Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    PKM Pelestarian Permainan Tradisional

    No full text
    ABSTRACTTraditional games are one of the cultural assets that have cultural characteristics from a region or nation, therefore it is our collective responsibility to preserve them. Through traditional games we can get to know the culture of the nation or region and can also instill the values of cooperation and social contained therein. the advancement of information and technology media has been widely felt by all levels of Indonesian and world society, but these advances can have both positive and negative impacts on their users. Because, we can easily get information and the use of technology is classified as very easy and affordable for all groups, both for the young, the old, and the upper middle class as well as the lower middle class. Nowadays, children often play digital games such as video games, Playstation (PS), and online games rather than playing traditional games. different from traditional games. So that the main goal of this service is to preserve traditional games so that children are more interested than playing gadgetsABSTRAKPermainan tradisional merupakan salah satu aset budaya yang mempunyai ciri khas kebudayaan suatu bangsa maka, pendidikan karakter dapat dibentuk melalui permainan tradisional sejak usia dini. Karena selama ini pendidikan karakter kurang mendapat penekanan dalam sistem pendidikan di negara kita. Pendidikan budi pekerti hanyalah sebatas teori tanpa adanya refleksi dari pendidikan tersebut. Dampaknya, anak-anak tumbuh menjadi manusia yang tidak memiliki karakter, bahkan lebih kepada bertingkah laku mengikuti perkembangan zaman namun tanpa filter. Sekarang, anak-anak lebih sering bermain permainan digital seperti video games, Playstation (PS), dan games online. Permainan ini memiliki kesan sebagai permainan modern karena dimainkan menggunakan peralatan yang canggih dengan teknologi yang mutakhir, yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan permainan anak tradisional. Permainan anak tradisional kadang tidak membutuhkan peralatan saat dimainkan kalaupun ada peralatan yang digunakan hanyalah peralatan yang sederhana yang mudah didapatkan, dan biasanya ada di sekitar anak saat bermain, seperti batu, ranting kayu, atau daun kering. Sehingga yang menjadi tujuan utama pengabdian ini adalah melestarikan permainan tradisional supaya lebih diminati anak-anak dibandingkan dengan gadget

    Transformasi Manajemen Pendidikan Sekolah/Madrasah Pasca Pandemi Covid-19

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan transformasi manajemen pendidikan islam di sekolah/madrasah pasca pandemi Covid-19. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap implementasi transformasi manajemen pendidikan islam dalam bidang pembelajaran dan layanan. Transformasi kemampuan literasi digital guru dan siswa di sekolah/madrasah serta hambatan dalam peluang dalam penerapannya. Hasil penelitian ini, paradigma sekolah/madrasah dalam memberikan pembelajaran dan layanan pendidikan kepada peserta didik dengan mengkolaborasikan daring dan luring. Selanjutnya, dalam implementasinya juga menekankan pada penguatan pendidikan karakter (PPK). Perbedaan literasi digital guru dan siswa dapat direduksi dengan beberapa alternatif strategi sehingga mampu memberikan dampak signifikan dalam proses dan layanan pembelajaran.Kata Kunci: Manajemen Pendidikan, Literasi Digita

    CHALLENGES FOR INVESTIGATING ONLINE PROSTITUTION

    No full text
    Cyber crime is a crime with a computer or computer network being a tool, target or place of crime. Included in cyber crimes include online prostitution. The purpose of writing this article is to find out the police's efforts to investigate online prostitution crimes and what are the obstacles and solutions in conducting online prostitution investigations by the police. This paper uses a normative juridical approach in its preparation. the result of the study conducted is that before the police investigators conduct an investigation, an investigation is carried out to find out and confirm the existence of a criminal act of prostitution through social media; after the minutes of the document are completed and declared complete by the public prosecutor, then P21 proceeds. The obstacle faced by the police is the anonymity of the perpetrator. The solution presented is to coordinate with the provider (communication service provider), the social media service provider and, the Ban

    PENERAPAN AKUNTANSI KEUANGAN PADA DANA DESA DI DESA SURU KECAMATAN GEYER KABUPATEN GROBOGAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akuntansi keuangan dana desa dalam pengelolaan dana desa di Desa Suru yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban di Desa Suru, Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan peneliti adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan ini sudah sesuai dengan Peraturan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Selain itu, Kepala Desa Suru juga melaksanakan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, tertib dan disiplin pada pengelolaan tahun anggaran 2021. Secara umum Pengelolaan Dana Desa di Desa Suru, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan sudah berjalan dengan baik meskipun masih ada kendala-kendala yang harus diperbaik

    HOW DOES FINANCIAL LITERACY IMPROVE SUSTAINABILITY BUSINESS IN BATIK SMEs?

