Jurnal Sains Teknologi Akuakultur
Not a member yet
44 research outputs found
Sort by
Efektivitas Penambahan Cacing Tanah sebagai Kombinasi Pakan Buatan terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)
Pemanfaatan cacing tanah (L. rubellus) sebagai pakan lele dumbo (C. gariepinus) dalam budidaya lele dumbo diharapkan dapat meningkatkan konsumsi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan, dan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kombinasi pakan buatan dan cacing tanah (L. rubellus) terhadap efisiensi pemanfaatan pakan, pertumbuhan dan kelulushidupan lele dumbo (C. gariepinus). Variabel yang diamati meliputi nilai efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), laju pertumbuhan spesifik (SGR), dan kelulushidupan (SR). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan itu adalah kombinasi pakan buatan 0% dan cacing tanah 100% (A), kombinasi pakan buatan 25% dan cacing tanah 75% (B), kombinasi pakan buatan 50% dan cacing tanah 50% (C), kombinasi pakan buatan 75% dan cacing tanah 25% (D) dan kombinasi pakan buatan 100% dan cacing tanah 0% (E). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pakan buatan 25% dan cacing tanah 75% memberikan nilai EPP yaitu sebesar 89,5±0,5% dan pertumbuhan terbaik (P0,05) pada SR lele dumbo. Berdasarkan pada hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi 25% pakan buatan dan 75% cacing tanah mampu meningkatkan nilai EPP dan SGR dalam budidaya lele dumbo
Perbedaan Konsentrasi Bakteri Penyusun Bioflok terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan, dan Kelulushidupan Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus)
Lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan salah satu jenis ikan air tawar komersial yang populer sebagai ikan budidaya. Dampak dari kegiatan budidaya intensif berpengaruh terhadap kesehatan lingkungan. Teknologi bioflok merupakan salah satu pemecahan masalah lingkungan dan dapat meningkatkan produksi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bakteri probiotik (Bacillus subtilis dan Bacillus licheniformis) yang berasosiasi dalam usus sebagai bioflok terhadap efisiensi pemanfaatan pakan, pertumbuhan dan kelulushidupan serta mengetahui konsentrasi terbaik untuk menghasilkan pertumbuhan dan kelulushidupan lele dumbo (C. gariepinus). Ikan uji yang digunakan adalah lele dumbo berukuran berukuran 6-7 cm dan bobot 1,4±0,5 g. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan A (tanpa probiotik), B (dosis probiotik 106 CFU/mL), C (dosis probiotik 107 CFU/mL), dan D (dosis probiotik 108 CFU/mL). Lele dumbo dipelihara dalam ember dengan volume 28 L selama 50 hari. Hasil pengamatan menunjukkan perlakuan D memiliki nilai EPP terbaik yaitu (67.20±3.33%), SGR (10.63±0.80%/hari) dan bobot mutlak (8.07±0,30 g). Penambahan probiotik pada media pemeliharaan menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), SGR (Specific Growth Rate) dan laju pertumbuhan berat mutlak lele dumbo. Penelitian ini membuktikan bahwa penambahan dosis probiotik 108 CFU/mL yang terbaik meningkatkan pertumbuhan lele dumbo
Pemanfaatan Fermentasi Tepung Lemna Sp. dalam Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio)
Lemna sp. merupakan gulma perairan yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Kandungan nutrisi Lemna sp. adalah 25,22% protein kasar, 7,24% lemak kasar, 23,70% serat kasar, 22,59% abu, dan 21,25% BETN. Pemanfaatan Lemna sp. sebagai bahan pakan terkendala pada tingginya serat kasar sehingga menurunkan tingkat kecernaan pakan. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan fermentasi tepung Lemna sp. kedalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan ikan mas (Cyprinus carpio). Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan mas (C. carpio) dengan bobot awal individu rata-rata 3,36±0,05 g/ekor. Pakan diberikan pada pukul 08.00 dan 16.00 secara at satiation. Ikan dipelihara selama 42 hari dengan padat tebar 1 ekor/L. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dengan penambahan tepung Lemna sp. fermentasi yang berbeda (0,5,10,15%) dalam pakan. Data yang diamati meliputi total konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), laju pertumbuhan spesifik (SGR), protein efisiensi rasio (PER), dan kelulushidupan (SR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi tepung Lemna sp. memberikan pengaruh nyata (P0,05) terhadap TKP (65,1-69,6 g) dan kelulushidupan (83,3-96,6%). Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran yang layak untuk kehidupan ikan mas (C. carpio). Kesimpulan yang diperoleh yaitu benih ikan mas dengan pemberian pakan yang mengandung 5-10% tepung Lemna fermentasi menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan yang lebih baik
Pemanfaatan Lemna sp. dalam Pakan Buatan untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan Benih Ikan Gurami (Osphronemus gouramy)
Lemna sp. is a potential aquatic plant as alternative feed for fish, especially herbivore fish such us gourami (Osphronemus gouramy) and are plenty found in fresh water rich in nutrients. This study aimed to examine the effects of dietary different Lemna sp. meal inclusion levels on daily growth, feed efficiency and survival rate of gourami fingerlings. The study was carried out in March-June 2017 at Hatchery Fish Center, Siwarak, Ungaran. The fish used in this study was gourami fingerlings with the initial average body weight of 1.24 ± 0.20 g/fish. The test diets used were dietary different Lemna sp. meal inclusion levels (0, 5, 10 and 15%). The experimental design used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replicates. The study was carried out for 56 days, the data obtained were weight gain, total feed consumption (TFC), feed efficiency utilization (FEU), daily growth rate (DGR), protein efficiency ratio (PER), and survival rate (SR). The different inclusion levels of Lemna sp. in diets had significantly affected (P<0,05) on total feed consumption (TFC), feed efficiency utilization (FEU), daily growth rate (DGR), protein efficiency ratio (PER), and survival rate (SR) of gourami fingerlings. In conclusion, gourami fingerlings showed best performance in TFC (73.92 g), FEU (82.85%), DGR (1.09 g/day), PER (2.12%), and SR (91.11%) when the fish were feed with the diets containing 10% Lemna sp. meal