Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH DAN PARTISIPASI GURU DALAM MGMP TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi mutu pembelajaran yang kurang maksimal ditandai dengan rapor pendidikan SMA Negeri se- Kabupaten Batang tahun 2021, berdasarkan hasil dari nilai Asesmen Nasional (AN) pada kemampuan numerasi memperoleh skor 1,99 berada pada capaian kompetensi minimum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh peran kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran di SMA Negeri se - Kabupaten Batang. (2) pengaruh partisipasi guru dalam MGMP terhadap mutu pembelajaran di SMA Negeri se - Kabupaten Batang. (3) pengaruh peran kepala sekolah dan partisipasi guru dalam MGMP secara bersama terhadap mutu pembelajaran di SMA Negeri se - Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan sampel 182 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Penelitian ini diuji menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan peran kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 157,278 + 0,199 X1 ; kekuatan korelasi sebesar 0,225 dengan kontribusi 5,1 % ; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan partisipasi guru dalam MGMP terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 105,098 + 0,403 X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,692 dengan kontribusi 47,9 %; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan peran kepala sekolah dan partisipasi guru dalam MGMP terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 90,508 + 0,089 X1 + 0,388 X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,694 dengan kontribusi sebesar 48,2%. Saran pada penelitian ini adalah guru hendaknya mempersiapkan tahapan proses pembelajaran dan ikut berpartisipasi dalam MGMP untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Kepala sekolah sebagai edukator dan supervisor bertanggung jawab atas mutu pembelajaran, melalui perantara guru hendaknya memberikan pendidikan, arahan, dan bimbingan. Dinas pendidikan melalui pengawas menyelenggarakan pelatihan bagi kepala sekolah dan guru untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Kata kunci : Peran Kepala Sekolah, Partisipasi Guru dalam MGMP, Mutu Pembelajara

    PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, BUDAYA ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI SE-KABUPATEN PEKALONGAN

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui besarnya pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan, (2) mengetahui besarnya pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan, (3) mengetahui besarnya pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan, (4) mengetahui besarnya pengaruh lingkungan kerja, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah guru PNS SMK Negeri se-Kabupaten Pekalongan sebanyak 162 orang diperoleh sampel 115 orang dengan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis deskriptif, regresi linier sederhana dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 15. Hasil dan simpulan penelitian adalah: (1) terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru sebesar 16,8% dengan persamaan regresi Ŷ = 2,629 + 0,376X1, (2) terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja guru sebesar 57,8% dengan persamaan Ŷ = 1,255 + 0,700X2, (3) terdapat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru sebesar 31,4% dengan persamaan regresi Ŷ = 2,305 + 0,437X3, dan (4) terdapat pengaruh lingkungan kerja, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru sebesar 59,9% dengan persamaan regresi Ŷ = 0,907 + 0,055X1 + 0,586X2 + 0,136X3.Saran dari peneliti adalah sekolah berupaya mempertahankan lingkungan kerja di sekolah untuk meningkatkan kepuasan kerja guru, meningkatkan penerapan budaya organisasi dalam pengelolaan sekolah, terutama mengenai budaya tugas, meningkatkan Idealized influence kepala sekolah melalui pembinaan maupun pelatihan peningkatan kompetensi kepala sekolah. Kata kunci : Lingkungan Kerja, Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Kepuasan Kerja Guru

    PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA SEKOLAH DAN KOMITMEN KERJA TERHADAP DISIPLIN GURU DI SMAN KABUPATEN KENDAL

    No full text
    Abstrak Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Adakah pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal?, (2) Adakah pengaruh budaya sekolah terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal?, (3) Adakah pengaruh komitmen kerja guru terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal?, (4) Adakah pengaruh secara bersama sama antara kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan komitmen kerja terhadap disiplin guru di SMA Negeri Kabupaten Kendal? Populasi penelitian ini 573 guru di Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Kendal. Sampel 236 guru diambil secara proporsionale random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data untuk uji validitas, uji reliebilitas, uji persyaratan dan uji hipotesis menggunakan program SPSS for Windows 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh kepemimpnan kepala sekolah terhadap disiplin guru sebesar 57,2% dengan kontribusi tertinggi dari dimensi disiplin peraturan organisasi dan kontribusinya paling rendah adalah pada dimensi disiplin peraturan kerja. (2) Ada pengaruh budaya sekolah terhadap disiplin guru sebesar 37,1% dengan kontribusi tertinggi dari dimensi supervisi dan kontribusinya paling rendah adalah pada dimensi manajerial. (3) Ada pengaruh komitmen kerja terhadap disiplin guru sebesar 27,2% dengan kontribusi tertinggi dari kontribusi adalah dimensi komitmen berkelanjutan dan kontribusinya paling rendah yaitu komitmen efektif. (4) Ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, dan komitmen kerja secara bersama-sama terhadap disiplin guru sebesar 65,8%, dengan kontribusi tertinggi dari variabel kepemimpinan kepala sekolah dan kontribusi terendah dari variabel komitmen kerja guru. Berdasarkan hasil penelitian maka direkomendasikan, (1) Guru agar memiliki komitmen terhadap tanggungjawab tugasnya secara disiplin. (2) Kepala sekolah agar melibatkan guru dalam menyusun perencanaan kegiatan sekolah. (3) Dinas Pendidikan untuk memberikan arahan kepada kepala sekolah agar memberikan bimbingan kepada semua guru untuk mentaati peraturan jam kerja ASN.Kata kunci: kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, komitmen kerja, disiplin guru

