utama dalam proyek ini, dengan tingkat efektivitas keseluruhan sebesar 79%, yang dikategorikan mendekati sesuai. Kendala yang dihadapi antara lain adalah keterbatasan sumber daya dan dukungan dari pihak luar. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri Klampok 01 telah berjalan dengan baik, meskipun terdapat beberapa kendala yang perlu diatasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan dukungan sumber daya dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung proyek ini agar dapat mencapai hasil yang lebih optimal