Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
1717 research outputs found
Sort by
Strategi Revitalisasi Taman Gajah Mada Kota Batam dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku
Penurunan kualitas ruang menjadi salah satu faktor menurunnya minat masyarakat dalam mengunjungi taman kota, di samping adanya kecenderungan perilaku-perilaku negatif pengunjung yang mempengaruhi keamanan dan kenyamanan di taman tersebut. Minimnya akses terhadap ruang terbuka hijau yang berkualitas di perkotaan beresiko mempengaruhi kesehatan fisik dan mental masyarakatnya. Oleh karena itu, studi deskriptif kualitatif ini mengeksplorasi strategi revitalitasi salah satu ruang terbuka hijau publik di Kota Batam, yaitu Taman Gajah Mada, dengan pendekatan arsitektur perilaku. Data-data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi lapangan terkait kondisi lingkungan dan perilaku terbuka pengunjung yang ditekankan pada pola aktivitas, serta wawancara untuk mengetahui perilaku tertutup atau persepsi pengunjung. Hasil analisis perilaku menunjukan respon positif dan negatif yang kemudian menjadi dasar pertimbangan dalam merumuskan strategi revitalisasi. Adapun strategi tersebut disusun berdasarkan lima aspek lingkungan yang dapat mempengaruhi perilaku manusia, yaitu ruang; ukuran dan bentuk; perabot dan penataannya; warna; suara, temperatur, dan pencahayaan. Studi ini juga menemukan bahwa salah satu faktor penting dan masih berkaitan dengan aspek ruang adalah ketersediaan kegiatan rutin komunal masyarakat di taman sebagai media promosi taman dan sekaligus melibatkan masyarakat untuk merawat taman tersebut secara tidak langsung. Keterlibatan masyarakat dapat menciptakan ikatan emosional dengan taman dan mendorong partisipasi aktif dalam menjaga dan memanfaatkan ruang tersebut
Application of Treatment Technology, Grey Water Waste Management and Rainwater Harvesting in the Environment of RW 11 Bandung City
This project addresses critical water resource challenges in urban areas, particularly in Bandung City, Indonesia, where increased demand due to a high population exacerbates groundwater depletion and clean water scarcity. The area of focus is RW 11, Kel. Sukaluyu, Cibeunying Kaler District, which suffers notably from droughts and a significant lack of clean water. The proposed solution involves the development of portable, home-scale technology for the treatment and reuse of greywater and rainwater. This innovative approach is designed to decrease reliance on groundwater and provide a reliable water source during dry seasons. Additionally, the project aims to educate the local community in RW 11 about the importance of maintaining the groundwater cycle. The ultimate goal is to alleviate water scarcity in the area, especially during drought periods, thereby contributing to sustainable water resource management in urban contexts
Studi Pengaruh Biomassa Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) pada Proses Co-firing di PLTU
ABSTRAKUntuk mereduksi emisi Gas Rumah Kaca (GRK), Pemerintah Indonesia mengajukan kebijakan untuk mengaplikasikan teknologi berbasis Energi Terbarukan (EBT) di PT PLN (Persero) dengan menerapkan co-firing di PLTU batubara. Untuk mengevaluasi karakteristik co-firing biomassa BBJP dilakukan pengujian dengan metode direct co-firing dan uji laboratorium untuk mendapatkan komposisi biomassa BBJP melalui Analisis Proksimat dan Analisis Ultimate. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Gross Caloric Value (as received) dan Hardgrove Grindability Index (as received) biomassa BBJP 2646 Kcal/kg dan 20. Hasil uji arus pulverizer, pulverizer outlet temperature, AFR pulverizer mengalami peningkatan seiring kenaikan persentase biomassa BBJP dan sebaliknya untuk coal flow mengalami penurunan. Hasil uji Specific Fuel Consumption (SFC) co-firing biomassa BBJP 5% sebesar 0,58 dan NPHR 2.687 kcal/kWh.Kata kunci: co-firing, SFC, biomassa, pulverizer, Hardgrove Grindability Index ABSTRACTTo reduce greenhouse gas (GHG) emissions, the Government of Indonesia has proposed a policy to apply Renewable Energy-based technology (EBT) at