Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
    1717 research outputs found

    Pengenalan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Pemasaran Para Pengrajin Bambu Wilayah Bandung dan Sekitarnya

    Full text link
    ABSTRAKKegiatan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang akan dilaksanakan di Itenas berfokus pada pengembangan kerajinan berbahan dasar bambu dengan materi yang diadaptasi dari potensi besar di Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat. Kecamatan ini memiliki berbagai sektor unggulan seperti alam, perkebunan, pertanian, dan industri kerajinan. Di antara sektor-sektor tersebut, industri kerajinan bambu menonjol sebagai salah satu komoditas yang menjanjikan karena bambu merupakan tanaman yang melimpah di daerah tersebut dan sudah mulai dimanfaatkan oleh industri kecil setempat. Namun, masih diperlukan pengembangan lebih lanjut dalam hal desain dan teknik produksi untuk meningkatkan nilai tambah produk tersebut. Mahasiswa Desain Produk ITENAS akan mengikuti pelatihan yang berfokus pada pengembangan  kerajinan bambu, dengan tiga topik utama: kualitas pengeleman bambu laminasi, strategi pemasaran, dan kreativitas desain. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan metode produksi modern yang dapat diterapkan dalam industri kerajinan bambu, terutama melalui penggunaan teknik laminasi dan pembentukan dingin (laminated & cold forming technique). Metode ini melibatkan pengolahan bilah bambu yang direkatkan dan dicetak untuk menghasilkan komponen dengan bentuk organik yang unik dan lebih kuat. Sesi pertama membahas kualitas pengeleman yang akan membantu meningkatkan daya tahan dan nilai estetika produk, memastikan produk yang dihasilkan lebih tahan lama dan menarik. Selanjutnya, bagian mengenai pemasaran akan mengajarkan mahasiswa bagaimana mengembangkan strategi pemasaran yang efektif, termasuk branding yang kuat, pemanfaatan platform digital, serta storytelling produk untuk memperluas jangkauan pasar. Terakhir, kreativitas desain menjadi fokus penting untuk mendorong inovasi dalam produk berbahan bambu, memanfaatkan fleksibilitas material bambu guna menciptakan bentuk-bentuk yang lebih modern dan fungsional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan kreatif, tetapi juga mampu memasarkan produk kerajinan secara lebih kompetitif di pasar yang lebih luas. Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa diharapkan dapat mempelajari dan mengembangkan keterampilan dalam menggunakan teknik laminasi dan pembentukan dingin, yang kemudian dapat diadaptasi oleh para pengrajin tradisional di Gunung Halu. Pelatihan ini akan memberikan wawasan baru dalam inovasi kreatif dan keahlian teknis yang diperlukan untuk menghasilkan produk-produk berbahan bambu yang lebih kompetitif di pasar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menginspirasi munculnya ide-ide baru dalam memanfaatkan potensi bambu, dengan menekankan pada bentuk-bentuk organik dan desain yang lebih modern serta fungsional. Dengan mengadaptasi kondisi dari Gunung Halu dan memfokuskan pelatihan di Itenas, kegiatan PKM ini akan memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan juga bagi pengrajin bambu di wilayah Gunung Halu, menciptakan sinergi antara ilmu pengetahuan akademis dan praktik industri lokal. Kata kunci: teknik laminasi, bambu, cold forming  ABSTRACTThe PKM (Student Creativity Program) activities to be implemented at Itenas focus on developing bamboo-based handicrafts with materials adapted from the great potential in Gunung Halu District, West Bandung Regency. This sub-district has various leading sectors such as nature, plantation, agriculture, and craft industry. Among these sectors, the bamboo craft industry stands out as one of the promising commodities as bamboo is an abundant crop in the area and has already started to be utilized by local small industries. However, further development is still needed in terms of design and production techniques to increase the added value of these products.ITENAS Product Design students will take part in a training focusing on bamboo craft development, with three main topics: laminated bamboo gluing quality, marketing strategies, and design creativity. This activity aims to introduce modern production methods that can be applied in the bamboo craft industry, particularly through the use  of laminated and cold forming techniques. This method involves processing bamboo slats that are glued together and molded to produce components with unique organic shapes and greater strength. The first session discussed the quality of gluing which will help to increase the durability and aesthetic value of the product, ensuring a more durable and attractive product. Next, a section on Keywords: lamination technique, bamboo, cold formin

