Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGARI 2 GUNUNG SARI KABUPATAN REMBANG

    No full text
    Perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia. Di Indonesia ini sudah beberapa kali mengalami perubahan kurikulum. Dari perubahan kurikulum yang terjadi di Indonesia menyebabkan guru-guru atau tenaga pendidik harus memahami dan belajar kembali mengenai perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di Kurikulum Merdeka yang sesuai dengan kebijakan yang diatur oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pelaksanaan kurikulum merdeka pada mata pelajaran matematika di SD Negeri 2 Gunung Sari Kabupaten Rembang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan tahapan wawancara di kelas 1,2,4 dan 5 dan wawancara dengan orang tua siswa, Pengisisan angket guru kelas 1,2,4 dan 5 dan observasi dikelas 1 dengan 4. Hasil penelitian ini adalah perencanaan dan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dilaksanakan di kelas 1,2,4 dan 5. Dari hasil perencanaan yang dilaksanakan dikelas 1,2,4 dan sudah baik guru sudah membuat perangkat yang digunakan untuk mengajar. Hasil Observasi perencanaan di kelas 1 dan 4 guru sudah membuat perangkat pembelajaran yang akan digunakan. Kemudian hasil pelaksanaan di kelas 1,2,4 dan 5, hasil wawancara pelaksanaan pembelajaran di kelas 1,2,4 dan 5 sudah baik pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang interaktif. Hasil Observasi di kelas 1 dan 4 tentang pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan Kurikulum Merdeka masih kurung karena dalam pelaksanaanya masih belum menggunakan teknologi informasi seperti laptop, lcd dan Powerpoin

    ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI SUMBEREJO 02 MRANGGEN DEMAK

    No full text
    Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang wajib dikuasai pada awal menempuh pendidikan yaitu pada jenjang sekolah dasar (SD). Kemampuan membaca diantaranya 1) mengenal dan membaca huruf, 2) membaca suku kata, 3) membaca kata dan 4) membaca kalimat. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak dan untuk menganalisis faktor penghambat kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi bersama siswa kelas II dan guru kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak 21 siswa (77,7%) diantaranya sudah mampu membaca dengan lancar dan 6 siswa (23,3%) diantaranya belum mampu membaca permulaan dengan tepat dan lancar. Ketidak mampuan membaca dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi gangguan alat ucap (cadel), kurangnya minat baca siswa, kurangnya kebiasaan untuk membaca dan kurangnya rasa percaya diri siswa. Kemudian faktor dari luar yaitu lingkungan sekolah

    IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ANTI BULLYING DI SEKOLAH (STUDY KASUS SD N 2 SAMBONGSARI KECAMATAN WELERI KABUPATEN KENDAL)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan anti Bullying di sekolah SD N 2 Sambongsari, factor-faktor, dampak serta penanganan perilaku Bullying di sekolah SD N 2 Sambongsari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan prosedur pengumpulan datanya meliputi observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah Implementasi kebijakan anti bullying di SD N 2 Sambongsari, siswa kelas V dengan presentase keseluruhan siswa 76,55% yang mengimplementasi kebijakan anti bullying dengan baik. Sedangkan siswa kelas III dengan presentase keseluruhan siswa 76,55% yang mengimplementasi kebijakan anti bullying dengan baik. faktor terjadinya perilaku bullying di SD N 2 Sambongsari, siswa kelas V dengan presentase keseluruhan siswa 81,35% yang mengetahui faktor-faktor terjadinya perilaku bullying dengan baik. Sedangkan siswa kelas III dengan presentase keseluruhan siswa 80,91% yang mengetahui faktor-faktor terjadinya perilaku bullying dengan baik. Karakteristik perilaku bullying di SD N 2 Sambongsari, siswa kelas V dengan presentase keseluruhan siswa 71,98% yang mengetahui karakteristik perilaku bullying dengan baik. Sedangkan siswa kelas III dengan presentase keseluruhan siswa 72,76% yang mengetahui karakteristik perilaku bullying dengan baik. Dampak perilaku bullying di SD N 2 Sambongsari, siswa kelas V dengan presentase keseluruhan siswa 79,09% yang mengetahui dampak perilaku bullying dengan baik. Sedangkan siswa kelas III dengan presentase keseluruhan siswa 81,02% yang mengetahui dampak perilaku bullying dengan baik

    ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFI PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN RANDUBLATUNG KABUPATEN BLORA

    No full text
    Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya sekolah dasar negeri yang tervalidasi belum penggerak. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses implementasi Projek penguatan profil pelajar pancasila. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif naturalistik. Subjek penelitian yaitu guru penggerak SDN 1 Randublatung, SDN 1 Sambongwangan, SDN 2 Bekutuk dan SDN 2 Plosorejo. Pengumpulan data dilakukan dengan metode humant instrumen berupa kuesioner. Berdasarkan hasil analisis penelitian sekolah dasar negeri di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora telah mengimplementasikan Projek Profil mulai dari melakukan pembentukan tim fasilitator projek profil diperoleh sebanyak 50,4%, mengidentifikasi tahapan kesiapan satuan pendidikan dalam menjalankan projek profil diperoleh sebanyak 64%, menentukan dimensi dan tema projek profil diperoleh sebanyak 66,6%, merancang alokasi waktu projek profil diperoleh sebanyak 44%, menyusun modul projek profil diperoleh sebanyak 48,4%, menentukan tujuan pembelajaran diperoleh sebanyak 17,7%, mengembangkan topik, alur aktivitas dan asesmen 68,1%. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini dapat disimpulkan bahwa projek penguatan profil pelajar pancasila telah diimplementasikan dengan baik sesuai kaidah pada kurikulum merdeka

    Rancang Bangun Alat Pengukur Jarak Aman Kendaraan Menggunakan Sensor Ultrasonik Tipe HC-SR04 Berbantuan Arduino Uno

    No full text
    Abstrak. Kendaraan tipe tertentu sedikit memiliki sensor jarak aman. Sensor ultrasonik HC-SR04 digunakan untuk sistem pengukuran jarak aman. Pengukuran jarak aman kendaraan menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04 yang didukung Arduino Uno. Arduino Uno merupakan teknologi yang tergolong baru dan sangat berguna dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Research and Development adalah metode yang digunakan dalam penelitian mengukur jarak aman kendaraan menggunakan sensor HC-SR04 berbantuan Arduino Uno. Penelitian ini digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk. Percobaan dilakukan dengan jarak parkir yang berbeda-beda yaitu; 70 cm, 100 cm, 120 cm, 150 cm, 200 cm dan 250 cm. Percobaan jarak yang berbeda-beda diuji dengan sensor parkir HC-SR04 mendapatkan nilai berbeda-beda dengan rata rata persentase eror 0.011% dan keakuratanya 99.98 %. Sensor parkir HC-SR04 dapat digunakan untuk mendeteksi objek dibelakang kendaraan dan memanfaatkan sensor HC-SR04 dengan pengaturan jarak yang dapat diatur.Kata kunci: Sensor HC-SR04, Buzzer, Aduino UnoAbstract. Certain types of vehicles have few safety proximity sensors. The HC-SR04 ultrasonic sensor has been used in safe distance measurement systems, measuring the safe distance of vehicles using the Arduino Uno-assisted HC-SR04 ultrasonic sensor is a relatively new technology and is very useful in improving the safety of road users. Research and Development is a method used in research meiasuring veihiclei safeity distancei using HC-SR04 seinsor assisteid by Arduino Uno, this reiseiarch is useid to producei ceirtain products and teist thei eiffeictiveineiss of products. Thei eixpeirimeint was carrieid out with diffeireint parking distanceis, nameily; 70 cm, 100 cm, 120 cm, 150 cm, 200 cm and 250 cm. Diffeireint distancei eixpeirimeints teisteid with thei HC-SR04 parking seinsor obtaineid diffeireint valueis with an aveiragei eirror peirceintagei of 0.011% and an accuracy of 99.98%. Thei HC-SR04 parking seinsor can bei useid to deiteict objeicts beihind thei veihiclei and utilizeis thei HC-SR04 seinsor with adjustablei distancei seittings.Keywords: HC-SR04 Seinsor, Buzzeir, Aduino Un

