Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
ANALISIS POJOK BACA DALAM PENGEMBANGAN MINAT BACA ANAK PADA MASA TRANSISI (KELAS I) SDN 01 NGAWENSARI
Membaca merupakan kunci untuk mempelajari segala ilmu pengetahuan, termasuk informasi dan petunjuk sehari-hari yang berdampak besar bagi kehidupan. Kemampuan membaca yang baik tidak hanya bisa lancar membaca, namun juga bisa memahami teks yang dibaca.menurut penelitian yang dilakukan PISA, siswa Indonesia menempati peringkat 64 dari 65 negara peserta matematika, sains dan membaca. Ini bukti bahwa keterampilan membaca siswa Indonesia sangat rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pojok baca dalam pengembangan minat baca siswa di kelas I pada SDN 01 Ngawensari. Jenis penelitian ini kulitatif deskriptif dimana penulis menggambarkan fenomena atau kondisi dengan apa adanya. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas, dan siswa kelas I SDN 01 Ngawensari. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian hasil dari penelitian ini bahwa implementasi pojok baca dalam pengembangan minat baca siswa di SDN 01 Ngawensari telah berhasil meningkatkan minat baca siswa kelas I. Pojok baca berperan sebagai perpustakaan kecil yang dikelola oleh guru kelas, dan meskipun tidak memiliki fasilitas yang kompleks seperti perpustakaan tradisional, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan budaya membaca dan literasi siswa. Pelaksanaan pojok baca dievaluasi berdasarkan ketersediaan buku, fasilitas pendukung, metode pembelajaran yang menarik, dan monitoring serta evaluasi terhadap perubahan minat baca siswa. Dari hasil evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pojok baca telah berhasil dalam meningkatkan minat baca siswa. Berdasarkan penelitian ini, saran bagi sekolah yaitu diharapkan bisa lebih mengembangkan kegiatan literasi siswa. Sekolah juga diharapkan bisa lebih mempromosikan literasi ini dengan kegiatan-kegiatan yang bisa menaik minat siswa untuk membaca, seperti lomba membaca puisi atau kegiatan yang mendorong minat baca siswa lainnya
ANALISIS NILAI - NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM SERIAL FILM ANIMASI "UPIN & IPIN" EPISODE IKHLAS DARI HATI
Semakin merosotnya karakter yang dimiliki oleh anak - anak bangsa sekarang. Langkah - langkah alternatif untuk mengatasi kemrosotan karakter yaitu dengan menggunakan media film. Tayangan televisi adalah salah satu aspek yang mempengaruhi pendidikan karakter. Salah satu animasi film yang dijadikan objek adalah serial film kartun Upin dan Ipin. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah nilai - nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam serial kartun Upin dan Ipin serta relevansinya dengan pendidikan karakter. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui nilai - nilai pendidikan karakter dalam serial kartun Upin dan Ipin serta relevansinya dengan pendidikan karakter. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data peneltian berasal dari serial film kartun Upin dan Ipin. Data yang digunakan dalam penelitian adalah gambaran adegan dan tindakan yang menggambarkan nilai - nilai pendidikan karakter pada serial kartun Upin dan Ipin. Data tersebut diperoleh melalui observasi/pengamatan, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Observasi/pengamatan dilakukan dengan mengamati secara lebih mendalam seluruh gambaran adegan dan tindakan yang dilakukan para tokoh serial film kartun Upin dan Ipin. Kegiatan wawancara dilakukan pada enam narasumber, yaitu lima siswa sekolah dasar kelas IV, dan guru sekolah dasar. Dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan semua berkas yang berhubungan dengan nilai karakter pada serial film kartun Upin dan Ipin. Studi pustaka diperoleh dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka diantaranya untuk mengetahui nilai - nilai pendidikan karakter, peneliti mengumpulkan data dari beberapa buku pendidikan karakter. Hasil penelitian adalah serial film kartun Upin dan Ipin mengandung tujuh nilai karakter, yaitu welas asih, peduli terhadap sesama, sopan santun, kreatif, pantang menyerah, rela berkorban dan solidaritas. Ketujuh nilai karakter tersebut relevansinya dalam serial film kartun Upin dan Ipin pada episode ikhlas dari hati. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Upin dan Ipin, Nila
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MENGENAL HURUF DAN MEMBACA SISWA KELAS I SD NEGERI SUMBERMULYO, KEC.SARANG, KAB. REMBANG