PT PLN (Persero) by implementing co-firing in coal-fired power plants. To evaluate the co-firing characteristics of BBJP biomass, tests were conducted using the direct co-firing method and laboratory tests to obtain the composition of BBJP biomass through Proximate Analysis and Ultimate Analysis. The test results showed that the Gross Caloric Value (as received) and Hardgrove Grindability Index (as received) of BBJP biomass were 2,646 Kcal/kg and 20. The test results of pulverizer flow, pulverizer outlet temperature, AFR pulverizer increased as the percentage of BBJP biomass increased and vice versa for coal flow decreased. Specific Fuel Consumption (SFC) test results of co-firing 5% BBJP biomass amounted to 0.58 and NPHR of 2,687 kcal/kWh.Keywords: co-firing, SFC, biomass, pulverizer, Hardgrove Grindability Inde
Penggunaan Metode Deep Learning untuk Pengembangan Sistem Komunikasi Cerdas bagi Penyandang Disabilitas
ABSTRAKKomunikasi merupakan kebutuhan mendasar bagi mahluk hidup agar dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Di dunia, orang-orang disabilitas khususnya tuna rungu dan sulit mendengar sebagian besar berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat Penelitian ini mengembangkan sistem klasifikasi Bahasa Isyarat Indonesia (SIBI) menggunakan model Convolutional Neural Network (CNN) VGG16 dan VGG19 yang diintegrasikan dengan aplikasi berbasis web. Sistem ini dirancang untuk membantu komunikasi dengan penyandang disabilitas melalui klasifikasi gerakan tangan secara real-time menggunakan gambar atau webcam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 96,4% dengan nilai loss 0,1055, menunjukkan performa yang stabil dan generalisasi yang baik tanpa indikasi overfitting. Evaluasi menggunakan confusion matrix menunjukkan distribusi prediksi yang akurat pada 24 kelas isyarat tangan, dengan precision, recall, dan f1-score yang tinggi untuk setiap kelas. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu komunikasi yang efektif bagi penyandang disabilitas dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Deep Learning, VGG16, Klasifikasi, SIBI, DisabilitasABSTRACTCommunication is a basic need for living things to interact with their environment. In the world, people with disabilities, especially deaf and hard of hearing, mostly communicate using sign language. This study develops an Indonesian Sign Language (SIBI) classification system using the VGG16 and VGG19 Convolutional Neural Network (CNN) models integrated with a web-based application. This system is designed to assist communication with people with disabilities through real-time hand gesture classification using images or webcams. The test results show that the model achieves an accuracy of 96.4% with a loss value of 0.1055, indicating stable performance and good generalization without any indication of overfitting. A confusion matrix evaluation shows an accurate prediction distribution across 24 hand gesture classes, with high precision, recall, and f1-score for each class. This system is expected to be an effective communication tool for people with disabilities in everyday life.Keywords: Deep Learning, VGG16, Classification, SIBI, Disabilit
Analisa Kebutuhan Unit Pendukung dan Daya Tampung TPA Sistem Pengelolaan Sampah Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak
AbstrakKecamatan Ngabang merupakan salah satu induk dari kota kabupaten Landak yang mengalami berbagai perkembangan dalam berbagai sektor. Adanya perkembangan di berbagai sektor membuat aktivitas masyarakat bertambah dan peningkatan jumlah hasil buangan makin meningkat. Buangan sampah ini kebanyakan dihasilkan dari kegiatan domestik/ rumah tangga yang mana pada tahun 2022 jumlah estimasi timbulan 32,2 ton/perhari. Jumlah unit yang dimiliki Kecamatan Ngabang yaitu truk angkut 9 unit dan TPS kontainer 13 unit. Pengelolaan sampah Kecamatan Ngabang dirasakan belum efektif karena masih adanya penumpukkan sampah di sekitar TPS karena kepenuhan. Adanya permasalahan tersebut maka penelitian ini diangkat bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan menganalisis kelayakan