Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Vocabulary Development and Kinship Level of Javanese Dialect: Dialect Geography Studies
This study aims to explore the extent of vocabulary and kinship changes in Javanese dialects in Yogyakarta Special Region between 2019 and 2023. Data tapping was conducted at a number of observation points, namely in the villages of Kebonrejo (Kulonprogo), Pakem Binangun (Sleman), Segoroyoso (Bantul), Planjan (Gunungkidul), and Ngringin (Gunungkidul). The data were obtained using the basic Morris Swadesh vocabulary, the universal vocabulary of the world's languages. By looking at the data obtained from the same observation points in 2019 and 2023, it is possible to compare the vocabulary developed in Javanese dialects. From the data comparison, it is also possible to compare the level of kinship between dialects to see if there is a shift in their status from different speech, subdialect, dialect, or language. The data were obtained by tapping method with recording and note-taking techniques, then analyzed by comparison, introspection, and dialectometry methods, and presented by formal methods in the form of tables and figures and informal methods in the form of ordinary narratives. The results show changes in vocabulary and kinship levels caused by internal elements, namely vocabulary development, heterogloss, and dialectometry, and external language, namely factors of dialect supporting communities, dialect area development, and the Covid-19 pandemic
Efektivitas model pembelajaran RME berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran RME berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Pada sub materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) dan Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPtLDV). Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-experimental dengan one shot case study. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 10 salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Lombok Timur dengan sampel sebanyak 28 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling jenis simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian atau essay. Teknik analisis data pada uji prasyarat menggunakan uji normalitas dengan Liliefors, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji-t satu sampel atau One Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t-hitung (4,201) t-tabel (2,052). Karena t-hitung t-tabel pada taraf signifikan 5% atau 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho tidak diterima, artinya penggunaan model pembelajaran RME berbantuan GeoGebra efektif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa
Pengembangan media pembelajaran ditinjau dari modality effect untuk meningkatkan multipel representasi siswa
Modality effect mengacu pada manfaat kognitif yang diperoleh saat informasi disampaikan melalui berbagai saluran sensorik, seperti visual dan auditori, dibandingkan dengan hanya satu saluran saja. Multipel representasi melibatkan penggunaan berbagai bentuk dan format (seperti verbal, visual matematis) yang secara positif mempengaruhi pemahaman dan pembelajaran. Penelitian berjudul "Pengembangan Media Pembelajaran Ditinjau dari Modality Effect untuk Meningkatkan Multipel Representasi Siswa" menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Populasi penelitian ini yaitu salah satu SMP Negeri Kota Semarang, sampelnya ada di kelompok kelas VII A, VII B, dan VII C. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, angket, dan tes. Analisis data melibatkan pengujian normalitas, homogenitas, anova satu arah, ketuntasan belajar dan N-Gain. Penelitian menegaskan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan valid dengan persentase validasi ahli media mencapai 94,44% dan ahli materi mencapai 89,78%, keduanya termasuk dalam kategori sangat baik. Efektivitas media pembelajaran ini terbukti melalui peningkatan signifikan dalam multipel representasi siswa yang menggunakan modality effect, dibuktikan dengan nilai yang signifikan pada uji anova (41,2372 3,0882), ketuntasan belajar klasikal sebesar 91,17%, dan peningkatan N-Gain sebesar 0,7162 yang signifikan. Dengan demikian, penggunaan modality effect dalam pembelajaran memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan multipel representasi siswa, memfasilitasi pemahaman yang lebih baik melalui berbagai macam representasi informasi. Media ini juga dinilai praktis dengan kelayakan menurut angket siswa mencapai 81%. Secara keseluruhan, pengembangan media pembelajaran dengan mempertimbangkan modality effect terbukti valid, efektif, dan praktis dalam meningkatkan kemampuan multipel representasi siswa.Kata kunci: modality effect; multipel representasi; pengembanga
