Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
UNDERSTANDING BY DESIGN: STRATEGI EFEKTIF DALAM MENCAPAI HASIL PEMBELAJARAN YANG OPTIMAL DENGAN BACKWARD DESIGN
Artikel ini membahas penerapan Understanding by Design (UbD) dengan pendekatan Backward Design sebagai strategi efektif dalam merancang pembelajaran yang lebih berorientasi pada hasil yang mendalam. Melalui kajian pustaka dan analisis studi kasus, penelitian ini mengungkap bahwa penerapan UbD, khususnya dengan metode Backward Design, memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses pembelajaran. Pendekatan ini menciptakan pembelajaran yang lebih sistematis, berfokus pada pemahaman yang mendalam, dan mendorong partisipasi aktif siswa. Selain itu, UbD meningkatkan keterampilan berpikir kritis, minat belajar, dan keterlibatan siswa. Integrasi Teaching at the Right Level (TaRL) dengan UbD semakin meningkatkan efektivitas pendekatan ini, khususnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa UbD dengan Backward Design memberikan dampak positif yang signifikan terhadap sistem pendidikan dan perlu terus dikembangkan dan diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MELALUI MEDIA PANPEL (PAPAN TEMPEL) KELAS IV SEKOLAH DASAR
Kurangnya antusias dan kurangnya semangat dalam mengikuti proses pembelajaran dikarenakan metode ceramah masih sangat mendominasi dalam mengajar, pemanfaatan media pembelajaran yang kurang. Menyebabkan minat dan kosentrasi peserta didik menurun, yang menghambat pemahaman peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar berbantuan media panpel (papan tempel) dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi dalam II siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar dengan menggunakan media panpel (papan tempel) mengalami kenaikan yaitu pada siklus I adalah sebesar 62,5% dan naik pada siklus II menjadi sebesar 91,7%
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I DI SD N PANDEAN LAMPER 05 SEMARANG
Salah satu keterampilan berbahasa yang harus dimiliki siswa adalah membaca. Pada tingkat permulaan, siswa diminta untuk menyuarakan lambang-lambang bunyi bahasa dan belajar mengenal bahasa tulis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan masalah yang dihadapi siswa dalam membaca permulaan di kelas 1 SD N Pandean Lamper 05 Semarang, mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menghambat siswa dalam membaca permulaan, dan mengetahui upaya guru untuk membantu siswa mengatasi masalah ini. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Metode penelitian deskriptif kualitatif menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa kesulitan membaca permulaan yang dialami oleh kelas I di SD N Pandean Lamper 05 Semarang: 1) belum bias mengidentifikasi huruf vocal, 2) belum bias menidentifikasi huruf konsonan, 3) belum bisa mengidentifikasi huruf diftong, 4) belum bisa mengidentifikasi huruf digraph, 5) belum bisa mengidentifikasi huruf, 6) belum bisa mengidentifikasi susunan kata, 7) belum bisa menggunakan tanda baca, dan 8) belum lancar dalam membaca. Adapun faktor yang menghambatnya yaitu: 1) faktor fisikologis, 2) minat baca yang rendah, 3) gangguan pada daya ingat, 4) faktor lingkungan, dan 5) kurang dukungan dari orang tua. Upaya yang dilakukan oleh guru yaitu 1) memberikan jam tambahan, 2) memberi perhatian khusus pada siswa, dan 3) berkolaborasi dengan orang tua
Karakteristik Sensori Kopi Arabika Varietas Sigagar Utang Berdasarkan Pengolahannya Menggunakan Quantitative Descriptive Analysis (QDA)
Kopi arabika Sigagar Utang merupakan jenis kopi yang banyak dikenal dan dapat diolah berbagai pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sensori jenis pengolahan full wash, natural dan honey. Metode yang dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Teknik penyeduhan secara tubruk denganrasio 1:18 dengan suhu penyeduhan 90-93°C. Analisis data yang dilakukan adalah uji Kruskal Wallis dan uji lanjut Mann Whitney's menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian yaitu jenis pengolahan Full wash, Natural dan Honey tidak berbeda nyata (P0.05) terhadap karakteristik atribut sensori kopi arabika Sigagar Utang. Kopi arabika jenis pengolahan full wash terasa sedang pada atribut sensori flavor, acidity, body, aftertaste. Terasa agak lemah pada atribut sensori fragrance dan balance. Kopi arabika jenis