sistem serta unit pengelolaan sampah dalam menunjang timbulan sampah yang ada di Kecamatan Ngabang. Kebutuhan unit diproyeksikan menggunakan rumus geometrik, ketersediaan daya tampung TPA ditinjau dengan jumlah timbulan sampah. Hasil analisis kebutuhan TPS/kontainer diketahui total kebutuhan tahun 2024 sebanyak 26 unit dan kebutuhan truk angkut sampah sebanyak 17 unit. Analisis ketersediaan kapasitas TPA dalan jangka waktu 20 tahun kedepan diketahui hasil bahwa ketersediaan daya tampung TPA masih dapat menampung timbulan sebanyak 61.533,33 m3. Hasil dari kajian diketahui bahwa adanya penumpukkan sampah kecamatan Ngabang dikarenakan ketersediaan unit pengelolaan sampah yang masih kurang serta belum dapat menunjang timbulan sampah yang ada. Kata kunci: kebutuhan unit, pengelolaan sampah, proyeksiAbstractNgabang sub-district is one of the main cities of Landak district, which has experienced various developments in various sectors. The development in various sectors has increased community activities and increased the amount of waste products. This waste is mostly generated from domestic/household activities, which in 2022 will generate an estimated 32.2 tons/day. The number of units owned by Ngabang Sub-district are 9 haul trucks and 13 container TPS. Waste management in Ngabang Sub-district is not effective because there is still accumulation of waste around TPS due to fullness. The existence of these problems, this study aims to identify problems and analyze the feasibility of waste management systems and units in supporting waste generation in Ngabang Sub-district. Unit needs are projected using the geometric formula, the availability of landfill capacity is reviewed by the amount of waste generation. The results of the analysis of TPS/container needs showed that the total need in 2024 was 26 units and the need for garbage trucks was 17 units. Analysis of the availability of landfill capacity in the next 20 years shows that the availability of landfill capacity can still accommodate 61,533.33m3 of waste. The results of the study show that the accumulation of waste in the Ngabang sub-district is due to the availability of waste management units that are still lacking and have not been able to support the generation of waste. Keywords: Unit Requirements, Waste Management, Projectio
Dinamika Perubahan Rumah Vernakular di Kampung Kuta Ciamis Jawa Barat
Artikel ini membahas dinamika perubahan pada rumah vernakular di Kampung Kuta, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia. Kampung Kuta dikenal sebagai permukiman adat yang masih memegang teguh aturan leluhur dalam penggunaan material dan tata ruang. Namun, kebutuhan praktis serta pengaruh modernisasi memunculkan adaptasi minor yang tidak mengubah kerangka utama arsitektur tradisional. Dengan pendekatan analisis deskriptif dan studi komparatif terhadap beberapa rumah di Kampung Kuta, penelitian ini menemukan adanya penambahan terbatas, seperti penggunaan seng pada bubungan atap, pengecatan eksterior, serta pelapisan lantai bambu dengan vinyl buatan pabrik. Adaptasi tersebut dilakukan secara selektif dan fungsional, sehingga tradisi tetap menjadi fondasi utama, sementara material modern hanya hadir sebagai pelengkap. Temuan ini menunjukkan bahwa arsitektur vernakular mampu bernegosiasi dengan perubahan tanpa kehilangan identitas lokalnya, sekaligus merefleksikan ketahanan budaya masyarakat dalam menjembatani warisan masa lalu dengan kebutuhan kontemporer.Kata kunci: rumah vernakular, Kampung Kuta, adaptasi minor, tradisi, modernisasi, konservas
Penerapan Tradisi "Nyaneut" pada Perancangan Interior Deluxe Twin Bedroom dan Lobby Boutique Resort Hotel Patengan Tea Plantation