Pengembangan Kurikulum Berbasis Sains untuk Peningkatan Literasi Teknologi
Science is a way to study how nature works and unravel mysteries systematically. Science plays an important role in our daily lives, because science makes it easier for us to know the world around us and helps ease our work. Science and technology are two things that are related, with science creating new technology and technology creating new knowledge. The pace of development of science and technology is accelerating, but the human capacity to adjust to technological advances is limited or slow. The rapid development of the times produces increasingly high technology and experts in physics, biology, chemistry and others compete to create increasingly sophisticated, quality and environmentally friendly technology. This also affects the field of education. With the rapid development of technology, educators should utilize the technology as a learning tool to support learning activities. There have been many applications of the integration between technology and education such as classroom, zoom and even kahoot! The better quality of education will build a foundation for creating more qualified human resources and can be useful for advancing world civilization
Analisis Kepribadian Sayyidah Fatimah: Membangun Karakter Islami dengan Meneladani Sosok Mulia dalam Sejarah Islam
Exemplary in a broad sense means exemplifying something. Actions that are imitated or imitated by others, such as a person's words, attitudes, and actions. Islamic morality is a value system based on the Koran and Hadith which regulates the attitudes and patterns of human behavior on earth. It seems that moral issues need serious attention, because if we don't address them, future generations of the nation will be destroyed. Researchers have identified a very noble figure to emulate: Fatimah as-Zahra. The research method used is library research. A literature review was carried out to find out the life story of Sayyidah Fatimah, characteristics and examples of exemplary behavior in various aspects of life. From the results of this research, Fatimah as-Zahra is recognized as the woman who rules heaven because she has the characteristics of perfect honesty and trustworthiness, always being loyal and obedient to her husband. Rahmat in carrying out his duties, responsible, generous and willing to sacrifice for others, tough in facing challenges, definitely social and religious, obedient to Allah SWT, but willing to pray for others before himself. At that time she was an intelligent woman, big-hearted, generous, patient in facing problems, and persistent in her preaching. Therefore, it is very important to emulate Sayyidah Fatimah in order to strengthen your Islamic character and become a better human being
Profil Kemandirian Belajar Siswa Menengah Atas
This study aims to describe the learning independence of senior high school students at SMA Negeri 1 Lamboya. The research population consisted of 218 students and samples taken from a portion of the population were 131 students. Data collection techniques used in this study using the questionnaire method. While the research instrument uses a sheet of learning independence scale (Liker scale). The data analysis technique uses tabulation, namely grouping data into frequency tables to facilitate analysis. The results showed that the profile of the learning independence of SMA Negeri 1 Lamaboya students was mostly in the score interval category between 128-138 with a score of 50, 38% being in the sufficient category. 39 or 29.77% are in the low category, the high category is at a score of 17.56% and very high is at a score of 2.29%
Pelatihan Komunikasi Terapeutik Kepada Dokter dan Perawat di Rumah Sakit Ibu Anak Bina Medika Bintaro
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pendampingan kepada dokter dan perawat mengenai komunikasi terapeutik untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. Komunikasi Terapeutik merupakan komunikasi terencana yang difokuskan untuk membantu pasien sembuh dan mendorong mereka untuk menerapkan pola hidup yang sehat. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menyelenggarakan pelatihan tatap muka selama 4 pertemuan tatap muka dengan durasi masing-masing lebih kurang 8 jam. Selama 4 pertemuan tersebut dilakukan 4 fase yaitu: penyampaian materi, diskusi, role play dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan kemampuan komunikasi terapeutik. Dokter dan perawat memiliki kemampuan dalam menyampaikan informasi kepada pasien dengan cara yang humanis. Pengabdian ini merupakan pengabdian berkelanjutan dari tahun sebelumnya, sehingga diharapkan para dokter, perawat serta tenaga kesehatan lainnya dapat memberikan pelayanan prima kepada pasiennya. Kegiatan pengabdian ini, sebaiknya dilakukan secara berkala untuk memantau situasi dan kondisi penanganan pasien berikutnya dari dokter maupun perawat
