Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Keragaman Aspek HOTS (Higher Order Thinking Skills) dalam Instrumen Evaluasi pada Buku Teks Bahasa Indonesia SMA Kelas X Terbitan Tiga Serangkai
This research aims to reveal the diversity of HOTS (Higher Order Thinking Skills) aspects in the evaluation instrument in the Indonesian high school class Higher Order Thinking Skills) contained in the evaluation instrument for Indonesian high school class The data was taken from an evaluation instrument in the form of a 60-item essay test. The data analysis technique used in this research was content analysis There are various types of Indonesian language textbooks for class X published by Tiga Serangkai Solo. However, the distribution is not evenly distributed. The creative thinking aspect is 32 questions, the critical thinking aspect is 42 questions, the problem solving aspect is 21 questions, and the decision making aspect is 18 questions. It is necessary to strive for even distribution of HOTS (Higher Order Thinking Skills) aspects in the evaluation instrument because each aspect of thinking has a very significant contribution in developing students' thinking abilities. The more frequently students are exposed to or trained in various thinking abilities, the more skilled their thinking abilities will be
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbantuan Geogebra untuk Menumbuhkan Literasi Numerasi Kelas IV Sekolah Dasar
Learning Media greatly affects student learning outcomes. This research is motivated by the fact that the learning media used by teachers has not been maximized so that students' numeracy literacy has not grown and there are still many teachers who are not familiar with Geogebra learning media. The research was carried out at SD Negeri Sumberejo 1, Bonang District, Demak. The subjects of this study are Grade IV Elementary School Teachers spread across Central Java Province as many as 17 respondents and Grade IV students of SDN Sumberejo 1 with a total of 23 students. This study uses the RD method with ADDIE steps which consists of five stages which include analysis, design, development, implementation and evaluation. Data processing was taken from the results of initial observation of the research, validation of media experts and material experts and student learning outcomes. The results of observations made by researchers using google forms as many as 17 respondents of grade IV teachers spread across Central Java Province showed that 52.9% of students' numeracy literacy was still lacking, the subjects that were most experienced by students were mathematics learning with a percentage of 70.6%, while the media used by teachers to overcome these problems included storybooks, pictures and videos, fragment boards, sticks, chalkboards, and more. The results of media validation with a percentage of 95% and material validation show a percentage of 95% with the interpretation of product feasibility showing that it is very feasible. The conclusion obtained from this study is that the development of interactive multimedia assisted by geogebra to foster numeracy literacy in grade IV elementary school has been effective, which can be seen from the learning results showing that students have completely achieved above the KKM, namely 23 students with an average score of 83
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis Aplikasi Excel pada Organisasi Non-Profit
Sistem informasi akuntansi adalah kunci utama di dalam menciptakan keputusan strategis organisasi. Sistem ini banyak dikembangkan pada organisasi berbasis laba, namun masih sangat terbatas pada organisasi non-profit. Yayasan sebagai salah satu organisasi non-profit memiliki ketidakpahaman mengenai laporan keuangan terkait pertanggungjawabannya kepada donatur maupun penilaian kinerja mereka. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menerapkan sistem informasi akuntansi pada yayasan sebagai organisasi non-profit. Metode yang digunakan antara lain memodifikasi sistem informasi akuntansi, pelatihan dan pendampingan. Pengabdian ini memberikan beberapa hasil penting antara lain, pertama pengabdian ini menciptakan aplikasi sistem informasi berbasis Excel yang tepat bagi mitra. Kedua, beberapa fitur telah dimodifikasi yaitu chart of account penerima donasi, pendonor, dan piutang masyarakat. Ketiga, melalui pengabdian ini juga semua fitur penciptaan sistem informasi keuangan pada mitra dapat diintegrasikan di dalam satu aplikasi Excel. Mitra telah berhasil membuat laporan keuangan dengan bantuan aplikasi Excel sehingga menunjukkan keberhasilan kegiatan pengabdian ini. Diharapkan pendampingan keberlanjutan tetap diberikan untuk memastikan sistem informasi akuntansi berjalan secara berkelanjutan pada yayasan
