Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Analisis Pembelajaran IPA Secara Luring Kelas V di SD Negeri Larangan dengan Pendekatan HOTS
ABSTRAK ELTA OKTAVIANA. NPM : 19120143. "Analisis Pembelajaran IPA Secara Luring Kelas V Di SD Negeri Larangan Dengan Pendekatan HOTS". Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. 2023. Dosen Pembimbing I: Choirul Huda, M.Si., M.Pd dan Dosen Pembimbing II: Mudzanatun, S.Pd., M.Pd. Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini yaitu sistem pembelajaran yang beralih dari luring ke daring pasca pandemi covid-19, mengakibatkan siswa kelas V SD Negeri Larangan kurang mendapatkan pengawasan dari guru secara langsung, dan kurangnya pembaruan metode dan model pembelajaran yang berorientasi pada HOTS yang digunakan oleh guru dalam mengajar.Permasalahan dalam penelitian ini yaitu 1. Bagaimana implementasi pembelajaran IPA secara luring kelas V dengan pendekatan HOTS di SD Negeri Larangan?, 2. Bagaimana strategi seorang guru dalam meningkatkan pembelajaran IPA secara luring kelas V dengan pendekatan HOTS di SD Negeri Larangan? Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran IPA secara luring berbasis pendekatan HOTS kelas V di SD Negeri Larangan, dan mengetahui strategi yang digunakan guru untuk meningkatkan pembelajaran IPA secara luring kelas V dengan pendekatan HOTS di SD Negeri Larangan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru dan siswa kelas V SD Negeri Larangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat dari penerapan pendekatan HOTS pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri Larangan ini sudah dilaksanakan dengan baik, namun belum maksimal, pada pembelajaran IPA dengan pendekatan HOTS hanya tercapai sebesar 70% dan aspek yang tidak terpenuhi sebesar 30% dari jumlah 10 aspek keseluruhan pendekatan HOTS yang diamati, hal ini dikarenakan tidak semua siswa dapat memahami pembelajaran dengan pendekatan HOTS. Sedangkan strategi yang digunakan oleh guru menggunakan model PJBL (Project Based Learning) dalam pembelajaran IPA berbasis HOTS. Berdasarkan penelitian ini, saran yang disampaikan yaitu bagi sekolah diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang memadai yang mendukung kegiatan pembelajaran sesuai dengan tuntutan zaman pada abad 21 yaitu keterampilan berpikir tingkat tinggi, sedangkan bagi pendidik, sebaiknya dapat membimbing siswa pada kegiatan pembelajaran yang inovatif yang berorientasi pada HOTS, dan bagi siswa diharapkan dapat berperan aktif, dapat memperhatikkan guru, dan bersikap sopan dan santun saat kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: HOTS, Ilmu Pengetahuan Ala
Readability and Usability of Story Books for Teaching English at Senior High School
This research us focused on the readability level of story books for teaching English, and the usability of story books from the students' and teachers' perspective in tenth grade students at SMA Labschool Upgris. The objectives of this research were (1) to identify the readability level of usability story books for teaching English (2) to investigates the usability of story books from the students' perspective (3) to analyze the usability of story books from the teachers' perspective. The objects of the research are English story books as retold by Sugeng Hariyanto entitled "Nasreddin, a man who never given up". Flesch Reading Ease Formula used to analyze the data. This research is categorized as descriptive qualitative method of the research. The overall explanation of the results and after conducting research on usability of story books for teaching English to tenth grade students in high school, the researcher can conclude that by reading story books, students are able to improve their ability to learn to read by thinking creatively and critically. The average readability score results of this storybooks are 52,46 which can be classified as Flesch Reading Ease. This means that the readability level of the story books is fairly difficult to read by students in grades 10 to 12
Caregivers and Babies in Interaction: A Study of Two Families in Wonosobo, Central Java
Parentese in each community has its own characteristics. This study aims to describe the interaction between caregivers and infants with a case study in two Javanese families living in the Wonosobo urban area (mother, babysitter, grandmother, and baby aged 0;4 [K1] and 1;6 [K2]), Central Java. This research used the ethnographic method through observation involving both families. The results showed that knowledge of the competence and cognition ability of the baby became the background for caregivers to adjust themselves so as to create an asymmetrical position. This places the caregiver as the party who "dominates" the interaction. In interaction, elements of caregiver contribution can be done by providing verbal stimuli to the baby, giving verbal responses to the baby's behavior, imitating the baby's behavior, shedding, role-playing as a baby, and inviting the baby to do simple games. Meanwhile, babies contribute to vocalizations and kinesic interactions. This study concluded that various interactions between caregivers and infants in two families in the urban environment of Wonosobo, Central Java are evidence that caregivers include babies in interaction activities. That is, caregivers do not wait for the baby to reach the verbal stage for them to start interacting verbally with the baby
