Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Potensi Implementasi STEAM Berorientasi ESD dalam Pembelajaran Zat dan Perubahannya

    No full text
    STEAM merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada hubungan pengetahuan dan keterampilan Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics (STEAM) untuk mengatasi masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi implementasi STEAM berorientasi Education for Sustainable Development (ESD) dalam pembelajaran zat dan perubahannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Peneliti mendeskripsikan potensi implementasi STEAM berorientasi ESD dalam pembelajaran zat dan perubahannya. Responden penelitian ini adalah guru proyek IPAS di Kabupaten Jepara sebanyak 35 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 88% guru telah mengenal pendekatan pembelajaran STEAM, 68% guru telah mengimplementasikan STEAM dalam pembelajaran zat dan perubahannya, 97% guru menyatakan bahwa implementasi pendekatan STEAM dapat meningkatkan pemahaman zat dan perubahannya, 91% guru menyatakan bahwa implementasi STEAM dalam pembelajaran zat dan perubahannya dapat meningkatkan kreativitas peserta didik, Sementara itu 74% guru menyatakan bahwa pembelajaran zat dan perubahannya berorientasi ESD mampu menanamkan nilai sikap, keterampilan dan kesadaran memperhatikan kehidupan untuk generasi berikutnya. Kesimpulan bahwa STEAM berorientasi ESD sangat berpotensi untuk diimplementasikan dalam pembelajaran zat dan perubahannya untuk meningkatkan kreativitas dan menumbuhkan kesadaran pembangunan berkelanjutan

    Pengaruh Model Creative Problem Solving (CPS) Terhadap Self Efficacy dan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Materi Optik

    No full text
    Minimnya inovasi model pembelajaran yang diterapkan dalam mata pelajaran Fisika serta rendahnya self-efficacy dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik yang mempelajari materi optik menjadi inspirasi penelitian ini. Penerapan model pembelajaran creative problem solving (CPS) adalah solusi yang peneliti temukan dalam mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat bagaimana self-efficacy dan keterampilan berpikir kreatif dipengaruhi oleh model CPS. Metode Penelitian yang diterapkan yakni quasi experiment beserta desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas XI MIPA Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Tasikmalaya tahun pelajaran 2022/2023 dan terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitisan diambil dari dua kelas dengan menggunakan tehnik cluster sampling. Untuk mengukur efikasi diri yaitu dengan menggunakan angket sebelum dan sesudah diberikan perlakuan sedangkan dalam menaksir keterampilan berpikir kreatif diberikan pretest (sebelum) dan posttest (sesudah) berbentuk uraian berjumlah 7 soal pada materi optik. Hipotesis yang diuji menggunakan uji MANOVA (multivariate analysis of variance) menyiratkan bahwasanya nilai sig 0,05. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian didapat nilai sig 0,000, maka dari itu penelitian bisa disimpulkan bahwa model CPS memiliki pengaruh signifikan terhadap self-efficacy dan keterampilan berpikir kreatif pada materi optik kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Tasikmalaya tahun ajaran 2022/2023

    Analisis Penggunaan Bahan Ajar Berbasis IT dan Keterlaksanaan Literasi Sains SMA Padang

    Get PDF
    Pencapaian pembelajaran abad 21 salah satunya adalah peserta didik diharapkan mempunyai literasi sains yang tinggi. Banyak cara yang bisa dilakukan pendidik untuk mencapai literasi sains peserta didik yang tinggi diantaranya dengan memanfaatkan bahan ajar yang tepat diantaranya e-modul. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat profil penggunan e-modul pada guru fisika SMA di kota Padang. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian survei. Survei dilakukan kepada pendidik yang mengajar fisika dan peserta didik di kota Padang. Dalam melakukan survei peneliti menggunakan lembar wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru hanya menggunakan beberapa bahan ajar berbasis IT dan peserta didik membutuhkan bahan ajar berbasis IT yang lebih beragam. Hal ini membuat guru membutuhkan bahan ajar yang lebih menarik dan dapat meningkatkan literasi sains peserta didik

    PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF POWERPOINT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI ALAT PERNAPASAN MANUSIA KELAS 5