    Bandung, Kota Termacet di Indonesia: Masalah Siapa, Kita Bisa Apa

    Full text link
    ABSTRAKKemacetan lalu lintas di Kota Bandung merupakan permasalahan multidimensional yang terus berkembang, terlebih dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan data TomTom Traffic Index (2024), Bandung termasuk kota dengan tingkat kemacetan tertinggi di Indonesia, ditandai dengan kecepatan perjalanan rata-rata yang cenderung menurun pada jam puncak dan tingkat kemacetan yang semakin meningkat setiap tahun. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap efisiensi waktu perjalanan, produktivitas kegiatan ekonomi, kualitas hidup masyarakat, serta peningkatan emisi karbon dari sektor transportasi jalan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk webinar edukatif bertajuk “Bandung Kota Termacet di Indonesia: Masalah Siapa, Kita Bisa Apa?” yang ditujukan untuk meningkatkan literasi publik mengenai penyebab kemacetan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya mitigasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi berbasis data empiris dan kajian teknis, diskusi interaktif melalui forum daring, serta evaluasi persepsi peserta menggunakan kuesioner umpan balik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman peserta mengenai faktor penyebab kemacetan, proses terbentuknya kinerja lalu lintas, dan pentingnya peran berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sebagai pengguna jalan. Sebagian besar peserta menyatakan kesediaan untuk mengubah perilaku mobilitas menuju penggunaan angkutan umum dan moda yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, pendekatan edukatif–partisipatif terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran kolektif dan membangun tanggung jawab bersama dalam menghadapi permasalahan transportasi perkotaan.Kata kunci: kemacetan, transportasi perkotaan, edukasi publik, partisipasi masyarakat, Kota Bandun

    Kolaborasi Perguruan Tinggi Dengan Gapoktan dalam Perberdayaan Petani dan Kemandirian Pangan

    Full text link
    ABSTRAKPerkembangan dan pemanfaatan teknologi smart farming dalam peningkatan kualitas dan kuantitas pangan semakin meningkat. Namun kendala terbesar dalam penerapannya di Indonesia adalah nilai ekonomis alat yang masih tinggi serta kurangnya kemampuan para petani dalam memanfaatkan teknologi tersebut. Kolaborasi Perguruan Tinggi sebagai wadah riset dan inovasi dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) sebagai wadah komunikasi para petani sangat diperlukan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Sejak tahun 2021, Gapoktan Lembang Agri sebagai Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) telah bekerjasama dengan Institut Teknologi Nasional Bandung dalam pelatihan dan penelitian dibidang smart farming. Tujuan dari kolaborasi ini adalah memberikan wawasan kepada para petani muda (milenial) terhadap berbagai teknologi smart farming, serta melakukan penelitian bersama dalam pengembangan berbagai alat smart farming yang ekonomis dan dapat dibangun secara mandiri. Metode yang digunakan dalam peningkatan wawasan teknologi kepada para petani milenial adalah pemberian pelatihan-pelatihan berupa workshop maupun hands-on training dalam pembuatan dan penggunaan alat-alat smart farming. Penelitian dan pengembangan alat smart farming dilaksanakan melalui berbagai hibah yang diperoleh dari pemerintah daerah, lembaga pertanian, maupun lembaga penelitian perguruan tinggi. Kolaborasi dibidang smart farming ini telah menghasilkan 4 pelatihan, 4 hibah yang menghasilkan 3 prototype, serta 7 publikasi hasil penelitian di jurnal nasional bereputasi dan 6 konferensi tingkat internasional.Kata kunci: smart farming, pelatihan, penelitian, prototip

    Penyusunan Strategi untuk Mepertahankan Keberlanjutan Usaha batik Kauman Solo

    Full text link
    ABSTRAKKampung Batik Kauman Solo merupakan salah satu sentra batik tertua di Indonesia yang memiliki nilai historis dan kultural tinggi sebagai warisan Keraton Surakarta. Namun, keberlanjutannya menghadapi tantangan serius seperti persaingan dari batik printing, perubahan selera konsumen, serta keterbatasan sumber daya dan infrastruktur. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) ini bertujuan mendampingi pelaku IKM Batik Kauman dalam mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan strategi pengembangan yang berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah partisipatif-kolaboratif melalui wawancara semiterstruktur dan observasi lapangan. Data dianalisis menggunakan kerangka 7P, PESTEL, Model Diamond Porter, dan SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan Batik Kauman dapat diarahkan melalui strategi peningkatan nilai wisata budaya, modernisasi infrastruktur, diversifikasi produk, dan penguatan kelembagaan komunitas. Strategi disusun dengan mempertimbangkan potensi lokal, dinamika pasar, serta kelayakan implementasi berbasis kolaborasi multipihak. Kata kunci: Batik Kauman Solo, Strategi Pengembangan, Analisis SWO