Rumusan masalah dalam konteks penelitian ini adalah Apa saja faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca dan mengenal huruf siswa kelas I SD N Sumbermulyo, Kec. Sarang, Kab. Rembang?.Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Subjek Penelitian iniadalah siswa kelas I SD N Sumbermulyo, Kec. Sarang, Kab. Rembang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur analisis data menggunakan teknik model Miles Hubermen (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) sedangkan keabsahan data penelitian ini menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Hasil penelitian yang diperoleh di lapangan menujukan bahwa kegiatan menganl huruf dan membaca yang diterapkan pada kelas I SD N Sumbermulyo memiliki faktor yang berpengaruh dalam aktivitas literasi. Dalam kemampuan siswa untuk belajar membaca dan mengenal huruf dalam menjalankan aktivitas pembelajaran masih kurang untuk minat dalam membaca dan mengenal huruf.Berdasarkan hasil penelitian faktor yang mempengaruhi siswa dalam membaca dan mengenal huruf masih rendah, pihak sekolah yang masih kurang dalam fasilitas pengenalan literasi sejak kelas redah harus diterapkan yang tepat dalam meningkatkan persepsi literasi membaca siswa di era sekarang ini
ANALISIS PENGUASAAN KOSAKATA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH BLORA
Latar belakang yang mendorong penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penguasaan kosakata dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa kelas V SD Muhammadiyah Blora. Kosakata merupakan komponen esensial dalam keterampilan berbahasa yang sangat mempengaruhi kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan tes kosakata. Data dikumpulkan dari guru Bahasa Inggris dan siswa melalui berbagai teknik, serta tes kosakata untuk mengukur tingkat pemahaman siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan kosakata di kalangan siswa beragam, dengan mayoritas siswa masih berada pada level penguasaan dasar. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan kosakata meliputi frekuensi penggunaan Bahasa Inggris dalam pembelajaran, strategi pengajaran yang diterapkan, serta partisipasi siswa dalam aktivitas yang mendukung pembelajaran kosakata. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa pendekatan pengajaran yang lebih interaktif dan kontekstual lebih efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa.Kesimpulan dari penelitian ini menyarankan adanya peningkatan dalam strategi pembelajaran kosakata di SD Muhammadiyah Blora agar siswa dapat mencapai pemahaman yang lebih baik. Rekomendasi yang diberikan mencakup penggunaan metode pembelajaran yang lebih bervariasi dan menyenangkan, seperti penggunaan media visual dan aktivitas permainan, serta memperbanyak kesempatan untuk praktik berbahasa dalam situasi nyata
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI KELAS 4 SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN GROBOGAN
Konteks penelitian yang melatarbelakangi penelitian ini adalah implementasi Pembelajaran berdiferensiasi merupakan bagian dari program Sekolah Penggerak, salah satu program yang mendukung tercapainya kebebasan belajar (Kurikulum Merdeka). Program tersebut menitik beratkan pada pengembangan hasil belajar siswa secara menyeluruh melalui perwujudan Profil Pelajar Pancasila yang memuat kompetensi dan karakter dimulai dari sumber daya manusia (kepala sekolah dan guru) yang berkualitas. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana langkah-langkah pembelajaran berdiferensiasi kelas 4 sekolah dasar di Kabupaten Grobogan? (2) Apa saja Faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi pembelajaran berdiferensiasi kelas 4 sekolah dasar di Kabupaten Grobogan? (3) Bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi kelas 4 sekolah dasar di Kabupaten Grobogan? Jenis penelitian ini adalah penelitian survei. Subjek penelitian pada penelitian survei ini menggunakan Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data yang diperlukan dari narasumber atau sumber data yang lain adalah metode observasi, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini difokuskan pada penerapan pembelajaran diferensiasi kelas 4 sekolah dasar di Kabupaten Grobogan dan penghambat implementasi pembelajaran berdiferensiasi kelas 4 sekolah dasar di Kabupaten Grobogan. Hasil survei menemukan bahwa 3 dari 5 sekolah pada dasarnya telah melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dengan baik, baik dari segi tahapan pelaksanaan maupun status pelaksanaan. Sementara itu, kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi adalah keterbatasan waktu dan kurangnya pemahaman guru terhadap pembelajaran berdiferensiasi.Kata Kunci:: Implementasi, Pembelajaran Diferensiasi, Kabupaten Grobogan, Sekolah Penggerak, Kurikulum Merdeka
