Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    MODEL STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENYIMAK DONGENG SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model storytelling dalam meningkatkan keterampilan menyimak dongeng siswa kelas III. Model storytelling dipilih karena dapat merangsang imajinasi dan kreativitas siswa, serta membantu mereka memahami dan menangkap cerita dengan lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 46 siswa kelas III yang terdiri dari 3 Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Model storytelling diterapkan dalam setiap siklus penelitian. Guru menggunakan berbagai teknik storytelling, seperti penggunaan suara, gerakan, dan visualisasi, untuk menyampaikan cerita dongeng kepada siswa. Setelah setiap sesi storytelling, siswa diminta untuk melakukan kegiatan menyimak, seperti menjawab pertanyaan tentang cerita, menceritakan kembali cerita dengan kata-kata mereka sendiri, atau menggambar adegan cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model storytelling secara signifikan meningkatkan keterampilan menyimak dongeng siswa kelas III. Peningkatan tersebut terlihat dari perubahan yang signifikan dalam kemampuan siswa dalam memahami cerita, mengingat detail-detail penting, dan mengungkapkan pemahaman mereka secara lisan maupun tertulis. Penelitian ini memberikan bukti bahwa model storytelling efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak dongeng siswa kelas III. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran yang menarik dan interaktif, serta membantu guru dalam mengajar dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menyimak dan memahami cerita. Kata kunci: model storytelling, ketrampilan, menyimak, dongen

    UPAYA MENGHIDUPKAN KETRAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS KELAS II PADA MADRASAH IBTIDAIYAH

    Get PDF
    Pada usia anak-anak tentunya dalam keterampilan membaca dan menulis membutuhkan bimbingan yang luar biasa dari guru, orang tua dan lingkungan sekitar. Membaca dan menulis adalah kata yang mudah untuk diucapkan tapi butuh kesabaran untuk mencapai ketrampilan membaca dan menulis yang baik.Tujuan artikel ini untuk menghidupkan belajar siswa sekolah dasar dalam kerampilan membaca dan menulis. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Pencarian melalui google cendekia dengan mengumpulkan artikel-artikel dari penelitian terdahulu kemudian dianalisis. Terdapat 12 artikel yang relevan mengenai ketrampilan membaca dan menulis kelas rendah. Berdasarkan hasil kajian literatur, ketrampilan membaca dan menulis diharapkan siswa memiliki keterampilan membaca dan menulis yang baik karena dengan membaca dan menulis sangat berpengaruh terhadap penyampaian ungkapan dalam bentuk tulisan dan dapat digunakan sebagai saran untuk guru agar dapat memotivasi siswanya dalam keterampilan membaca dan menulis

    PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 KENDAL

    No full text
    This research is motivated by student collaboration in group work, student activity is still not optimal and some teachers are still not using varied and innovative learning methods. This research aims to describe the application of the Cooperative Script Learning Method in the Independent Curriculum Pancasila Education Learning Process at SMK N 1 Kendal. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. Data analysis techniques through data collection, data reduction, data presentation and data withdrawal. This research shows the results of 1) Planning, educators create, prepare teaching modules referring to the independent curriculum and the flow of learning objectives. 2) Implementation, the teacher opens the class, the teacher divides the students into pairs of classmates, the teacher shares the material and asks the students to summarize, the teacher instructs the students to first determine the role of speaker and listener, the teacher instructs the speaker students to read the summary and includes the main idea, the teacher instructs the listener students to research / correcting/showing incomplete main ideas, the teacher instructs students to change roles, the speaker becomes a listener, the teacher provides conclusions with the students, the teacher checks students' understanding by answering questions and the teacher closes the lesson. 3) Evaluation, the teacher carries out written and oral evaluations. the research was carried out well. However, students are less active in asking questions and lack time. students are more active in asking questions and teachers manage their time appropriately

    Peningkatan Kompetensi Karyawan Bagian Aplikasi Online untuk Pelaku Bisnis pada UMKM Enak Sehat Jambi