    Penerapan Ragam Hias Sunda Cireundeu Sebagai Elemen Estetis Pada Desain Interior Restoran The Oasis Family Resort Hotel

    Full text link
    Penelitian ini menyoroti upaya pelestarian nilai budaya lokal melalui penerapan ragam hias Sunda Cireundeu pada desain interior The Oasis Family Resort Hotel di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Interior restoran hotel ini menampilkan karakter khas Cireundeu melalui penerapan motif batik daun singkong dan material tradisional seperti anyaman bambu. Cireundeu, sebagai kawasan adat di Cimahi, Jawa Barat, dikenal karena komitmennya dalam menjaga tradisi dan filosofi hidup yang diwariskan turun-temurun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi lapangan, dan dokumentasi visual. Analisis difokuskan pada aspek estetika dan identitas budaya yang tercermin dalam elemen interior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ragam hias Sunda Cireundeu tidak hanya memperkuat karakter visual ruang, tetapi juga berperan dalam membangun identitas hotel sebagai representasi kearifan lokal Sunda di ranah desain interior kontemporer

    Design and Perfomance Analysis of Solar Thermoelectric Generator (STEG) for Heat Utilizing under Varying Temperature Condition

    Full text link
    Utilizing solar heat from building rooftops is crucial for urban heat island mitigation and energy efficiency in tropical climates. This study designs a Solar Thermoelectric Generator (STEG) panel and analyzes its performance in converting zinc waste heat into electricity under varying temperature conditions. An integrated experimental and ANSYS simulation approach evaluated zinc's thermal conductivity and STEG panel performance. Actual temperature data from the zinc material were collected to identify optimal temperature gradients (ΔT). Results showed the zinc panel achieved a maximum ΔT of 5.82∘C. A series configuration yielded 0.0825 mW peak power, while parallel reached 0.0085 W. System efficiency was calculated at 0.0090%. Despite initial low efficiency, these findings validate STEG panel design and zinc material feasibility for solar heat recovery

    Subject Index and Author Index

    No full text
    Subject Index and Author Inde

    Pembuatan Video Tutorial Pembuatan Gambar Kerja dan Pemodelan Digital di Industri Perajin Logam HAS dengan Studi Kasus Produk Oven Pengering Bambu

    Full text link
    ABSTRAKIndustri HAS (Haji Aceng Suhari) merupakan salah satu industri yang bergabung dalam  komunitas GUPBETI(Gabungan Pedagang Besi Tua Indonesia) yang berdiri pada tahun  1970 an, Jalan Bogor telah menjadi sentra workshop pembuatan produk-produk berbahan  logam. Jalan Bogor sudah menjelma menjadi sentra penjualan besi-besi tua dan workshop  pembuatan produk berbahan logam, khususnya besi. Para perajin besi sudah sangat  berpengalaman sehingga membuat usaha pengolahan besi tua tersebut bisa berjalan lancar  dan semakin cepat dalam memproduksi.  Kegiatan di industri pengolahan/pemanfaatan besi-besi bekas HAS telah menghasilkan  berbagai macam produk yang berbahan logam. Hasil produk dari industri HAS ini  difokuskan pada produk konstruksi, spare part kendaran bermotor, dan beberapa peralatan  rumah tangga seperti rak, lemari dan lainnya. Pada kegiatan PKM saat ini, studi kasus yang  menjadi objek pembinaan pada mitra industri HAS adalah kegatan untuk membuat tutorial  penggunaan perangkat digital pada pembuatan gambar kerja dan gambar pemodelan digital produk alat pengering (oven). Produk yang akan dibuatkan gambar kerja dan pemodelan  digitalnya adalah alat yang berfungsi untuk mengeringkan material bambu yang dibuat  dengan proses laminasi. HAS sebagai workshop pengolahan besi-besi bekas pakai memiliki  beberapa kekuatan dibandung dengan industri sejenis yaitu bahwa HAS memiliki peralatan  pembentukan logam yang cukup memadai, tukang yang berpengalaman, dan tidak sulit  memperoleh bahan baku. Namun disamping kekuatan, HAS memiliki kekurangan yaitu  kurangnya penguasaan pengerjaan yang harus melibatkan komputer dan perangkat digital  untuk membuat produk, termasuk kemampuan untuk pemasaran digital dari produk yang  dihasilkannya.  Kata kunci: masalah, tujuan, metode, hasil