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI GOTONG ROYONG TEMA GAYA HIDUP BERKELANJUTAN PADA SISWA KELAS V SD NEGERI TUNGGU
Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah Implementasi Profil Pelajar Pancasila di SD Negeri Tunggu yang berjalan kurang maksimal dan belum sesuai harapan. Hal tersebut disebabkan karena dimensi gotong royong belum muncul dalam diri peserta didik seperti belum bisa bekerja sama dengan temannya. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi Profil Pelajar Pancasila dimensi gotong royong tema gaya hidup berkelanjutan pada siswa kelas V SD Negeri Tunggu?. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dimensi Gotong Royong Tema Gaya Hidup Berkelanjutan Pada Siswa Kelas V di SD Negeri Tunggu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat di SD Negeri Tunggu. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, angket siswa kelas V, wawancara guru kelas V, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dalam implementasinya masih ditemukan beberapa siswa yang masih kurang dalam menunjukkan kemampuan bekerja sama terutama pada saat pelaksanaan projek, namun jika dibandingkan dengan semester sebelumnya, pada semester ini sudah terdapat peningkatan pada Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam pembentukan karakter siswa, khususnya dalam hal ini yaitu nilai-nilai dimensi gotong royong
ANALISIS PERAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN 1 KETRO KECAMATAN KARANGRAYUNG KABUPATEN GROBOGAN
Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui peran orangtua dalam memotivasi belajar siswa sekolah dasar siswa kelas V SDN 1 Ketro,Mengetahui kendala yang dihadapi oleh orangtua dalam memotivasi siswa sekolah dasar siswa kelas V SDN 1 Ketro,Bagaimana cara guru mengatasi kendala yang dihadapi oleh orangtua dalam memotivasi belajar siswa sekolah dasar siswa kelas V SDN 1 Ketro.Latar belakang penelitian ini yaitu mendorong Peran orangtua sangat penting didalam keluarga. Orangtua juga harus mampu mendorong atau mensupport anak dalam Pendidikan. Dengan demikian, dapat diakui bahwa motivasi dari orangtua sangat berpengaruh dalam proses Pendidikan anak. Salah satu faktor yang berhubungan dengan keberhasilan prestasi belajar mengajar anak adalah peran aktif orangtua dalam proses pembelajaran anak. Tanggung jawab dan peran aktif orangtua dan guru akan memberikan bimbingan dan pendidikan yang terbaik bagi anaknya, sehingga diharapkan anaknya dapat mencapai hasil belajar yang optimal. Permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana peran orang tua dalam memotivasi belajar siswa sekolah dasar siswa kelas V SD Negeri 1 Ketro ? 2) Apa saja kendala yang dihadapi oleh orang tua dalam mem otivasi belajar siswa sekolah dasar siswa kelas V SD Negeri 1Ketro? 3) Bagaimana cara guru untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh orang tua dalam memotivasi belajar siswa sekolah dasar siswa kelas V SD Negeri 1 Ketro?Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriftif. Subjek penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah hasil wawancara, hasil angket, dan dokumentasi. Sumber dari penelitian ini yaitu siswa, guru kelas V dan orang tua siswa kelas V.Hasil penelitian menunjukan bahwa peran orangtua sangat penting untuk memotivasi anak dalam proses belajar sehingga mendapatkan hasil belajar yang optimal.Hal ini terjadi karena siswa akan menghabiskan waktu lebih banyak di rumah dan orangtualah yang akan mengarahkan dan memberi dukungan kepada siswa
Dictionary Speech Assistant to Improve Students Pronunciation
