Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Simplifying the Puzzle: How Computational Thinking and Abstraction Can Help Teachers Conquer Classroom Complexity

    No full text
    The investigation examines the utilization of abstraction and computational thinking by educators to effectively navigate the complexities encountered in the educational setting. It underscores the significance of these cognitive capacities in the examination and determination of intricate issues. To facilitate students in problem-solving and decision-making, educators can utilize computational thinking to break down challenging issues into more manageable components. Two capacities that educators can utilize to apply their knowledge in various circumstances are the identification of patterns and the extrapolation of abstract notions. This research study demonstrated the utility of abstraction and computational thinking in equipping educators with the necessary tools to address classroom issues, which is particularly valuable for curricula focused on training future educators. The study not only identifies potential challenges but also offers recommendations for overcoming the difficulties that teachers may encounter when implementing these ideas in the classroom. By employing these tactics and recommended solutions, educators can help students improve their analytical, problem-solving, and critical thinking abilities, thus preparing them for the challenges of the digital era

    Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Kelas IX ditinjau dari Gaya Belajar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal pada materi Persamaan Linier Satu Variabel ditinjau dari gaya belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan data dilakukan pada siswa kelas IX A SMP PGRI Semarang tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket gaya belajar, tes, wawancara, dan dilengkapi dengan dokumentasi sehingga semua kegiatan dapat terekam dengan baik. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Siswa dengan gaya belajar visual mampu memenuhi semua indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi, (2) Siswa dengan gaya belajar auditorial mampu memenuhi tiga indikator berpikir kritis yaitu interpretasi, evaluasi, dan inferensi, (3) Siswa dengan gaya belajar kinestetik mampu memenuhi dua indikator berpikir kritis yaitu evaluasi dan inferensi

    Keefektifan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Roda Putar untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran Matematika Kelas IV SD N Sumberagung 02 Pati

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur keefektifan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu media roda putar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD N Sumberagung 02 Jaken Pati. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk pre-expermental design dengan desain one-grup pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD N Sumberagung 02 Pati. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 16 orang yang merupakan siswa siswi kelas IV yang diambil menggunakan teknik sample jenuh. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, tes dan dokumentasi.Berdasarkan perhitungan diperoleh rata-rata pretest yaitu 45 dan rata rata posttest yaitu 84,0625. Pada saat pretest hanya ada 5 siswa yang tuntas dan 11 siswa lainnya belum tuntas dengan ketuntasan belajar klasikal 31,25%. Setelah dilakukan posttest terdapat 14 siswa yang tuntas dan 2 siswa yang belum tuntas dengan ketuntasan klasikal 87,5%. Hal tersebut diperkuat dengan hasil analisis uji t bahwa thitung ttabel yaitu 16,47 2,03951 maka Ha diterima sehingga model pemebelajaran Problem Based Learning berbantu media roda putar efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SD N Sumberagung 02 Pati

    Analisis Kesulitan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau Dari Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan impulsif siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dipilih berdasarkan tes gaya kognitif (MFFT) yaitu 1 siswa dengan Reflektif, dan 1 siswa dengan Impulsif. Dalam penelitian yaitu tes gaya kognitif (MFFT), tes pemecahan masalah, dan pedoman wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik yaitu membandingkan hasil informasi yang diperoleh melalui sumber yang berbeda. Hasil yang diperoleh menunjukkan siswa dengan gaya kognitif reflektif mampu menerapkan prosedur yang sesuai dengan benar dan cenderung tidak mengalami kesulitan dalam memahami masalah, menerjemahkan masalah, dan menentukan stategi untuk menjawab suatu masalah. Sedangkan siswa dengan gaya kognitif impulsif tidak mampu menerapkan prosedur yang sesuai dengan benar dan memiliki kesulitan dalam memahami masalah, mengalami kesulitan dalam menerjemahkan masalah, mengalami kesulitan dalam menentukan strategi.Kata Kunci : Analisis, Kesulitan, Pemecahan Masalah Matematika, GayaKognitif Reflektif dan Implusif