pengolahan natural terasa agak kuat pada karakteristik sweetness, fragrance dan aroma dan terasa sedang pada atribut flavor, acidity, body, aftertaste, balance. Kopi arabika jenis pengolahan honey terasa sedang pada atribut sensori flavor, acidity, sweetness, fragrance, balance dan terasa agak lemah pada atribut sensori body, aroma, dan aftertaste. Kemudian uji hedonik kopi arabika Sigagar Utang berbeda nyata (P0,05) terhadap jenis pengolahan. Jenis pengolahan full wash tidak berbeda nyata dengan natural dan honey tetapi jenis pengolahan natural berbeda nyata dengan honey. Hasil kesukaan panelis yaitu agak suka pada jenis pengolahan honey, agak tidak suka pada jenis pengolahan natural dan full wash
PENGEMBANGAN E-BOOK RUMBELTA (RUMAH BELAJAR KITA) DENGAN MODEL MAKE A MATCH PADA TEMA 4 KEWAJIBAN DAN HAKKU SUBTEMA 1 KEWAJIBAN DAN HAKKU DI RUMAH KELAS III SDN GUNUNGPATI 01 SEMARANG
Tujuan penelitian ini yaitu a) menguji kevalidan e-book Rumbelta dengan model make a match pada Tema 4 Kewajiban dan Hakku Subtema 1 Kewajiban dan Hakku di Rumah kelas III di SDN Gunungpati 01 Semarang, b) menguji kepraktisan e-book Rumbelta dengan model make a match pada Tema 4 Kewajiban dan Hakku Subtema 1 Kewajiban dan Hakku di Rumah kelas III di SDN Gunungpati 01 Semarang c) menguji keberterimaan e-book Rumbelta dengan model make a match pada Tema 4 Kewajiban dan Hakku Subtema 1 Kewajiban dan Hakku di Rumah kelas III di SDN Gunungpati 01 Semarang. Jenis penelitian yaitu research development dengan menggunakan model ADDIE. Hasil penilaian pengembangan e-book Rumbelta dinyatakan valid. Uji validasi dilakukan oleh dua validator, dimana setiap validator sebagai ahli media sekaligus ahli materi. Hasil validasi ahli media memperoleh nilai dengan persentase berturut-turut yaitu 97,5% dengan kategori "sangat layak" dan 75% dengan kategori "layak". Hasil validasi ahli memperoleh nilai dengan persentase berturut-turut yaitu 98,75% dengan kategori "sangat layak" dan 75% dengan kategori "layak". E-book Rumbelta dikatakan praktis dan dapat diterima berdasarkan hasil respon guru dan siswa pada uji coba lapangan. Hasil penilaian pada respon guru yaitu 95% dengan kategori "sangat layak". Hasil penilaian pada respon siswa yaitu 98,25% dengan kategori "sangat layak". E-book Rumbelta dapat dikembangkan sebagai salah satu media pembelajaran alternatif dengan materi tema yang lainnya.Kata Kunci: E-book, Rumah Belajar Kita, Make a matc
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FRACTHEBOX (FRACTION IN THE BOX) DENGAN EVALUASI MELALUI QUIZIZZ UNTUK KLAS IV SD NEGERI KARANGSARI 1
Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar dan motivasi belajar matematika materi pecahan akibat keterbatasan waktu guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran sehingga pembelajaran tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respon dalam uji coba media pembelajaran FRACTHEBOX pada materi pecahan kelas IV SD Negeri Karangsari 1. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RnD), dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementastion, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan angket, sedangkan untuk teknik analisis data menggunakan deskripsitif. Hasil penelitian diperoleh bahwa media pembelajaran FRACTHEBOX dinyatakan layak digunakan dengan perolehan presentase skor hasil validasi media sebersar 96,25% dengan kriteria sangat baik dan skor hasil validasi materi sebesar 96,25% dengan kriteria sangat baik. Adapun hasil respon guru sebagai analisis kelayakan media memperoleh presentase sebesar 96% masuk dalam kategori sangat baik, sedangkan perolehan presentase angket respon peserta didik mendapatkan rat-rata sebesar 88,6% dengan katergori sangat baik. Dari hasil yang didapatkan disimpulkan bahwa media pembelajaran FRACTHEBOX layak digunakan. Adapun perolehan rata-rata nilai pre test sebesar 45 dan rata-rata nilai post test sebesar 90, terjadi peningkatan setelah media pembelajaran FRACTHEBOX diimplementasikan. Dengan demikian media, FRACTHEBOX dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar, peserta didik materi pecahan