E-Government Training to Increase Community Participation
Village E-Government is the implementation of village government through the use of the internet and computers, which is very important as a means of community participation and accountability of the village government for the administration of Government. The method used was to conduct training on Sukopuro village officials who were responsible for website management. The training included an introduction to making emails, making Google forms, and introducing how to accommodate community input from the Google form to the Sukopuro Village Government website. The results of this activity were very positive and received a good response from the Village because it increased knowledge and ability to organize the web and make Google Forms as a means of accommodating community participation in village development in the context of implementing the Sukopuro Village Government E-Government. The understanding of Sukopuro Village village officials about E-Government increased from 20% to 80%. The community has the opportunity to increase their participation in village development and the determination of Village government public policies through Google forms and websites in the Village
Validasi LKPD Konsep Energi Berorientasi ESD dengan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi
Pendidikan berkelanjutan yang sering disebut Education for Sustainable Development (ESD) telah menjadi prioritas dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan lingkungan dan energi di abad ke-21. Konsep energi memegang peranan kunci dalam memahami isu-isu berkelanjutan, seperti sumber daya energi terbarukan dan efisiensi energi. Namun, pengajaran konsep energi seringkali terbatas pada pendekatan konvensional yang tidak selalu relevan dengan isu-isu ESD. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik yang kemudian disebut LKPD berorientasi ESD dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian mengikuti kerangka ADDIE yang difokuskan pada tahap pengembangan. Hasil analisis bahan ajar menunjukkan kekurangan konsep ESD dalam bahan ajar yang digunakan, terutama di wilayah Rembang yang heterogen. Penelitian menyoroti kebutuhan mendesak untuk mengembangkan LKPD yang mengintegrasikan prinsip-prinsip ESD dan menerapkan pendekatan pembelajaran yang berbeda sesuai dengan tingkat pemahaman dan gaya belajar peserta didik. Hasil penelitian mencakup pengembangan LKPD yang memiliki tujuan yang jelas, mencakup identifikasi bentuk energi, deskripsi transformasi energi, serta pemahaman sumber-sumber energi dan dampak energi dalam kehidupan sehari-hari. LKPD ini juga dirancang untuk memungkinkan peserta didik memprediksi masalah energi dan menganalisis pemecahan masalah dalam pemenuhan kebutuhan energi. Kesimpulan penelitian ini adalah LKPD yang dikembangkan merupakan alat pembelajaran yang komprehensif, relevan, dan efektif dalam mendukung pemahaman konsep energi dengan fokus pada aspek-aspek ESD dengan pembelajaran berdiferensias
Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Fisika (GEMIKA) Berbantuan Wordwall Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMA
Media pembelajaran yang interaktif dapat mengatasi kurangnya motivasi belajar siswa, game edukasi adalah salah satu produk dari multimedia pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan game edukasi fisika (GEMIKA) berbantuan wordwall, respon siswa terhadap game edukasi fisika, dan mengetahui seberapa besar peningkatan motivasi belajar siswa pada materi suhu, kalor, dan perpindahan kalor. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (RD) dalam proses pengembangannya menggunakan model ADDIE terdiri dari 5 tahapan (Analyze, Desain, Devlopment, Implementation, dan Evaluation). Data hasil penelitian didapat dari analisis kebutuhan, hasil angket validasi ahli media dan materi, angket respon siswa dan angket motivasi belajar. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan 83% siswa menyatakan sangat setuju dan membutuhkan game edukasi fisika sebgai media pembelajaran. Analisis data validasi ahli media mendapatkan presentase sebesar 87,5% , ahli materi 77,8%, respon siswa 84,36% dan N-gain sebesar 0,67 yang menunjukkan peningkatan motivasi siswa. Berdasarkan Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa bahwa game edukasi fisika layak digunakan sebgai media pembelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
Pendampingan Manajemen Strategik dan Strategi Operasi dalam Pengembangan Usaha Koperasi Susu KUD Banyumanik Kota Semarang
