Institut Teknologi Nasional: Jurnal Itenas Online
Not a member yet
1717 research outputs found
Sort by
Kajian Unsur Proksemika Pada Nichi Izakaya Bar & Yakiniki Kota Bandung
Penelitian ini membahas penerapan prinsip proksemika dalam desain interior café Nichi Izakaya Bandung yang mendukung interaksi sosial. Proksemika adalah teori yang mengkaji penggunaan ruang dalam konteks komunikasi manusia yang memengaruhi kenyamanan, jarak fisik, dan kualitas interaksi antarindividu. Dengan metode kualitatif melalui observasi langsung, dan analisis visual, penelitian ini mengkaji elemen desain seperti tata letak furnitur, pencahayaan, material, dan pembagian zona ruang yang disesuaikan dengan zona dalam proksemika, yaitu zona intim, personal, sosial, dan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembagian zona tersebut melalui desain yang terencana mampu menciptakan suasana nyaman yang mendukung percakapan akrab, memperkuat koneksi sosial, dan mendorong interaksi yang lebih natural. Studi ini berkontribusi pada pemahaman desain yang efektif dalam menciptakan pengalaman sosial yang inklusif sesuai dengan prinsip proksemika.Kata kunci: proksemika, desain inteior, interaksi sosial.This study investigates the application of proxemic principles in the interior design of Nichi Izakaya Bar & Yakiniku Bandung and their role in facilitating social interaction. Proxemics, introduced by Edward T. Hall (1966), underscores the significance of spatial arrangements in shaping human communication, comfort, and interaction quality. Adopting a qualitative approach, the research employed observation, semi-structured interviews, and visual analysis to examine how furniture layout, lighting, material selection, and spatial zoning correspond to the intimate, personal, social, and public categories. The findings reveal that well-planned proxemic zoning fosters a conducive atmosphere for intimate conversations, strengthens social bonds, and encourages natural interaction among users. These results highlight that proxemics is not merely a theoretical construct but a practical design strategy that enhances inclusivity and social experience in commercial public interiors.Keywords: Proxemics; Interior design; Social interaction; restaurant, Nichi Izakaya Bandung; Spatial zoning; Public spac
Perancangan Experiential Graphic Design Pada Klinik Pratama Mitra Sehat Cimareme Kabupaten Bandung Barat
Mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak merupakan harapan setiap individu, mencakup rasa aman, nyaman, dan kemudahan akses informasi didalamnya. Namun, fasilitas kesehatan seperti Klinik Pratama di Kabupaten Bandung Barat, termasuk Klinik Pratama Mitra Sehat Cimareme, belum sepenuhnya menyediakan sistem informasi yang terintegrasi dan mudah dipahami pasien. Kondisi ini dapat memicu kesalah pahaman antara pasien dan tenaga medis, sehingga menurunkan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat. Pada penelitian ini, saya sebagai penulis mencoba membuat sebuah sistem informasi navigasi berupa perancangan EGD (Experiential Graphic Design) melalui desain yang efektif dan fungsional sebagai upaya terciptanya pengalaman yang lebih baik bagi pasien dan pengunjung, sekaligus memperkuat citra klinik sebagai fasilitas kesehatan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu dengan observasi, studi literatur dan wawancara terstruktur. Adapula target luaran dari penelitian ini berupa perancangan sistem navigasi dan peta infografik untuk Klinik Mitra Sehat Cimareme yang diharapkan bisa lebih menarik dari segi visual, lebih informatif, dan cocok untuk target audiens. Kata kunci: Experiential Graphic Design, Sign System, Identitas Visual, Klinik Pratama, Pelayanan Kesehatan
PERANCANGAN VIDEO DOKUMENTER TARI KESER BOJONG KARYA GUGUM GUMBIRA
