Journal Universitas PGRI Semarang
Not a member yet
    6019 research outputs found

    Fitur Bahasa Jurnalistik Jawa: Analisis Komparatif pada Rubrik Berita dan Editorial Majalah Djaka Lodhang, Panjebar Semangat, dan Jaya Baya

    No full text
    Bahasa jurnalistik Jawa yang digunakan dalam majalah berbahasa Jawa memiliki kekhasan yang belum banyak dikaji secara komparatif dan sistematis. Penelitian terdahulu cenderung mengkaji satu majalah secara terisolasi, sehingga belum tersedia gambaran komprehensif tentang persamaan dan perbedaan fitur bahasa jurnalistik antarmajalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan fitur bahasa jurnalistik Jawa—mencakup dimensi fonologis, morfosintaksis, kohesi-koherensi, dan pragmatik (unggah-ungguh)—pada rubrik berita dan editorial tiga majalah utama berbahasa Jawa: Djaka Lodhang, Panjebar Semangat, dan Jaya Baya. Pendekatan yang digunakan adalah linguistik sistemik fungsional (LSF) dengan metode penelitian deskriptif kualitatif komparatif. Data bersumber dari 90 teks jurnalistik (30 teks per majalah) yang dipilih secara purposif dari edisi 2020–2024, mencakup rubrik berita aktual, editorial (Pangudarasa/tajuk rencana), dan feature kebudayaan. Pengumpulan data menggunakan teknik baca-simak-catat dan analisis dokumen; analisis menggunakan metode agih dan padan dengan kerangka LSF. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ketiga majalah memiliki fitur fonologis khas yang mencerminkan dialek basis geografis masing-masing—ngoko Surabayan (PS dan JB) versus krama Mataraman (DL); (2) kohesi gramatikal berupa konjungsi dan referensi anaforis mendominasi semua teks, tetapi dengan pola distribusi yang berbeda; (3) teks editorial (Pangudarasa) menampilkan dominasi appraisal appreciation dan judgment, mengikuti pola LSF yang ditemukan dalam penelitian sebelumnya; (4) unggah-ungguh bahasa dalam rubrik berita digunakan secara fungsional, bukan sekadar seremoni kultural. Temuan ini mengisi celah riset yang belum terjawab dalam kajian linguistik media berbahasa Jawa

    Analisis Resiliensi Matematis Siswa SMA dalam Pembelajaran Matematika

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resiliensi matematis siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 33 siswa di SMAN 2 Garut Tahun Ajaran 2024/2025 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket resiliensi matematis berbasis skala Likert yang memuat empat indikator, yaitu keyakinan terhadap matematika, kemauan dan kegigihan, keyakinan pada diri sendiri, serta sikap bertahan dan pantang menyerah, yang dilengkapi dengan wawancara terhadap beberapa siswa terpilih. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase tiap indikator dan menginterpretasikannya berdasarkan kategori tingkat resiliensi matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi matematis siswa secara keseluruhan termasuk dalam kategori kuat dengan persentase rata-rata sebesar 79%. Indikator keyakinan terhadap matematika memperoleh persentase tertinggi dengan kategori sangat kuat, sedangkan indikator keyakinan pada diri sendiri menunjukkan persentase terendah meskipun tetap termasuk dalam kategori kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki sikap positif, kegigihan, serta kemampuan bertahan dalam menghadapi kesulitan belajar matematika. Oleh karena itu, penguatan aspek afektif, khususnya kepercayaan diri siswa, perlu terus dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang mendukung dan responsif terhadap kebutuhan siswa

    Hubungan Self Efficacy terhadap Penggunaan Chatbot AI dalam Pengerjaan Tugas Mahasiswa Semester 7 Tadris Matematika UIN Raden Mas Said Tahun Ajaran 2025/2026

    No full text
    This study aims to examine the relationship between self-efficacy and the use of AI chatbots in completing academic assignments among Mathematics Education students. A quantitative approach with a correlational design was employed. The research population consisted of 81 students from three classes, and the sample was selected using cluster random sampling by taking two classes. Data were collected through self-efficacy and AI chatbot usage questionnaires that had met validity and reliability requirements. Data analysis included descriptive statistics, prerequisite tests, Pearson correlation analysis, and simple linear regression. The results revealed a positive and significant relationship between self-efficacy and AI chatbot usage, with a correlation coefficient of r = 0.422 and a significance value of 0.001. Regression analysis indicated that self-efficacy contributed 17.8% to the use of AI chatbots. These findings suggest that students with higher self-efficacy tend to utilize AI chatbots more adaptively as supportive learning tools. Therefore, strengthening students’ self-efficacy is essential to ensure that AI chatbot usage effectively supports mathematics learning