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbantu powerpoint pada materi alat pernapasan manusia kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan prosedur pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Berdasarkan pengembangan yang dilakukan karakteristik yang dihasilkan dari media media pembelajaran interaktif powerpoint pada materi alat pernapasan manusia kelas V sekolah dasar yaitu media video animasi ini dapat bertahan lama, memiliki tampilan dan warna desain yang menarik serta dapat mempermudah siswa dalam menggunakan media dimanapun dan kapanpun. Hasil dari ahli materi menunjukkan rata-rata persentase 94% dan hasil dari ahli media menunjukkan rata-rata persentase 94%. Penilaian praktisi materi memperoleh persentase 96% sedangkan praktisi media memperoleh persentase 90%. Hasil penilaian guru kelas V pada penilaian materi didapat hasil persentase 90%. Angket tanggapan siswa sebesar 100%. Hasil uji keefektifan dilakukan dengan SPSS V.20 dengan perolehan t_( hitung) yang lebih besar dari pada t_( tabel) pada pengujian T-test (8,2502,045). Hal ini dapat disimpulkan media yang dikembangkan termasuk dalam kategori "sangat baik" dan "layak" untuk digunakan dalam pembelajaran kelas V materi alat pernapasan manusia sekolah dasar

    Interferensi Bahasa Jawa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII SMP Negeri 13 Tegal Tahun Ajaran 2021/2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis interferensi Bahasa Jawa terhadap Bahasa Indonesia dalam pembelajaran Bahasa Indonesia peserta didik Kelas VIII di SMP Negeri 13 Tegal Tahun Ajaran 2021/2022. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah intralingual error analysis atau metode padan intralingual. Metode pungumpulan data menggunakan simak rekam dan catat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Bentuk Interferensi fonologi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII di SMPN 13 Tegal yang disebabkan oleh faktor Perubahan bunyi konsonan dan penggantian bunyi konsonan. Hal ini terjadi sebagaimana pada percakapan kesatu dan kedua; (2) Bentuk interferensi morfologi dalam penelitian ini yang dibentuk karena adanya unsur Bentuk Dasar, Unsur Afiks, dan Pola Reduplikasi. Hal ini terlihat pada percakapan ketiga, keempat, dan kelima; (3) Bentuk Interferensi leksikal pada penelitian ini, yang disebabkan oleh: (a) nomina atau kata benda (tembung aran) dan (b) adjektiva atau kata sifat (tembung sipat); Bentuk Interferensi sintaksis yang terjadi pada penelitian ini, yang disebabkan oleh terjadinya 2 faktor, yaitu: (1) Interferensi terjadi pada penggunaan sintaks akhiran; dan (b) kata sapaan. Dan faktor penyebab interferensi Bahasa Jawa terhadap Bahasa Indonesia dalam pembelajaran Bahasa Indonesia peserta didik Kelas VIII di SMP Negeri 13 Tegal Tahun Ajaran 2021/2022 adalah faktor kedwibahasaan dan kebiasaan

    Ethno Parenting: Pendidikan Anak dalam Tradisi Saminisme Suku Samin Kajian Pendidikan Islam

    No full text
    AbstractThis article aims to explain how the teachings of Saminism are applied to early childhood. As well as analyzing the parenting model used by the Samin tribe. This type of research is qualitative with an ethnographic research model. This research describes or explores information based on practical experience and ethno parenting values. Including the real experiences of parents or the Samin tribe in implementing ethno parenting, as well as the cultural and ethnic values involved in the process. With data collection techniques using observation, interviews and documentation. And data analysis techniques using 3 stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. Saminism is an understanding of the various rules of daily life in social life. Research on ethno parenting practices in the Samin Tribe has significant relevance in the cultivation of children's character. Understanding how community groups shape children's character in accordance with the values of Saminism teachings, as well as how Samin's parenting practices can be an inspirational model for childcare.Keywords: Ethno parenting; Samin Tribe; Saminisme; Pitutur Luhur; Early Child EducationAbstrakArtikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana ajaran Saminisme diterapkan pada anak usia dini. Serta menganalisis model pengasuhan yang digunakan suku Samin. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan model penelitian etnografi. Penelitian ini mendeskripsikan atau menggali informasi berdasarkan pengalaman praktis dan nilai-nilai ethno parenting. Mencakup pengalaman nyata orang tua atau suku Samin dalam menerapkan ethno parenting, serta nilai-nilai budaya dan etnis yang terlibat dalam proses tersebut. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta teknik analisis data menggunakan 3 tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Saminisme merupakan paham terhadap berbagai aturan kehidupan sehari-hari dalam hidup bermasyarakat. Penelitian tentang praktik ethno parenting dalam Suku Samin memiliki relevansi yang signifikan dalam penanaman karakter anak. Memahami cara kelompok masyarakat dalam membentuk karakter anak-anak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Saminisme, serta bagaimana praktik pengasuhan Suku Samin dapat menjadi model inspiratif bagi pengasuhan anak.Kata kunci: Ethno parenting; Suku Samin; Saminisme; Pitutur Luhur; Pendidikan Anak Usia Din