    No full text
    Kesiapan SDM dalam memenuhi dan menjalankan tuntutan pekerjaan harus diantisipasi oleh para pelaku usaha. Pelaku usaha akan mencapai optimal apabila pelaku usaha tersebut mampu melihat kompetensi karyawan sesuai dengan keahliannya. Kompetensi karyawan dalam menghadapi era digital ini sangat dibutuhkan dalam penerapan aplikasinya, agar setiap tujuan para pelaku usaha dapat tercapai. Salah satu pelaku usaha yang ada di Kota Jambi yang telah mendaftarkan usahanya pada aplikasi online tersebut, yaitu Enak Sehat Jambi. Mengenai hal tersebut yang menjadi permasalahan pada mitra kali ini, yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan para karyawan dalam mengaplikasikan aplikasi online yang telah mereka gunakan. Sehingga kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan strategi pengembangan SDM dalam menggunakan aplikasi online. Hasil kegiatan PPM ini, yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan seluruh karyawan Enak Sehat Jambi terkait aplikasi-aplikasi online, karyawan dapat mengetahui rating dan review dari para pelanggannya terhadap pelayanan yang mereka berikan dengan cara membuka secara langsung aplikasi online tersebut, serta karyawan juga dapat melakukan problem solving ketika terjadinya masalah terkait penggunaan aplikasi-aplikasi online tersebut

    Pelatihan Inovasi Produk Olahan Pala (Myristrica Fragrans Houtt.) di Dusun Toisapu Negeri Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon

    No full text
    Sasaran program PKM ini adalah kelompok masyarakat yang produktif secara ekonomi (kelompok usaha pala kecil). Tujuan program ini adalah untuk mengembangkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi, terutama dalam usaha berbagai jenis olahan buah pala (Myristrica fragrans Houtt.) Mitra usaha dalam program ini adalah usaha pembuatan jus pala dan berbagai olahan pala HUNILAI Dusun Toisapu Negeri Hutumuri Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra ini adalah: (1) jus pala yang dihasilkan masih keruh dan warnanya kurang menarik; (2) kurang adanya variasi olahan buah pala yang dikembangkan; (3) belum adanya variasi olahan permen jelly buah pala; dan (4) sarana dan prasarana pengolahan dan kemasan permen jelly buah pala. Target dan luaran yang dihasilkan dari program PKM ini: (1) jus pala yang dihasilkan jernih dan tidak keruh; (2) ibu-ibu menghasilkan produk selai pala dari limbah sisa hasil olahan jus pala; dan (3) inovasi pengolahan permen jelly buah pala. Tingkat pengetahuan peserta meningkat setelah pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan pelatihan, sehingga menjadi lebih terampil menerapkan inovasi olahan daging buah pala

    Penerapan Aplikasi Laporan Keuangan Berbasis Web di Industri Furnicraft Jepara

    No full text
    Kabupaten Jepara merupakan sentra industri ukir dan mebel. Persebaran industri ukir hampir menyeluruh di kabupaten Jepara salah satunya di desa Sukosono kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Mata pencarian penduduknya mayoritas tukang kayu, pengrajin mebel, dan jasa finishing. Seiring dengan perkembangan zaman di Kabupaten Jepara banyak berdiri pabrik sehingga berdampak pada kurangnya tenaga ukir yang ada di Jepara. Samisuko Furnicraft merupakan mitra pengabdian pada kegiatan ini. Bergerak dibidang pembuatan kaligrafi ukir, ukiran pintu, ukiran gebyok, dan loster. Permasalahan pada mitra ada pada aspek proses produksi yaitu mesin oven dengan sistem kerja manual seperti pawon kurang efisien dan sering gagal produksi seperti: gosong dan kebakaran, dan aspek manajemen yaitu belum adanya laporan keuangan pada mitra. Berdasarkan permasalahan yang ada maka solusi yang ditawarkan adalah (1) sosialisasi dan pendampingan penerapan teknologi mesin oven, (2) pelatihan laporan keuangan, dan (3) pelatihan tentang penggunaan laporan keuangan berbasis web. Output dari kegiatan pada laporan kemajuan ini adalah peningkatan pengetahuan mitra dalam penggunaan website dan pengelolaan keuangan sebesar 100%, peningkatan kapasitas sebesar 50% dan peningkatan omset 50%

    Pendampingan Usaha Mikro Penjahit dengan Pemanfaatan Papan Identitas dan Media Sosial sebagai Media Promosi

    No full text
    Kegiatan ini merupakan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) tingkat universitas yang bermitra dengan Penjahit "Cikar Gale". Program ini merupakan pendampingan usaha untuk usaha mikro jasa penjahit pakaian di Pangkalpinang. Pendampingan dilakukan bertujuan untuk meningkatkan promosi usaha melalui penggunaan papan identitas usaha (signboard) dan media sosial. Pendampingan usaha dilakukan dengan membuat papan identitas usaha (signboard) dan media sosial. PKM ini penting dilakukan mengingat bahwa mitra adalah perempuan tulang punggung keluarga yang juga memperkerjakan perempuan tanpa suami dan tanpa penghasilan tetap. Metode PKM dilaksanakan dengan metode pendampingan. Hasil akhir dari PKM ini diharapkan mitra memiliki papan identitas dan media sosial. Evaluasi dilakukan dengan wawancara dan observasi akhir kepada mitra yang berisi saran dan masukan untuk memperbaiki yang masih perlu dilakukan