Language Politeness of Presidential and Vice Presidential Candidates 2024-2029 Period in Campaign Impressions on TikTok Social Media
To attract public attention, presidential and vice-presidential candidates conduct campaign activities as a form of introduction and delivery of their work programs through 'sweet message and promise'. In delivering these messages, intentionally or unintentionally, sometimes the candidates use language that is less polite. This is interesting to study from the aspect of politeness. Therefore, the researchers were interested in examining the language politeness This research was conducted using descriptive research approach. The theory used was Leech's politeness principle. The research data were in the form of expressions containing the maxims of politeness sourced from TikTok social media campaign showed and obtained using documentation techniques with the instrument of documentation study guidelines. Then, the data were processed using the extra lingual pairing method. From the results of the study, it is concluded that the maxim of generosity is the most widely used maxim in the campaign for the election of the president and vice president of Indonesia for the 2024 elections. Through the use of this maxim, candidates try to humble themselves in the hope of gaining public sympathy so as to get a lot of votes and win the contestation. The contemporary context, the specific application of politeness theory to political campaigns on a modern social media platform became the novelty of this study. By pursuing these avenues, future researchers can deepen the understanding of political communication strategies and their effects on the electorate
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD)
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa. Penelitian Tindakan Kelas digunakan sebagai metode penelitian berdasarkan model Kemmis dan McTaggart. Siklus penelitian dimulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi dan penilaian. Dalam dua siklus, penelitian ini dilakukan pada 32 siswa (23 perempuan dan 9 laki-laki) dari kelas XI MIPA SMA Muhammadiyah 1 Semarang. Instrumen yang digunakan adalah instrumen aktivitas siswa dan instrumen hasil belajar. Dalam penelitian ini nilai KKM adalah 75. Sedangkan tingkat keaktifan siswa minimal cukup (70%). Data aktivitas dan hasil belajar siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata N-gain spada siklus 1 sebesar 0,23 dan siklus 2 sebesar 0,7. Penelitian ini menunjukkan 18 siswa dengan dengan interprestasi tinggi, 14 siswa dengan interprestasi sedang, dan tidak ada interprestasi rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan STAD berhasil untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI IPAS BERBASIS STEAM UNTUK MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN SISWA
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan media pembelajaran interaktif materi IPAS untuk menumbuhkan kemandirian siswa kelas V SD Negeri 2 Mulyoharjo Jepara yang ditinjau dari proses pengembangannya serta didukung oleh respon praktisi dan respon siswa. Metode penelitian ini yakni penelitian dan pengembangan (research and development) yang melalui tahapan pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk berupa media pembelajaran interaktif yang telah melalui proses validasi dari para ahli materi dan ahli media, serta mendapat respon dari guru dan siswa. Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase 95,6% dengan kategori "sangat layak" dan validasi ahli media menunjukkan persentase 97,14% dengan kategori "sangat layak". Validasi dari praktisi menunjukkan persentase 95,85% yang juga dalam kategori "sangat layak". Angket respon guru yang menunjukkan persentase 95% dengan kategori "sangat layak" serta respon siswa yang menunjukkan persentase 99,3% dengan kategori "sangat layak". Berdasarkan hal tersebut, maka dinyatakan bahwa media pembelajaran interaktif materi IPAS berbasis STEAM mampu menumbuhkan kemandirian belajar siswa serta sangat praktis dan layak digunakan dalam pembelajaran
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS V MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN PECAHAN CAMPURAN DI SD NEGERI 07 GUBUG GROBOGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesulitan belajar atau Learning Obstacle siswa kelas V dalam belajar perkalian dan pembagian bilangan pecahan campuran. Selain itu penelitian ini untuk mengetahui apa saja penyebab siswa mengalami kesulitan belajar perkalian dan pembagian bilangan pecahan campuran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode pedoman tes tertulis, wawancara, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis tes tertulis, wawancara dan angket menunjukkan adanya Learning Obstacle yang terbagi menjadi tiga yaitu Ontogenical Obstacle, Epistemological Obstacle, Didactical Obstacle. Ontogenical Obstacle terjadi karena kesulitan dalam menghitung perkalian dan pembagian. Epistemological Obstacle yang terjadi karena tidak dapat menyederhanakan bilangan pecahan campuran. Didactical