ABSTRAKPudarnya budaya tradisional khusunya tari jaipongan Keser Bojong di kalangan generasi-Z menjadi kekhawatiran penggiat tari tradisional Sunda. Perancangan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarkat terutama generasi-Z untuk lebih terbuka terhadap budayanya sendiri, melalui perancangan video dokumenter yang memberikan edukasi mengenai tari Keser Bojong. Film Dokumenter ini diharapkan menjadi media yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus melestarikan tari tradisional khususnya tari Keser Bojong. Melalui metode Design Thinking, film ini dirancang untuk menyampaikan pengetahuan tentang nilai, etika, dan estetika tari Keser Bojong. Model komunikasis AISAS digunakan untuk memberikan poin-poin penting dari tari Keser Bojong melalui media sosial yang saat ini mudah diakses bagi semua kalangan. Melalui pesan <Satu Jalan Melestarikan Kebudayaan= video dokumenter ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang tari Keser Bojong, dan meningkatkan eksistensi tarian tersebut kepada kalangan generasi-Z. Kata Kunci: Tari Jaipong Keser Bojong, Generasi-Z, Video Dokumenter.ABSTRACT The fading of traditional culture, especially the Jaipongan Keser Bojong dance in generation-Z, has become a concern for traditional dance activists. This design aims to increase public awareness, especially Generation Z to be more open to their own culture through the design of a documentary video that provides education about the Keser Bojong dance. Through the Design Thinking method, this film is designed to convey knowledge about the values, ethics, and aesthetics of Keser Bojong dance. The AISAS communication model is used to provide important points of the Keser Bojong dance through social media which is now easily accessible to all groups. With the message "One Way to Preserve Culture", this documentary video aims to provide education about the Keser Bojong dance and increase the existence of the dance to Generation Z. Keywords: Jaipong Keser Bojong Dance, Generation-Z, Documentary Video
Perancangan Buku Bunga Melati Dalam Budaya Tradisi Jawa Sebagai Media Edukasi Untuk Dewasa Muda Umur 20 - 24 Tahun
Dalam budaya Indonesia, bunga melati (Jasminum sambac) melambangkan kesucian, cinta, dan keindahan. Melati digunakan dalam berbagai upacara adat, terutama dalam pernikahan, sebagai bunga nasional untuk menyimbolkan kehidupan yang harmonis. Namun, dewasa muda masih kurang memahami bunga melati dan makna budayanya. Melalui pendekatan desain yang menarik dan interaktif, buku ini bertujuan untuk memperkenalkan bunga melati sebagai bagian dari tradisi Indonesia, khususnya untuk dewasa muda berusia 20 hingga 24 tahun. Dengan menggunakan metode Design Thinking dan Model Komunikasi Lasswell dihasilkan sebuah desain buku yang berisi tentang simbol-simbol melati, baik mitos ataupun nilai filosofis dalam tradisi pernikahan Adat Jawa dan Sunda. Setelah dilakukan testing pada 3 orang pembaca usia 20-24 tahun buku ini dianggap mewakili rasa keingintahuan mereka tentang melati sebagai salah satu bunga yang memiliki arti penting dalam tradisi budaya bangsa.Kata Kunci: Budaya Indonesia, Bunga Melati, Design Thinking, Simbolism
MODIFIKASI TRIPIKON-S DENGAN BIOBALL DAN FILTER IJUK UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH ARTIFISIAL BLACK WATER DAN DOMESTIK TERCAMPUR
Tripikon-S merupakan septic tank vertikal yang terdiri dari tiga pipa konsentris septik untuk daerah spesifik. Tripikon-S memiliki efisiensi penyisihan BOD 75% dan penyisihan nutrient yang tergolong rendah sehingga diperlukan modifikasi untuk mencapai efisiensi yang lebih baik. Dilakukan modifikasi tripikon-S dengan menambahkan bioball pada pipa terluar dan filter ijuk pada outlet Tripikon-S untuk menguji kinetika pada reaktor dan kinerja reaktor dalam pengolahan limbah black water dan domestik tercampur. Seeding dan aklimatisasi dilakukan dalam kondisi batch dengan variasi beban COD 500, 750 dan 1.000 mg/L, dilanjutkan pengujian kinerja reaktor dalam kondisi kontinyu. Diperoleh µmax 0,0524/jam, Ks 942,277 mg/L COD/jam, dan yield 2,571. Laju degradasi substrat (k) pada konsentrasi 500, 750 dan 1.000 mg/L diperoleh berturut-turut 0,053/jam, 0,0537/jam dan 0,0442/jam. Efisiensi penyisihan black water menunjukkan hasil yang lebih baik pada reaktor modifikasi COD 67,76% dan TSS 87,51%, hasil uji t (p = 0,818) mengindikasikan tidak terdapat perbedaan kinerja yang signifikan pada reaktor modifikasi dan kontrol terhadap pengolahan limbah black water. Penggunaan filter ijuk pada reaktor tripikon-S memberikan peningkatan efisiensi pada parameter COD 28,41% dan TSS 8,89%. Hasil uji (p = 0,036) menunjukkan tripikon-S modifikasi lebih baik digunakan dalam pengolahan limbah black water daripada limbah domestik tercampur
