Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
    1717 research outputs found

    Adaptasi Desain Pada Tritisan Perumahan Minimalis Sesuai Iklim Tropis di Indonesia

    Get PDF
    AbstrakIndonesia terletak pada daerah hutan hujan tropis dengan kondisi bangunan iklim berkarakter hutan hujan di sekitar pantai dan di dataran rendah khatulistiwa. Salah satu cara dasar untuk mengatasi permasalahan iklim di Indonesia dalam pengaruhnya terhadap bangunan, yaitu pemasangan tritisan pada bangunan. Tritisan ini dapat mengurangi radiasi sinar matahari yang masuk kedalam ruangan rumah dengan memperhitungkan skala dan ukuran pada pembuatan tritisan. Di Indonesia, rata rata rumah penduduk yang menempati perumahan minimalis memperhatikan tritisan, dikarenakan kondisi iklim tropis yang dimiliki Negara Indonesia, seperti musim kemarau dan musim hujan. Sinar Matahari yang jatuh pada bangunan akan menjadi kendala apabila sinar yang masuk merupakan energi panas yang akan menyebabkan suhu ruangan bertambah karena adanya radiasi panas terutama pada fasade barat. Oleh karena itu fasade barat sangat krusial dalam perolehan kenyamanan termal. Dengan demikian, fasade barat perlu tindakan arsitektural untuk menghindari radiasi panas masuk ke dalam ruangan. Lalu, penelitian diselenggarakan dengan menggunakan Metode Normatif Kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan terhadap elemen-elemen pembentuk arsitektur dan wawancara terhadap penghuni rumah dan penghuni perumahan, kemudian akan di hitung dalam bentuk kalkulasi secara matematis. Kata kunci: Tritisan pada Bangunan, Rumah Minimali

    ANALISIS RISIKO PENGELOLAAN LIMBAH INFEKSIUS RUMAH SAKIT BERDASARKAN PROFILNYA MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) UNTUK KUALITAS LINGKUNGAN YANG BERKELANJUTAN

    Get PDF
    Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak bagi kualitas lingkungan khususnya dengan meningkatnya timbulan limbah medis dari fasilitas pelayanan kesehatan. Timbulan limbah medis yang bersifat infeksius meningkat hingga 4x lipat dari sebelum pandemi COVID-19. Sehingga pemusnahan limbah infeksius menjadi tantangan pada masa pandemi. Pengelolaan limbah medis yang belum sesuai dengan peraturan serta sumber daya manusia yang belum tersertifikasi kompeten menjadi faktor terjadinya kegagalan dalam pengelolaan limbah medis. Oleh karena itu kajian analisis risiko pengelolaan limbah medis menjadi penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan mengurangi risiko yang diakibatkan oleh kegagalan proses pengelolaan limbah medis. Hasil studi menunjukkan metode analisis risiko Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dapat diaplikasikan pada pengelolaan limbah medis rumah sakit sesuai dengan rekomendasi Komite Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (KARS). Komponen severity (S), Occurrence (O) dan Detection (D) dalam FMEA menjadi variabel terukur dalam analisis risiko berupa nilai Risk Priority Number (RPN). Â