Hotel resort merupakan salah satu bentuk fasilitas pariwisata yang memanfaatkan potensi alam sebagai sarana rekreasi dan relaksasi. Desain interior memiliki peran penting dalam menunjang pengalaman pengguna serta meningkatkan daya tarik dan popularitas hotel. Boutique Resort Hotel Patengan Tea Plantation dirancang tidak hanya sebagai akomodasi, tetapi juga sebagai media untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal Jawa Barat. Penelitian ini berfokus pada penerapan tradisi Nyaneut—ritual minum teh khas masyarakat Sunda—dalam perancangan interior Deluxe Twin Bedroom dan Lobby resort. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dari berbagai artikel dan sumber terkait. Hasil penelitian diharapkan dapat menunjukkan bahwa integrasi tradisi lokal dalam desain interior tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menghadirkan nilai estetis sekaligus menciptakan diferensiasi yang signifikan bagi hotel resort. Kata kunci: hotel resort, budaya lokal, elemen estetis, tradisi Nyaneu
Potensi dan Kendala Penerapan Teknologi 3D printing dalam Penyediaan Hunian Layak dan Terjangkau di Indonesia
Abstrak Perkembangan teknologi dan metode membangun dalam arsitektur terus berkembang hingga saat ini. Hal tersebut merupakan tantangan bagi seorang perancang untuk selalu berinovasi dengan memanfaatkan teknologi tersebut. Teknologi fabrikasi digital secara 3D printing sudah dimanfaatkan oleh beberapa negara di dunia dalam memproduksi hunian dalam waktu singkat dengan biaya yang efisien. Pemenuhan kebutuhan perumahan masyarakat hingga saat ini masih menjadi prioritas pemerintah, sehingga diharapkan dengan adanya inovasi dan metode membagun cepat yang lebih mutakhir dapat dijadikan sebagai alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, kajian mengenai teknologi fabrikasi menjadi urgensi saat ini untuk menggali berbagai potensi jika diterapkan di Indonesia, khususnya dalam lingkup penyediaan rumah layak dan terjangkau berbasis pada teknologi fabrikasi digital. Hasil dari berbagai kajian literatur menunjukkan bahwa teknologi 3D printing dalam produksi hunian di Indonesia masih memiliki sejumlah kendala diantaranya adalah kapasitas sumber daya manusia, ketersediaan material dan alat, dan keterbatasan penelitian mengenai aplikasi nyata teknologi 3D printing di Indonesia dan dunia.Kata kunci: 3D printing, fabrikasi digital, hunian terjangkau AbstractThe development of technology and construction methods in the field of architecture is still growing today. Always innovating by using technology is a challenge for a designer. 3D printing digital fabrication technology has been used by several countries in the world to produce housing in a short time at an efficient cost. The fulfillment of the housing needs of the community has been a priority. The existence of digital fabrication methods can be used as an alternative solution in order to face the problems. Therefore, the study of fabrication technology is urgent at this time to explore the various potentials when applied in Indonesia, especially in the scope of the provision of decent and affordable housing on the basis of digital fabrication technology. The results of various literature reviews show that the 3D printing technology in housing production in Indonesia still has a number of obstacles, including the capacity of human resources, the availability of materials and tools, and the limited research on the real application of 3D printing technology in Indonesia and the world.Keywords: 3D printing, digital fabrication, housing affordabilit
Rancang Bangun Resevoir Pendingin Menggunakan Chiller dan Pengujian Pada Hasil Pemotongan Plastic Composite Kapasitas 5 kg/jam
ABSTRAK Untuk memperoleh bentuk pellet composite tersebut diperlukan proses pendinginan, material komposit dari mesin extruder sebelum dilakukan pemotongan. Proses pendinginan material komposit mempengaruhi proses pemotongan menjadi bentuk pellet, oleh karena itu pada penelitian ditentukan resevoir pendingin yang digunakan agar suhu air yang ada didalam reservoir tetap stabil. Metode penelitian ini berupa rancang bangun sebagai reservoir pendinginan menggunakan chiller dan menguji pemotongan plastic composite. Hasil perancangan di peroleh resevoir dengan dimensi 150 cm x 20 cm x 30 cm dan mesin pendingin dengan kapasitas 1 Pk. Tempratur material di mesin extruder sebesar 195 C didinginkan oleh air dengan tempratur 10 C dan 27 C, sehingga material plastic composite menjadi kaku akibat pendinginan cepat. Hasil uji keras bahwa material