Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
TEACHING PRIMARY CLASS STUDENTS TO SOLVE TIME PROBLEMS
Teaching time to elementary school students is important because this knowledge is useful for them in terms of time management. This research aims to describe the process of teaching time to students in elementary schools in Uzbekistan. This is a case study research (descriptive study case) where the researcher explains the Focus on providing a detailed and accurate description of the case, including the background, context, and outcomes. The data collection method used was observation. The researcher made observations during classroom learning when the teacher explained time material to students in elementary schools in Uzbekistan. The results of the research showed that the teacher succeeded in explaining the time material by providing lots of story problem practice. The conclusion obtained from this research is that story questions are an effective medium for teaching time material to students in elementary schools in Uzbekistan
KEEFEKTIFAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) BERBASIS YOUTUBE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SDN SUNGGINGWARNO 01
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada tema 2 udara bersih bagi kesehatan sub tema 1 cara tubuh mengolah udara bersih kelas V SDN Sunggingwarno 01. Dengan menggunakan model Project Based learning, penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengatasi masalah dikelas. Subjek penelitian ini adalah Peserta didik kelas V SDN Sunggigwarno 01 yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan sata paa penelitian ini mengggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan mengggunakan model Project Based Learnig berbasis youtube pada tema 2 udara bersih bagi kesehatan sub tema 1 cara tubuh mengolah udara bersih dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik . Hal ini dapat dilihat dari hasil awal preetest yang menunjukan 45% peserta didik harus mendapatkan bimbingan karena memperoleh skor dibawah KKM, dan hanya 55% peserta didik yang memperoleh skor diatas KKM. Dan setelah dilakukan tindakan hasil posttest menunjukan peningkatan dengan nilai rata0-rata 79 dengan hanya 20% peserta didik yang memerlukan bimbingan karena memperoleh skor dibawah KKM. Terbukti bahwa penggunaan model Project Based Learning berbasis youtube dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI EKSTRAKURIKULER TARI DI SD NEGERI WOTAN 02 KABUPATEN PATI
Latar belakang pada penelitian ini adalah kurangnya peran Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik sehingga pelaksanaan ekstrakurikuler tari masih belum efektif dan masih terdapat peserta didik yang tidak serius atau masih bergurau pada saat kegiatan ekstrakurikuler berlangsung. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Profil Pelajar Pancasila melalui Ekstrakurikuler Tari di SD Negeri Wotan 02 Kabupaten Pati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari di SD Negeri Wotan 02 Kabupaten Pati. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, serta angket. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler tari di SDN Wotan 02 Kabupaten Pati dapat menguatkan Profil Pelajar Pancasila seperti: 1) Beriman, Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia yang dibuktikan dengan berdoa diawal maupun diakhir kegiatan, 2) Berkebhinekaan Global dibuktikan dengan bertambahnya pengetahuan peserta didik terhadap budaya tari, 3) Mandiri dibuktikan dengan perilaku anak-anak yang sudah tidak bergantung pada orang lain, 4) Bergotong-Royong dibuktikan dengan saling tolong menolong sesama teman, dan 5) Kreatif dibuktikan dengan kemampuan menirukan gerakan pada tari yang diajarkan
PENGEMBANGAN MEDIA ETILANG (EVALUASI TEKA-TEKI SILANG) PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN KELAS V SEKOLAH DASAR
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui kevalidan pengembangan media evaluasi pembelajaran teka-teki silang pada materi sistem pernapasan kelas V Sekolah Dasar. 2) Mengetahui kepraktisan dalam penggunaan media evaluasi pembelajaran teka-teki silang pada materi sistem pernapasan kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan ini adalah menggunakan metode Research Development (RD) dan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil penelitian yang telah di lakukan yaitu media ETILANG "Evaluasi Teka-Teki Silang" valid dan praktis digunakan untuk Sekolah Dasar, media ETILANG "Evaluasi Teka-Teki Silang" desainnya menarik dilengkapi dengan gambar hewan dan gambar manusia, hasil kevalidan media ETILANG "Evaluasi Teka-Teki Silang" telah valid diuji oleh ahli media dari dosen dengan skor 97,5%, ahli materi oleh dosen 88,75%, ahli media oleh guru 98,75%, ahli materi oleh guru 96,75%. Sedangkan respon guru pada media ETILANG "Evaluasi Teka-Teki Silang" memperoleh skor 90% dan respon siswa mendapat skor 97,5%. Media evaluasi ETILANG "Evaluasi Teka-Teki Silang" dapat dikatakan valid dan praktis karena sudah mencapai skor kriteria "sangat baik"
PENINGKATAN KOMPETENSI MENGIDENTIFIKASI CARA PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CTL
Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan melalui model pembelajaran CTL pada siswa kelas VI SD Negeri 1 Trosobo 2021/2022. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam 2 pertemuan. Subjek dari penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas VI SD Negeri 1 Trosobo 2021/2022 yang berjumlah 15 siswa. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh penelitian ini menunjukkan peningkatan kompetensi siswa dalam mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan pada setiap siklus. Data dari hasil pratindakan yaitu sedikit yang tuntas KKM, Pada Siklus I rerata kelas terjadi peningkatan menjadi 70,67 dengan ketuntasan klasikal 73,33%, dan di siklus II rerata kelas meningkat lagi menjadi 83,33 dengan ketuntasan klasikal 80 %. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CTL dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan siswa kelas VI SD N 1 Trosobo tahun pelajaran 2021/2022
ANALISIS PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI PEGANDAN 02
Game online adalah permainan yang dimainkan secara online via internet. game online adalah permainan video yang dimainkan selama beberapa bentuk jaringan komputer, menggunakan komputer pribadi atau konsol video game. Permainan online adalah jenis permainan komputer maupun smartphone dengan menggunakan jaringan internet sebagai medianya. Permainan online terdiri dari dua unsur utama, yaitu server dan client. Adapun permasalahan penelitian ini adalah "bagaimana pengaruh game online terhadap hasil belajar anak?". Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh game online terhadap hasil belajar siswa di SD Negri Pegandan 02. Peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa-apa yang saat ini berlaku. Di dalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis dan menginterpretasikan kondisi-kondisi yang sekarang ini terjadi atau ada. Sampel yang diambil adalah 30 siswa SD Negri Pegandan 02. Hasil penelitian yang diperoleh di lapangan menunjukkan bahwa game online yang dimainkan siswa siswa SD Negri Pegandan 02 berdampak terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya siswa yang kurang dalam hal memanfaatkan waktu belajar dan keseriusan siswa dalam bersekolah. Orang tua siswa juga merasakan dampak yang ditimbulkan dari game online yang dimainkan oleh anaknya. Game online dapat mengurangi hasil belajar siswa karena siswa merasa lelah bermain game online sehingga mempengaruhi hasil belajar.
