Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    ANALISIS INTEGRASI NILAI KARAKTER DALAM KEGIATAN URBAN FARMING DI KELAS V SDN NGEMPLAK SIMONGAN 01 TAHUN PELAJARAN 2023/2024

    No full text
    Artikel ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang terdapat dalam kegiatan urban farming di SDN Ngemplak Simongan 01 Semarang . Penelitian ini menggali nilai-nilai karakter yang diterapkan melalui pembelajaran praktis seperti urban farming, dengan fokus pada integrasi nilai karakter dalam kegiatan urban farming di SDN Ngemplak Simongan 01 Semarang Tahun Pelajaran 2023/2024. Hasil penelitian pada kegiatan urban farming menunjukkan sikap positif terhadap nilai-nilai karakter, seperti tanggung jawab, mandiri, disiplin, kerja keras, rasa ingin tahu, kerjasama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya integrasi nilai karakter dalam kurikulum sekolah melalui pendekatan pembelajaran praktis seperti urban farming, sambil mendorong upaya tenaga pendidik untuk mempertahankan dan mengembangkan pelaksanaan kegiatan urban farming yang telah terlaksana serta menginspirasi siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai karakter ini dalam kehidupan sehari-hari

    EFL Pre-Service Teachers' Beliefs in Microteaching Practicum

    No full text
    Pre-service teachers' expectation in order to successfully carry out the instructional process in the classroom is for them to create the most of their educational experiences by conveying their knowledge to the students. In this study, a case study was implemented, and it consisted of eleven future English teachers participating in a microteaching practicum that was led by two senior lecturers. The whole parties were aware of the purpose of the investigation that was being conducted. Based on the findings, pre-service teachers are almost unanimously of the opinion that one of the most significant aspects of the process of teaching and learning English is the contact that occurs in English between the teacher and the students. When teachers communicate in English with their students, those students are more likely to make an effort to communicate in English on their own. Therefore, English teachers should consistently encourage their pupils to use English throughout the entirety of the teaching and learning process with their classes

    Keefektifan Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Video Interaktif Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas III SDN Gedawang 01 Semarang

    No full text
    The purpose of this study is to determine the effectiveness of the problem solving learning model on the problem-solving ability of grade III students of SDN Gedawang 01 Semarang. This type of research is quantitative research with a problem solving learning model using interactive videos. The population in this study was grade III SDN Gedawang 01 and grade III SDN Gedawang 02 Semarang totaled 56 students. Meanwhile, the sample, namely class III SDN Gedawang 01, was 28 students. Data collection techniques in the form of observations, questionnaires, interviews and tests. The technical data analysis used is the Independent Test sample T-test and the Simple Linear Regression Test. The results showed that: there was a difference in the average problem solving ability of students between the control class and the experimental class, which can be seen from 1) Independent Test T-test sample and obtained thitung ttabel (3.83 2.13) with a sig value. (2 -tailed) i.e. 0.0010.05 then Ho is rejected and Ha is accepted. 2) There is an effectiveness of interactive video-assisted problem solving learning models, which can be seen from the Simple Linear Regression Test and obtained a signification level of F 67.195, sig:0.000a 0.05. So it can be concluded that the interactive video-assisted problem solving learning model is effectively used to improve the problem-solving ability of grade III students of SDN Gedawang 01 Semarang

    Pendampingan Penyusunan Dokumen Perencanaan Program Sekolah untuk Kepala Lembaga PAUD di Kecamatan Carita, Pandeglang

    No full text
    Salah satu keberhasilan program kegiatan adalah perencanaan yang matang. Dalam akreditasi lembaga pendidikan, perencanaan merupakan bagian wajib yang dinilai pada standar pengelolaan. Berdasarkan data laporan dari Badan Akreditasi PAUD dan PNF Provinsi Banten tahun 2019, standar pengelolaan lembaga PAUD di Kabupaten Pandeglang memiliki nilai terendah dibanding standar lainnya. Berdasarkan wawancara dengan kepala lembaga PAUD di Kecamatan Carita Pandeglang, mereka kesulitan dalam menyusun dokumen perencanaan. Maka Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan kepala Lembaga PAUD di Kecamatan Carita Pandeglang dalam menyusun perencanaan yang baik dan terstruktur. Kegiatan ini diikuti oleh 10 lembaga TK dilaksanakan dengan metode seminar dan pelatihan secara luring maupun daring. Kegiatan ini menghasilkan 10 dokumen perencanaan dengan tambahan draft laporan sebagai simulasi kesesuaian antara program perencanaan dan laporan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan wawancara, penyebaran angket kepuasan peserta terhadap kegiatan dan angket penguasaan penyusunan dokumen perencanaan. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat untuk peningkatan wawasan dan kemampuan kepala lembaga TK dalam menyusun program perencanaan tahunan lembaga yang mereka pimpin