Keberlangsungan usaha Koperasi tidak akan luput dari permasalahan yang dapat dialami di masa yang akan datang. Jika permasalahan Koperasi tersebut tidak segera diantisipasi dan diatasi dengan baik maka akan berakibat fatal bagi keberlanjutannya. Oleh sebab itu manajemen strategik dan strategi operasi dalam kegiatan Koperasi sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada usaha Koperasi Susu KUD Banyumanik Kota Semarang adalah memberikan pendampingan manajemen strategik dan strategi operasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sudah terbentuk kesadaran akan pentingnya penerapan manajemen strategik dan strategi operasi pada Koperasi Susu KUD Banyumanik Kota Semarang. Diharapkan kegiatan pendampingan manajemen strategik dan strategi operasi dapat dilakukan secara teratur, untuk mengantisipasi risiko yang mungkin akan dihadapi dalam kegiatan di Koperasi
Penerapan Pencetak Coklat pada UMKM Coklat Tin
Coklat disukai dari anak-anak sampai dewasa baik dalam bentuk minuman, permen, roti, snack, dan olahan coklat. Produk olahan coklat dari produsen skala nasional yang beredar di pasaran relatif banyak sehingga meningkatkan persaingan yang cukup kompetitif. UMKM Coklat Tin merupakan salah satu UMKM yang memproduksi coklat. Permasalahan yang dihadapi adalah bentuk produk tidak terstandar dan belum mencerminkan ciri khas. Tujuan kegiatan pengabdian adalah menerapkan pencetak coklat sehingga bentuk produknya terstandar dan mempunyai ciri khas. Metode kegiatan secara partisipatif dengan pelibatan yang besar pada mitra. Tim Pengabdi mendiskusikan pencetak coklat yang memenuhi kriteria ukuran terstandar dan berciri khas. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa alat pencetak coklat yang diintroduksikan dalam pembuatan coklat di mitra dapat digunakan sesuai harapan. Mitra tidak mengalami kendala dalam memproduksi ukuran yang terstandar. Ukuran yang terstandar memudahkan dalam proses pengemasan. Coklat yang dibentuk memiliki ciri khas terdapat huruf timbul tulisan coklat tin. Manfaat lainnya adalah berkurangnya risiko kerusakan dan meningkatkan efisiensi penggunaan waktu kerja
Strategi Pengolahan Buah Unggulan Menuju Pasar Ekspor dengan Pendekatan Manajemen Rantai Nilai Terintegrasi
Kementerian BUMN Republik Indonesia telah mencanangkan Revolusi Oranye sejak 17 Mei 2013. Gerakan nasional ini memiliki visi untuk terciptanya pemenuhan kebutuhan konsumsi buah nasional yang tidak bergantung pada impor dan dapat menjadikan Indonesia sebagai produsen dan eksportir buah-buahan tropis. Visi tersebut sebaiknya didukung oleh berbagai pihak, terutama petani buah yang merupakan ujung tombak program. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa produktivitas petani buah di Indonesia masih rendah. Petani masih bertani secara yang tradisional dengan pertanian berskala kecil dan belum memahami pengelolaan hasil panen, sehingga produk tidak dapat berkelanjutan tersedia sepanjang tahun. Petani juga belum dapat memasarkan produknya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan strategi baru untuk mengatasi permasalahan tersebut, yang dinamakan Rantai Nilai Terintegrasi. Strategi ini adalah strategi bisnis yang terintegrasi mulai dari pemasok, layanan, dan informasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Produsen, yaitu petani tidak hanya bekerja sendiri tetapi perlu mendapat bantuan dari pihak lain, seperti para akademisi dan mahasiswa melalui kurikulum kampus merdeka, para penyuluh pertanian, perusahaan-perusahaan yang terkait, eksportir, bank, dan pihak lainnya. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani dan menyukseskan Program Revolusi Oranye
Pemberdayaan Kelompok Usaha Aren di Desa Alu melalui Pelatihan Pemasaran dan Pengembangan E-Katalog Produk
Kelompok usaha Tappa Meppusu di Desa Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bergerak dalam produksi gula aren. Saat ini, mereka menghadapi beberapa tantangan, termasuk keterbatasan variasi produk, metode pengemasan tradisional, serta kurangnya branding dan sertifikasi. Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran kelompok melalui pelatihan pemasaran digital dan pengembangan e-katalog berbasis web sebagai media promosi online yang lebih luas. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam enam tahapan, yaitu sosialisasi, pendampingan merek dagang, pelatihan, pengembangan e-katalog produk, pendampingan dan evaluasi, serta pembentukan tim pengelola. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa anggota mitra dapat meningkatkan jumlah produk menjadi tiga jenis, meningkatkan kapasitas produksi, serta membuat kemasan yang lebih menarik dan praktis. Selain itu, anggota mitra juga berhasil melakukan pemasaran online melalui media sosial dan website, yang berdampak pada perluasan pasar dan peningkatan penjualan produk