    Pengembangan media pembelajaran papan faktorisasi berbasis Braille untuk siswa tunanetra SLB - A Yapti Makassar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran dalam hal ini media pembelajaran Papan Faktorisasi Berbasis Braille untuk Siswa Tunanetra SLB-A Yapti Makassar untuk memudahkan dalam proses pembelajaran materi Faktorisasi. Pengembangan media pembelajaran papan faktorisasi ini dipilih karena melihat kesulitan siswa dalam memahami pelajaran matematika khususnya pada materi faktorisasi karena untuk materi faktorisasi cukup sulit untuk dipahami tanpa alat atau media pembelajaran selain buku yang menjadi perantara untuk siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D yakni define, design, development, dan desimination. Namun dalam penelitian ini tim peneliti hanya mengadaptasi tiga tahapan dan untuk tahap desimination tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu oleh tim peneliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu observasi sebagai bentuk langkah awal dari tim peneliti untuk mengambil data awal penelitian dan angket digunakan dalam penelitian berupa kuesioner untuk menilai kelayakan media serta analisis kepuasan pengguna. Hasil penelitian ini telah melalui uji coba serta hasil analisis data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diharapkan oleh tim peneliti yakni peneliti berharap bahwa media yang dikembangkan layak untuk digunakan. Hasil pengujian oleh validator ahli atau expert di bidang pengembangan media pembelajaran untuk siswa tunanetra yakni layak untuk di uji coba kepada pengguna dan untuk hasil pengujian pengguna dari tujuh orang responden diperoleh rata-rata nilai persentase sebesar 83% (Sangat Setuju/Sangat Layak) untuk di gunakan

    Analisis kemampuan pemecahan masalah menurut teori Wankat-Oreovocz ditinjau dari gaya kognitif FD & FI

    No full text
    Students' problem solving abilities are one of the basic abilities that need to be improved to make it easier for students to solve a problem. One of the factors that influences solving ability is cognitive style. The aim of this research is to describe the problem solving abilities of students with FD and FI cognitive styles. This research method uses a qualitative approach with descriptive research type. The subject of this research was class VIII B of SMP Muhammadiyah 4 Kebomas which consisted of 2 students from each category. The data collection methods used were the GEFT test, problem solving ability test, and interviews and were analyzed using the Milles and Hubberman model, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The technique for testing the validity of the data uses time triangulation. The results showed that the FD subject only met indicator number 3, namely being able to ask questions, while the FI subject met all the Wankat-Oreovocz indicators.Kata kunci: Mathematical Problem Solving Skills, Wankat-Oreovocz Theory, Cognitive Style

    Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe SQ3R terhadap hasil belajar matematika siswa

    No full text
    This research aims to determine whether or not there is an influence of the Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) cooperative learning model on students' mathematics learning outcomes at SMA Darul Ulum 3 Peterongan Jombang. This type of research is quantitative research. The research design used was Quasi Experimental Design with the Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design type. The sampling technique uses cluster random sampling technique. The data collection method was carried out using the test method. The samples used were 23 students from class XI-1 and 23 students from class XI-2 at SMA Darul Ulum 3 Peterongan Jombang. The instrument used in this research was a learning outcomes test sheet in the form of essay questions consisting of 2 post-test questions. The data analysis technique uses the independent sample t-test. Based on the results of the analysis with the help of the SPSS 20.0 for Windows application, a Sig (2-tailed) value of 0.000 is obtained, so the Sig value is 0.05 or 0.000 0.05. So from testing the hypothesis, H_0 is rejected with the consequence that H_1 is accepted or there is a difference in the average mathematics learning outcomes of class Therefore, there is an influence of the Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) type cooperative learning model on students' mathematics learning outcomes at SMA Darul Ulum 3 Peterongan Jombang on the Two Variable Linear Program material

    Desain pembelajaran garis dan sudut menggunakan Realistic Mathematics Education berbantuan Adobe Animate