    Pemberdayaan Kelompok UMKM Berbasis Iptek untuk Mengembangkan Produk Olahan Lokal di Desa Manggihan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang

    No full text
    Penduduk di Desa Manggihan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, merupakan penduduk yang sebagian besarnya mampu menghasilkan produk-produk dengan kualitas bagus diantaranya produk olahan singkong, brondong jipang, pupuk bokasi, gulo kacang, rambak jahe emprit dan lain sebagainya, namun produk-produk tersebut belum tersentuh aspek bisnis IT yang mana bisa dimasukkan sebagai salah satu penguatan media penjuaan dan bisa dimaksimalkan serta dimanfaatkan sebagia sumber penghasilan dari masyarakat Desa Manggihan kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Hasil dari pengabdian masyarakt ini adalah sebuah system market place yang menyediakan proses pemilihan produk serta pemesanan produk untuk bisa dilakukan jual beli secara online sebagai alternatif media pemasaran dan penjualan dari produk yang ada di desa manggihan kecamatan getasan kabupaten semarang

    Pengembangan dan Pendampingan Pengolahan Ikan Lele sebagai Peningkatan Ekonomi dan Gizi di Gontor Putri

    No full text
    Lokasi yang strategis menyebabkan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri memiliki inisiatf dalam pembuatan product baru yang ditinjau dari adanya peternakan lele. Awalnya peternakan lele diadakan hanya untuk membantu menopang perekonomian di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 yang dibudidayakan dengan cara paling baik, yang nantinya lele tersebut digunakan untuk lauk makanan sehari-hari. Tetapi melihat sudah mulai bertambahnya usia peternakan tersebut dan semakin banyaknya lele yang ada, berangkat daripermasalahan tersebut maka pada kelompok 44 KKN Tematik Unida gontor sepakat membuat product baru dari olahan lele yang ada di gontor putri 1 yang selama ini keluaran lele tersebut hanya menjadi bahan lauk biasa, akan kami jadikan product turunan olahan yang bernilai ekonomi (nugget dan abon) lele. Tujuan kegiatan pendampingan dan pelatihan pembuatan nugget dan abon yang akan di laksanakan di DLP (Depot Latansa Putri) Universitas Darussalam Gontor Mantingan adalah bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dan ber mitra dengan Pondok Modern Darussalam Gontor dan Universitas Darussalam Gontor mantingan. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah: (1) Memeberikan pelatihan pembuatan Nugget Lele kepada pekerja DLP. (2) Memberikan Pelatihan pembuatan Abon lele kepada Staf DLP. (3) Pelatihan dan pendampingan pemasaran. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan mitra, terciptanya produk Nugget dan Abon lele, publikasi melalui Artikel guna mengetahui manfaat dari lele dan memasarkan produk

    Peningkatan Pengetahuan Penggerak PKK Desa Ploso Kabupaten Kudus Melalui Sosialisasi Rintisan Program Kampung Iklim (ProKlim)

    No full text
    Desa Ploso Kecamatan Jati Kabupaten Kudus adalah kawasan sentra penghasil tahu yang memiliki permasalahan dalam hal penanganan limbah padat maupun cair. Potensi permasalahan yang ada di Desa tersebut mengarah kepada isu perubahan iklim. Terjadinya perubahan iklim secara global membutuhkan upaya adaptasi dan mitigasi yang melibatkan seluruh elemen pemangku kepentingan. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan pengendalian perubahan iklim dengan mendorong kerja sama berbagai pihak untuk memperkuat kapasitas adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) yaitu kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim pada tingkat tapak dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat dan berbagai stakeholders. Kegiatan yang termasuk mitigasi antara lain pengelolaan sampah, limbah padat dan cair, serta meningkatkan dan/atau mempertahankan tutupan vegetasi. Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus memiliki potensi sumberdaya manusia dan sumberdaya alam yang dapat didorong menjadi desa ProKlim. Hal ini perlu didukung oleh kegiatan yang mendorong rintisan desa ProKlim yaitu kegiatan sosialisasi terkait dengan peningkatan pengetahuaan tim penggerak PKK di Desa Ploso. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mendukung rintisan Desa Ploso menuju kampung iklim.Metode yang dilakukan pada pengabdian ini adalah berupa sosialisasi, pelatihan, praktik dan pendampingan

