Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Perancangan Buku Latihan Menggambar Menggunakan Penggaris Putar
Spirograph® is used to rotate repeatedly that can increase finger grips strength on a pencil, support coordinate eyes to hands and practice both of hand so that it is recommended to provide in children playground facilities. A similar tool like Spirograph® in Indonesia that already exist in ruler shape, or be known by penggaris putar, penggaris bunga or penggaris rotari. But in Indonesia however they haven't provided practice book to use this ruler. This study aims to design a drawing exercise book using a penggaris putar as a guide for teachers and parents when accompanying children to draw. The design of this book uses the Research and Development level 1 method, utilizes literature studies and produces designs for a number of 3 series of drawing practice books tittle are "Ayo menggambar dengan penggaris putar".Keywords: Penggaris Putar; Spirograph®AbstrakSpirograph® penggunaannya dengan diputar secara berulang sehingga dapat meningkatkan kekuatan genggaman jari pada pensil, mendukung koordinasi mata-tangan dan melatih kedua tangan sehingga direkomendasi untuk disediakan di tempat fasilitas bermain anak. Alat serupa Spirograph® di Indonesia sudah ada dalam bentuk penggaris, dikenal dengan sebutan penggaris putar, penggaris bunga atau penggaris rotari. Namun di Indonesia belum tersedia buku latihan untuk menggunakan penggaris ini. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan buku latihan menggambar menggunakan penggaris putar sebagai panduan guru dan orang tua saat mendampingi anak menggambar. Perancangan buku ini menggunakan metode Research and Development level 1, memanfaatkan studi literatur dan menghasilkan rancangan sejumlah 3 seri buku dengan judul "Ayo menggambar dengan penggaris putar".Kata kunci: Penggaris Putar;Spirograph®"
Program Parenting SOS (Sekolah Orang Tua Santri) Di TK Ihya Assunnah Tasikmalaya
AbstractIn an effort to stimulate the growth and development of early childhood, of course, its not only the task of educators in school institutions, but the importance of the involvement of parents and teachers in optimizing the growth and development of early childhood and aligning parenting styles in early childhood. The purpose of this study was to find out about the parenting program held at TK Ihya Assunnah Tasikmalaya. The research method used is a qualitative research method, describes the research results descriptively. Data collection techniques using the method of observation, interviews, and documentation. The results of this study are the parenting program held at Ihya Assunnah Kindergarten is SOS (Santri Parents School). The program is implemented through tiered training attended by parents and those involved in the childcare process. This program can be implemented through the stages of planning, implementation, evaluation, and follow-up. This parenting program, parents know more about and apply appropriate parenting patterns, how to stimulate children, and parents are more cooperative towards the programs held at Ihya Assunnah Kindergarten. With the existence of the SOS parenting program, it is hoped that it can increase parental awareness regarding the importance of parental involvement in early childhood education.Keywords: parenting programs; parent involvement; early childhoodAbstrakDalam upaya menstimulasi tumbuh kembang anak usia dini tentunya tidak hanya tugas pendidik di lembaga sekolah, tetapi pentingnya keterlibatan orang tua dan guru dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini dan menyelaraskan pola asuh pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai program parenting yang diselenggarakan di TK Ihya Assunnah Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, yaitu menjabarkan hasil penelitian secara deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu program parenting yang diselenggarakan di TK Ihya Assunnah disebut dengan SOS atau Sekolah Orang Tua Santri. Program tersebut dilaksanakan melalui pelatihan berjenjang yang diikuti oleh orang tua maupun pihak yang terlibat dalam proses pengasuhan anak. Program ini dapat terlaksana melalui adanya tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Dengan adanya program parenting tersebut, orang tua lebih mengetahui dan menerapkan pola pengasuhan yang tepat, cara menstimulasi anak, serta orang tua lebih kooperatif terhadap program yang diselenggarakan di TK Ihya Assunnah. Dengan adanya program parenting SOS ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya keterlibatan orang tua pada pendidikan anak usia dini.Kata kunci: Program Parenting; Keterlibatan Orang Tua; Anak Usia Dini
Kritik Sosial dalam Geguritan "Dunga Munggah Pangkat" Karya Budi Palopo
The purpose of making this article is to find out the incompatibility of the work of Javanese literature on Geguritan Budi Palopo with the title "Dungo Mupload Rank" to be applied in daily life practice. This research based on the theory of the sociology of literature uses qualitative research, which is in line with the opinion (Ratna, 2013: 47) in (Autoridad Nacional del Servicio Civil, 2021) that the sociology of literature focuses on social signs that have to do with society as is the general characteristic of qualitative research. . Based on the sociological theory of literature, this research is descriptive in nature, because it explains clearly what is the content of this geguritan text, as the author wants to present to the reader. In making this article using the type/approach of research in the form of library research or library research. Literature study is a study that is used to collect information and data with the help of various materials in the library such as documents, books, magazines, historical stories, etc. Library research or library search, namely research carried out through data collection or scientific writing aimed at the object of research or data. In accordance with the title of this geguritan, the poet shows a way so that his prayers or hopes for his promotion can be fulfilled. The first stanza describes how to deal with the ruler so that things run smoothly, namely by fawning. People who have a desire to increase in rank and rank are advised to be able to sort out and immediately humble themselves before the ruler, lick the ruler's feet, and make the authority of the ruler continue to grow