    Alat Ukur Indeks Massa Tubuh Portable berbasis Antropometri Telapak Kaki

    Get PDF
    ABSTRAKIndeks massa tubuh (IMT) merupakan sebuah nilai untuk menentukan proporsionalitas postur tubuh. Dengan indeks massa tubuh, seseorang dapat mengetahui kondisi tubuhnya tidak hanya mengenai proporsional posturnya, namun juga informasi mengenai resiko penyakit. Dalam menentukan IMT diperlukan data berat badan dan tinggi badan, sehingga dalam pengukurannya perlu dua alat ukur yang menyebabkan pengukuran ini menjadi kurang praktis. Pada penelitian ini diusulkan sebuah timbangan IMT portabel, dimana data tinggi badan diturunkan dari data panjang telapak kaki. Dalam pengukuran panjang telapak kaki, sensor jarak dilengkapi dengan sensor suhu sebagai parameter untuk memudahkan kalibrasi. Dari penelitian ini dihasilkan suatu alat ukur IMT dengan dimensi 500mmx200mmx60mm dengan akurasi sebesar 86,7%. Terdapat pengaruh lain selain panjang telapak kaki untuk mendapatkan prediksi tinggi badan yang lebih akurat, seperti lebar telapak kaki dan panjang kaki. Kata kunci: IMT, obesitas, antropometri telapak kaki, sensor jarak, sensor suhu ABSTRACTBody mass index (BMI) is a value to determine the proportionality of body posture. People can find out the condition of his body not only about his proportional posture but also the information about the risk of disease in determining BMI, weight, and height. Conventionally, the BMI can be measured by using two measuring tools, so it becomes less practical. A portable BMI scale is proposed in this study, where height data is derived from foot length data. In the process of measuring the foot length, the proximity sensor is equipped with a temperature sensor as a parameter to facilitate calibration This research resulted in a BMI measuring instrument with dimensions of 500mmx200mmx60mm with an accuracy of 86.7%. Besides foot length, there are other influences to get a more accurate prediction of height, such as foot width and foot length.Keywords: BMI, obesity, foot length anthropometry, proximity sensor, temperature senso

    Deteksi Gerakan Tangan menggunakan Support Vector Machine pada Dumbbell Berbasis Raspberry Pi Zero

    Get PDF
    ABSTRAKOlahraga yang dilakukan di mana saja, dapat menggunakan alat sederhana seperti dumbbell. Latihan yang dilakukan harus sesuai usia dan kondisi kesehatan secara umum. Sebuah sistem diperlukan untuk mendeteksi gerakan sehingga membantu pemakai dalam menggunakan dumbbell. Dumbbell dilengkapi oleh sensor Inertial Measurement Unit (IMU), single board computer Raspberry Pi Zero W, dan LED RGB. Gerakan akan dideteksi oleh sensor Inertial Measurement Unit (IMU) yang dikirim ke Raspberry Pi Zero W untuk dilakukan preprocessing data. Algoritma Support Vector Machine (SVM) digunakan untuk mendapatkan model pendeteksi gerakan olahraga pada dumbbell. Bila gerakan terdeteksi maka Raspberry Pi Zero W akan memberi perintah LED RGB untuk menyalakan warna tertentu sesuai dengan deteksi gerakan. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan kepada 5 orang dengan gerakan yang dideteksi sebanyak 6 gerakan, dumbbell pendeteksi gerakan memiliki tingkat keberhasilan sebesar 90%-94%.Kata kunci: dumbbell, deteksi gerakan, Raspberry Pi Zero W, SVM ABSTRACTExercises that can be done anywhere, can use simple tools such as dumbbells. Exercises should be appropriate for age and general health conditions. A system is needed to detect motion so as to assist the wearer in using the dumbbells. The dumbbell is equipped with an Inertial Measurement Unit (IMU) sensor, a single board computer Raspberry Pi Zero W, and RGB LEDs. Movement will be detected by the Inertial Measurement Unit (IMU) sensor which is sent to the Raspberry Pi Zero W for preprocessing the data. The Support Vector Machine (SVM) algorithm is used to obtain a sports motion detection model on dumbbells. If motion is detected, the Raspberry Pi Zero W will give an RGB LED command to turn on certain colors according to motion detection. Based on the results of trials conducted on 5 people with 6 movements detected, motion detection dumbbells have a success rate of 90%-94%.Keywords: dumbbell, motion detection, Raspberry Pi Zero W, SV

    Performansi Grid Tie Inverter dengan Variasi Pembebanan pada PV-on Grid Module Trainer