    Analisis Gaya Bahasa dalam Novel Amelia Karya Tere Liye

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikam bentuk gaya bahasa yang terkandung dalam novel Ameliakarya Tere Liye, (2) Mendeskripsikan makna gaya bahasa yang terkandung dalam novel Ameliakarya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik simak dan catat. Data dalam penelitian ini berupa kutipan teks yang terdapat dalam novel Amelia karya Tere Liye yang sesuai dengan kajian utama penelitian ini. Data yang diperoleh merupakan data yang urut dan sesuai dengan alur cerita di dalam novel. Sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah novel Amelia karya Tere Liye, sumber data tersebut digunakan sebagai bahan pemerolehan data yang akan dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Dalam novel Amelia karya Tere Liye, pengarang menggunakan sepuluh gaya bahasa (gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa perumpamaan, gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa repetisi, gaya bahasa antonomasia, gaya bahasa metafora, gaya bahasa antropomorfisme, gaya bahasa pleonasme, gaya bahasa ironi, dan gaya bahasa klimaks), (2) Penggunaan gaya bahasa yang paling dominan dalam novel Amelia karya Tere Liye adalah gaya bahasa personifikasi, yaitu sebanyak 35 data, (3) Makna dalam masing-masing gaya bahasa memiliki peran masing-masing salah satunya untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan yang terjadi dalam novel sehingga pembaca bisa merasakan apa yang ingin pengarang sampaikan dalam ceritanya

    ANALISIS FILSAFATI PENDIDIKAN BERBASIS LIBERAL-PROGRESIVISME

    No full text
    The independent campus curriculum and independent learning are currently triggering changes in the education system in Indonesia. The reason is, the competence of students in Indonesia is not all ready to undergo this system change. On the other hand, there is also a dilemma faced by educators who are "triggers of knowledge" in the implications of the independent learning curriculum, educators are required to be able to meet all the needs of students and provide freedom for students to choose the field they like. The hope is that students can have adaptive power that can be absorbed in the world of work. However, not a few educators have not been able to meet these achievements due to several factors. Despite all these things, MBKM has a positive impact in terms of efforts to restore basic human potential in students. It is this potential that is the divine nature that must be maintained and developed. Through philosophical analysis, researchers try to decipher the basic concepts of education basicly by liberalis progressivime with qualitative type research. The approach used by researchers is the basic approach of the philosophy of ontology, epistemology, and axiology. Thus, the philosophical analysis is expected to be able to clarify the common thread that is the problem of education today

    PEMBELAJARAN CONTROLIS DALAM MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 LASEM

    Get PDF
    Citizenship Education Subject aims for students to have the following abilities: Think critically, rationally, and creatively in response to citizenship issues, participate actively and responsibly, and act intelligently in social, national, and state activities, and anti-corruption, developing positive and democratic to shape oneself based on the characteristics of Indonesian society so that they can live together with other nations, interact with other nations in the world arena directly or indirectly by utilizing information and communication technology. The controls learning model emphasizes the approach to controversial issues. the controls learning model aims to improve or improve the quality of the learning process in the classroom, to determine the increase in students' critical thinking skills in the PPKn subject. The controls learning model in this study aims to improve critical thinking skills and the achievement of student learning outcomes. Achievement of learning outcomes in the initial conditions of learning towards cycle 1 is the lowest value decreases by 10% from UH 1 48 to 38 and UH 2 decreases 18% from a value of 64 to 46, the highest value has increased from UH 1 95 to UH 2 97. The average value increases by 40% from 75 to 79 and the value from 79 to 83. In cycle 1, UH cycle 1 the lowest value is UH1 = 38 UH2 = 46, the highest value is UH1 = 95 and UH 2 97 The mean value of UH 1 = 79 and UH 2 = 83. In cycle 2 the lowest value is UH1 = 18 and UH 2 = 46, the highest value is UH1 = 85, and UH 2 = 90 The mean value of UH1 = 59 and UH 2 = 74. this classroom action research uses comparative descriptive analysis in determining the value between cycles

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