komposit yang telah didinginkan dengan tempratur 10 C memiliki kekerasan rata – rata 11,82 VHN. Dimana kekerasan material ini lebih keras di bandingkan pada suhu 27 C yang sebesar 7,82 VHN. Produk hasil pendinginan, kemudian dipotong menjadi bentuk pellet dengan ukuran mesh 4, hasil pemotongan di peroleh kapasitas pemotongan 4,30 kg selama 60 menit dengan hasil pemotongan yang seragam sebanyak 90%. Kata Kunci : Water Chiller, PPHI , Serat nanas, mesin pemotong ABSTRACT To obtained the composite pellet form is required cooling process, composite material from extruder machine before cutting. The cooling process of the composite material affects the cutting process into pellet form, therefore the research determined the cooling reservoir used so that the water temperature in the reservoir remains stable. This research method is in the form of design as a cooling reservoir using a chiller and testing the cutting of plastic composite. The results of the design obtained a reservoir with dimensions of 150 cm x 20 cm x 30 cm and a cooling machine with a capacity of 1 Pk. The material temperature in the extruder machine is 195 C cooled by water with a temperature of 10 C and 27 C, so that the plastic composite material becomes stiff due to rapid cooling. The results of the hard test that the composite material that has been cooled with a temperature of 10 C has an average hardness of 11.82 VHN. Where the hardness of this material is harder than at 27 C which amounted to 7.82 VHN. The result of the cooling, then cut into a pellet size of mesh 4. And the result of cutting obtained a cutting capacity of 4,3 kg for 60 minutes with a uniform cutting result of 90%. Keywords: water chiller, PPHI, Fiber Nanas, Cutting Machine
Kaji Teoritik Distribusi Tekanan pada Journal Bearing
ABSTRAK Journal Bearing atau lebih dikenal dengan bantalan luncur merupakan suatu elemen mesin yang berfungsi untuk menumpu poros berbeban, sehingga putaran atau gerakan bolak – baliknya dapat berlangsung dengan halus dan aman. Peneliti akan mengkaji secara teoritis distribusi tekanan pada journal bearing dengan mempertimbangkan berbagai variasi. Studi ini difokuskan pada analisis pengaruh variasi kecepatan putaran (1100, 1200, 1300, dan 1400 Rpm) dan variasi beban (5 Newton dan 10 Newton) terhadap distribusi tekanan dalam bearing. Selain itu, variasi rasio panjang terhadap diameter (l/d) dan rasio eksentrisitas juga menjadi fokus kajian. Pada penelitian ini digunakan persamaan Tekanan Sommerfeld dan juga solusi Ocvirk untuk melakukan perhitungan, Penelitian ini betujuan untuk menyajikan hasil perhitungan dan analisis distribusi tekanan dengan berbagai variasi untuk memberikan analisis yang akurat. Hasil yang diperoleh adalah semakin besar kecepatan putaran maka distribusi tekanan juga semakin besar. Sudut yang dihasilkan dari penetapan bilangan ocvrik menghasilkan rentang antara 140° - 163°. Kata kunci: Journal Bearing, Distribusi Tekanan, Solusi Ocvirk. ABSTRACT Journal Bearing or better known as glide bearing is a machine element that serves to support the loaded shaft, so that the rotation or alternating movement can take place smoothly and safely .Researchers will theoretically examine the pressure distribution on journal bearings by considering various variations. This study is focused on analyzing the effect of rotation speed variations (1100, 1200, 1300, and 1400 Rpm) and load variations (5 Newton and 10 Newton) on the pressure distribution in the bearing. In addition, variations in length-to-diameter ratio (l/d) and eccentricity ratio are also the focus of the study. This research aims to present the results of the calculation and analysis of pressure distribution with various variations to analyzed how pressure distribution can be calculated in order to gain a better understanding of the performance of journal bearings. The result obtained is that the greater the rotation speed, the greater the pressure distribution. The angle resulting from determining the ocvric number produces a range between 140° - 163°. Keywords: Journal Bearing, Pressure Distribution,Ocvirk Solution