Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Penggunaan Picture and Picture untuk Pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    No full text
    Pengetahuan dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan bekal hidup sehat setiap anak. Pengenalan dan pembiasaan PHBS ini dapat berjalan dengan baik bila dikenalkan sejak dini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman PHBS melalui picture and picture untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini. Kegiatan ini dilakukan sesuai dengan data observasi bahwa pembiasaan PHBS pada siswa di TK ABA 1, TK ABA 3, dan TK ABA 4 belum ideal. Kegiatan ini didesain untuk memberikan keterampilan pada guru TK untuk membiasakan PHBS pada siswa melalui picture and picture. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan alur pre-tes, penguatan pemahaman PHBS melalui picture and picture, simulasi PHBS melalui picture and picture oleh guru, pos tes, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru akan menjadikan media gambar sebagai pijakan dalam pengembangan pembelajaran dan pembiasaan PHBS. Peserta kegiatan ini berjumlah 74 orang. Respon atau evaluasi kegiatan dibedakan menjadi tiga, senang, biasa, dan kecewa. Respon guru mitra dikategorikan baik, yaitu 74% peserta senang pada kegiatan ini. Respon mereka pada materi 74% senang, modul kegiatan 85% senang, jadwal kegiatan 44% senang, metode pelaksanaan 60% senang, alat dan bahan 94% senang, dinamika kelompok 89% senang. Rencana tindak lanjut kegiatan ini adalah pendampingan penggunaan picture and picture sebagai media belajar dan bermain dalam mengenalkan dan membiasakan PHBS. Dengan demikian, kesadaran PHBS diharapkan mewujudkan anak sehat cerdas ceria

    Pendampingan Pengelolaan Kampung Pancasila Berbasis IT

    No full text
    Kampung pancasila adalah kelurahan yang dijadikan contoh penerapan nilai-nilai pancasila. Pengamalan nilai-nilai pancasila sangat penting dalam segala aspek kehidupan. Pengabdian ini dilakukan di Kampung Pancasila Kota Semarang. Terbentuknya Kampung pancasila, pengamalan pancasila dihargai dalam masyarakat setempat sesuai dengan pancasila masyarakat desa yang majemuk. Mewujudkan kepribadian dan memiliki jati diri berdasarkan nilai-nilai Pancasila yang mengagungkan Bhinneka Tunggal Ika. Tujuan pengabdian adalah pengembangan Kampung pancasila berbasis IT. Setelah pendampingan manajemen dan pelatihan yang didukung IT, pengelolaan Kampung Pancasila mampu dapat merencanakan kegiatan Kampung Pancasila yang didukung IT

    Pendampingan Penyusunan Laporan Uji Tanah untuk Keperluan Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan Gudang

    No full text
    Mitra pengabdian kepada masyarakat memerlukan izin mendirikan bangunan pada pengembangan gudang penyimpanan produk hasil produksinya, namun mitra terkendala dalam perlengkapan dokumen administratif khususnya data tanah. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada mitra dalam menyiapkan data tanah dan laporan yang lengkap. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan melalui serangkaian simulasi ipteks berupa pengujian tanah di lapangan dan laboratorium, dan konsultasi dalam penyusunan laporan hasil uji tanah yang digunakan sebagai dokumen administratif pada pengurusan izin mendirikan bangunan dan sebagai dasar dalam perancangan pondasi. Pelaksanaan pengabdian ini memberikan hasil dalam bentuk produk data-data tanah, analisis hasil, daya dukung tanah yang dituangkan dalam satu laporan penyelidikan tanah. Mitra mendapat manfaat dalam penggunaan data tanah untuk perancangan pondasi dan penggunaan laporan penyelidikan tanah sebagai pelengkap dokumen pada pengurusan izin mendirikan bangunan. Selain itu, mitra memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam memahami data tanah dan hasil analisis daya dukung sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pondasi bangunan gudang

    Nilai Moral dalam Kumpulan Cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan Karya Okky Madasari: Kajian Sosiologi Sastra