    Pemanfaatan Mangga Gedong Gincu dan Limbah Kopi sebagai Sediaan Scrub untuk Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Sidamukti-Majalengka

    Full text link
    ABSTRAKPemberdayaan ekonomi desa menjadi isu sentral dalam pembangunan pedesaan di Indonesia, dengan fokus pada pemanfaatan sumber daya lokal. Desa Sidamukti, yang kaya akan buah mangga dan dikelilingi oleh coffee shop di Majalengka, memiliki potensi besar untuk mengembangkan produk turunan yang bernilai ekonomis. Limbah kopi dari coffee shop, yang sering dianggap sebagai sampah, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan scrub badan. Kopi mengandung senyawa flavonoid dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, serta kafein yang berperan sebagai stimulan sistem saraf pusat. Di sisi lain, mangga Gedong Gincu, yang merupakan varietas khas daerah ini, kaya akan vitamin dan mangiferin, sebuah polifenol yang dikenal sebagai "super antioksidan." Sementara itu, beras juga mengandung senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas anti-inflamasi dan anti-oksidan. Permasalahan yang ada adalah kurangnya pemberdayaan masyarakat dalam mengelola potensi mangga dan limbah kopi. Untuk mengatasi hal ini, kami merencanakan penyuluhan mengenai pemanfaatan kedua sumber  daya tersebut  melalui ceramah dan diskusi interaktif.  Diharapkan dengan adanya edukasi ini, masyarakat dapat memahami cara mengolah mangga dan memanfaatkan limbah kopi menjadi produk bernilai tambah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal dan mengurangi limbah. Hasil kunjungan dan tanya jawab dengan warga menunjukkan bahwa kegiatan ini bermanfaat  untuk meningkatkan pengetahuan mengenai stunting serta kewirausahaan di Desa Sidamukti Kabupaten Majalengka.Kata kunci : pemberdayaan ekonomi, sumber daya lokal, limbah kopi dan mangga, pengembangan kewirausahaanABSTRACTThe empowerment of rural economies is a central issue in the development of rural areas in Indonesia, focusing on the utilization of local resources. Sidamukti Village, rich in mangoes and surrounded by several coffee shops in Majalengka, has significant potential to develop economically valuable derivative products. Coffee waste from these shops, often regarded as trash, can be repurposed as raw material for body scrub production. Coffee contains flavonoids and polyphenols that act as antioxidants, along with caffeine, which serves as a central nervous system stimulant. On the other hand, Gedong Gincu mango, a local specialty, is abundant in vitamins and mangiferin, a polyphenol known as a "super antioxidant." Additionally, rice is a primary carbohydrate source in Indonesia and contains bioactive compounds with anti- inflammatory and antioxidant properties.  The existing  problem is the lack of  community empowerment in managing mango potential and coffee waste. To address this, we plan to conduct educational sessions on utilizing these resources through lectures and interactive discussions. It is hoped that this education will enable the community to understand how to process mangoes and utilize coffee waste into value-added products, thereby enhancing local economic welfare and reducing waste. Feedback from community visits and discussions indicates that this initiative significantly benefits their knowledge about stunting and entrepreneurship in Sidamukti Village.Keywords : economic empowermen, local resources, mango and coffee waste, entrepreneurship developmen

    Perancangan Video Dokumenter Makna Tradisi Menjaga Alam di Gunung Puncak Salam Cireundeu Untuk Kalangan Gen–Z

    Full text link
    This study aims to design a documentary video that explores the tradition of environmental conservation in Mount Puncak Salam, Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, as an effort to introduce the deep connection between humans and nature. This tradition faces challenges from the rapid urbanization of Cimahi, which has led to a decline in green spaces and posed a threat to local cultural values. Kampung Adat Cireundeu is known for its unique customs, such as barefoot hiking and the prohibition of red cloth, which reflect the indigenous community’s profound relationship with their natural surroundings. The design methodology involves literature reviews, in-depth interviews with traditional leaders and younger generations, as well as surveys of respondents aged 20–24 in major cities. The analysis indicates that while younger generations show interest in these traditions, they believe that the traditions need to be conveyed in a format that aligns with modern lifestyles. Therefore, this documentary is designed with a visual narrative approach that authentically depicts reality while delivering an inspiring and relatable message to the target audience

    1,600

    full texts

    1,717

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