    Pelabelan Anggun Super Pada Graf Tripartit Komplet K1,m,n Untuk m, n >=1

    No full text
    Sebuah graf G dengan himpunan titik V(G) dan himpunan sisi E(G) dikatakan memiliki pelabelan anggun super jika terdapat fungsi bijektiff : V(G) U E(G) - {1, 2, 3, ..., |V(G)| + |E(G)|}sedemikian hingga untuk setiap sisi uv dalam E(G) berlaku:f(uv) = |(f(u) - f(v)|.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa graf tripartit komplet K(1,m,n) untuk m,n = 1 memiliki pelabelan anggun super. Metode yang digunakan adalah konstruksi langsung, yaitu dengan memberikan fungsi pelabelan yang memenuhi sifat-sifat pelabelan anggun super pada setiap titik dan sisi graf K(1,m,n).Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk setiap nilai m,n = 1, graf K(1,m,n) dapat dilabeli secara anggun super melalui penentuan label yang sistematis dan terstruktur

    Evaluasi Program Matematika Kabematsuh di SDN 10 Sungai Selan (Model CIPPO)

    No full text
    Evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran matematika kabematsuh di sekolah dasar dengan menggunakan model evaluasi CIPPO (Context, Input, Process, Product, and Outcome). Program matematika ini perlu dievaluasi untuk mengetahui apakah tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa, benar-benar tercapai. Evaluasi juga dilakukan untuk mengidentifikasi kendala seperti rendahnya kehadiran, minimnya pemahaman siswa, serta keterbatasan sarana, sehingga program dapat diperbaiki dan dikembangkan. Selain itu, karena program belum memiliki SK resmi, evaluasi diperlukan sebagai dasar pertimbangan keberlanjutan dan pengembangan menjadi program sekolah. Evaluasi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan pendekatan evaluatif. Populasi dalam evaluasi ini adalah seluruh siswa kelas V dan VI SD Negeri 10 Sungai Selan, dengan sampel evaluasi adalah berjumlah tiga puluh siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan mencangkup; (1) Observasi yang dilakukan untuk melihat kondisi aktual implementasi kebijakan di lapangan; (2) Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah dan naras umber penting lainnya untuk mendapatkan informasi tambahan; (3) Dokumentasi yang digunakan untuk memperkuat hasil evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Program Matematika kebematshu di SD 10 Sungai Selan efektif meningkatkan kemampuan dasar numerasi dan minat belajar siswa kelas V dan VI. Program ini berjalan sesuai tujuan meskipun menghadapi kendala kehadiran dan pemahaman awal siswa

    Serat Wulangreh Pupuh Kinanthi untuk Pembelajaran Budi Pekerti Siswa SMP

    No full text
    Moral education in schools is an essential part of character development rooted in local cultural values, particularly Javanese culture, which upholds the principle of “Wong Jawa Saé Ilang Jawane” (Javanese people should not lose their Javanese identity). Serat Wulangreh, written by Sri Susuhunan Pakubuwana IV—especially the Pupuh Kinanthi section—contains moral teachings that are highly relevant for junior high school students. This study aims to explain how moral education based on Wulangreh Pupuh Kinanthi is implemented for students at SMP. This research adopts a qualitative descriptive approach with a case study method. Data collection techniques include classroom observations, in-depth interviews with Javanese language teachers and students, and documentation of texts and teaching materials. The findings reveal that Pupuh Kinanthi conveys moral values such as respect for parents, humility, patience, and the importance of knowledge. These values are taught through appropriate methods such as class discussions, verse-by-verse interpretation, and personal reflection. This learning approach has been proven to increase students' awareness of the importance of good attitudes and behaviors in daily life, despite some challenges such as limited instructional time and low student interest in classical literature. This study recommends the use of local texts as effective media for character education that align with cultural contexts and contemporary needs

    Analysis of the Bearing Capacity of Bore Pile Foundation on the C83 Suites Building Countruction Project in Cirebon

