Jurnal Universitas Muhammadiyah Bengkulu (Jurnal UMB)
Not a member yet
234 research outputs found
Sort by
Penerapan Data Mining untuk Menentukan Jumlah Pencari Kerja Terdaftar Berdasarkan Umur dan Pendidikan Menggunakan K-Means Clustering (Studi Kasus di Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu)
Jumlah pencari kerja terdaftar terdiri dari pendaftar berdasarkan umur dan pendidikan. Masing masing memiliki jumlah pendaftar yang berbeda, dengan pendaftar berdasarkan umur memliki beberapa kategori dan berdasarkan pendidikan memiliki variasi pendidikan yang dimiliki pencari kerja terdaftar. Penelitian ini menerapkan Data Mining dengan menggunakan metode Clustering untuk menentukan jumlah pencari kerja berdasarkan tingkat jumlah pendaftar di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu. Algoritma yang digunakan yaitu K-Means Clustering, di mana data dikelompokkan berdasarkan karakteristik yang sama akan dimasukkan ke dalam kelompok yang sama dan set data yang dimasukkan ke dalam kelompok tidak tumpang tindih.Pengujian dilakukan dengan aplikasi Rapid Miner 5.3. Rapid Miner merupakan software Data Mining yang dapat digunakan untuk mengakses beberapa metode yang ada dalam Data Mining, sehingga dapat menghasilkan cluster-cluster dalam pengelompokan data jumlah pencari kerja yang terdaftar
Penerapan Algoritma Kruskal Dalam Mencari Lokasi Anjungan Tunai Mandiri Bank Rakyat Indonesia Cabang Bengkulu Berbasis Android
Seiring dengan usaha peningkatan kinerja dan pelayanan, penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi semakin diperlukan untuk menggantikan peran teknologi manual. Hal ini dikarenakan kemudahan yang dapat diperoleh dari penggunaan teknologi informasi untuk pengolahan data maupun penyajian informasi yang cepat dan akurat sangat membantu untuk meningkatkan kinerja organisasi agar lebih efisien dan efektif. Namun, seringkali banyak organisasi yang mengabaikan atau kurang memaksimalkan pemakaian teknologi informasi di dalam kegiatan operasionalnya. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan suatu sistem informasi geografis (SIG). Dimana pengguna bisa memasukkan nama ATM bank melalui input pencarian, kemudian sistem akan memberikan informasi yang diinginkan oleh pengguna. Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan bank swasta terbesar di Indonesia saat ini yang memiliki banyak jaringan kantor cabang dan ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem informasi geografis lokasi ATM BRI Bengkulu dengan algoritma kruskal Menggunakan Android, sehingga dapat memberikan informasi letak lokasi ATM BRI pada Provinsi Bengkulu menggunakan algoritma kruskal berdasarkan latitude dan longitude sehingga menghasilkan informasi jarak yang akurat.Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis,ATM, Algoritma Kruska
Tinjauan Yuridis Pemberian Remisi Kepada Narapidana Tindak Pidana Korupsi Ditinjau dari Tujuan Pemidanaan (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II – A Kota Bengkulu)
Tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia sejatinya telah meluas dalam kehidupan masyarakat. Penjatuhan sanksi pidana penjara oleh hakim tindak pidana korupsi tidak membuat orang takut melakukan korupsi. Bahkan dengan adanya pemberian remisi bagi narapidana tindak pidana korupsi sangat bertentangan dengan tujuan pemidanaan itu sendiri efek jera dan pembinaan. Permasalahan dalam artikel ini dapat dirumuskan sebagai berikut 1) apakah tujuan pemberian remisi kepada narapidana tindak pidana korupsi 2) apakah pemberian remisi terhadap narapidana tindak pidana korupsi. Dari hasil penelitian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II - A Kota Bengkulu tujuan utama pemberian remisi adalah sebagai motivasi agar narapidana tindak pidana korupsi tidak lagi mengulangi perbuatannya tetapi remisi disini bukan untuk mendorong mereka untuk merubah akhlak mereka tetapi cenderung berpura – pura baik untuk cepat keluar dari lembaga pemasyarakatan, faktanya dalam hal ini jelas pemberian remisi sungguh tidak sesuai dengan semangat Pemerintah untuk memberantas tindak pidana korupsi dan tidak sesuai dengan tujuan dari pemidanaan karena dengan pemberian remisi justru tidak menimbulkan kejeraan bagi pelaku tindak pidana korupsi. Bentuk hukum responsif untuk kesejahteraan masyarakat tidak bisa tercapai.Kata kunci : Pemberian Remisi, Tujuan Pemidanaa
Sistem Informasi Potongan Gaji Pegawai Pada SMP Negeri 7 Kota Bengkulu
