Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
6019 research outputs found
Sort by
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPAS di SD Negeri 3 Sumberagung Kabupaten Boyolali
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS masih kurang memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 3 Sumberagung Kabupaten Boyolali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental bentuk one group pretest-posttest. Hasil penelitian ini adalah diperoleh nilai rata-rata untuk pretest sebesar 55,45, sedangkan untuk posttest sebesar 83,18. Setelah dilakukan uji-t diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi 5% maka diperoleh sig (2-tailed)0,05, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan yaitu penerapan model pembelajaran project based learning. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran project based learning efektif terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 3 Sumberagung Kabupaten Boyolali
STUDENTS' PERCEPTION ON THE USE OF CHATBOT FROM MEMRISE SITE AND THEIR WILLINGNESS TO COMMUNICATE IN ENGLISH
This final project studies "students' perception on the use of chatbot and their willingness to communicate in english". The aims of this study are: (1) To gain insight into students' experience and opinions on the use of chatbot from the memrise site for their language learning (2) To describe how the way students perceive about the use of chatbot from memrise concerning their willingness to communicate in English. A qualitative approach was used in this study. The research design was qualitative, using a semi-structured interview as the research instrument. The population of this research was the students of SMAN 14 Semarang. The writer took only 1 class which was 36 students at class X8 as the sample. The findings of this research suggest that incorporating chatbots, particularly from platforms like memrise, can be beneficial for students aiming to enhance their language skills and willingness to communicate in English. The interactive and personalized nature of chatbots provides a unique learning experience. The result shows that students generally found the chatbot to be a valuable tool in their language-learning journey. Through interviews, it was evident that using a chatbot in memrise encouraged students to communicate in English, providing a practical and interactive approach. Moreover, the study revealed that the chatbot positively influenced students' willingness to communicate in English. The personalized learning experiences offered by the chatbot, adapting to individual skill levels, made language learning more interesting and motivational
Student's Perceptions in Learning English Via Microsoft Teams in COVID-19 Pandemic Era
The objective of the research is to find out the students' perceptions after using Microsoft Teams in English online learning. This research used quantitative method. The subject of this research was the eleventh grade of SMA N 1 Gubug in the academic year 2021/2022. The researcher observed one class called XI Science 8 with 36 students. The data of this research were collected by using questionnaires. The questionnaire consisted of 30 items. The researcher categorizes the results of the questionnaire into four indicators: accessibility, student perception, material and assignment delivery, and learning activity using Microsoft Teams. The findings of this research indicate that students' perception after using Microsoft Teams in English online learning is positive. The students have a positive perception of learning activities as well as material and assignment delivery. Microsoft Teams app is suitable and effective for distance learning English because it has full features. Its full features make it easier for students to join video meeting, receive materials and collect assignments in only one application. Those results can be a suggestion for the next researcher to examine teachers' perceptions on how to optimize teaching and learning strategies via Microsoft Teams. Microsoft Teams can be an alternative for other teachers and lecturers to use Microsoft Teams to teach their students online learning. It can also help the students submit their assignments without face-to-face learning. Keywords: perception, Microsoft Teams, online learning
Pengaruh Filter Citra terhadap CT Number pada Pesawat CT Simulator