    Implementasi Kode Etik Guru untuk Meningkatkan Profesionalisme Pendidik

    No full text
    Pendidikan Indonesia mengalami banyak kemajuan, namun upayanya masih belum maksimal. Hal ini terkendala masalah-masalah, seperti kurangnya kesejahteraan tenaga pengajar, minimnya akses terhadap pendidikan, hingga rendahnya tingkat pengetahuan dan ekonomi masyarakat. Hasil pretest tentang pemahaman kode etik guru terkait profesionalitas pendidik dalam kategori baik yaitu rata-rata 83,45. Hasil pretest di atas, tim pengabdian meyakini pemahaman kode etik guru dapat ditingkatkan dengan cara penyuluhan dan sosialisasi terpadu sehingga profesionalisme pendidik dapat dijalankan dengan maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dua hari di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah dengan menggunakan metode seminar. Jumlah peserta yaitu 43 responden dengan metode pretest-posttest dengan pemberian materi ditengah-tengah kegiatan. Alat ukur pretest dan posttest menggunakan instrumen kuesioner tertutup tentang pemahaman kode etik guru. Hasil tingkat pemahaman kode etik guru dengan menggunakan instrumen kuesioner tertutup terdapat hasil peningkatan pretest dan posttest sebesar 6% setelah diberikan penyuluhan dan penguatan kode etik guru untuk peningkatan profesionalisme pendidik. Implementasi kode etik guru memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan profesionalisme pendidik dalam proses pendidikan di Indonesia. Dengan menerapkan kode etik, guru-guru dapat membangun landasan yang kokoh untuk praktik pendidikan yang beretika, menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bermartabat bagi siswa

    Pelatihan Penulisan Cerita Anak Bergambar Berbasis E-Book: Transformasi Literasi Digital

    No full text
    Program "Pelatihan Penulisan Cerita Anak Bergambar Berbasis E-book" yang diinisiasi oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh Timur bertujuan untuk mengatasi masalah literasi dan pelestarian budaya di Aceh Timur. Sebelum pelatihan, banyak guru yang kurang familier dengan teknik papan cerita dan alat desain, yang mengakibatkan narasi yang kurang terstruktur dan buku bergambar yang berkualitas rendah. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun cerita anak yang terstruktur dan merancang buku bergambar yang menarik dengan mengangkat budaya lokal Aceh. Metode pelatihan yang digunakan meliputi pendekatan praktis, memperkenalkan peserta pada teknik storyboarding dan perangkat lunak seperti Adobe InDesign dan Heyzine Flipbook. Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan kemajuan signifikan: guru berhasil membuat papan cerita dengan nilai rata-rata 8,7/10 dan mencapai nilai rata-rata keterampilan desain sebesar 8,9/10. Program ini menghasilkan 10 buku cerita anak, lima dalam format cetak dan lima dalam format e-book, yang menampilkan cerita rakyat Aceh dan budaya lokal. Keberhasilan program terletak pada fokus ganda dalam meningkatkan literasi dan melestarikan warisan budaya. Dengan mengintegrasikan teknologi digital dengan storytelling tradisional, program ini telah memperluas akses siswa ke bahan bacaan yang relevan secara budaya dan mendukung literasi digital. Dampak positif pada keterampilan guru dan keterlibatan siswa menyoroti efektivitas program dalam menangani kebutuhan pendidikan dan budaya lokal

    Pelatihan Pembuatan Bukti Karya Guru Sesuai Platform Merdeka Mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Semarang

    No full text
    Era digital menuntut para pendidik untuk memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi yang mendukung proses pembelajaran dan peningkatan kinerja. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Platform Merdeka Mengajar (PMM), sebuah inovasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka. Namun, hadirnya PMM tidak dapat digunakan secara maksimal oleh guru SMA Muhammadiyah 1 Semarang, karena belum mengerti dan memahami dalam pengoperasian dan pemanfaatannya terutama terkait dengan bukti karya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan SMA Muhammadiyah 1 Semarang dalam hal membuat bukti karya pembelajaran sehingga mendukung peningkatan kinerja guru yang profesional. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman PMM dan kemampuan guru dalam membuat bukti karya pembelajaran, yang ditunjukkan dengan semua guru (100%) menghasilkan modul ajar, bahan ajar, artikel ilmiah, dan praktik baik

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