    Get PDF
    ABSTRAKGrid-tie inverter (GTI) merupakan komponen penting sebagai antar muka antara sistem terintegrasi PLN dan PV. Penelitian ini bertujuan untuk melihat performansi GTI pada sistem beban yang bervariasi. Variasi beban menggunakan beban RLC dalam tiga skenario masing-masing beban 450 Watt, 300 Watt dan 270 Watt. Pengambilan data dilakukan pada rentang waktu satu bulan dengan temperatur dan lama penyinaran rata-rata masing-masing sebesar 27,560C dan 5,14 jam. Hasil pengukuran menunjukkan terjadi perbedaan efisiensi GTI pada setiap nilai beban. Efisiensi maksimum terjadi pada beban 300 Watt. Hal ini mengindikasikan selain pengariuh eksternal pada PV yang mempengaruhi tegangan keluaran, faktor beban juga mempengaruhi efisiensi GTI. Efisiensi GTI yang rendah mengimplikasikan bahwa keterpakaian daya dari catu daya utama masih lebih dominan.Kata kunci: efisiensi, grid tie inverter, variasi beban, PV terintegrasi sistem ABSTRACTGrid-tie inverter (GTI) is an essential component as an interface between PLN and PV integrated systems. This study aims to see the performance of GTI on various load systems. The load variation uses RLC load in three scenarios, each of 450 Watt, 300 Watt, and 270 Watt, divided into five branch points on the PV on-grid module trainer. Data were collected at one month with an average temperature and duration of irradiation of 27.560C and 5.14 hours, respectively. The measurement results show that there is a difference in GTI efficiency at each load value. Maximum efficiency occurs at a 300 Watt load. The value indicates the external influence on the PV that affects the output voltage; the load factor also affects the efficiency of the GTI. The low GTI efficiency implies that the power consumption of the main power supply is still more dominant.Keywords: efficiency, grid tie inverter, load variation, PV-on gri

    Peningkatan Random Forest dengan menerapkan GLCM (Gray Level Co-Occurence Matrix) pada Klasifikasi Leaf Blast Tumbuhan Padi

    Get PDF
    ABSTRAKPenyakit leaf blast disebabkan oleh jamur yang bernama Pyricularia Grisea yang dapat menginfeksi daun padi  dan menyebabkan gejala penyakit seperti bercak yang berbentuk seperti belah ketupat yang berwarna coklat yang dapat mengakibatkan kematian pada tanaman. Tingkat  penyebaran  penyakit  leaf blast  sudah  meluas  hingga di Indonesia yakni pada sentra-sentra produksi padi. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi Daun Padi dengan ekstraksi ciri GLCM dan klasifikasinya dengan menerapkan metode Random Forest. Jumlah data uji sebanyak 200 yang terdiri dari 100 data daun padi sehat dan 100 data daun padi berpenyakit leaf blast. Penelitian menguji keberhasilan identifikasi penyakit leaf blast dan tidak berpenyakit leaf blast. Pengujian dilakukan dengan berbagai skema yaitu 40 data uji, 80 data uji, 120 data uji, 160 data uji dan 200 data uji. Pengujian menghasilkan nilai akurasi optimal pada data uji 200 sebesar 65%, recall 65%, precision 64% dan F-measure 65% dengan rata – rata pengujian waktu klasifikasi Random Forest sebesar 0.3522s.Kata kunci: Leaf blast, Random Forest, Padi, GLCM ABSTRACTLeaf blast is a disease caused by a fungus called Pyricularia Grisea which can infect rice leaves and cause disease symptoms such as brown rhombus-shaped spots that can cause plant death. The level of spread of leaf blast disease has spread to Indonesia, namely in rice production centers. The research was conducted to identify Rice Leaf with GLCM feature extraction and classification by applying the Random Forest method. The number of test data was 200 consisting of 100 data of healthy rice leaves and 100 data of rice leaves with leaf blast disease. The study tested the success of identification of leaf blast disease and not leaf blast disease. The tests were carried out with various schemes, namely 40 test data, 80 test data, 120 test data, 160 test data and 200 test data. The test resulted in the optimal accuracy value on the 200 test data of 65%, recall 65%, precision 64% and F-measure 65% with an average testing time of Random Forest classification of 0.3522sKeywords: Leaf blast, Random Forest, Gray-level Cooncurrence Matrix, GLC