    Implementasi Pendidikan Karakter Religius di TK Al-Azam Semarang

    No full text
    AbstractThe focus of this research is to describe the implementation of religious character education at Al Azam Kindergarten Semarang, to find out the obstacles faced in implementing religious character education at Al Azam Kindergarten Semarang and to find out how to overcome the obstacles faced in implementing religious character education at Al Azam Kindergarten Semarang. This research is a descriptive study with a qualitative approach, namely an attempt to reveal a problem or situation or event as it really is so that it is simply to reveal facts. This research was conducted at Al Azam Kindergarten Semarang in connection with the implementation of religious character education. The results of this research are that the implementation of general character education at Kindergarten Al Azam Semarang is very good, in its implementation it has been designed in the vision, mission and objectives of the establishment of Kindergarten Al Azam Semarang. The methods of religious character education for Al Azam Kindergarten students in Semarang are appropriate, namely habituation, exemplary advice, attention and punishment. For the obstacles, namely lack of parental cooperation at home, children's different characters, the solution is to provide parents with information about existing programs at school, so that parents and teachers can help in nurturing children's religious character.Keywords: Character building; ReligiousAbstrakFokus penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter religius di TK Al Azam Semarang, untuk mengetahui kendala-kendala yang di hadapi dalam mengimplementasikan pendidikan karakter religius di TK Al Azam Semarang dan untuk mengetahui cara mengatasi kendala-kendala yang di hadapi dalam mengimplementasikan pendidikan karakter religius di TK Al Azam Semarang. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu suatu usaha mengungkapkan suatu masalah atau keadaan atau peristiwa sebagaimana adanya sehingga bersifat sekedar untuk mengungkapkan fakta. Penelitian ini dilakukan di TK Al Azam Semarang pada Tahun Ajaran 2019/2020 berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan karakter religius. Subjek dari penelitian ini meliputi kepala sekolah TK Al Azam Semarang, staff guru dan karyawan TK Al Azam Semarang. Hasil penelitian ini yaitu pelaksanaan pendidik karakter di TK Al Azam Semarang sangat baik, dalam pelaksanaannya sudah terancang dalam visi misi serta tujuan umum pendirian TK Al Azam Semarang. Metode-meode pendidikan karakter religius pada anak TK Al Azam Semarang sudah sesuai yaitu adanya pembiasaan, keteladanan nasihat, perhatian, dan hukuman. Untuk kendala-kendalanya yaitu kurangnya kerjasama orangtua saat di rumah, karakter anak yang berbeda-beda, solusinya perlu menginformasikaan orangtua tentang program yang ada disekolah kepada orangtua, sehingga orangtua dan guru bisa bekerjasama dalam penanaman karakter religius anak.Kata kunci: Pendidikan Karakter; Religiu

    Stilistika dalam Geguritan Kidung Wengi Karya Hadi Pamungkas

    No full text
    This writing is intended to investigate the style of the language contained in the geguritan Kidung Wengi by Hadi Pamungkas using a stylistic scalpel. This writing uses a research lens that focuses on the object of study regarding the style of language, imagery, and typography used. The method used by the author in examining this geguritan is to use a qualitative descriptive method with the technique of collecting physical evidence in the form of words, phrases, and sentences in the geguritan containing the focus of the writing objective. Based on the research that has been done, the results obtained in the form of finding figure of speech, imagery, diction, and typography that are used to describe a situation as well as tools to beautify the language of geguritan. In this geguritan found images such as visual images, auditory images, motion images, and tactile images. There are also figures of speech found in Kidung Wengi's geguritan, including personification, metaphor, and hyperbole. This Gegutitan also contains dictions in its writing. In addition, in writing this geguritan the author also includes typography which is a writing technique related to the use of writing rules and the use of punctuation marks