Non-native students often experience difficulty to learn pronunciation which then affects their speaking ability. On the other hand, proper communication requires proper pronunciation as well. However, todays technological advancement provides an alternative to aid pronunciation mastery, one of which is in the context of mobile-assisted language learning. This research investigated the effectiveness of Dictionary Speech Assistant in ELSA Speak Application to Improve Second Grade Students of SMP Negeri 6 Semarang Pronunciation Ability. The objective of this research was to find out the result of studentspronunciation ability before and after applying Dictionary Speech Assistant; as well as to find out whether there was any significant difference of studentsachievement in their pronunciation mastery before and after taught using this mobile application. Dictionary Speech Assistant is one of the features or tools in ELSA Speak Application. It is a pronunciation dictionary that facilitated by Automatic Speech Recognition which provides direct feedback. This research employs pre-experimental design involving 34 students as the research sample. The data was gained from pre-test and post-test. The instrument of this research were tests consisting of single-word and phrase test. Subsequently, the data was analyzed by using t-test formula in Microsoft SPSS software to find out the significant difference on studentspronunciation ability before and after applying Dictionary Speech Assistant. The result showed that Dictionary Speech Assistant effectively improves the students pronunciation ability. The main factor affecting this improvement was the studentsinterest in teaching learning process involving Dictionary Speech Assistant. The researchers concluded that Dictionary Speech Assistant is beneficial for students in learning pronunciatio
KEEFEKTIFAN METODE PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DALAM KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP KESATRIAN 1 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2022/2023
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dalam keterampilan menulis teks berita pada peserta didik kelas VIII SMP Kesatrian 1 Semarang Tahun Pelajaran 2022/2023. Desain penelitian ini adalah eksperimen murni (true experimental) dengan model randomized posttest only control group design. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes (observasi dan dokumentasi). Analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas, uji homogenitas data, dan uji hipotesis menggunakan rumus uji t. Hasil analisis data pada penelitian ini disajikan dalam bentuk deskripsi kuantitatif. Setelah data dianalisis menggunakan teknik analisis data kuantitatif, kemudian dilakukan interpretasi hasil tes statistik. Hasil hitung uji hipotesis kelas eksperimen memperoleh nilai 0,003 < 0,05 dengan taraf nyata (α) 5%, sehingga Ha diterima dan menunjukkan bahwa metode pembelajaran Team Games Tournament (TGT) efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks berita pada peserta didik kelas VIII SMP Kesatrian 1 Semarang tahun pelajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil nontes menunjukkan bahwa peserta didik antusias, aktif, dan bertanggungjawab selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Kata Kunci: Team Games Tournament, Keefektifan, Teks Berit
PROFESIONALIME GURU DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN DAN KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI BOTOSENGON 1
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Mendeskripsikan profesionalisme guru ditinjau dari tingkat pendidikan dan kreativitas di SD Negeri Botosengon 01.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas I s/d VI yang berjumlah 6 guru. Instrumen yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan conclusion drawing. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dapat dijadikan patokan dalam keprofesionalan guru karena tingkat pendidikan menunjang keprofesionalan seorang guru, akan tetapi tidak dominan. Sedangkan untuk kreativitas guru dalam pembelajaran dapat dijadikan patokan yang dominan terhadap profesionalisme guru. Artinya, bahwa tingkat pendidikan dan kreativitas dalam mengajar memiliki keterkaitan dengan profesionalisme guru karena keduanya menunjang dalam profesionalisme guru dengan perannya masing-masing.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah guru kelas yang bersangkutan agar lebih berinovasi dan berkreasi lagi sehingga dapat menjadikan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Guru hendaknya dapat menyeimbangkan tercapainya tingkat pendidikan dengan kreativitas mengajar dikelas. Guru dapat lebih banyak membaca tentang artikel pendidikan untuk memperya wawasan tentang dunia pendiidkan. Guru juga dapat mengembangkan dirinya dengan terus belajar IT dan memanfaatkan platfon online seperti canva,Quizz dan lainnya