Penguatan Literasi Edukatif dan Spirit Sadar Wisata Berbasis 'Sustainable Blue Tourism' di Pulau Kelapan, Desa Kumbung-Bangka Selatan
Sebagai salah satu harapan ekonomi alternatif masa depan, khususnya pasca sektor ekstraktif yang selama ini masih bertumpu besar pada eksplioitasi SDA (perkebunan dan pertambangan) di Pulau Bangka, tentu pariwisata menjadi salah satu sumber daya alternatif yang potensi untuk terus dikembangkan di Bangka Belitung. Pengembangan pariwisata biru berkelanjutan, termasuk misalnya pada kawasan pulau kecil yang memiliki daya tarik wisata telah menjadi isu strategis yang perlu dibahas secara serius, khususnya dalam rangka memperkuat pertumbuhan dan pemberdayaan sosial-ekonomi yang lebih inklusif di satu sisi, sementara itu hal tersebut juga seiring-sejalan dalam upaya mendorong literasi edukatif yang juga berkaitan erat dengan agenda penguatan "˜sustainable blue tourism' pada ruang-ruang lokal. "˜Blue tourism' berkelanjutan dalam konteks ini mesti dipahami sebagai sebuah benefit ekonomis dan ekologis dalam waktu bersamaan. Walaupun tidak bisa dipungkiri, ada begitu banyak tantangan kaitannya dengan persoalan wisata berkelanjutan yang tidak hanya terjebak pada logika bisnis semata, akan tetapi juga memberikan atensi besar pada agenda proteksi lingkungan dan kebudayaan lokal. Lalu, pada saat bersamaan juga penting kemudian untuk terus mendorong kesadaran warga lokal melalui berbagai program literasi yang bertujuan untuk memperkuat partisipasi warga, sekaligus juga dalam rangka menjadikan ragam kepentingan (stakeholders) dan aktor terjalin interkoneksi satu sama lain. Tujuannya tentu dalam rangka memperkuat literasi "˜blue tourism' dan juga semangat sadar wisata secara berkelanjutan di Pulau Kelapan Kabupaten Bangka Selatan
Upaya Peningkatan Kemampuan Pengelolaan Keuangan Melalui Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan
Penerapan standar akuntansi dalam pembuatan laporan keuangan harus mulai dilakukan badan usaha. Karena menginformasikan tentang perkembangan usaha. Masalah yang dihadapi PUD Aneka Usaha adalah pengelolaan keuangan sehingga aspek transparan dan akuntabel belum sepenuhnya terwujud serta kualitas karyawan yang bertugas menyusun laporan keuangan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, pemahaman, kemampuan karyawan PUD Aneka Usaha dalam melaksanakan prosedur pengelolaan keuangan, penerapan sistem keuangan, dan memecahkan persoalan yang muncul. Metode pengabdian berupa pelatihan yang diikuti karyawan PUD Aneka Usaha sejumlah 6 orang. Evaluasi kegiatan dengan memberikan pretest dan posttest kepada peserta. Melalui kegiatan pengabdian, terjadi peningkatan nilai rata-rata posttest jika dibandingkan dengan pretest. Merujuk pada hasil tersebut, maka bisa dinyatakan ada peningkatan wawasan, pengetahuan, pemahaman peserta dalam menyusun laporan keuangan. Kemampuan peserta juga mengalami peningkatan jika dilihat berdasarkan hasil review tugas yang diselesaikan
Analisis Gaya Bahasa pada Novel Konspirasi Alam Semesta Karya Fiersa Besari
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya bahasa yang terdapat pada novel Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari. Data yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah gaya bahasa yang terdapat dalam novel Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari. Pengambilan data penelitian menggunakan teknik simak catat. Data yang telag dianalisis disajikan menggunakan metode informal. Pembahasan dalam penelitian ini meliputi dua poin yaitu, (1) Gaya bahasa apa saja yang terkandung dalam novel Konspirasi Alam Semesta, (2) Gaya bahasa yang paling dominan dalam novel Konspirasi Alam Semesta. Hasil penelitian ini ditemukan 24 gaya bahasa yang terdapat dalam novel Konspirasi Alam Semesta, diantaranya adalah gaya bahasa Aliterasi (3), Asonansi (14), Apofasis atau Preterisio (1), Asindeton (11), Kiasmus (1), Elipsis (3), Eufemismus (3), Litotes (3), Tautologi(1), Perifrasis (1), Erotesis atau Pertanyaan Retoris (8), Hiperbol (15), Paradoks (1), Persamaan atau Simile (1), Metafora (16), Personifikasi atau Prosopopoeia (48), Alusi (5), Eponim (3), Epitet (2), Metonimia (3), Antonomasia (6), Sinisme (2), Sarkasme(2) dan Satire (1). Dari data tersebut gaya bahasa yang mendominasi novel Konspirasi Alam Semesta adalah gaya bahasa personifikasi atau prosopopoeia