Development of an Android-based Humidity and Air Temperature Monitoring Application for the Greenhouse of Gapoktan Lembang Agri
Unpredictable climate change poses significant challenges for farmers at Gapoktan Lembang Agri in maintaining sustainable production. To support quick and precise decision-making, a mobile-based monitoring system has been developed, enabling real-time monitoring of greenhouse temperature and humidity through an Android application. This system utilizes IoT sensors to measure environmental parameters, with the collected data transmitted to a server via the internet and displayed directly in the application. The application is designed using Jetpack Compose to ensure a responsive and user-friendly interface, even for users with limited technical knowledge. Firebase is employed as a real-time data management platform to guarantee data accuracy and processing speed. Key features include live monitoring, access to historical data, and data export capabilities for further analysis. The system has been successfully implemented and tested in the greenhouse of Gapoktan Lembang Agri, demonstrating its ability to provide real-time monitoring and accurate data. Feedback from users indicates ease of use and the application's effectiveness in helping farmers respond proactively to environmental changes
Studi Perbandingan Kinerja Struktur Atas Girder Jembatan Beton Bertulang Menggunakan Perkuatan Prategang Eksternal Tipe Double King Pose terhadap Pre-Cast I Girder
ABSTRAKJembatan Cikeruh merupakan jalan umum yang kerap dilalui oleh kendaraan pribadi, umum, dan juga berat. Dari waktu ke waktu jumlah kendaraan yang melewati jembatan ini semakin meningkat, sehingga menyebabkan terjadinya keretakan karena beban yang tersalurkan semakin besar dan juga jarak antara jembatan dengan muka air banjir terlalu dekat. Oleh karena itu, penelitian ini akan dibandingkan tipe struktur yang sama bentang dapat diperpanjang yaitu tipe beton bertulang menggunakan prategang eksternal atau harus melakukan rekonstruksi penuh pada jembatan yaitu mengganti tipe girder menjadi PCI Girder untuk mendapatkan hasil jembatan yang lebih efektif. Hasil yang didapatkan nilai rasio kapasitas untuk jembatan PCI Girder memenuhi syarat izin yaitu < 1, hasil analisis lendutan untuk jembatan beton bertulang dengan prategang eksternal dan jembatan PCI Girder memenuhi syarat izin yaitu < 0,035 m; dan berat girder didapatkan untuk jembatan beton bertulang sebesar 3241,22 kN dan berat girder untuk PCI girder sebesar 3032,88 kN. Apabila struktur jembatan tersebut ingin diperpanjang menjadi 28 m maka harus dilakukan rekonstruksi penuh atau mengganti tipe girder jembatan menjadi tipe PCI Girder jika ditinjau dari nilai rasio kapasitas, nilai lendutan, dan berat girder sendiri.Kata kunci: Jembatan PCI Girder, Prategang Eksternal, Jembatan Girder Beton Bertulang, Lendutan, Rasio Kapasitas, Berat Girder ABSTRACTThe Cikeruh Bridge is a public road that is often passed by private vehicles, public transportation and also heavy vehicles. From time to time the number of vehicles passing through this bridge is increasing, causing cracks to occur because the load being distributed is getting bigger and also the distance between the bridge and the flood water surface is too close, this supports the bridge being extended. Therefore, this research will compare whether with the same type of structure the span can be extended, the reinforced concrete type using external prestressing or whether a full reconstruction of the bridge must be carried out, also changing the girder type to PCI Girder to get a bridge that is effective. The results obtained by the capacity ratio value for the PCI Girder bridge is < 1, the results of the deflection analysis for the reinforced concrete bridge with external prestressing and the PCI Girder bridge is < 0.035 m, and the girder’s weight for the reinforced concrete bridge is 3,241.22 kN and the for the PCI girder is 3,032.88 kN. If the bridge structure is to be extended to 28 m, a full reconstruction must be carried out or the bridge girder type changed to PCI Girder type if viewed from the capacity ratio, deflection and girder’s weight itself.Keywords: PCI Girder Bridge, External Prestressing, Reinforced Concrete Girder Bridge, Deflection, Capacity Ratio, Girder Weigh