    No full text
    This study aims to describe how the moral values in a collection of short stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan by Okky Madasari are the study of the sociology of literature. In this study using a qualitative descriptive method. Descriptive qualitative namely research by providing an overview of moral values in the collection of short stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan. The source of the data in this study namely the source obtained from the collection of stories Yang Bertahan dan Binasa Perlahan by Okky Madasari published by Gramedia Pustaka Utama Jakarta consisting of 196 pages and published in 2017, while the data in this study are in the form of words, paragraphs, sentences, and quotes that describe moral values. Data collection techniques using listening and note-taking techniques. Data analysis techniques in this study used content analysis techniques. Based on the research of the short story collection Yang Bertahan dan Binasa Perlahan there are 3 moral value namely the moral value of human relations with oneself, the moral value of human relations with other humans, and the moral value of human relations with God.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana nilai moral dalam kumpulan cerpen "Yang Bertahan dan Binasa Perlahan" karya Okky Madasari: kajian sosiologi sastra. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif yaitu penelitian dengan memberikan gambaran terkait nilai moral dalam kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan karya Okky Madasari. Sumber data pada penelitian ini yaitu sumber diperoleh dari kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan karya Okky Madasari yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama Jakarta terdiri dari 196 halaman dan terbit tahun 2017, sedangkan data pada penelitian ini berupa kata, paragraf, kalimat, dan kutipan yang menggambarkan nilai moral. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian kumpulan cerpen Yang Bertahan dan Binasa Perlahan terdapat 3 nilai moral yaitu nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain, dan nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan

    Penggunaan Kalimat Efektif dalam Buku Berbicara Itu Ada Seninya Karya Oh Su Hyang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud kalimat efektif pada buku Berbicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode dan teknik penyediaan data yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu metode simak dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik kepustakaan dan teknik lanjutan berupa teknik baca dan teknik catat. Metode analisis data dalam penelitian ini, yaitu metode agih dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung atau teknik BUL, sedangkan teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik lesap dan teknik baca markah. Metode dan teknik penyajian hasil analisis data yang dilakukan, yaitu metode informal. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa sebagaian besar kalimat dari buku Berbicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang sudah efektif. Namun, terdapat beberapa kalimat yang tidak efektif. Penggunaan kalimat efektif berjumlah 321 kalimat (89,16%), sedangkan kalimat tidak efektif berjumlah 39 kalimat (10,83%)

    Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA

    No full text
    This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata)

    Nilai Pendidikan Karakter pada Antologi Cerpen Perihal Kematian yang Dipermainkan Cerpen Pilihan KIAS 2017-2019

    No full text
    The purpose of this study was to describe the value of character education contained in the anthology of short stories Perihal Kematian yang Dipermainkan. This study uses a qualitative descriptive approach. From the results of data collection analyzed, several data collection techniques were obtained, namely (1) identification, (2) data classification, (3) data description and, (4) conclusions. Based on the results of data analysis, it can be concluded that there are 9 values of character education in 9 short stories from 12 short stories titles. The nine values of character education are honesty (2 quotes), tolerance (2 quotes), hard work (4 quotes), creative (1 quote), curiosity (4 quotes), peace-loving (2 quotes), social care ( 5 citations), responsibility (2 citations). ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam antologi cerpen Perihal Kematian yang Dipermainkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripsi. Dari hasil pengumpulan data yang dianalisis, diperoleh beberapa teknik pengumpulan data, yaitu dengan (1) identifikasi, (2) klasifikasi data, (3) deskripsi data dan, (4) kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat ditarik simpulan bahwa terdapat 9 nilai pendidikan karakter dalam 9 cerpen dari 12 judul cerpen. Sembilan nilai pendidikan karakter tersebut yaitu, jujur (2 kutipan), toleransi (2 kutipan), kerja keras (4 kutipan), kreatif (1 kutipan), rasa ingin tahu (4 kutipan), cinta damai (2 kutipan), peduli sosial (5 kutipan), tanggung jawab (2 kutipan)

    Campur Kode Tuturan Dalam Ceramah Gus Miftah pada Kanal Youtube Gus Miftah Official

    No full text
    The study was conducted (1) describe the speech code mixing Gus Miftah, (2) describe code mixing factor of the speech code in the Miftah. The method used then if comes with a steady deskrip. Note and documentation thenique and data presentation thechniqhu using informal presentation technique using informal presentation technique. Research show a code mixing form called code mixing it's word, code mixing with pharase, and code mixing it's clausa. A drape in sarong us Gus Mifttah is populer vocabulary use in society, pupose the speaker, living habits, wants look educated and influence of the speakers creates a sense humor. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan bentuk campur kode tuturan dalam ceramah Gus Miftah, (2) Mendeskripsikan faktor campur kode tuturan dalam cermah Gus Miftah. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik simak, teknik catat dan dokumentasi dan teknik penyajian data menggunakan teknik penyajian informal. Hasil penelitian menunjukkan bentuk campur kode yaitu campur kode berbentuk kata, campur kode berbentuk frasa dan campur kode berbentuk klausa.. Faktor penyebab terjadinya campur kode tuturan dalam ceramah Gus Miftah yaitu penggunaan kosa kata populer di dalam masyarakat, tujuan penutur, kebiasaan tempat tinggal, ingin terlihat terpelajar dan pengaruh penutur menciptakan rasa humor

