Universitas Sriwijaya (UNSRI): E-Journal
Not a member yet
5999 research outputs found
Sort by
Efektivitas Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh pada Mata Pelajaran Kimia selama Pandemi Covid-19
The World Health Organization (WHO), on March 11, 2020, declared Covid-19 as a pandemic that has not only severely affected humankind but also frozen almost all areas of life on the planet. Since then, the Covid-19 pandemic has caused the most considerable turmoil in the education sector. To ensure the education process continues, the Minsitry of Education and Culture of the Republic of Indonesia responded to this situation by closing schools and rolling out distance learning options for their students. Thus, this study aims to determine the effectiveness of Chemistry distance learning during the Covid-19 pandemic. The method employed in this study is descriptive quantitative using an online questionnaire as the data collection tool. A total of 108 MIPA students at SMAN 1 Cikarang Pusat were selected using a probability sampling technique. The results of this study in the form of student response analysis obtained 85% on the overall aspects of the effectiveness of Chemistry distance learning with very effective criteria
Perbandingan Kinerja Kernel RBF dan Linear pada Algoritma Support Vector Machine (SVM) untuk Prediksi Serangan Ransomware Locker
Ransomware is one type of Malware that is very dangerous. The way Ransomware works is to infiltrate and then be able to duplicate files that run on the Windows operating system. Ransomware encrypts and locks onto a file system very quickly. Ransomware will give a notice by telling how to open the file system by making a payment via cryptocurrency. Ransomware is very detrimental to users. One type is Ransomware Locker. Ransomware locker is very dangerous, therefore it is necessary to make a prediction model about Ransomware Locker attacks. Several Machine Learning methods are able to solve prediction system problems, one of which is the Support Vector Machine (SVM) method. To get the best model in prediction, it is necessary to do a comparison between two SVM kernels namely RBF and Linear. As a result, the SVM RBF method was able to produce excellent performance, namely 93.27% for AUC Train and 93.41 for AUC Tes
Penerapan Data Warehouse dan Dashboard Berbasis Kimball Nine-Step untuk Meningkatkan Kualitas Informasi dan Pengambilan Keputusan
Data warehouse dan dashboard adalah dua komponen penting dalam sistem informasi yang dapat membantu organisasi dalam mengelola dan menganalisis data secara efektif dan efisien. Namun, untuk membangun data warehouse dan dashboard yang berkualitas, diperlukan metodologi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi. Salah satu metodologi yang populer dan teruji adalah Kimball Nine-Step, yang dikembangkan oleh Ralph Kimball, seorang pakar data warehouse. Metodologi ini terdiri dari sembilan langkah, yaitu: (1) menentukan bisnis proses, (2) menentukan grain, (3) mengidentifikasi dimensi, (4) mengidentifikasi fakta, (5) merancang skema bintang, (6) merancang dimensi fisik, (7) merancang fakta fisik, (8) merancang dashboard, dan (9) mengimplementasikan data warehouse dan dashboard. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metodologi Kimball Nine-Step dalam membangun data warehouse dan dashboard untuk PT Debe Tour, perusahaan jasa tour dan travel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data warehouse dan dashboard yang dibangun dengan menggunakan Kimball Nine-Step dapat meningkatkan kualitas informasi dan pengambilan keputusan di perusahaan tersebut
Alleviating Poverty and Achieving Inclusive Growth Through Msmes’ Digital Innovation
Inequality and poverty are interrelated factors with negative influences on economic growth. Inequality can undermine institutional efficiency that propagates economic security. Poverty will have different influences along with the effects of inequality on the society. Poverty negatively influences consumption growth and, consequently, decreases as the economy grows. Technology is a strategy to deal with ongoing developments in the era of globalization and digitalization characterized with mobility of goods and services, capital flows, and use of technology. MSMEs’ development through technological innovations developing in the community is expected to expand market coverage and accelerate the structural transformation process. Alleviating poverty and achieving inclusive growth through MSMEs’ digital innovation of SMEs are recommended to be carried out through 4 (four) policy pillars: strengthening MSMEs’ digital literacy; increasing SMEs’ skills and capabilities; legal licensing; and MSMEs’ financial literacy and accessibilit
The Impact of Resilience on Household Food Insecurity in Indonesia
This study aims to determine the impact of resilience on household food insecurity in Indonesia. This study uses data from the National Socio-Economic Survey (Susenas) and Village Potential Data Collection (Podes) in 2018. The resilience variable is a latent variable in the form of a score formed from the pillars of access to basic services, adaptive capacity, assets, and social safety nets. Meanwhile, the food insecurity variable is approached by the Rasch Scale and Raw Score based on the Food Insecurity Experience Scale (FIES). Estimation of the resilience score was carried out using factor analysis and Structural Equation Model (SEM). After estimating the resilience score, estimation using instrument variables with the Two Stage Least Square (2SLS) method was carried out to determine the causal relationship between resilience and food insecurity. The number of community protection units (linmas) in residential villages is used as instrumental variable as a form of institutional quality approach. The results showed that the higher the level of resilience, the lower the level of household food insecurity. An increase in the resilience score by 1 unit will reduce the level of food insecurity by 0.733 units. The role of resilience in reducing food insecurity is quite large, around 22.212 relative to the average Rasch Scale of all observations
Through ethnographic studies and character education values to introduce the Teratai Putih martial arts college
This study aims to reintroduce the profile and history of the Teratai Putih Pencak Silat College located in Sukasada Village, Sukasada District, Buleleng Regency to the wider community as well as the implementation of character education values at the Teratai Putih Pencak Silat College. This type of research is qualitative research using an ethnographic approach. The professors, trainers, and fighters of the Teratai Putih Pencak Silat College became the subjects of this research to obtain valid data. Data collection techniques were carried out by triangulation of data using 3 techniques, namely the participatory observational process, in-depth interviews, and document research. The research tool uses interview guidelines. The stages of data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, and validation. The results showed that the Teratai Putih pencak silat College had existed since August 1971 and was chaired by professor Jero Nyoman Sudiadnyana along with 3 other people, namely Komang Pica, Made Duara and Gede Sujayasa, who in 1980 was officially registered at IPSI Buleleng. The application of the values of character education at the Teratai Putih Pencak Silat College has been realized since the beginning of the establishment of this college
EVALUASI CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT (CIPP) PADA PROGRAM KESETARAAN PAKET C DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT TUNAS BANGSA OKU TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Pendidikan Kesetaraan Paket C di PKBM Tunas Bangsa dengan menggunakan metode evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan penelitian menggunakan jenis kualitatif deskripsif, subjek penelitian diambil dari unsur pengelola, tutor dan warga belajar. Hasil penelitian menjukkan aspek context yakni program yang diselenggarakan sudah cukup sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat, Input program yakni sudah sesuai mencakup masukan sarana, masukan mentah dan masukan lainnya. Sedangkan unsur Process, yakni telah dijalankan pembelajaran dengan didukung materi, jadwal, tutor, serta penilaian yang berkelanjutan. Aspek Product telah menunjukkan bahwa warga belajar dan lulusan telah mengalami peningkatan perilaku, sikap, pengetahuan dan kompetensi yang ditunjukkan sebaran lulusan yang diserap pada dunia kerja
ANEMIA PADA GAGAL JANTUNG