    PENGARUH ORIENTASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui pengaruh orientasi kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri Se-Sub Rayon 03 Demak, (2) Mengetahui pengaruh iklim sekolah terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri Se-Sub Rayon 03 Demak, dan (3) Mengetahui pengaruh orientasi kepemimpinan kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri Se-Sub Rayon 03 Demak.Populasi dalam penelitian ini guru SMP Negeri se-Sub Rayon 03 Demak berjumlah 348 orang, dari 11 SMP Negeri, dengan sampel 186 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, meliputi analisis regresi linier dan analisis regresi berganda Untuk menganalisis data menggunakan fasilitas program SPSS Statistika versi 20,0.Hasil penelitian terdapat (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan orientasi kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri se-Sub Rayon 03 Kabupaten Demak sebesar 0,709 atau sebesar 70,9 %, (2) Ada pengaruh yang positif dan signifikan iklim sekolah terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri se-Sub Rayon 03 Kabupaten Demak sebesar 0,687 atau sebesar 68,7 %, (3) Ada pengaruh yang positif dan sinifikan secara bersama-sama antara orientasi kepemimpinan kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri se-Sub Rayon 03 Kabupaten Demak sebesar 0,757 atau sebesar 75,7 %.Saran (1) Kepala sekolah bisa lebih berperan dalam memberikan motivasi kepada para guru tentang pentingnya meningkatkan iklim sekolah sehingga kepuasan kerja guru dapat ditingkatkan, (2) Iklim sekolah akan terkondisi dengan tinggi jika seluruh stakeholder sekolah perlu menanamkan pendidikan karakter dan pembiasaan-pembiasaan budaya yang tinggi kepada guru dan seluruh warga sekolah, (3) Perlu peningkatan kualitas kepala sekolah dan guru.Kata-kata kunci : Orientasi Kepemimpinan Kepala Sekolah, Iklim Sekolah, dan Kepuasan Kerja Gur

    PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI KERJA DAN SARANA PRASARANA PEMBELAJARAN TERHADAP KINERJA GURU

    No full text
    Permasalahan dalam penulisan ini adalah (1) apakah ada pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru, (2) apakah ada pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, (3) apakah ada pengaruh sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru. (4) apakah ada pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja dan sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru. Tujuan dari penulisan ini adalah (1) untuk mengetahui besarnya pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru, (2) untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, (3) untuk mengetahui besarnya pengaruh sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru, (4) untuk mengetahui besarnya pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja dan sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru. Populasi dalam penulisan ini adalah guru SMP Negeri di Sub Rayon 03 kabupaten Demak yang berjumlah 242 orang, diperoleh sampel sebanyak 135 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi ganda untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja dan sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru. Untuk menganalisis data menggunakan fasilitas program SPSS for Windows Release 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 44,2 % dengan kontribusi tertinggi pada dimensi komunikasi inspirasi sebesar 50,8 % dan terendah dimensi stimulasi intelektual sebesar 13,5 %. (2) terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 70,4 % dengan kontribusi tertinggi pada dimensi Intrinsik sebesar 74,9 % dan terendah dimensi ekstrinsik sebesar 35,3 %. (3) terdapat pengaruh sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru sebesar 61,4 % dengan kontribusi tertinggi pada dimensi kuantitas sarpras sebesar 67,9 % dan terendah dimensi kualitas sarpras sebesar 62,1 %. (4) terdapat pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja dan sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru sebesar 73,5 % dengan kontribusi tertinggi pada variabel kepemimpinan transformasional kepala sekolah sebesar 55,9 % dan terendah variabel motivasi kerja sebesar 19,2 %. dengan demikian maka ada pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja dan sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru SMP Negeri di Sub Rayon 03 di Kabupaten Demak.Kata Kunci: Kepemimpinan Transformasional, Motivasi Kerja dan Sarana Prasarana Pembelajaran dan Kinerja Gur

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