    Pengaruh Pemanfaatan E-Learning Terhadap Capaian Perkembangan Sosial Anak di Taman Kanak-Kanak Kota Yogyakarta

    No full text
    AbstractTechnological developments and the spread of dangerous diseases affect the world of education, including kindergarten. Different learning processes influence a child's development. Therefore, the purpose of this study is to obtain information on the effects of e-learning use on children's sosial development. The sample for this study includes her 196 teachers and parents. The data collection method uses questionnaires. A data analysis method using simple regression. The results showed that the use of e-learning had a significant positive impact on children's sosial development outcomes, with a regression coefficient of 1.016 and a significance value of 0.000 0.05. The use of e-learning makes an effective contribution of 17.7% to achieving sosial development. Keywords: using e-learning; children's sosial developmentAbstrakBerkembanganya teknologi dan situasi merebahnya penyakit yang berbahaya memberikan dampak bagi dunia pendidikan salah satunya taman kanak-kanak. Proses pembelajaran berbeda memberikan dampak bagi perkembangan anak. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang pengaruh pemanfaatan e-learning terhadap capaian perkembangan sosial anak. Sampel penelitian ini sebanyak 196 guru dan orang tua. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan e-learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap capaian perkembangan sosial anak dengan koefisien regresi sebesar 1,016 dan nilai signifikansi 0,0000,05. Pemanfaatan e-learning memberikan sumbangan efektif sebesar 17,7% terhadap capaian perkembangan sosial.Kata kunci: Pemanfaatan e-learning; capaian perkembangan sosia

    Model Pengasuhan Terhadap Pembentukan Karakter Anak Panti Asuhan Al -Washliyah Kota Binjai

    No full text
    AbstractOrphanages are facilities for neglected children, children without parents, and underprivileged children. This article aims to discuss the programs provided by the orphanage in caring for orphans, then how are the models of caregivers there in shaping the character of the orphanage, what kind of character is formed, and the inhibiting factors in shaping the character of the orphanage. The method in this research is qualitative, namely observation, data collection, interviews, and direct documentation of orphanages. The research subjects were the administrators of the orphanage and the children in the orphanage. Based on the results of the research that each orphanage has its own way of shaping the character of the children in the orphanage. Just like in the al-washliyah orphanage, binjai city, there they apply rules that are obeyed by every child. From the results of the interviews they conducted, they applied a democratic parenting model, namely parenting that prioritizes communication between children and parents. When the child wants to do something, he must first discuss it with the caregivers who are there, with this discussion it can make the child become focused, confident, able to socialize well and become a more independent person.Keywords: Parenting; Character building; OrphanageAbstrakPanti Asuhan adalah fasilitas bagi anak terlantar, anak yang tidak ada orangtua nya,dan anak yang kurang mampu. Artikel ini bertujuan untuk membahas program yang diberikan pihak panti dalam mengasuh anak panti, kemudian bagaimana model pengasuh yang ada disana dalam membentuk karakter anak panti , karakter seperti apa yang dibentuk, dan faktor penghambat dalam membentuk karakter anak panti . Metode dalam penelitian ini adalah Kualitatif, yaitu Observasi, pegumpulan data, wawancara, dan dokumentasi langsung kepanti asuhan. Subjek penelitian adalah para pengurus panti asuhan dan anak -anak yang ada dipanti asuhan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian bahwasannya setiap panti asuhan memiliki caranya masing -masing dalam membentuk karakter anak dipanti asuhan tersebut. Sama halnya seperti didalam panti asuhan al-washliyah kota binjai, disana mereka menerapkan aturan yang dipatuhi oleh setiap anak. Dari hasil wawancara yang dilakukan mereka menerapkan model pengasuhan secara demokratis, yaitu pola asuh yang mengutamakan komunikasi antara anak dan orangtua. Ketika anak tersebut ingin melakukan sesuatu maka harus berdiskusi terlebih dahulu kepada para pengasuh yang ada disana, dengan adanya diskusi tersebut dapat membuat anak tersebut menjadi terarah, percaya diri, dapat bersosialisasi dengan baik dan menjadi pribadi yang lebih mandiri.Kata kunci: Pengasuhan; Pembentukan karakter; Anak Panti Asuha

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