    Sistem Otentikasi Biometrik Berbasis Sinyal EKG Menggunakan Convolutional Neural Network 1 Dimensi

    Get PDF
    ABSTRAKBiometrik merupakan salah satu analisis karakteristik individu yang saat ini banyak digunakan, seperti sidik jari, pengenalan suara, dan pengenalan wajah. Metode biometrik tersebut masih memiliki kelemahan seperti mudah untuk dimanipulasi. Oleh karena itu, penelitian ini akan menggunakan sinyal Elektrokardiogram (EKG) sebagai salah satu metode biometrik. Sinyal EKG memiliki keunikan pada setiap individu sehingga sulit untuk dimanipulasi. Penelitian ini mengembangkan sistem otentikasi biometrik berbasis sinyal EKG. Data yang digunakan berasal dari ECG-ID database dengan jumlah 90 subjek. Sinyal EKG yang digunakan hanya menggunakan gelombang PQRST sebagai input model Convolutional Neural Network 1 Dimensi (CNN). Hasil akurasi yang diperoleh menunjukkan 92.2%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan memungkinkan digunakan sebagai otentikasi biometrik.Kata kunci: Biometrik, Sinyal EKG, Convolutional Neural NetworkABSTRACTBiometrics is analyses individual characteristics that are currently widely used, such as fingerprints, voice recognition, and face recognition. The biometric method still has weaknesses, such as being easy to manipulate. Therefore, this study will use an Electrocardiogram (ECG) signal as a biometric method. The ECG signal is unique to each individual, so it is not easy to manipulate. This study develops a biometric authentication system based on ECG signals. The data used comes from the ECG-ID database with a total of 90 subjects. The ECG signal used only PQRST waves as input for the 1-Dimensional Convolutional Neural Network (CNN) model. The accuracy results obtained show 92.2%. Thus, the developed system allows it to be used as biometric authentication.Keywords: Biometric, ECG Signal, Convolutional Neural Networ

    Usulan Strategi Mitigasi Risiko Aktivitas Proses Bisnis Dengan Menggunakan Metode House of Risk Di PT. Coppal

    Get PDF
    ABSTRAKPT. Coppal merupakan perusahaan yang bergerak di bidang moulding, jig and fixture, general component dan die casting. PT. Coppal dalam menjalankan aktivitas proses bisnisnya berpotensi menimbulkan berbagai risiko yang berbeda jenis, dampak, dan frekuensinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi risiko dan memberikan usulan strategi mitigasi untuk risiko yang menjadi prioritas dengan menggunakan metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan House of Risk (HOR) untuk meminimasi dampak yang dapat merugikan perusahaan. Hasil yang diperoleh untuk HOR Fase I proses plan sebanyak 27 risk agent, proses source 24 risk agent, proses make 45 risk agent, proses deliver 21 risk agent, dan proses return 14 risk agent. Sedangkan hasil yang diperoleh untuk HOR Fase II proses plan sebanyak 7 usulan, proses source 10 usulan, proses make 14 usulan, proses deliver 7 usulan, dan proses return 9 usulan.ABSTRACTPT. Coppal is a company engaged in molding, jig and fixture, general component and die casting. PT. Coppal in carrying out its business process activities has the potential to pose various risks of different types, impacts, and frequencies. This research was conducted to identify risks and propose mitigation strategies for priority risks using the Supply Chain Operations Reference (SCOR) and House of Risk (HOR) methods to minimize the impact that could harm the company. The results obtained for HOR Phase I are 27 risk agents in the plan process, 24 risk agents source processes, 45 risk agents make processes, 21 risk agents deliver processes, and 14 risk agents return processes. While the results obtained for HOR Phase II are 7 proposed, source process 10 proposed, process make 14 proposed, process deliver 7 proposed, and process return 9 proposed