    No full text
    The business sustainability of the batik SMEs is a hot topic for research, considering that the batik industry has a historical and cultural background. This study aims to create a theoretical model of business sustainability that is influenced by financial literacy and is mediated by intellectual capital and risk attitudes. The research location was in Kediri, East Java province, with 36 respondents taken by simple random sampling. Data was taken using a questionnaire using a Likert scale. Data analysis uses the SEM structural equation with the SmartPLS application. The results showed that financial literacy had a positive and significant effect on business sustainability, financial literacy had a positive and significant effect on intellectual capital, and financial literacy had a positive and significant effect on risk attitude. Intellectual capital had a positive and significant effect on business sustainability. However, the risk attitude variable does not affect business sustainability. Then the effect of financial literacy on business sustainability mediated by intellectual capital has positive and significant results. Meanwhile, the influence of financial literacy on business sustainability mediated by risk attitude obtained insignificant results

    Pelatihan Praktik Kerja Industri di UPT Balai Latihan Kerja Ponorogo dengan Bidang Keahlian Keterampilan Multimedia

    No full text
    UPT BLK Ponorogo di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jatim melaksanakan program pelatihan berbasis kompetensi. BLK selalu memberikan wadah pelatihan kepada masyarakat yang ingin ikut serta mengasah kemampuannya sesuai dengan jurusan yang disediakan oleh dinas. Ada banyak jurusan yang ditawarkan untuk calon peserta BLK. UPT BLK menjadi salah satu wadah alternatif bagi calon peserta/siswa yang setelah lulus sekolah tidak melanjutkan perkuliahan. Sehingga UPT BLK Ponorogo di setiap tahunnya sangat banyak diminati oleh masyarakat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan untuk mandiri berwirausaha/ membuka layanan jasa sesuai dengan bidang ilmu yang didapatkan saat pelatihan. UPT BLK Ponorogo memiliki banyak sekali kejuruan, akan tetapi beberapa tahun terakhir BLK kekurangan instruktur pengajar. Masalah ini sangat berpengaruh dengan kegiatan yang ada di BLK tersebut. Hingga saat ini instruktur yang menangani beberapa jurusan masih kosong. Dari jurusan yang diminta adalah keterampilan multimedia. Untuk instruktur di BLK yang biasanya bertugas hanya memberikan materi bidang desain grafis maka untuk sub materi pelengkap maka tim dosen melakukan sebuah kerjasama untuk memenuhi bahan pokok materi keterampilan multimedia yaitu animasi dan editing video. Dari permasalahan di atas maka tim dosen Universitas Muhammadiyah Ponorogo melakukan pengabdian masyarakat dengan menggandeng mitra UPT BLK Ponorogo yaitu menjadi instruktur pelatihan di bidang jurusan keterampilan multimedia sesuai bidang keahlian yang dimiliki oleh tim dosen Universitas Muhammadiyah Ponorogo

    Pengenalan Teknologi Pengolahan Biobriket

    No full text
    Anggota kelompok tani KMPG Rumpun Mas Desa Teluk Kulbi Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi adalah petani dengan komoditas yang diusahakan yaitu tanaman pinang dan kelapa. Tanaman pinang diolah oleh menjadi biji pinang kering sedangkan kelapa diolah menjadi kopra. Pengolahan kedua komoditi ini menghasilkan produk samping yaitu kulit buah pinang, sabut dan tempurung kelapa. Kelompok tani KMPG Rumpun Mas belum memiliki pengetahuan tentang manfaat kulit buah pinang, sabut dan tempurung kelapa yang dapat menambah pendapatan petani. Produk yang ditawarkan yaitu biobriket. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengenalkan teknologi pengolahan biobriket kepada kelompok tani. Metode kegiatan yang ditawarkan adalah sosialisasi, demonstrasi, pelatihan pengolahan dan pembuatan rencana usaha biobriket. Pengabdian dilakukan dalam 3 tahap kegiatan. Kegiatan pertama melakukan sosialisasi pemanfaatan kulit buah pinang, sabut dan tempurung kelapa. Kegiatan kedua yaitu melakukan demonstrasi dan pelatihan pengolahan biobriket. Dan kegiatan ketiga adalah pelatihan pembuatan rencana usaha biobriket serta evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Kegiatan dihadiri oleh anggota kelompok tani dan BUMDES Teluk Kulbi. Pada kegiatan ini dilakukan penyerahan paket teknologi berupa modul kegiatan pengabdian dan peralatan pengolahan biobriket. Respon anggota kelompok tani selama kegiatan berlangsung sangat baik. Peserta sangat antusias dalam mengikuti setiap tahap kegiatan pengabdian

    Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra untuk SMA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata dan mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata sebagai alternatif bahan ajar sastra di SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu simak, catat, dan teknik studi pustaka. Teknik analisis data pada penelitian ini diperoleh dari menemukan, menganalisis, dan menyimpulkan nilai pendidikan karakter sesuai dengan teori yang ada. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil analisis data ditemukan terdapat 70 data. Berdasarkan hasil data tersebut, maka novel Guru Aini karya Andrea Hirata dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar sastra untuk SMA. Khususnya agar peserta didik dapat menerapkan nilai pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari

    Analisis Unsur Instrinsik dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari sebagai Bahan Ajar SMA

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan analisis unsur intrinsik dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari sebagai bahan ajar SMA. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan . Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik baca, teknik catat dengan menggunakan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data. Hasil penelitian dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, peneliti menemukan unsur intrinsik. Pertama novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari (a) mengungkap lika-liku kehidupan seorang perempuan dalam menghadapi nasib buruknya berumah tangga. (b) menghadirkan tokoh- tokoh yang dapat mengajarkan hal-hal baik. (c) mengandung unsur-unsur budaya kehidupan sosial. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk guru bahasa Indonesia agar mengetahui pentingnya mencanangkan literasi sastra

    Citra Perempuan dalam Novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh Karya Kartini Nainggolan: Tinjauan Kritik Sastra Feminis

    No full text
    This study aims to describe the image of women in the novel Sujud Nisa Di Kaki Tahajjud Subuh by Kartini Nainggolan and to describe the form of women's resistance in the novel Sujud Nisa Di Kaki Tahajjud Subuh by Kartini Nainggolan. The method used in this study is a qualitative method to describe the image of women and the forms of women's resistance contained in the novel. The data collection techniques for this research are library research techniques, note-taking techniques, and data cards. From the results of the analysis carried out, it is obtained that the image of women in the novel is in the form of a self-image that is realized physically and psychologically as well as the social image of women in the family and social image in society. Physical self-image as an adult woman who has experienced pregnancy, childbirth, breastfeeding, and caring for her child. Psychological self-image as a psychological woman who thinks, feels, and has aspirations. While the social image in the family is as a member of the family, as a child, a wife, and a mother. The social image in society is women who have influence in society and women who need other humans to achieve their perfection. In addition, data on the forms of women's resistance were also found in the form of being independent women, refusing to marry young, and refusing arranged marriages.Keywords: image of women, women's resistance, literary works, novels, feminist literary criticismAbstrak Penelitian ini betujuan mendeskripsikan citra perempuan dalam novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh karya Kartini Nainggolan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk mendeskripsikan citra perempuan yang terdapat dalam novel. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik studi pustaka, teknik simak catat, dan kartu data. Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh citra perempuan dalam novel berupa citra diri yang diwujudkan secara fisik dan psikis serta citra sosial perempuan dalam keluarga dan citra sosial dalam masyarakat. Citra diri secara fisik sebagai perempuan dewasa yang telah mengalami kehamilan, melahirkan, menyusui, dan merawat anaknya. Citra diri secara psikis sebagai perempuan pikologi yang berpikir, berperasaan, dan beraspirasi. Citra sosial dalam keluarga yaitu sebagai salah satu anggota keluarga, sebagai anak, seorang istri, dan seorang ibu. Citra sosial dalam masyarakat yaitu perempuan yang memiliki pengaruh dalam masyarakat dan perempuan yang memerlukan manusia lain untuk mencapai kesempurnaan dirinya.Kata kunci: citra perempuan, deskriminasi gender, karya sastra, novel, kritik sastra femini

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