Abstrak. CT Simulator merupakan salah satu penunjang proses radioterapi dengan menentukan lokasi dan kepadatan jaringan organ pasien dalam koordinat tertentu yang disebut piksel. Setiap piksel memiliki satuan yang disebut CT number atau Hounsfield Unit (HU) yang menggambarkan besarnya redaman radiasi pada jaringan. CT number terkait dengan Relative Electron Density (RED) yang perlu diukur secara langsung untuk memverifikasi hasil perhitungan dosis di TPS. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pengaruh filter citra terhadap CT number menggunakan parameter pemindaian 120 kV, 200 mAs, slice thickness 1 mm dan variasi filter Smooth, Sharp, dan Standard pada Phantom CIRS 062M Electron Density dengan metode akuisisi Helical dan Axial scanning. Hasil penelitian filter Smooth, filter Sharp dan filter Standard pada setiap metode akuisisi citra Helical dan Axial Scanning tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai CT number yang didapatkan. Hal ini dapat diketahui dari semua hasil uji statistik yang memperoleh nilai signifikansi p 0,05 (tidak ada perbedaan).Kata kunci: Radioterapi, CT number, Filter Citra, Helical Scanning, Axial Scanning, Relative Electron DensityAbstract. CT Simulator is one of the supports for the radiotherapy process by determining the location and density of the patient's organ tissue in certain coordinates called pixels. Each pixel has a unit called a CT number or Hounsfield Unit (HU) which describes the amount of radiation attenuation in the patient's organs. The CT number is related to the Relative Electron Density (RED) which needs to be measured directly to verify the dose calculation results at the TPS. This study aims to find the effect of image filters on CT number values using scanning parameters of 120 kV, 200 mAs, slice thickness 1 mm and the use of Smooth filter, Sharp filter, and Standard filter on the Phantom CIRS 062M Electron Density scanning process with Helical and Axial scanning acquisition methods. The results of the study with variations of Smooth filters, Sharp filters and Standard filters on each method of Helical and Axial Scanning image acquisition did not significantly affect the CT number obtained. It can be seen from all statistical test results that obtained a significance value of p 0.05 (no difference).Keywords: Radiotherapy, CT number, Image Filter, Helical Scanning, Axial Scanning, Relative Electron Densit
PENGEMBANGAN MEDIA JAKUBA BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK KELAS V SD NEGERI MERNUNG
Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis augmented reality. Tahap pengembangan mengikuti model ADDIE dan terdiri dari tahapan berikut: analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah sebuah produk media pembelajaran berupa aplikasi yang dapat dijalankan pada perangkat smartphone Android. Fitur utama dari media pembelajaran ini adalah adanya teknologi augmented reality yang memungkinkan objek 3D virtual berbentuk kubus dan balok dapat ditampilkan langsung di perangkat pengguna. Angket hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Analisa penilain skala likert sehingga diperoleh hasil sebagai berikut: Hasil uji coba terhadap validator ahli media dengan presentase skor 95% yang termasuk dalam kategori "Sangat Layak". Sehingga media augmented reality ini mampu digunakan sebagai alternatif penggunaan media pembelajaran yang akan membantu guru dalam memahami materi matematika. Kemudian hasil uji coba lapangan menyatakan bahwa media augmented reality sudah sesuai dengan kriteria media pembelajaran yang baik dan dinyatakan praktis serta dapat diterima sehingga layak digunakan
ANALISIS KETERLAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA KURIKULUM MERDEKA DI KELAS 4 SDN 1 PENYANGKRINGAN
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah di sebabkan dari perubahan dan penyempurnaan kurikulum sebelumnya dan Sekolah SDN 1 Penyangkringan menjadi sekolah penggerak dan menerapkan Kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka sejak tahun ajaran 2022/2023. Menjadikan Profil Pelajar Pancasila sebagai landasan pengembangan nilai Karakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dalam pengimplementasiannya dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler (projek). Adapun 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila diantaranya: (1) Beriman, Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak mulia, (2) Berkebhinekaan Global, (3) Bergotong Royong, (4) Mandiri, (5)Bernalar Kritis, dan (6) Kreatif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan angket dengan sumber peneliti yaitu siswa kelas IV, guru dan kepala sekolah. Tujuan ini untuk, (1) Mendeskripsikan Keterlaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Tema Kearifan Lokal Kelas IV di SDN 1 Penyangkringan, (2) Mendeskripsikan kendala yang terjadi ketika Keterlaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Tema Kearifan Lokal Kelas IV di SDN 1 Penyangkringan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterlaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila berjalan dengan sangat baik. Peserta didik mampu menerapkan dimensi Profil Pelajar Pancasila yang terdapat pada modul projek tema kearifan lokal. Pada kegiatan ini peserta didik diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila pada kegiatan apapun.Kata Kunci: Analisis Keterlaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasil
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENTS (SOLE) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI ASEMPAPAN DALAM PEMBELAJARAN DARING