    Penerapan Arsitektur Hijau pada Perancangan Apartemen Mahasiswa di Medan

    Get PDF
    Layanan pendidikan di Indonesia semakin berkembang seiring berkembangnya arus globalisasi, teknologi dan informasi. Jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, yang berasal dari dalam kota maupun yang berasal dari luar kota, mengakibatkan kebutuhan tempat tinggal sementara terus meningkat. Fenomena ini menjadi dasar berlomba-lomba untuk membangun hunian masyarakat salah satunya apartemen mahasiswa yang berada di Medan Sunggal. Pada apartemen ini, konsep bangunan menggunakan arsitektur hijau berlandaskan prinsip-prinsip arsitektur hijau dapat meminimalisirkan pengoperasian dan perawatan gedung apartemen ini sehingga akan berpengaruh pada biaya sewa yang akan di keluarkan mahasiswa agar tidak terlalu memberatkan. Penelitian  ini bertujuan untuk memberikan penilaian terhadap bangunan apartemen mahasiswa ini, apakah bangunan ini sudah memenuhi bangunan dengan penerapan arsitektur hijau. Metode penelitian berupa metode kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data dan analisis terhadap hasil perancangan bangunan apartemen. Luaran dalam penelitian ini merupakan tercapainya tujuan penelitian dengan melakukan publikasi sebagai referensi untuk penelitian berikutnya

    IDENTIFIKASI LANGGAM DAN TIPOLOGI PADA BANGUNAN DI KAWASAN BRAGA BANDUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Era kolonialisme meninggalkan sejumlah sejarah, seni budaya, dan arsitektur di Indonesia yang hingga kini dikenal dengan gaya Art Deco. Namun selain kebudayaan yang berasal dari Belanda tersebut, pada era kolonialisme telah terdapat berbagai kebudayaan di Indonesia, yaitu budaya Tiongkok dan budaya lokal. Berbagai kebudayaan tersebut tentunya sedikit banyak akan mempengaruhi bentuk arsitektur khususnya pada kawasan Jalan Braga Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi langgam dan tipologi bangunan pada kawasan Jalan Braga. Metodologi penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif dengan dasar deskriptif. Kriteria pemilihan sampel berdasarkan aspek keaslian fasad bangunan dan tatanan ruang dalam bangunan yang tidak mengalami perubahan. Maka bangunan yang dijadikan objek studi adalah bangunan Toko 1 lantai. Melalui analisis hasil observasi objek studi dan dikomparasikan dengan sejumlah teori mengenai langgam dan tipologi bangunan Belanda, Tiongkok, dan lokal, maka dapat diketahui fitur dominan yang terdapat pada bangunan tersebut yaitu Art Deco. Kata Kunci: Langgam dan Tipologi, Art Deco, Belanda, Tiongkok, Lokal ABSTRACT The era of colonialism in Indonesia had abandoned some histories, culture, and architecture style which it’s known as Art Deco. On that era, Indonesia had various cultures, which are Chinese and local culture beside Dutch’s. Those various cultures certainly will affect to architectural form especially many buildings in Jalan Braga. This study aims to identify style and typologies of buildings in Jalan Braga. The research methodology used is qualitative approach with descriptive methods. Building’s sample choosen by some criteria which based on authenticity aspect of facades and interior. Sample objects that are choosen is a one floor shop. Through an analysis of the sample object and compared with some theories about styles and typologies of Chinese, Dutch, and Local buildings, in conclusion dominant feature on those samples is Art Deco. Key Words: Style and Typologies, Art Deco, Dutch, Chinese, Loca

    1,600

    full texts

    1,717

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