Obstacle terjadi karena tidak memberikan keterangan diketahui, ditanya, hasil akhir pada soal cerita. Penyebab siswa mengalami kesulitan Ontogenical Obstacle karena rendahnya IQ siswa sehingga siswa mengalami kesulitan dalam menghitung dan mengingat materi yang sudah dipelajari. Epistemological Obstacle karena siswa tidak mengetahui konsep bilangan pecahan campuran, tidak mengetahui cara menghitung perkalian dan pembagian bilangan pecahan campuran, hal ini bisa terjadi karena siswa tidak pernah mempelajari materi yang sudah diajarkan guru. Didactical Obstacle yang dialami oleh siswa diakibatkan karena guru kurang memberikan soal yang bervariasi sehingga saat siswa menemukan soal cerita siswa mengalami kesulitan dalam memahami dan menyajikan data.Kata Kunci: Learning Obstacle, Bilangan Pecahan Campuran, Sekolah Dasar
ANALISIS NILAI KARAKTER FILM ANIMASI UPIN DAN IPIN DALAM PENANAMAN KARAKTER PADA SISWA KELAS IV SD N TEMPERAK
Pentingnya penanaman nilai karaker pada anak untuk membentuk anak yang berkarakter baik sehingga dapat menjadi penerus generasi bangsa yang selain cerdas juga berkarakter. Seiring berkembangnya teknologi, media massa mengambil peranan penting dalam perkembangan karakter anak. Film animasi upin ipin adalah salah satu tayangan yang diperuntukkan untuk anak-anak dan digemari oleh anak-anak usia sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai karakter yang terdapat pada film animasi Upin dan Ipin episode Buku Nota Jarjit dan untuk mengetahui pengaruh film animasi Upin dan Ipin dalam penanaman karakter siswa kelas IV SD N Temperak. Metode pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, wawancara dan angket. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa film animasi Upin dan Ipin episode Buku Nota Jarjit memiliki lima nilai karakter didalamnya yaitu disiplin, peduli sosial, bersahabat, tanggung jawab dan kerja keras. Film animasi Upin dan Ipin berpengaruh positif terhadap penanaman nilai-nilai karakter pada siswa kelas IV SD N Temperak
Pengembangan Media Monopoli Matematika berbasis Student Teams Achievement Divisions untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Operasi Hitung Bilangan Pecahan Kelas V Semester 2 Sekolah Dasar
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep Matematika pada materi Operasi Hitung Bilangan Pecahan kelas V dan belum tersedia media pembelajaran yang tepat untuk mendukung pembelajaran di kelas. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan media di sekolah, mengembangkan media pembelajaran, dan menguji keefektifan dari media yang telah dikembangkan. Jenis peneitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (RD) dengan desain pretes-pascates satu kelompok ( one group pretest-postest design ). Sampel yang digunakan adalah 17 siswa dari kelas V tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Monopoli Matematika berbasis Student Teams Divisi Prestasi mendapatkan proporsi kevalidan materi sebesar 88,6% dan media sebesar 89,3%. Sedangkan hasil yang diperoleh dari uji coba terbatas memperoleh nilai sebesar 87,3% untuk penilaian media dan nilai sebesar 93,3% untuk penilaian materi. Pada tahap uji keefektifan media terdapat peningkatan terhadap kemampuan pemahaman konsep Operasi Hitung Bilangan Pecahan yang memperoleh skor n-gain sebesar 0,8 dengan kriteria tinggi dan persen n-gain sebesar 78,4% dengan kategori efektif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diartikan bahwa Media Monopoli Matematika berbasis Student Teams Achievement Divisionsefektif digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep Operasi Hitung Bilangan Pecahan kelas V semester 2 sekolah dasar
PENGEMBANGAN MEDIA KADO (KARTU DOMINO) DALAM KONTEKS PENGGABUNGAN DAN SISA PADA BILANGAN CACAH UNTUK PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA KELAS 1 SDN 2 RINGIN
Penggunaan media memiliki nilai penting tersendiri bagi siswa maupun bagi guru. Di SDN 2 Ringin guru menggunakan tangan sebagai media pada materi pertambahan dan pengurangan. Sehingga perlu adanya pengembangan media pembelajaran untuk membantu guru dalam mengajar. Media Kado (Kartu Domino) merupakan modifikasi dari kartu domino yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan kartu domino sebagai media pendukung dan untuk mengetahui tingkat kevalidan pengembangan kartu domino pada materi penggabungan dan sisa terhadap perkembangan kognitif anak. Metode yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan dengan langkah - langkah ADDIE sebagai pijakan. Populasi pada penelitian dan pengembanngan ini adalah 12 siswa kelas 1 dan 1 orang guru kelas 1.Pengolahan data diambil dari validasi media dan materi, angket tanggapan siswa, dan angket tanggapan guru. Hasil validasi ahli media pembelajaran sebesar 80%, validasi ahli materi 76%, hasil angket tanggapan guru 78% dan hasil tanggapan siswa 78,3%, hal ini menunjukan bahwa media Kado (Kartu Domino) berhasil dalam pengembangan media dan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik. Saran yang peneliti sampaikan adalah media Kado ini dapat digunakan menjadi alternatif media yang menyenangkan dan melibatkan seluruh siswa serta dapat menumbuhkan minat belajar siswa sehingga pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan