Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal
Not a member yet
    5999 research outputs found

    PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN PAKET C PKBM BANGKIT MANDIRI KABUPATEN KUNINGAN DI TAHUN PERTAMA BERDIRI

    Get PDF
    Dilatarbelakangi oleh keunggulan PKBM Bangkit Mandiri dalam mengorganisasikan sumber belajar dan sarana prasarana pembelajaran di tahun pertama berdirinya. Penelitian ini membahas mengenai pengorganisasian pembelajaran paket C di PKBM Bangkit Mandiri yang dilakukan terhadap 4 aspek yaitu: 1) Pengorganisasian sumber belajar, 2) Pengorganisasian sarana prasarana pembelajaran, 3) Pengorganisasian warga belajar, dan 4) Pengorganisasian bahan ajar. Penelitian ini dilakukan di PKBM Bangkit Mandiri, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen kunci, dan informan dipilih secara purposive. Informan berjumlah lima orang, terdiri dari satu orang pengelola, dua orang tutor, dan dua orang warga belajar. Pengumpulan data dan analisis data dilakukan secara triangulasi melalui metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengolahan data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian sumber belajar, sarana prasarana, dan bahan ajar telah cukup baik. Hanya saja pengorganisasian warga belajar masih kurang efektif  karena warga belajar tidak dikelompokkan berdasarkan tingkatan kelasnya. Oleh karena itu, pengelompokan warga belajar berdasarkan tingkatan kelasnya sangat direkomendasikan agar kegiatan pembelajaran lebih tepat guna

    PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMPN 4 MERANGIN TAHUN AJARAN 2021/2022

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas VII SMPN 4 Merangin. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Populasi penelitian ini sebanyak 469 siswa dan sampel penelitian sebanyak 200 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil penelitian menujukan ada pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar yang ditunjukan         =3,697, dengan p = 0,000< 0,05. Ada pengaruh motivasi belajar keluarga terhadap prestasi belajar yang ditunjukan         =7,592, dengan p = 0,000< 0,05. Ada pengalih lingkungan keluarga dan motivasi belajar secara bersamasama terhadap prestasi belajar yang ditunjukan         =38,592, p = 0,000< 0,05. Jadi dapat ditegaskan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan keluarga dan motivasi belajar secara bersamasama terhadap prestasi beajar siswa kelas VII SMPN 4 Merangin. 

    Does Trade Openness Cause Deforestation? A Case Study from Indonesia

    Get PDF
    Forests are unique resources and environments because, in general, they provide many benefits. Changing the function of forest areas to other functions is inseparable from economic development. As a developing country, Indonesia's economy is still dependent on natural resources to support its development. Economic integration through trade openness plays a vital role in economic growth. Policies that enhance the country's ability to trade will help the economy to develop. The more open the trade regime will make the country specialize in semi-finished input products, its competitive advantage. However, economic integration also creates negative externalities in the form of increased deforestation. This study explores the effect of trade openness on deforestation using a panel data method in 20 provinces in Indonesia from 2008-2018. Not many studies have focused on trade openness, large plantations, and social interactions as the driving forces behind deforestation in Indonesia. From the estimation results of the model, it is known that trade openness, economic growth, and activities of logging and forest conversion each contribute to changes in forest cover. If the commodity price rises, it will impact decreasing forest cover. Also, increasing population and density have decreased forest cover because land outside the forest area is limited

    PEMODELAN HIDRODINAMIKA POLA ARUS DAN PASANG SURUT DI PERAIRAN PULAU TIDUNG

    Get PDF
    Pulau Tidung merupakan salah satu pulau di Indonesia yang memiliki aktivitas padat seperti pemukiman penduduk, daerah konservasi, serta dijadikan sebagai tempat wisata. Oleh karena itu, informasi seputar kondisi perairan laut baik pola arus maupun pasang surut perlu diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kondisi pola arus dan pasang surut di perairan sekitar Pulau Tidung. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan model numerik 2D menggunakan software Mike 21 HD. Hasil pemodelan yang telah di lakukan yaitu Perairan Pulau Tidung memiliki tipe pasang surut harian tunggal dimana dalam satu hari terjadi sekali air pasang dan sekali air surut dengan nilai formzahl F>3,00. Pola pergerakan dan kecepatan arus pasang surut yang signifikan pada periode waktu pada tanggal 11 Januari 2020 pukul 03.00 WIB dengan kondisi spring tide sebesar 0,518411 m (51,8411 cm), arus dominan dari arah timur laut ke barat dengan kecepatan 0,15 m/s. Sedangkan ketika neap tide pukul 14.00 WIB nilai ketinggian pasang sebesar -0,381634 m (-38,1634 cm), arus dominan dari barat ke timur laut dengan kecepatan 0,3 m/s. Pola pergerakan dan kecepatan arus yang diolah menjadi 3 dimensi pada lapisan ketiga dan kelima dimana pada lapisan ketiga kedalaman berkisar antara -15 m hingga – 30 m dan suhu 28,95 ?C , nilai kecepatan arus tertinggi sebesar 0, 312095 m/s , arus dominan pada lapisan ketiga yaitu barat daya menuju ke timur laut. Lapisan kelima diketahui kedalaman berkisar antara – 30 m hingga – 45 m dengan suhu 28,95 ?C , nilai kecepatan arus tertinggi sebesar 0,312597 m/s, dimana arus dominan dari barat menuju timur.Kata kunci: Arus, Mike 21, Pasang Surut, Pulau Tidung

    IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA MATERI TATANAMA SENYAWA DENGAN METODE CRI BAGI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN KIMIA FTK UIN AR-RANIRY

    Get PDF
    Berdasarkan hasil wawancara dan tes awal menunjukkan adanya miskonsepsi yang terjadi pada mahasiswa yakni pada materi tatanama senyawa. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam memberikan tatanama senyawa anorganik karena banyaknya aturan yang harus di  perhatikan, serta kurangnya kemampuan dan intuisi mahasiswa yang salah dalam memahami tatanama senyawa juga menjadi penyebab timbulnya miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat miskonsepsi mahasiswa pada materi tatanama senyawa dengan metode Certainty of Response (CRI). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi tahap wawancara, persiapan dan pelaksanaan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia angkatan 2019, 2020, dan 2021 yang masing-masing angkatan sejumlah 25 orang. Pengolahan data dilakukan dengan mengelompokkan mahasiswa ke dalam 4 kelompok dengan menggunakan tes diagnostik yang dilengkapi CRI, kemudian data diolah menggunakan teknik perhitungan persentase dan di kategorikan tingkat miskonsepsinya. Hasil penelitian pada mahasiswa angkatan 2019 diperoleh persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi terjadi pada indikator soal persamaan reaksi yaitu sebesar 23,2% tergolong dalam kategori rendah. Persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi pada angkatan 2020 terjadi pada indikator soal tatanama senyawa ion dan persamaan reaksi yaitu sebesar 36,8% dan 37,6% tergolong dalam kategori sedang. Persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi pada angkatan 2021 terjadi pada indikator soal persamaan reaksi yaitu sebesar 20,8% tergolong dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil analisis, penyebab miskonsepsi terjadi karena mahasiswa tidak memahami konsep dengan baik dan menghubungkan konsep dengan konsep yang lain, intuisi yang salah, tidak hafal dengan lambang atau unsur, dan tingkat keyakinan CRI yang dipilih terlalu tinggi pada jawaban yang salah sehingga menyebabkan miskonsepsi. Kata Kunci: Miskonsepsi; Certainty of Response(CRI); Tatanama Senyaw

    PENGEMBANGAN APLIKASI PLATFORM OPEN COURSE BERORIENTASI PjBL DAN CASE STUDY BERBASIS GAMIFIKASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle yang berorientasi pada model pembelajaran Case Study dan PjBL berbasis gamifikasi yang dikembangkan, (2) mengetahui kualitas aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle berorientasi model pembelajaran Case Study dan PjBL serta permainan yang telah di kembangkan.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Instrumen yang digunakan adalah angket terbuka dan tertutup dengan menggunakan skala likert. Produk yang di kembangkan dinilai oleh ahli media, ahli materi, peer reviewer, dan diujicobakan dengan skala terbatas dan kecil. Sampel uji coba skala terbatas dan kecil merupakan mahasiswa program studi pendidikan kimia semester 3 Universitas Jambi.Hasil penelitian ini menunjukkan (1) aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle yang dikembangkan merupakan aplikasi manajemen media pembelejaran yang mengandung materi pembelajaran, tugas perkuliahan serta, permainan edukasi yang berorientasi pada model pembelajaran Case Study dan PjBL, (2) kualitas aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle berdasarkan penilaian dari ahli media, ahli materi, peer reviewer, dan uji coba lapangan skala terbatas dan uji coba lapangan skala kecil termasuk kategori sangat baik

    INSTRUMEN TES THREE TIER MULTIPLE CHOICE SEBAGAI DETEKSI MISKONSEPSI PADA MATERI ASAM BASA

    Get PDF
    Misconception is defined as a result of someone's mistake in understanding a concept. This research was conducted with the aim of proving students' misconceptions on acid-base material using a three-tier multiple choice test instrument, and determine the factors that influence the occurrence of misconceptions in students. The type of research.used is qualitative research with a descriptive approach. The research was carried out in high schools in Palembang for the academic year 2021/2022 with 35 people. Data collection used a misconception test instrument, teacher and student interviews. The results showed misconceptions on acid-base material with an overall average of 54.33%. The results expected that the three-level multiple choice test instrument can be used by teachers to identify misconceptions that occur in other students

    PENDAMPINGAN PEMANFAATAN APLIKASI EXCEL DALAM PENILAIAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN KURIKULUM 2013 BAGI GURU-GURU ANGGOTA KKG SD GUGUS 01 KECAMATAN INDERALAYA

    Get PDF
    Telah dilaksanakan Kegiatan pendampingan Guru- Guru anggota KKG (Kelompok Kerja Guru) SD Gugus 01 Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan dalam pemanfaatan aplikasi komputer untuk penilaian / rapor peserta didik berdasarkan kurikulum 2013 (Aplikasi Rapor K13), untuk memudahkan proses penilaian peserta didik sesuai kurikulum 2013 sebagai solusi penyelesaian masalah rumitnya proses penilaian peserta didik secara manual. Kegiatan ini telah diikuti oleh 15 orang Guru-Guru SD Negeri anggota dan bukan anggota KKG SD Gugus 01 Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir yaitu dari SDN 01, SDN 04, SDN 05, SDN 07, SDN 08, SDN 09, SDN 11, SDN 16, dan SDN  25 Indralaya. Diantara 15 orang guru, 86,7% adalah perempuan sisanya laki-laki (13,3%) dengan kisaran umur antara 34 tahun sampai 57 tahun, dengan umur rata-rata 46 tahun. Guru-Guru sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sebelum kegiatan, 13,3 % guru belum pernah mencoba Aplikasi, 13,3% hanya pernah lihat teman, 73,4 % pernah mencoba 1 atau 2 kali tapi belum pernah ada yang menggunakannya sampai tuntas. Setelah kegiatan guru-guru optimis mampu dan sangat mampu (13 orang atau 86,7%)  menggunakan Aplikasi Rapor K13 dalam proses penilai peserta didik dengan aplikasi komputer dan sisanya 13,3% menyatakan cukup mampu menggunakan Aplikasi Rapor k13 dan tidak ada yang merasa tidak mampu. Semua guru merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dan selanjutnya akan menggunakan Aplikasi Rapor K13 dalam penilaian peserta didik

    Students' Mathematical Literacy in Solving PISA Problems Observed by Learning Styles

    Get PDF
    Mathematical literacy helps an individual recognize the role or use of mathematics in everyday life. One of the factors supporting mathematical literacy is the learning style of the student. This study aimed to describe the mathematical literacy of students in the context of SMP Negeri 1 Palopo based on their answers to PISA test questions by observing their learning styles. The subjects in this study were three eighth graders each representing visual, auditory, and kinesthetic learning styles. The data instruments used were a learning style questionnaire, a mathematical literacy test based on the 2012 PISA test draft, and an interview guide. The results of the learning style questionnaire were analyzed by referring to the indicators of the three learning styles under study, while the results of the PISA test were analyzed by referring to the indicators for each PISA level. The results of this study indicated that the visual student and the auditory student had mathematical literacy at level 3 as shown by their ability to connect and reflect things involved in interpretation and basic reasoning, while the kinesthetic student had mathematical literacy at level 4 as shown by their ability to build and communicate explanations and argumentation based on interpretations, arguments, and actions. Based on the research results, it is suggested that students be accustomed to working on PISA-like problems to improve their mathematical literacy

    KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH HOTS LEVEL EVALUASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa kategori tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan masalah HOTS level evaluasi. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan tes tertulis dan wawancara yang telah divalidasi oleh ahli. Pada penelitian ini dilakukan di kelas VIII-3 MTsN 6 Blitar yang berjumlah 27 siswa. Setelah diberi tes yang vertipe HOTS level evaluasi dengan melibatkan indikator komunikasi matematis, siswa diambil sebanyak 6 subjek dan kemudian jawaban dari 6 subjek tersebut dianalisis dan diwawancarai. Hasil penelitian menunjukan bahwa 3 kategori kemampuan komunikasi matematis yang didasarkan pada hasil skor tes. Siswa yang berkemampuan tinggi mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan memenuhi 4 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa yang berkemampuan sedang mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan memenuhi 2 indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa yang berkemampuan rendah mampu menyelesaikan 3 soal HOTS level evaluasi dan kurang memenuhi 4 indikator kemampuan komunikasi matematis

    5,492

    full texts

    5,999

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