    PENGARUH KOMITMEN KERJA, KOMPETENSI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR

    No full text
    Kemajuan teknologi membuat manusia memasuki suatu era baru yaitu era digital. Era digital yang bisa disebut juga era globalisasi adalah suatu kondisi zaman di mana seluruh kegiatan yang mendukung kehidupan sudah bisa dipermudah dengan adanya teknologi yang serba canggih.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh komitmen kerja yang signifikan terhadap kinerja guru sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. (2) mengetahui pengaruh kompetensi teknologi informasi dan komunikasi yang signifikan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. (3) mengetahui pengaruh komitmen kerja, kompetensi teknologi informasi dan komunikasi yang signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 105 orang dari seluruh total jumlah populasi yang tersebar di sekolah dasar Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang yang dipilih secara proporsional random sampling. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas data dan uji hipotesis menggunakan program SPSS for Windows Release 24.0.Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Komitmen Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. Diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,881 yang berarti korelasi variabel X1 dengan Y kuat, dengan nilai R Square = 0,658 artinya besarnya pengaruh variabel X1 terhadap Y adalah sebesar 65,8%. (2) Terdapat pengaruh yang positif antara Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. Diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,562 yang berarti korelasi variabel X2 dengan Y termasuk kategori sedang, dengan nilai R Square = 0,316 artinya besarnya pengaruh variabel X2 terhadap Y adalah sebesar 31,6%. (3) Kinerja Guru Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Komitmen Kerja dan Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi secara bersama-sama terhadap Kinerja Guru, nilai korelasi (r) = 0,822 dan nilai (Adjusted R Square) = 0, 676 yang artinya bahwa pengaruh variabel Komitmen Kerja dan Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi secara bersama-sama terhadap variabel Kinerja Guru (Y) adalah sebesar 67,6 % dan sisanya 32,4% dipengaruhi oleh variabel yang lain.Berdasarkan temuan tersebut, maka direkomendasikan. (1) Komitmen para guru SD di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang harus digenjot lagi karena komitmen mereka yang tinggi akan meningkatkan prestasi siswa dan memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam berbagai isu krusial di dalam perusahaan. (2) Kemahiran guru-guru di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi perlu ditingkatkan lagi karena kemahiran guru dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi diantisipasi akan berdampak positif terhadap kegiatan atau aktivitas yang dilakukan guru di lapangan. Kata kunci: Komitmen Kerja, Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Gur

    IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Pendidikan karakter penting diterapkan dalam lembaga pendidikan, dikarenakan pada saat ini muncul berbagai macam tingkah laku yang tidak sesuai atau mneyeleweng pada dunia dunia pendidikan. Tingkah laku tersebut diantaranya pelecehan seksual, menonton video porno, tawuran, tindak kekerasan, hilangnya nilai-nilai kejujuran dan bisnis mania lewat sekolah. Penelitian ini bertujuan dalam menggambarkan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran di sekolah dasar. Metode digunakan studi Pustaka dengan pendekatan kualitatif terdiri tas 3 jurnal yang ditelaah, sedangkan Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil dari penelitian ini Pendidikan karakter ini dapat diterapkan melalui pengintegrasian dalam kegiatan yang diprogramkan meliputi Taat kepada ajaran agama, toleransi, disiplin, tanggung jawab, kasih sayang, gotong royong, sopan santun dan jujur , kegiatan tersebutkan diterapkan dengan menggunakan enam strategi yaitu pembiasaan dan pembudayaan, moral knowing, merasakan dan mencintai yang baik, tindakan yang baik, keteladanan dari lingkungan sekitar dan taubat, strategi tersebut dalam implemetasinya dengan beberapa pendekatan meliputi pendekatan penanaman nilai, perkembangan kognitif, kalsifikasi nilai dan pembelajaran berbuat

    ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PERKAPITA, RLS, AHH, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN

    No full text
    Ketimpangan pendapatan merupakan suatu permasalahan ekonomi yang menjadi sorotan dan sulit terpecahkan hampir di setiap negara berkembang seperti halnya Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Pengeluaran Perkapita, Rata-Rata Lama Sekolah, Angka Harapan Hidup, dan Jumlah Penduduk Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan di 7 Kabupaten/Kota Eks-Karesidenan Kediri Tahun 2015-2021. Dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini menggunakan analisis linier berganda data panel dengan Common Effect Model (CEM) sebagai model terpilihnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengeluaran Perkapita memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Rata-Rata Lama Sekolah memiliki pengaruh secara positif dan tidak signifikan terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Angka Harapan Hidup memiliki pengaruh secara negatif dan tidak signifikan terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan, dan Jumlah Penduduk memiliki pengaruh secara negatif dan signifikan terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan di 7 Kabupaten/Kota Eks-Karesidenan Kediri. Kata Kunci: Ketimpangan Distribusi Pendapatan, Pengeluaran Perkapita, Rata-Rata Lama Sekolah, dan Jumlah Pendudu

    TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL APPROACH IN MEASURING USER BEHAVIOR OF ONLINE FOOD DELIVERY APPLICATIONS IN BANYUMAS DISTRICT

    No full text
    Food delivery services are increasingly preferred as the internet develops, but food consumer and entrepreneurs need to be selective in choosing which ones can provide value to them. This study aims to examine the easy to use, usefullness and attitudes of behavioral intention in food delivery applications in Banyumas Regency. The data analysis method used is structural equation modeling-partial least squares (SEM-PLS). The number of respondents was 100. The sampling technique in this study used a purposive sampling method with criteria for a minimum age of 17 years, domiciled in the Banyumas Regency area, and had used shopee food for at least 1 month. Collecting data using a Likert scale questionnaire 1 to 5 by utilizing the google form. The results showed that all TAM variables had an effect on behavioral intentio

    Analisis Kebutuhan Ruang Pedangang di Pasar Bulu Semarang

    No full text
    Pasar Bulu Semarang menjadi buah bibir masyarakat Kota Semarang. Suasana pasar yang harusnya ramai pembeli, tetapi didapati tidak saat berada di Pasar Bulu. Suasana Sepi sampai banyak Kios dan Los yang kosong membuat peneliti ingin mencari titik permasalahan dari peristiwa tersebut. Banyak Kios dan Los yang tidak disewa oleh pedagang. Hal tersebut menjadi pertanyaan bagi peneliti untuk menganalisis kebutuhan ruang pedagang di Pasar Bulu Semarang. Analisis kebutuhan ruang merupakan salah satu tahap perancangan suatu bangunan. Kebutuhan ruang juga menjadi Indikator kelayakan suatu bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan ruang pedagang berdasarkan Regulasi Peraturan Menteri Perdagangan.dan menganalisis Kondisi Pasar Bulu Semarang. Dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi atau masukan bagi perkembangan ilmu Arsitektur tentang pentingnya kebutuhan ruang Pasar yang berpengaruh pada aktifitas pedagang dan pembeli. Metode yang dilakukan peneliti yaitu menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Berdasarkan Kondisi Pasar Bulu Semarang, Pedagang membutuhkan ukuran kios yang lebih lebar dengan spesifikasi jenis dagangan dan ukuran Kios yang jelas. Selain Ukuran Kios dan Los, Ditinjau dari Ketersediaan Akses masuk bangunan di pasar Bulu, Baik Pedagang maupun Pembeli membutuhkan Kemudahan Akses seperti mmperlebar pintu masuk, memperbanyak pintu alternatif, dan memperlebar lorong masuk banguna

    Analisis Kebutuhan dan Sirkulasi Parkir di Gedung Pusat Universitas PGRI Semarang

    No full text
    Tempat parkir merupakan hal terpenting bagi para pengguna kendaraan. Permasalahan tempat parkir sangat penting untuk di analisis supaya permasalahan tersebut dapat terpecahkan, karena hampir semua aktivitas kegiatan yang berhubungan dengan kendaraan sangat memerlukan sarana tempat parkir adapun diruang terbuka maupun gedung. Tempat parkir yang tersedia harus memadai bagi para pengguna. Di gedung pusat Universitas PGRI Semarang memiliki pengguna yang banyak sehingga kebutuhan parkir memerlukan lebih besar pula. Dengan banyaknya pengguna sirkulasi yang ada di gedung pusat juga membahayakan, masih banyak cross saat keluar dari tempaat parkir. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, maka fokus penelitian ini adalah mengindentifikasi pengguna kendaraan saat tempat parkir di gedung pusat penuh. Selanjutnya menganalisis pemecahan masalah kebutuhan parkir dan menentukan sirkulasi parkir yang aman dan nyaman bagi pengguna. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah dengan cara servey lapangan secara langsung (RDS), RDS (Real Demand Survey / Survey Kebutuhan Nyata) adalah survei terhadap kebutuhan yang benar-benar memang mencerminkan apa yang sebenarnya dibutuhkan.Hasil penelitian ini adalah permasalahan pada kebutuhan parkir yang kurang dan pola sirkulasi parkir

    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pengangguran di Indonesia tahun 2015-2020 yang dipengaruhi oleh beberapa aspek yaitu pertumbuhan ekonomi penduduk yang mengalami penurunan, tingkat inflasi antar provinsi yang kurang stabil, dan rendahnya rata-rata lama sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan pendidikan, terhadap pengangguran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode dokumentasi dengan mengambil data sekunder dari BPS. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi data panel dengan model fixed effect. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Hasil analisis menunjukkan variabel pertumbuhan ekonomi (), inflasi (), dan pendidikan () secara simultan berpengaruh terhadap pengangguran (Y)

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