MEDIA PEMBELAJARAN FUN THINKERS BOOK MATERI IPAS BAGIAN TUMBUH TUMBUHAN DAN FUNGSINYA KELAS
Tujuan penelitian ini yaitu a) mengetahui karakteristik pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. b) menguji kevalidan pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. c) menguji kepraktisan guru dari pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. d) menguji keberterimaan siswa dari pengembangan media pembelajaran fun thinkers book pada materi bagian tumbuh tumbuhan dan fungsinya kelas IV di SD Negeri 1 Tanjungsari Rembang. Jenis penelitian yaitu research development dengan menggunakan model ADDIE. Hasil perhitungan dari validasi terhadap ahli media dan materi yaitu rata-rata ahli media diperoleh kevalidan media sebesar 89% dan rata-rata validasi ahli materi diperoleh kevalidan materi sebesar 89% termasuk dalam kategori "Sangat Layak". Hasil ratarata Persentase dari angket respon guru memperoleh sebesar 95% dalam kategori "Sangat Layak" dan rata-rata Persentase angket respon peserta didik memperoleh sebesar 97,5% dalam kategori "Sangat Layak". Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran fun thinkers book ini dinyatakan dalam kategori layak digunakan sebagai media pembelajaran
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FILM PENDEK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA KELAS 5 TEMA 1 ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA DI SD NEGERI KARANGWAGE 01
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media film pendek berbasis kearifan lokal pada pembelajaran tematik muatan IPA Tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia pada siswa kelas V SD Negeri Karangwage 01. Jenis peneltian yang digunakan adalah R&D (Research & Development) dari tahapan penelitian pengembangan model Hannafin & Peck (Penilaian Kebutuhan, Desain & Pengembangan dan Impelementasi). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data ahli materi, data ahli media, angket tanggapan guru dan angket tanggapan siswa. Data yang diperoleh dari angket dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu menghasilkan produk media pembelajaran film pendek berbasis kearifan lokal pada pembelajaran tematik muatan IPA Tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia pada siswa kelas V SD Negeri Karangwage 01. Hasil penilaian kelayakan media pembelajaran film pendek dibuktikan dengan hasil validasi ahli media sebesar 91,67% dan ahli materi sebesar 88,46%. Diperoleh hasil persentase dari angket guru sebesar 95% dan angket siswa sebesar 100%. Kesimpulan media pembelajaran film pendek pada materi tematik muatan IPA Tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia Subtema 2 Pembelajaran 1 di kelas V SD yang dikembangkan efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: Penelitian dan pengembangan, Media Pembelajaran, Film Pendek, Kearifan Loka
Analisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi lingkaran
"Students' mathematical critical thinking skills are essential in learning mathematics. This skill enables students to understand problems, identify relationships between statements, and use strategies to solve problems and draw appropriate conclusions. Indicators of mathematical critical thinking skills include interpretation, analysis, evaluation, and inference. This study aims to analyze students' critical thinking skills in the topic of circles in grade VIII at SMPN 4 Silo Jember. The method used is descriptive qualitative research, with the research subjects being eleventh-grade students. The instruments used consisted of a mathematical critical thinking skills test and an interview guideline. The results showed that students with high critical thinking skills can consistently meet all indicators, while students with moderate skills are only consistent in interpretation indicators. Students with low abilities showed difficulty in interpreting problems and drawing appropriate conclusions.
Improving Learning Outcomes Using Case Based Learning (CBL) Assisted by Interactive Videos on Optical Materials
This study examines the effectiveness of applying the Case Based Learning (CBL)Model assisted by interactive videos in improving students' cognitive learning outcomes onoptical materials. The method used is Classroom Action Research with the subject of grade XIMIPA 5 students at SMA Negeri 6 Tangerang Regency for the 2023/2024 school year. Thisresearch was carried out in three cycles, including planning, implementation, observation, andreflection. The results showed that implementing interactive video-assisted CBL significantlyimproved students' cognitive learning outcomes. The average cognitive score of studentsincreased from 55.6 in the first cycle, to 70.4 in the second cycle, and reached 75.2 in the thirdcycle. In addition, the success rate of classical learning also increased from 28.7% in the firstcycle to 79.7% in the third cycle. This improvement shows that interactive video-assisted CBLis effective in actively engaging students in learning, improving conceptual comprehension, andmotivating students to learn physics. This study suggests the application of interactive video-assisted CBL as an alternative learning method that can improve the quality of physics educationin schools