Sepertiga dari semua pasien dengan gagal jantung mengalami anemia, dan kehadirannya dikaitkan dengan keparahan gejala, peningkatan angka rawat inap, dan peningkatan angka kematian. Etiologi anemia bersifat multifaktorial, kompleks, dan bervariasi antar pasien. Penyebab utama terjadinya anemia pada gagal jantung adalah faktor inflamasi. Kadar hemoglobin berkorelasi negatif dengan penanda inflamasi seperti tumor necrosis factor-alpha, interleukin-6, dan protein C-reaktif, yang semuanya meningkat pada gagal jantung. Pengobatan anemia pada pasien gagal jantung dengan agen pemicu eritropoiesis telah dievaluasi secara intensif selama beberapa tahun terakhir. Sayangnya, agen ini tidak meningkatkan hasil dan dikaitkan dengan risiko efek samping tromboemboli yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penggunaan ESA (Eritropoiesis-Stimulating Agents) untuk pengobatan anemia pada gagal jantung tidak dapat direkomendasikan. Terapi lain sedang dipelajari dan termasuk agen yang menargetkan reseptor eritropoietin, jalur hepsidin, atau penambah zat besi. Artikel ini berfokus pada patofisiologi anemia pada gagal jantung, evaluasi efektivitas modalitas terapi yang tersedia, dan terapi yang sedang diteliti yang dapat direkomendasikan sebagai pengobatan anemia pada gagal jantun
EFEK EKSTRAK METANOL CITRUS HYSTRIX TERHADAP KADAR ENZIM ASETILKOLINESTERASE LARVA AEDES AEGYPTI INSTAR III
Nyamuk Aedes aegypti dikenal sebagai vektor utama penyakit infeksi dengue di dunia. Vaksin dan obat infeksi dengue masih belum tersedia. Prioritas Kementerian Kesehatan untuk mencegah infeksi dengue adalah mengontrol populasi vektor nyamuk Ae. aegypti. Jeruk purut (Citrus hystrix) memiliki potensi sebagai larvasida tetapi belum banyak informasi mengenai mekanisme kerjanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek ekstrak metanol C. hystrix terhadap kadar enzim asetilkolinesterase (AChE) larva Ae. aegypti instar III. Penelitian ini adalah penelitian true experimental di laboratorium dengan menggunakan rancangan penelitian post test only control group design. Kelompok perlakuan terdiri dari kelompok ekstrak metanol C. hystrix dari Bali dosis LC90, kelompok akuades sebagai kontrol negatif, dan kelompok temephos sebagai kontrol positif. Replikasi sebanyak tiga kali. Pengujian dilakukan selama 24 jam kemudian dilakukan pemeriksaan enzim AChE. Data dianalisis dengan SPSS menggunakan statistik deskriptif dan uji Kruskall Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji post hoc Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan kadar AChE pada larva Ae. aegypti yang mati setelah terpapar ekstrak lebih rendah (204,9 units/L) dibandingkan dengan larva kontrol negatif (323,2 units/L) dan kontrol positif (279,9 units/L). Kadar enzim AChE larva nyamuk pada tiga kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Ekstrak metanol C. hystrix dari Bali memiliki mekanisme kerja sebagai racun saraf, yaitu menghambat enzim AChE.
PENGGUNAAN SITOLOGI IMPRINT BERSAMAAN DENGAN PEMERIKSAAN FROZEN SECTION PADA KARSINOMA PAYUDARA INVASIF
Karsinoma payudara invasif adalah keganasan terbanyak di dunia maupun di Indonesia. Karsinoma payudara invasif merupakan keganasan yang berasal dari sel epitel kelenjar payudara. Pada kasus dugaan keganasan dibutuhkan tambahan modalitas selain mammografi. Salah satunya dengan frozen section intraoperatif. Tindakan frozen section berguna mengkonfirmasi diagnosis keganasan dan penentuan tatalaksana selanjutnya. Kesalahan interprestasi sediaan frozen section bisa terjadi karena adanya artefak sehingga menghalangi patolog melihat perubahan arsitektur dan detail morfologi sel tumor. Oleh karena itu dibutuhkan Prosedur tambahan untuk menilai morfologi sel seperti sitologi imprint. Telah dilaporkan kasus seorang perempuan usia 68 tahun dengan keluhan benjolan di payudara kiri. Benjolan tanpa disertai nyeri dan tidak ada nipple discharge. Benjolan berukuran 4 cmx3cmx2 cm, warna kulit tidak ada kelainan, ulkus tidak ada, kosistensi padat, agak terfiksir. Pasien didiagnosis sebagai tumor mammae sinistra suspek ganas. Pasien menjalani tindakan operasi mammae sinistra, dengan analisis frozen section intraoperatif bersamaan dengan sitologi imprint. Hasil pemeriksaan mikroskopik imprint sesuai dengan frozen section yaitu carcinoma mammae. Frozen section adalah prosedur yang bermanfaat untuk mengkonfirmasi diagnosis yang diduga ganas secara klinis. Penggunaan sitologi imprint bersamaan dengan frozen section dapat mengatasi kesulitan menilai morfologi sel sehingga meningkatkan akurasi diagnosis.