    Analisis Gerak Pesawat Atwood Menggunakan Sensor IR-LED Dan Pengolahan Citra

    No full text
    Abstrak. Praktikum Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) yang umum digunakan yaitu dengan menggunakan set alat pesawat Atwood. Pengoperasian alat ini biasanya masih dilakukan secara tradisional menggunakan stopwatch. Seringkali praktikum yang dilakukan dengan alat tradisional menghasilkan data yang kurang akurat, sehingga perlu dikembangkan set alat yang beroperasi secara otomatis. Set alat otomatis yang dapat dikombinasikan dengan pesawat Atwood diantaranya yaitu sensor IR-LED dan software pengolahan citra TRACKER. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu perbedaan keakuratan antara sensor IR-LED dan software TRACKER dalam analisis GLB dan GLBB menggunakan pesawat Atwood. Penelitian ini dilakukan sebanyak 10 kali pada setiap alatnya. Didapati hasil, rata-rata kecepatan 46,89 cm/s untuk analisis menggunakan sensor IR-LED dan 48,35 cm/s untuk rata-rata kecepatan analisis menggunakan software TRACKER. Sedangkan rata-rata percepatan yang terukur adalah 59,42 cm/s² untuk analisis menggunakan sensor IR-LED dan 54,85 cm/s² untuk analisis menggunakan software TRACKER. Perbedaan hasil pengukuran dari kedua percobaan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keakuratan antara sensor IR-LED dan software TRACKER yang digunakan untuk menganalisis GLB dan GLBB pada pesawat Atwood. Kata kunci: Pesawat Atwood, IR-LED, pengolahan citra, TRACKER.Abstract. Practicum of Uniform Motion (GLB) and Uniformly Changing Motion (GLBB) which are commonly used are using the Atwood plane tool set. The operation of this tool is usually still done traditionally using a stopwatch. Often practicums carried out with traditional tools produce less accurate data, so it is necessary to develop a set of tools that operate automatically. Sets of automatic tools that can be combined with Atwood aircraft include IR-LED sensors and TRACKER image processing software. This research was conducted to find out the difference in accuracy between the IR-LED sensor and the TRACKER software in the analysis of GLB and GLBB using the Atwood aircraft. This research was carried out 10 times on each tool. The results showed that the average speed was 46.89 cm/s for analysis using the IR-LED sensor and 48.35 cm/s for the average speed of analysis using TRACKER software. While the average acceleration measured is 59.42 cm/s² for analysis using IR-LED sensors and 54.85 cm/s² for analysis using TRACKER software. The difference in the measurement results of the two tools, concluded that there was a difference in accuracy between the IR-LED sensor and the TRACKER software used to analyze GLB and GLBB on Atwood aircraft.Keywords: Atwood aircraft, IR-LED, image processing, TRACKE

    Pengaruh pembelajaran PBl berbasis Wordwall terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas III

    No full text
    Matematika merupakan keilmuan yang berkutat dengan angka dan hitung-menghitung. Perpaduan antara model dan media pembelajaran yang sesuai dapat memberikan peningkatan pada pemahaman dan keefektifan pelaksanaan pembelajaran matematika itu sendiri. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui apakah pembelajaran PBL (Problem Based Learning) berbasis wordwall materi pecahan yang penulis teliti berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas III di UPT SDN Resapombo 1 Kabupaten Blitar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experimental design. Pretest and Posttest Control Grup Design dipilih sebagai desain ujicoba lapangan yang terdiri atas 2 kelompok, yakni kelompok eksperimen dan kontrol. Adapun instrumen penelitian ini yaitu tes sebagai pengukur kemampuan numerasi siswa terkait materi pecahan. Hasil penelitian ini diperoleh yaitu pada kelas eksperimen (kelompok dengan perlakuan) perolehan thitung lebih besar dari ttabel (2.405 2.145). Sedangkan pada kelompok kontrol (kelompok tanpa perlakuan) perolehan thitung lebih kecil dari ttabel (0.473 2.145). Berdasarkan ulasan tersebut, diketahui bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, dimana hasil tes kemampuan numerasi siswa terdapat perbedaan antara menggunakan pembelajaran PBL berbasis wordwall dan yang tidak. Kemampuan numerasi siswa dengan pembelajaran PBL berbasis wordwall meningkat lebih baik dibanding dengan siswa dengan pembelajaran secara konvensional

    Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Game Edukasi Pada Siswa SMP Kelas VIII

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan media pembelajaran berbasis game edukasi pada siswa SMP kelas VIII. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara guru matematika dan kuisioner kebutuhan siswa. Subyek dalam penelitian ini merupakan siswa dan guru matematika kelas VIII SMP dikabupaten Klaten, Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran sudah dilakukan namun belum pernah menggunakan media game edukasi. Padahal siswa terlihat lebih aktif ketika pembelajaran yang dilaksanakan di laboratorium komputer atau menggunakan media pembelajaran. Minimnya penggunaan media dalam pembelajaran matematika dikarenakan keterbatasan informasi dan pengetahuan guru akan media pembelajaran berbasis teknologi. Hasil wawancara menyatakan bahwa guru membutuhkan media pembelajaran berbasis teknologi yang dapat diterapkan dikelas untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Guru juga berharap media yang dikembangkan merupakan media yang menarik dan mudah digunakan oleh siswa. Sejalan dengan hasil wawancara kepada guru, hasil kuisioner menunjukan bahwa siswa tertarik dan membutuhkan media pembelajaran berbasis game edukasi. Kuisioner yang disebar menunjukan 100% siswa tertarik dan membutuhkan dengan media pembelajaran berbasis game edukasi. Berdasarkan hasil observasi, wawancara dan kuisioner dapat disimpulan bahwa media pembelajaran berbasis game edukasi sangat dibutuhkan guna menunjang pembelajaran matematika yang menyenangkan

    PENGARUH KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS PADA MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS V SDN WONOREJO 2

    No full text
    Latar belakang dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Wonorejo 2, belum dapat mengembangkan kemampuan penalaran matematis dengan maksimal, belum mampu menggunakan kemampuan bernalar dalam menyelesaikan soal, dan belum mampu memahami materi matematika secara logis. Model pembelajaran yang kurang variatif dan guru masih menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran dimana siswa hanya sebagai pendengar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan penalaran matematis pada model discovery learning terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas V SDN Wonorejo 2. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan Posttest-Only Control Grup Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SDN Wonorejo 2. Uji instrument soal menggunakan uji validitas, reabilitas, daya pembeda, dan taraf kesukaran. Uji persyaratan data menggunakan uji normalitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi. Berdasarkan hasil penelitian pada hasil uji hipotesis yang menyatakan bahwa adanya pengaruh kemampuan penalaran matematis yaitu uji regresi linier sederhana diperoleh fhitung ftabel yaitu 7,882 4,24 maka Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan penalaran matematis pada model Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Wonorejo 2.Kata Kunci: discovery learning, kemampuan penalaran matemati

    IMPLEMENTASI SEMANTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI DEMPET 2 KABUPATEN DEMAK

    No full text
    Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penerapan semantik dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SD Negeri Dempet 2 Kabupaten Demak. Selain itu, penelitian ini juga memberikan gambaran yang spesifik terhadap persoalan pembelajaran semantik di sekolah. Data diambil dari kalimat yang disampaikan oleh seorang guru berkenaan dengan semantik. Sumber data diambil dari buku semantik yang telah ditulis oleh pakar dan wawancara kepada sesama guru kelas di SD Negeri Dempet 2 Kabupaten Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa makna semantik yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia yaitu, makna afektif, makna denotatif, makna deskriptif, makna emotif, makna kiasan. Selain itu, ditemukan juga beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi persoalan pembelajaran semantik di sekolah . Kata kunci : Implementasi Semantik, Bahasa Indonesia, Pembelajara

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