    No full text
    In soil testing using sondir in the C83 Suites building construction project in Cirebon City, the lowest soil carrying capacity was found at the S-1 point. In this study, an analysis of the carrying capacity of a bore pile with a diameter of 40 centimeters with a depth of 12 meters was carried out to obtain a comparison of calculation results using three methods, namely the LCPC (Bustamante Gianeselli) method, the Schmertmann Nottingham method, and the Direct method. The results of the calculation using the LCPC method (Bustamante Gianselli) obtained Qu= 232,001 tons, Qa = 92,800 tons. Then using the Schmertmann Nottingham method, Qu= 301,764 tons was obtained, Qa = 120,705 tons. Meanwhile, using the Direct method, it was obtained at the S-1 point with Qu= 115,158 tons, Qa = 46,063 tons

    Membangun Sentra Olahraga Berbasis Youth Athlete Development: Strategi Praktis Untuk Pembinaan Atlet Muda di Kabupaten Ngawi

    No full text
    Kabupaten Ngawi belum memiliki model pembinaan yang terstandarisasi dan pelatih yang tidak memahami prinsip latihan ilmiah. Akibatnya, pengembangan program pembinaan atlet muda belum berjalan dengan baik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai penerapan konsep Youth Athlete Development (YAD) sebagai strategi pembinaan jangka panjang yang ilmiah dan berkelanjutan. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan pendekatan partisipatif-aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek pemahaman peserta. Nilai rata-rata konsep YAD meningkat dari 48 menjadi 82, pengetahuan sport science dari 52 menjadi 86, kemampuan identifikasi bakat dari 55 menjadi 88, serta penyusunan program latihan dari 50 menjadi 84. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta mampu mengadopsi pendekatan latihan yang lebih sistematis, aman, dan sesuai perkembangan atlet muda. Kesimpulan, kegiatan ini meningkatkan kemampuan pelatih dalam menerapkan prinsip YAD dan ilmu olahraga, dan juga membangun fondasi untuk pengembangan sentra olahraga yang terukur dan berkelanjutan di Kabupaten Ngawi. Hasilnya menunjukkan betapa pentingnya pelatihan berkelanjutan dan kerja sama lintas lembaga untuk memperkuat lingkungan pembinaan atlet muda di tingkat daerah

    Edukasi Harpenden Skinfold Caliper Dalam Perencanaan Nutrisi Gizi Atlet Pada Tenaga Pengajar Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu

    No full text
    Kebutuhan akan performa atlet yang optimal sangat erat kaitannya dengan status gizi dan komposisi tubuh yang ideal. Akan tetapi, masih rendahnya pemahaman tenaga pengajar mengenai perencanaan gizi yang tepat menjadi tantangan di Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu. Pelathan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Harpenden Skinfold Caliper sebagai salah satu alat bantu dalam perencanaan nutrisi atlet. Metode Community-Based Participatory Research (CBPR) diterapkan dalam pelatihan kepada 30 tenaga pengajar. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait pengukuran lemak tubuh dan implikasi terhadap penyusunan pola nutrisi. Diharapkan pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembinaan atlet daerah

    Pemodelan Klasifikasi Kategori Harga Rumah Menggunakan Algoritma Decision Tree dengan Pendekatan CRISP-DM

    No full text
    Prediksi harga rumah yang akurat merupakan informasi krusial bagi berbagai pemangku kepentingan di pasar properti, termasuk pembeli, penjual, dan investor, untuk pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan model machine learning menggunakan Algoritma Decision Tree, yang dikenal karena kemudahan interpretasinya, untuk mengklasifikasikan harga rumah ke dalam tiga kategori: rendah, sedang, dan tinggi. Metodologi yang diterapkan mengadopsi kerangka kerja CRISP-DM (Cross-Industry Standard Process for Data Mining), yang meliputi tahapan pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, hingga deployment. Algoritma Decision Tree digunakan sebagai model prediktif utama, dan kinerjanya diukur menggunakan metrik akurasi klasifikasi. Sebagai tahap akhir, model yang telah dilatih sistem aplikasi web interaktif menggunakan Streamlit, sebuah framework modern berbasis Python yang mempercepat proses deployment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Decision Tree mampu mengklasifikasikan kategori harga rumah dengan tingkat akurasi sebesar 81,74%. Implementasi menggunakan Streamlit terbukti berhasil menyediakan antarmuka yang efektif, intuitif, dan praktis, memungkinkan pengguna non-teknis untuk berinteraksi langsung dengan model prediktif

    267

    full texts

    6,019

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Universitas PGRI Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