    No full text
    Garis dan Sudut merupakan salah satu bagian dari geometri yang berguna bagi siswa. Akan tetapi, siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami topik garis dan sudut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu lintasan pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam memahami topik garis dan sudut dengan menggunakan konteks tradisi Warak Ngendog Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah design research yang terdiri dari tiga tahap yaitu Preparing for Experiment, Design Experiment, dan Retrospective Analysis. Seluruh kegiatan pembelajaran berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education dan didukung dengan media adobe animate. Hasil penelitian ini meliputi empat kegiatan pembelajaran yaitu: Mengamati video tradisi Warak Ngendog untuk menemukan dan melukis sebuah sudut, mengukur sebuah sudut untuk menentukan besar sudut serta mengkomunikasikan langkah-langkahnya, mengategorikan dan mendefinisikan jenis-jenis sudut, serta menyelesaikan masalah kontekstual. Dari kegiatan yang dilakukan, dapat diketahui bahwa pembelajaran garis dan sudut dengan menggunakan konteks tradisi Warak Ngendog berbasis RME dan didukung media adobe animate dapat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman konsep topik garis dan sudut pada kelas VII SMP Negeri 38 Semarang

    Analisis Implementasi Keterampilan Proses Sains Di Indonesia Pada Pembelajaran Fisika : Literatur Review

    No full text
    Kurikulum merdeka menekankan pembelajaran berbasis proyek dengan pendekatan Keterampilan Proses Sains Dasar (KPSD). Indikator keterampilan proses dasar meliputi yaitu mengamati, mengklasifikasi, mengukur dan menggunakan angka, menyimpulkan, memprediksi, dan berkomunikasi. Namun, pada penelitian yang sudah dilakukan keterampilan proses sains (KPS) belum dilatih secara optimal dalam kegiatan pembelajaran ataupun disisipkan dengan model dan penilaian. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan keterampilan proses sains fisika SMA ditinjau dari model pembelajaran, media pembelajaran serta pengembangan instrument yang dapat meningkatkan keterampilan proses sains fisika di SMA. Penelitian merupakan jenis tinjauan sistematis (Systematic Literature Review) berbasis protokol PRISMA (Preffered Reporing Item for Systematic Review and Meta-Analysis). Sumber jurnal diambil dari Google Scholar, Sinta Kemdikbud, dan Mendeley.com. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa keterampilan proses sains bermanfaat dalam membantu siswa berpikir logis, mengajukan pertanyaan yang masuk akal, dan memecahkan masalah sehati-hari. Serta penerapan keterampilan proses sains juga dapat menumbuhkan keterampilan berpikir kreatif siswa

    Pengembangan Alat Peraga Viskositas Menggunakan Sensor Mini Reed Switch Magnetic Berbasis Arduino Uno

    Get PDF
    Fisika yang bersifat abstrak membutuhkan suatu media pembelajaran konkrit atau nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa alat peraga viskositas menggunakan sensor mini reed switch berbasis Arduino uno, dan menguji kelayakan alat peraga yang dikembangkan, serta untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap alat peraga yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode (Research and Development) dengan model pengembangan yang digunakan yaitu model ADDIE, yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Sampel data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 67 siswa di salah satu SMAN di Kota Bengkulu kelas XI MIPA. Validasi alat peraga dilakukan oleh 3 validator ahli yaitu dosen pendidikan fisika dan guru. Validasi produk yang dikembangkan ditinjau dari aspek kemudahan alat, keterkaitan alat dengan materi pembelajaran, ketahanan alat, estetika, komponen teknisi, keamanan bagi siswa. Hasil validasi media didapatkan dari penelitian ini menunjukkan alat peraga yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak dengan persentase rata-rata sebesar 91,85 % dan hasil validasi materi didapatkan dari penelitian ini menunjukkan rata-rata sebesar 75 % kategori layak, serta persepsi siswa terhadap alat peraga yang dikembangkan termasuk kategori sangat baik dengan persentase rata-rata sebesar 82,2 %. Dengan adanya produk ini siswa lebih mudah memahami konsep viskositas.Kata kunci: Alat Peraga, Arduino Uno, Viskosita

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