Kemajuan teknologi informasi dari waktu ke waktu semakin berkembang. Menurut kita untuk mengenal dan memahami kemajuan teknologi informasi tersebut dan sekarang komputer bukan merupakan benda langkah lagi, masyarakat mulai menggunakan komputer dalam kehidupan sehari-hari baik pada instansi-instansi pemerintahan, pendidikan dan meluas segala bidang, ini artinya sumber daya manusia yang unggul di bidang teknologi dan komputer sangat dibutuhkan. Dalam Informasi Potongan gaji pegawai pada SMP Negeri 7 Kota Bengkulu masih menggunakan program aplikasi Microsoft Excel. Dengan menggunakan Program Aplikasi Microsoft Excel data-data yang akan diolah hanya dalam jumlah tertentu, dan untuk memasukkan, memperbaiki dan mencari data membutuhkan waktu yang tidak cepat. Salah satu cara yang efisien agar informasi dapat tersampaikan dengan baik ialah menggunkan program aplikasi Visual Basic, dimana seorang pegawai dapat memperoleh informasi dengan mudah terutama mengenai potongan gaji.Kata Kunci: Sistem Informasi Potongan Gaji,Visual Basic
Rekonstruksi Kurikulum PKn Bermuatan Pendidikan Antikorupsi
Artikel penelitian ini membahas tentang rekonstruksi kurikulum pada tingkat Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Bengkulu yang bermuatan pendidikan antikorupsi yang diwujudkan pada pembelajaran Pancasila Kewarganegaraan. Pendidikan antikorupsi harus diperkenalkan, diajarkan dan diimplementasikan pada siswa sejak dini, hal ini diwujudan pada pengembangan kurikulum yang perlu direkonstruksi. Artikel penelitian ini secara rinci mengungkap konsep pendidikan antikorupsi, kurikulum Pancasila Kewarganegaraan, karakteristik rekonstruksi pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran Pancasila Kewarganegaraan. Metode peneltian yang digunakan dalam penelitian ini berupa deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dapat terlihat bahwa implementasi rekonstruksi kurikulum bermuatan pendidikan antikorupsi lebih baik dibandingkan dengan yang tidak mengimplementasikan rekonstruksi kurikulum bermuatan pendidikan antikorupsi pada pembelajaran PKn. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan implementasi rekonstruksi kurikulum bermuatan pendidikan antikorupsi dapat dijadikan strategi yang mampu menumbuhkan antikorupsi siswa pada setiap lini kehidupan.Kata Kunci: Rekonstruksi; kurikulum; pendidikan antikorupsi; PKn
Pelanggaran Hukum Perkawinan Adat Lembak di Desa Pulau Panggungkecamatan Talang Empat Kabupaten Bengkulu Tengah Menurut Peraturan Desa No 1 Tahun 2004
Hukum Adat merupakan sumber hukum yang masih hidup dan berkembang di dalam masyarakat sampai saat ini. Namun demikian, terdapat indikasi bahwa dalam pelaksanaannya hukum adat lebih memperhatikan kepentingan masyarakat dibandingan kepentingan pribadi atau golongan, penelitian ini mengunakan metode Empiris melalui pengamatan lapangan dan langkah-langkah penelitian yang telah tersusun supaya di peroleh hasil yang optimal, sumber data primer adalah hasil penelitian yang ada dilapangan dan hasil data sekunder di ambil dari dokumen-dokumen atau risalah resmi peraturan yang ada seperti peraturan-peraturan yang terkait dengan cara membaca litetarur buku, dan hasil penelitian. Data mengenai hukum adat Desa Pulau Panggung lebih banyak bersumber dari Ketua Adat, Kepala Desa, Peraturan Desa No 1 Tahun 2004. Berdasarkan metode yang digunakan hasil penelitian bahwa pelaksanaan hukum adat Desa Pulau Panggung tidak jauh berbeda dengan Hukum Adat Nasional, bahkan penyelesaian pelanggaran melalui hukum adat sudah sangat efektif di laksanakan, ini dilihat dari banyaknya pelanggaran yang di selesaikan oleh hukum adat dan semakin berkurangnya pelanggaran yang dilakukan oleh Masyarakat oleh karena itu keberadaan hukum adat perlu di lestarikan dalam rangka penyelesaian pelanggaran yang lebih bermartabat menuju keadilan yang lebih baik.Kata-kata kunci : Hukum adat, Perkawinan, Pulau Panggun
Wasiat kepada Anak Angkat Menurut Hukum Islam
Penulisan karya ilmiah ini di angkat berdasarkan fenomena pelaksanaan pemberian wasiat kepada anak angkat yang tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum Islam. Masalah pokok penelitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan wasiat kepada anak angkat di kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak Provinsi Riau, bagaimana tinjauan pelaksanaan wasiat kepada anak angkat di kecamatan Lubuk Dalam menurut hukum Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris atau penelitian observasi (Observational Research) dengan mengadakan observasi, wawancara dan angket dengan menggunakan pendekatan Kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknisnya menggunakan analisa deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian wasiat harta kepada anak angkat di Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak tidak sesuai dengan ketentuan dalam hukum Islam.Banyaknya wasiat dalam Islam adalah sepertiga harta. Status anak angkat bukanlah seperti anak kandung. Wasiat berlaku setelah meninggalnya pewasiat. Jika dimiliki ketika yang menyerahkan masih hidup maka dinamakan hibah. Kata Kunci: wasiat, anak angka
Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Kesehatan Akibat Tekanan Panas Terhadap Tubuh Dengan Metode Forward Chaining
Tekanan panas terjadi ketika panas di lingkungan dikombinasikan dengan penyebab stres lain seperti kerja fisik yang berat, kehilangan cairan tubuh, kelelahan atau kondisi medis lainnya, yang akan menyebabkan penyakit terkait panas, kecacatan, dan bahkan kematian. Sistem pakar biasanya digunakan untuk melakukan interpretasi dan analisa, diagnosa, dan membantu pengambilan keputusan, Forward chaining merupakan kumpulan data-data atau fakta untuk mendapatkan kesimpulan atau hasil, Dari latar belakang maka dapat dirumuskan permasalahannya adalah Bagaimana cara sistem pakar mendiagnosa gangguan kesehatan akiabt tekanan panas terhadap tubuh menggunakan metode forward chaining. Tujuan dari penulis ini adalah membuat suatu sistem pakar yang dapat membantu pengguna atau masyarakat untuk mengetahui jenis penyakit akibat tekanan panas, agar orang-orang bisa lebih mudah mengetahui penyakit yang diderita. Penulis melakukan penelitian di Rumah Sakit Rafflesia Kota Bengkulu. Waktu penelitian dilakukan dari bulan februari 2018. Metode pengumpulan data dengan cara mewawancari langsung pakar yang bersangkutan dengan objekKeywords :Sistem Pakar, Tekanan Panas, Forward Chainin
APLIKASI MANAJEMEN PEMELIHARAN PRODUK PERANGKAT LUNAK
Perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak, terdapat divisi khusus yang bernama Divisi IT Development yang yang menangani seputar produk pengembangan perangkat lunak yang akan/telah diimplementasikan pada pihak pelanggan. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, jumlah produk perangkat lunak yang perlu dikelola sebuah perusahaan meningkat cukup tinggi dan terjadinya double request dan cross request dari pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi manajemen pemeliharaan produk perangkat lunak. Metodologi penelitian ini terdiri dari tahap perencanaan, pengumpulan data analisa, perancangan dan implementasi. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi harus mampu untuk menyediakan layanan untuk mengelola data aplikasi (perangkat lunak), mengelola data solver, mengelola daftar request, mengelola data lembaga mitra, menginput request, menyetujui hasil request dan melihat daftar request
Perjanjian Baku Yang Terdapat Dalam Karcis Pengelola Parkir Dan Pertanggung Jawaban Pengelola Parkir Terhadap Barang Milik Konsumen
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Sedangkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen memberikan penertian mengenai konsumen “Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga,, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.” Konsumen merupakan hal yang terpenting atau terutama dalam dunia usaha, sebagai konsumen pemakai barang dan/atau jasa masyarakat harus mendapatkan suatu kepastian atas barang dan/atau yang diperolehnya. Hal ini juga tercantum dalam konsideran Undang-Undang Perlindungan Konsumen No 8 tahun 1999. permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Perjanjian baku yang bagaimanakah yang dilarang oleh Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen ? 2 Bagaimanakah bentuk pertanggungjawaban pengelola parkir terhadap hilang nya barang konsumen di tempat parkir yang diatur dalam 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen ? Dalam penelitian ini adalah penelitian normatif, Penelitian normatif adalah penelitian tentang perilaku dalam pelaksanaan suatu aturan hukum yang semestinya. Pelaku usaha dilarang mencantumkan klausula baku yang letak atau bentuknya sulit terlihat atau tidak dapat dibaca secara jelas, atau yang pengungkapannya sulit dimengerti. Konsekuensi dari pencantuman klausula baku tersebut terdapat pada Pasal 18 ayat (3) yaitu klausula baku tersebut dianggap tidak pernah ada dan tidak berlaku atau yang biasa disebut dengan “dinyatakan batal demi hokum‘ Bentuk tanggung jawab yang dilakukan oleh pengelola parkir adalah mengganti barang yang dititipkan, hal ini berdasarkan putusan Mahkamah Agung Putusan MA No 3416/Pdt/1985,majelis hakim berpendapat bahwa perparkiran merupakan perjanjian penitipan barang.Kata Kunci : Kunsumen, Klausula Baku, Perjanjia