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI SURUH 01 KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesiapan SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar; (2) mengetahui Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang; dan (3) mengetahui Faktor-faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yakni penelitian yang memberikan gambaran tentang situasi dan kejadian faktual dan sistematis mengenai faktor-faktor, sifat-sifat, serta hubungan antara fenomena yang dimiliki untuk mengetahui dasar-dasarnya saja. Menggambarkan tentang realita empirik dibalik fenomena secara mendalam, rinci dan tuntas tentang Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang (Studi Kesiapan Satuan Pendidikan Non Sekolah Penggerak). Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan Studi Dokumentasi. Aktifitas pengumpulan data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data peneliti menggunakan teknik pengamatan yang tekun dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) SD Negeri Suruh 01 secara empirik mempunyai kesiapan untuk mengimplementasikan Kebijakan Merdeka Belajar ditinjau dari Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana, dan Anggaran Belanja Sekolah. (2) Pelaksaan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh menunjukkan: (a) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar PPDB Zonasi terlaksana 100% dari jalur zonasi dengan jumlah peserta 43 orang dari kuota 56 orang (2 rombel). (b) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Penghapusan UN diubah menjadi AKM telah dilaksanakan untuk guru dan kepala satuan pendidikan tanggal 22-31 Agustus 2022 dan untuk siswa tanggal 2-3 November 2022 melalui proses sosialisasi, pembentukan panitia, penganggaran, dan pelaksanaan. Hasil ANBK 2022 belum keluar sampai penelitian ini selesai dilaksanakan. (c) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Fleksibilitas Pengelolaan BOS sudah dilaksanakan dengan kenaikan anggaran BOS yang diterima SD Negeri Suruh 01 sebesar Rp 222.300.000, transfer dari pusat kerekening sekolah dan sekolah fleksibel merencanaan melalui ARKAS Kemendikbudristek, (d) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar RPP Yang Disederhanakan, dimana semua guru SD Negeri Suruh 01 sudah membuat RPP 1 lembar sebagaimana Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019. (e) Implementasi Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka di SD Negeri Suruh 01 melalui sosialisasi, pembentukan tim pengembang kurikulum, penganggaran dan terwujudlah Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) sebagai bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka. (3) Faktor-faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang yaitu: (a) faktor beban kerja guru yang meningkat dan kurangnya guru seni, (b) faktor sarana prasarana yang yang belum lengkap di semua kelas LCD Laptop, Acces Point Wifi, buku ajar kurikulum merdeka, dan buku bacaan lainnya. (c) faktor aplikasi PPDB online masih sering trouble saat pelaksanaan dan kemampuan IT orang tua calon siswa juga masih rendah, dan (d) faktor pembiayaan, dimana anggaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Honor untuk Guru Seni belum dianggarkan di RKAS 2022
STRATEGI KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM IMPLEMENTASI VISI DAN MISI BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 2 CEPU
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yang visioner dalam mengimplementasikan visi dan misi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian deskriptif kualitatif yang mengungkapkan kondisi atau situasi subyek penelitian sesuai fakta pada saat penelitian, terkait peran kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misi. Data rapor pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan penelitian. Berdasarkan data rapor pendidikan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Seluruh pemangku kepentingan, baik guru, siswa, orang tua, maupun masyarakat, setelah melewati berbagai tahapan visi dan misi yang berhasil disosialisasikan, diharapkan dapat berperan dalam mewujudkan visi dan misi tersebut, tidak hanya berupa simbol-simbol dan kata-kata. Selain itu, kepemimpinan visioner dapat berperan sebagai agen perubahan untuk mewujudkan visi dan misi serta menggerakkan masa depan warga SMA N 2 Cepu serta meningkatkan pembelajaran. Ini dilakukan dengan menyediakan pelatihan, peralatan, dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk mencapai tujuan.Kata kunci : kepemimpinan visioner, rapor pendidikan, strategi, visi dan mis
Kerangka Kerja manajemen Humas dalam Lembaga Pendidikan Tinjauan Epistimologis