Rendahnya motivasi belajar siswa bisa disebabkan karena kurangnya pembelajaran yang efektif dalam mengoptimalkan kemampuan dan motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri Asempapan dalam pembelajaran daring menggunakan model pembelajaran Self Organized Learning Environments (SOLE). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dalam bentuk Pre Eksperimental Design dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SD Negeri Asempapan dengan sampel yang berjumlah 16 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai motivasi belajar siswa mengalami peningkatan, hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata kelas untuk pertemuan I (pretest) kategori Cukup 62,5%, kategori Baik 37,5%. Dan untuk pertemuan II setelah diberi perlakuan dengan Self organized Learning Environments (SOLE) (posttest) dan didukung dengan persentase hasil angket motivasi belajar siswa kategori Baik 93,75% dan kategori Sangat Baik 6,25%. Jadi hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Self organized Learning Environments (SOLE) dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV.Kata Kunci: Model SOLE, Motivasi, Sisw
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA KECERDASAN EMOSIONAL DAN INTERKASI SOSIAL SISWA KELAS IV SD TLOGOSARI 06 SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dampak penggunaan media sosial pada kecerdasan emosional dan interaksi sosial siswa kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 Semarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dampak positif penggunaan media sosial terhadap perkembangan kecerdasan emosional siswa kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 diantaranya siswa dapat mengenali emosi diri sendiri dan orang lain, dapat membina hubungan sedangkan dampak negatif adalah siswa tidak dapat mengelola emosi dengan baik. Dampak positif penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial anak kelas IV SD Tlogosari Kulon 06 diantaranya siswa mengetahui cara melakukan kontak sosial, menghargai dan saling memberikan kesempatan berbicara kepada orang lain, ada keterbukaan terhadap orang lain dan rasa empati sedangkan dampak negatifnya adalah siswa menjadi suka mengomentari orang lain dan tersinggung ketika mendapat kritikan dari orang lain
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN COOPERTATIVE TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) KELAS IV MATERI WUJUD ZAT DAN PERUBAHANNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS DAN KETERAMPILAN KOLABORASI DI SD N 3 NGAMBAKREJO
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS dan keterampilan kolaborasi siswa. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran cooperative tipe teams games tournament (TGT) kelas IV materi "Wujud Zat dan Perubahannya" terhadap hasil belajar IPAS dan keterampilan kolaborasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental research) dengan Nonequivalent Control Group Design. Hasil uji t nilai post test kelompok kontrol dan kelompok eksperimen menunjukkan thitung = dan 2,238 ttabel = 2,028094 dengan siginifikansi 0,029 dan 0,033 0,05. Jadi, ð»0 ditolak sedangkan ð»ð‘Ž diterima Hal ini juga dibuktikan dengan rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen adalah 72,5 sedangkan rata-rata hasil belajar kelompok kontrol adalah 59,44. Berdasarkan data angket respon siswa pembelajaran TGT memperoleh persentase sebesar 90,38 respon yang menyatakan positif. Penggunaan model pembelajaran team games tournament pada mata pelajaran IPAS kelas 4 SD N 3 Ngambakrejo dapat meningkatkan kolaborasi antar siswa. Hal ini dapat dilihat dari kolaborasi antar siswa dari rata-rata persentase pada kelas kontrol sebesar 72,05%, sedangkan rata-rata persentase pada kelompok eksperimen sebesar 84%.Kata Kunci: Hasil Belajar, Keterampilan Kolaborasi, Team Games Tournamen
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SD NEGERI 02 KUTA KECAMATAN BELIK KABUPATEN PEMALANG
Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah pentingnya kemampuan belajar membaca permulaan pada siswa dijenjang SD. Selanjutnya ketrampilan membaca daianggap sangat penting bagi seorang siswa karena membaca merupakan salah satu aktifitas penting dalam hidup yang dapat dikatakan bahwa semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas I sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Tujuan digunakannya metode kualitatif adalah untuk mendapatkan data yang mendalam. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, lembar keterampilan membaca siswa, dokumentasi. Dari penelitian yang dilakukan menunjukan kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas 1 kesulitan membaca huruf alfabet, kesulitan membaca gabungan dari huruf konsonan, kesulitan membaca kata, kesulitan membaca kalimat, kelancaran membaca. Simpulan dari penelitian ini adalah kesulitan membaca permulaan dikarenakan kurangnya minat belajar siswa dalam membaca, kurangnya bimbingan belajar dari orang tua dalam proses membaca permulaan, dan pengaruh faktor lingkungan dalam proses belajar membaca permulaan pada siswa. Kata Kunci: analisis, kesulitan belajar, membaca permulaan