FedFA: Firefly Algorithm for Communication Cost Optimization in Federated Learning
Federated Learning is a promising communication model to address data security and privacy issues. Each client device engages in a collaborative machine learning model, eliminating the need to send all client data to the server. However, the main obstacles to applying FL to wireless network communication are limited bandwidth and unstable network conditions. Therefore, this research proposes a new FedFA approach integrating the Firefly algorithm to optimize weight initialization and minimize communication costs. The basic principle of FedFA involves parameters in the Firefly algorithm to select the best weight of each client to be trained on the server. Based on the test results, the proposed algorithm produces an accuracy improvement of 12.84% compared to FedAvg. The FedFA model is also more resilient to unstable communication, as seen from the less significant decrease in accuracy compared to the FedAvg algorithm
Pendekatan Unsupervised learning dalam Segmentasi Kesehatan: Perbandingan K-Means dan DBSCAN
AbstrakSegmentasi kesehatan berbasis data pemeriksaan medis penting untuk mendukung strategi pencegahan penyakit. Penelitian ini membandingkan metode clustering K-Means dan DBSCAN menggunakan Silhouette Score dan Davies-Bouldin Index. Hasil menunjukkan bahwa K-Means dengan 8 cluster memberikan performa terbaik dengan Silhouette Score 0.2972 dan Davies-Bouldin Index 1.2934, dibandingkan konfigurasi lainnya. DBSCAN memperoleh Silhouette Score 0.2837, menunjukkan pendekatan berbasis densitas juga efektif dalam pengelompokan data. Dengan hasil ini, K-Means dengan 8 cluster dipilih sebagai metode terbaik untuk segmentasi kesehatan dalam penelitian ini. Temuan ini dapat mendukung analisis data medis untuk pencegahan penyakit yang lebih efektif dan personal.Kata kunci: Segmentasi Kesehatan, Clustering, K-Means, DBSCAN, Silhouette Score, Davies-Bouldin IndexAbstractHealth segmentation based on medical examination data plays a crucial role in supporting disease prevention strategies. This study compares K-Means and DBSCAN clustering methods, evaluated using Silhouette Score and Davies-Bouldin Index, to identify the most effective segmentation approach. Experimental results indicate that K-Means with 8 clusters achieves the best performance, yielding a Silhouette Score of 0.2972 and a Davies-Bouldin Index of 1.2934, outperforming other configurations. Meanwhile, DBSCAN attains a Silhouette Score of 0.2837, demonstrating the efficacy of density-based clustering in handling medical data. Based on these findings, K-Means with 8 clusters emerges as the most optimal method for health segmentation in this study. These insights contribute to the advancement of data-driven disease prevention strategies and personalized healthcare management..Keywords: Health Segmentation, Clustering, K-Means, DBSCAN, Silhouette Score, Davies-Bouldin Inde
Management of Hutumuri Village Infographics by Using Statistical Data
The problem of Hutumuri village officials is that they are limited in presenting data visually so that the available data is difficult to understand by the community. Therefore, the team decided to provide training to Hutumuri village officials in managing and utilizing population statistics data to create effective and attractive infographics. Village officials were trained to understand the basics of statistics, how to interpret data, and techniques for creating infographics using MS Excel. The training also covered data visualization concepts, such as the selection of colors, typography, and icons to make infographics attractive. Infographics are used to publish population statistics in Hutumuri Village, and village officials can easily present data in visual form at meetings or community gatherings. By this community service activity, village officials better understand the concept of population statistics data, can calculate and present population statistics in Hutumuri Village