Memasuki era industri 4.0 yang di prakarsai melaui tekhnologi informasi yang pada prinsipnya revolusi industri tak lagi mengadopsi sistem komunikasi yang stagnan melainkan intraksi yang lebih sistematis maka adanya publik relation umumnya bisa membantu proses kelancaran hubungan kerja yang relevan pada sebuah organisasi. Untuk itu, harus berani mengadakan perubahan. Perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri maupun dari dalam organisasi tempat bekerja. Jelas kita tidak bisa lari dari era globalisasi dan informasi ini, sebab kita sudah tidak terikat batas-batas lagi. Bila kita tidak berani go international pasti akan terpuruk sendiri. Kita diajak bersama-sama memberanikan diri membuka hati agar bisa memasukkan angin segar yang kita butuhkan dalam berkompetisi dan berkolaborasi di dalam era globalisasi dan informasi ini. Konsep inilah yang nantinya akan berkontribusi menentukan arah dan tujuan sebuah organisasi maupun perusahaan. karena itu secara spesifik dalam penulisan artikel ini lebih di fokuskan kepada teori-teori serta pendapat para tokoh tentang hakikat dari public Relations, dengan bahasa sederhananya "Public Relation tinjauan epistimologi
Pengembangan Aplikasi Pembelajaran Gerbang dan Rangkaian Logika Memanfaatkan Augmented Reality Untuk Siswa SMK
As time goes by, technological developments are getting faster, one of which is mobile technology. In mobile technology in this era, what is often used is the use of augmented reality technology. The following study aims to provide an overview of several steps involved in making augmented reality-based Android learning media applications, gate materials, and a series of computer system lesson logic for vocational level students. In addition, to produce android learning media applications utilizing augmented reality logic circuit material for vocational level students that are practical, effective and valid. In this research, the type is application development. The process of developing this application applies the ADDIE method which is composed of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. From this study, the average score of validity of android mobile learning applications using augmented reality gates and logic circuits for vocational students is 4.54 and is included in the very valid section. The response results showed that students responded positively to mobile learning media, augmented reality-based logic circuits. From student responses, 80% of students responded in agreement to each part of the response, and 85% of students obtained scores above the minimum completeness criteria so that the use of logic circuit learning applications using augmented reality is categorized as effective
Aplikasi Gamifikasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Augmented Reality
Perkembangan teknologi telah membawa perubahan pada sistem pembelajaran yang didukung oleh aplikasi pembelajaran pada komputer, laptop dan smartphone. Penggunaan aplikasi augmented reality bisa dijadikan contoh dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak usia dini. Perancangan ini bertujuan terciptanya media pembelajaran dasar Bahasa Inggris pada anak usia dini memanfaatkan teknologi augmented reality dengan pendekatan gamifikasi. Gamifikasi merupakan pendekatan pembelajaran yang menggunakan unsur permainan atau video untuk memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Perancangan ini menggunakan metode pengembangan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Hasil dari perancangan ini menghasilkan sebuah aplikasi yang berisi materi dasar bahasa inggris untuk anak usia dini, yang terdiri dari gretings, number, alphabet, color, animal, family, dan fruit
Membangun Sistem Smart Trash Menggunakan Mikrokontroler Motor Servo Panjerino
To cultivate good behavior and care for the environment, SD Negeri 2 KuwasenJepara promotes proper waste disposal, but in reality, there are still many students who don't do it. The purpose of this research is to build a smart trash can to socialize waste disposal in an attractive way for students. We use a manual trash can that is integrated with the Arduino Uno. This smart trash system is able to open automatically when it detects movement within 50 cm and vice versa, and can emit a "Thank you for not littering" sound. The performance test results show that the ultrasonic sensor device opens and closes within 3.07 seconds at a distance of 15 centimeters and 3.06 seconds at a distance of 30 centimeters. The feasibility test of the tool obtained a score of ≥76% and an ease of use score of 87.7%
HUBUNGAN KETAATAN BERAGAMA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA MAHASISWA SANTRI
Abstrak.Penelitian kuantitatif ini bertujuan mengetahui hubungan ketaatan beragama dan perilaku seksual pranikah pada mahasiswa santri di Kota Cirebon. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa santri di Kota Cirebon dengan jumlah 291 mahasiswa. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan proportionate random sampling dan terpilih 120 mahasiswa santri. Data dikumpulkan menggunakan skala ketaatan beragama dan skala perilaku seksual pranikah. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas tingkat perilaku seksual pranikah dan kontrol diri pada mahasiswa santri berada pada kategori sedang, untuk perilaku seksual pranikah sebesar 68,3 % dan ketaatan beragama 60,8 %. Selain itu, uji hipotesis untuk uji normalitas didapatkan hasil signifikan sebesar 0,200 yang artinya berdistribusi normal dan uji liniearitas dengan hasil signifikansi sebesar 0,000 berarti linier. Berdasarkan hasil penlitian, dapat disimpulkan bahwa ketaatan beragama berhubungan secara signifikan pada perilaku seksual pranikah pada mahasiswa santri di Kota Cirebon