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PERAGA MAGIC BOX PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MATERI MACAM-MACAM SUMBER ENERGI KELAS IV SDN 03 SENDANG KULON KENDAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran IPA dengan menggunakan Alat Peraga Magic Box dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penggunaan Alat Peraga Magic Box dalam pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Yang menjadi subjek penelitian adalah guru kelas IV dan siswa kelas IV dimana terdapat jumlah 27 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPA dengan materi Macam-macam Sumber Energi berjalan dengan baik. Dengan adanya Alat Peraga Magic Box guru lebih mudah mengajar dalam menyampaikan materi-materi yang terkait. Selain itu siswa-siwa kelas IV juga lebih mudah memahami dengan pembelajaran menggunakan Alat Peraga Magic Box dan terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa dengan menerapkan media magic box, selain itu siswa menjadi lebih aktif selama mengikuti pembelajaran. Kata Kunci: Alat peraga Magic Box, Pembelajaran IP
USE OF PEDAGOGICAL TECHNOLOGIES IN TEACHING STUDENTS TO NUMBER
Numbers need to be introduced to children from an early age, so teaching numbers in elementary school is something important to implement. The aim of this research is to describe the pedagogical technique (charkhpalak method) used by teachers in teaching numbers to students in elementary schools in Uzbekistan. This type of research is descriptive qualitative where the researcher describes the research objects encountered in the field. The data collection method used was observation where the researcher made observations of teaching and learning activities in elementary schools when the teacher used the Charkhpalak method to teach numbers. The research results show that the Charkhpalak method is able to make students easily understand the material being taught. The conclusion obtained from this research is that the Charkhpalak method needs to also be applied to other learning materials because this method provides several benefits for teachers
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTU MEDIA KOKAMI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS MATERI PERUBAHAN WUJUD ZAT SISWA KELAS IV SD NEGERI KAUMAN 03 BATANG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai mata pelajaran IPAS pada siswa kelas IV dan kurangnya variasi dalam metode dan media pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick berbantu media kokami terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SD Negeri Kauman 03 Batang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas IV SD Negeri Kauman 03 Batang (25 siswa). Desain penelitian adalah one group pretest-posttest design. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes siswa dari aspek kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari model pembelajaran talking stick berbantu media kokami terhadap hasil belajar siswa. Rata-rata pretest adalah 56,20 dan rata-rata posttest adalah 73. Hal ini menunjukkan peningkatan hasil belajar setelah penerapan metode tersebut. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar penggunaan model pembelajaran talking stick berbantu media kokami dapat diimplementasikan oleh guru untuk menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan, sehingga dapat mempengaruhi hasil belajar siswa secara positif
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT INTERAKTIF BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, kevalidan, dan kepraktisan produk pengembangan media pembelajaran powerpoint interaktif berbasis pendekatan saintifik pada pembelajaran IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah RD (Research Development) dan modifikasi dari tahapan penelitian pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 02 Blimbing. Pada Penelitian Pengembangan ini uji lapangan dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 02 Blimbing. Hasil penelitian diperoleh kevalidan media pembelajaran powerpoint interaktif berbasis pendekatan saintifik pada pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar berdasarkan hasil penilaian dari ahli media 94,45% dan penilaian ahli materi 97,45% dengan kategori sangat layak/sangat valid. Kepraktisan media pembelajaran dinyatakan praktis berdasarkan kesesuaian materi yang diberikan. Hal ini dibuktikan dengan hasil tanggapan guru 98% dan hasil tanggapan siswa 100%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran powerpoint interaktif berbasis pendekatan saintifik valid dan praktis untuk digunakan