Jurnal Universitas Muhammadiyah Bengkulu (Jurnal UMB)
Not a member yet
    234 research outputs found

    PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PRODUKSI PADA UMKM KONFEKSI BERBASIS WEBSITE

    Get PDF
    Pemanfaatan teknologi informasi sangat dibutuhkan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnis guna dapat mengelola data-data di dalamnya agar selalu menumbuhkan profit bagi perusahaan. Rumah industri konfeksi salah satu bidang yang memiliki data-data yang harus dikelola diantaranya data pesanan, penggajian, produk, dan keuangan. Sebanyak 20 rumah industri konfeksi berbasis UMKM di Kota Bandung masih memanfaatkan proses manual dalam pengelolaan data-data selama produksi berjalan, sehingga data-data tersebut rawan terjadi kehilangan dan kerusakan. Pengembangan sistem informasi dijalankan menggunakan metode Waterfall dan dibangun menggunakan bahasa pemrograman website dengan framework CodeIgnter. Sistem informasi menggunakan dukungan perangkat barcode/QR code reader dalam mencatat hasil produksi di konfeksi. Hasil pembangunan sistem secara keseluruhan menghasilkan fitur yang mampu mengelola data-data produksi dan menghasilkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperi slip gaji, kuitansi, serta laporan-laporan yang dapat digunakan oleh manager bisnis seperti laporan pesanan, penggajian, dan keuangan

    Sistem Database Pemasyarakatan Studi Kasus Lapas Kelas II A Pekanbaru

    Get PDF
    Abstract- Penitentiary institutions are a place to provide guidance to prisoners. In the Class II A Correctional Institution of Pekanbaru City still uses the prisoner data collection system manually, such as recording inmates' data in the ledger, recording data on prisoners who conduct conditional leave or conditional release into the guidance book and visitor data still recorded in the list book visit. The method used in this study is the waterfall method and the data used is data from March to April 2019 obtained from the Class II A Correctional Institution in Pekanbaru City. The results of this study are a Correctional Database System is just an Information System to facilitate officers of Correctional Institutions in recording and recapitulating Prisoners and Visitors data. Keywords: Institutions of Promotion, Information Systems, database system, PHP.  Abstrak- Lembaga pemasyarakatan adalah sebuah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidan. Pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Pekanbaru masih menggunakan sistem pendataan narapidana secara manual, seperti mencatat data-data narapidana ke dalam buku besar, mencatat data narapidana yang melakukan cuti bersyarat (CB) atau pelepasan bersyarat (PB) ke dalam buku pembinaan dan data pengunjung masih di catat kedalm buku daftar kunjungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall dan data yang digunakan adalah data pada bulan Maret-April 2019 yang diperoleh dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Pekanbaru. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah Sistem Database Pemasyarakatan hanyalah sebuah Sistem Informasi untuk memudahkan petugas Lembaga Pemasyarakatan dalam melakukan pencatatan dan rekapitulasi data-data Narapidana dan Pengunjung. Kata Kunci: Lembaga Permasyarakatan, Sistem Informasi, sistem database, PH

    NEGASI BAHASA LEMBAK: TINJAUAN TERHADAP BENTUK, POLA, DAN FUNGSI

    Get PDF
    ABSTRAKBanyak cara yang dapat dilakukan untuk melestarikan, membina, dan mengembangkan bahasa daerah, di antaranya adalah melalui penelitian-penelitian ilmiah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh, adanya kekhawatiran berkurangnya jumlah penuturnya. Hal ini disadari, pesatnya perkembangan teknologi dalam era globalisasi saat ini dan semakin heterogennya bahasa-bahasa yang digunakan oleh masyarakat bahasa dan keseharian. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan, sebagai berikut: (1) bentuk negasi dala bahasa lembak secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua: pertama, negasi dalam bentuk kata dasar (dak/ndak ‘tidak’, lum ‘belum’, enje ‘bukan’, jengan ‘jangan’, kawa ‘tadak suka’ atau ‘tidak mau’); dan kedua, negasi dalam bentuk frase yang tidak terbatas jumlahnya, diantaranya: dak kan ‘tidak akan’, dak de ‘tidak ada’, lum thau ‘belum tahu, lum jeauh ‘belum jauh’, enje kak ‘bukan ini’, enje nga ‘bukan anda’, kawa hurgang ‘tidak mau sendiri’, kawa belan ‘tidak mau kerja’, jengan helek ‘jangan takut’ dan sebagainya. Untuk negasi dalam bentuk frase hampir semua kata dapat menyertainya; (2) pola struktur negasi bahasa lembak umumnya berpola: a) jika dilihat dari fungsi kata atau frase dalam klausa, hamper semua bentuk negasi bahasa lembak selalu mendahului salah satu fungsi unsur klausa (S, P, O, PEL, K) yang di-“negasikan”-nya, b) posisinya di dalam klausa selalu di awal klausa atau setelah unsure fungsi pertama suatu klausa, c) semua bentuk negasi bahasa Lembak dapat diikuti oleh semua jenis kata (N, V, BIL, FB, Ket); (3) Fungsi negasi bahasa Lembak dala kalimat umumnya adalah untuk mempertegas makna kalimat yang bersangkutan sebagai bentuk pernyataan yang mengingkari, meniadakan atau sebagai bentuk dari suatu penyangkalan.Kata kunci: Negasi, Bahasa Lembak, Bentuk Pola dan Fungs

    PENANAMAN TRADISI SANTUN UNTUK MENINGKATKAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL ANAK MELALUI PEMBIASAAN PENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA DI PAUD AL IKHLAS DESA SARENG KECAMATAN GEGER KABUPATEN MADIUN

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini adalah dikarenakan menurunnya tingkat kesantunan anak – anak  dalam tutur kata dan tindakan sehari – hari, hal ini terlihat dari sikap dan tata cara bertutur kata anak – anak yang ditunjukkan dalam pergaulan sehari hari di sekolah, ketidak santunan anak dalam bertutur kata ini disebabkan karena penggunaan bahasa anak yang masih bercampur antara bahasa Indonesia dan bahasa yang sehari – hari digunakan (bahasa jawa), hal ini pada akhirnya akan mempengaruhi aspek social emosional anak, yang mana aspek sosil emosional merupakan salah satu aspek yang dikembangkan dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan aspek social emosional anak dalam tradisi santun dalam bertutur kata melalui pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pergaulan nya disekolah. Penulisan ini juga dilatar belakangi dari sikap santun yang sangat dibutuhkan untuk ditanamkan pada anak usia dini, karena merupakan aspek yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Sikap santun dalam berbicara merupakan salah satu hal yang menunjukkan aspek social emosional dari anak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas pada siklusnya menggunakan model Spiral. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan  dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman tradisi santun dalam bertutur kata melalui pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat meningkatkan aspek social emosional anak. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II sebanyak 30,77%. Dimana pada siklus satu tingkat keberhasilan mencapai 69,23% dan pada siklus kedua menjadi 100%

    PELATIHAN KETERAMPILAN DASAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI PERANGKATDESA PURBOSARI KECAMATAN SELUMA BARAT KABUPATEN SELUMA

    Get PDF
    Desa Purbosari merupakan daerah administratif Kecamatan Seluma Barat Kabupaten Seluma, Desa Purbosari Terletak dikabupaten Seluma  sejarah terbentuknya Desa Purbosari di mulai dari   tahun 1990 adalah awal pemukiman transmigrasi warga eks Kedung ombo, yang bernama UPT Seluma Kanan. Kemudian pada tahun 1994 UPT Seluma Kanan berubah menjadi Desa Definitif dengan nama PURBOSARI yang berarti gabungan dari nama kabupaten Purwodadi , Boyolali dan Sragen. Keadaan Ekonomi Masyarakat Desa Purbosari Hanya 2 Kategori. 50 % Menengah keatas dan 50 % Menengah ke bawah. Hambatan yang dialami oleh aparat desa untuk pencairan dana bantuan atau pengalokasian terkendala dengan data yang ada dikarena masih sederhana dan pendataannya masih secara sederhana sehingga membutukan waktu yang lama untuk menyusun proposal yang diajukan dan kadang karena  keterbatasan kemampuan aparat desa yang berhubungan dengan teknologi khususnya komputer menghambat mereka dalam bekerja dan minimnya kemampuan menyusun proposal dan data keuangan sehingga bantuan yang diberikan dapat segera  cairkan oleh pemerintah.  Manfaat yang dapat diperoleh adalahdengan pelatihan ini diharapkan perangkat desa bisa membuat proposal, surat menyurat, pembukuan sederhana, administrasi dan bisa mencari informasi secara langsung dengan menggunakan teknologi  yang dipelajar khususnya internet.Kata Kunci : Aparat, Data, Keuangan, Pembukuan, Proposa

    Penerapan Media Audio Visual Dalam Peningkatan Angka Pemberian Air Susu Ibu (Asi) Eksklusif Di Desa Kurotidur Kecamatan Argamakmur Kabupaten Bengkulu Utara

    Get PDF
    Air Susu Ibu adalah sumber gizi sehat untuk bayi. Pemberian ASI Eksklusif didefinisikan WHO yaitu menyusui bayi dengan hanya ASI selama 6 bulan pertama dalam kehidupan bayi tanpa memberikan makanan dan minuman tambahan kecuali obat dan vitamin dan terus memberikan ASI tersebut hingga 2 tahun. Pemberian ASI eksklusif sangat penting karena merupakan makanan utama dan pertama yang mengandung zat-zat lengkap yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan, perkembangan bayi serta memberikan manfaat kekebalan tubuhnya. ASI tidak tertandingi oleh makanan apapun. Pemberian ASI eksklusif pada bayi akan meningkatkan involusi rahim sehingga mengurangi komplikasi masa nifas. Memberikan ASI juga berdampak positif bagi ibu karena isapan bayi akan menyebabkan kontraksi uterus yang mencegah perdarahan post-partum.Pada saat menyusui juga melepaskan oksitosin setelah melahirkan, juga mengurangi perdarahan rahim serta mencegah sekitar seperlima dari kematian neonatal. Konseling gizi dan laktasi pada saat kehamilan dan setelah melahirkan melalui kunjungan rumah berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan,sikap ibu tentang ASI Eksklusif.Kata Kunci    : ASI Eksklusif, Ibu Hamil, Konselin

    PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMKN 3 SELUMA TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI DAN SEX BEBAS SEBAGAI UPAYA PENURUNAN ANGKA KEJADIAN KEHAMILAN DILUAR NIKAH

    Get PDF
    Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 merupakan salah satu sekolah di Kabupaten Seluma dengan angka kejadian kehamilan di luar nikah yang cukup tinggi. Informasi yang diperoleh dari pihak sekolah setiap tahunnya ditemukan siswa yang berhenti sekolah dikarenakan hamil. Pemahaman tentang tentang penyebab serta dampak dari perilaku kehamilan di luar nikah sangat diperlukan sebagai upaya pencegahan kehamilan, untuk itu perlu dilakukan penyuluhan tentang Seks Bebas dan Dampak Pernikahan Usia Dini pada siswa SMKN 3 Seluma. Untuk mengatasinya perlu adanya pembinaan kepada remaja tentang bahaya seks bebas, dan Dampak Pernikahan Usia Dini agar mereka mempunyai perbekalan baik pengetahuan dalam menjalankan masa remajanya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan penyuluhan tentang Bahaya Seks dan Dampak Pernikahan Usia Dini sehingga remaja memperoleh ilmu agar pola pikirnya lebih maju dan tidak semakin tertinggal. Remaja desa di SMKN 3 Seluma sangat antusias mengikuti penyuluhan  tentang Bahaya Sek Bebas dan Dampak Pernikahan Usia Dini hal ini terlihat dari keaktifan remaja pada acara penyuluhanl melalui beberapa pertanyaan yang mereka ajukan. Di akhir acara penyuluhan dilakukan evaluasi pemahaman remaja tentang bahaya Seks Bebas dan Dampak Pernikahan Usia Dini, semua remaja mampu menjelaskan dampak dari perilaku tersebut. Pemahaman remaja meningkat dari yang belum tahu mejadi tahu dan dapat menghindari hal tersebut agar tidak merusak masa depan mereka. Diharapkan remaja terus berupaya untuk mencari informasi tentang Bahaya Kehamilan Di Luar Nikah serta membuat kegiatan positif diluar kegiatan di sekolah agar tidak melakukan hal-hal negatif. Kata Kunci: Pemahaman, Pernikahan Dini, Seks Bebas

    Persiapan Pelaksanaan Program Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Boarding School, di Desa Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu, Bengkulu

    Get PDF
    Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah SMA Muhammadiyah 1 Boarding School  yang terletak di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, di Provinsi Bengkulu. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum mendapatkan informasi yang memadai tentang Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sebagai program Kemendikbud yang ditetapkan pada tahun 2015 baik secara konseptual dan prosedural. Untuk mengatasi masalah yang dihadapi mitra, melalui kegitan PKM ini solusi yang akan dilaksanakan adalah melaksanakan kegiatan sosialisasi, pembekalan materi, dan pelatihan.  Untuk mewujudkan target luaran di atas, metode yang akan diterapkan mengadopsi pola pelaksanaan penelitian perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan  dan evaluasi, serta analisis dan refleksi. Hasil dari kegiatan PKM yang sudah dilaksakana adalah : 1) sudah tersosialisasinya Gerakan Literasi Sekolah (GLS) kepada warga sekolah di SMA Muhammadiyah 1 Boarding School  yang terletak di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. 2) Siswa dan Pembina Asrama sudah memiliki pengetahuan yang baik tentang genre karya fiksi hasil kesusastraan Indonesia, dan 3) siswa sudah memiliki keterampilan menulis laporan kegiatan prabaca dan laporan kegiatan membaca harian.Kata kunci: gerakan literasi sekolah, karya fiksi, kegiatan prabaca, laporan kegiatan membaca, penumbuhan budi pekert

    Privatisasi BUMN dalam Perspektif Negara Hukum Kesejahteraan

    Get PDF
    Kebijakan privatisasi BUMN yang mulai muncul pada era Soeharto sampai Jokowi selain berdampak secara ekonomi juga telah menimbulkan polemik ketatanegaraan di Indonesia. Privatisasi BUMN dihadapkan pada nilai etik tanggung jawab negara atas penguasaan BUMN. Selama ini privatisasi BUMN dianggap solusi terbaik bagi BUMN agar lebih produktif dan efisien saat ditangani oleh sektor swasta (privat) daripada dikuasai dan dikelola oleh negara. Beralihnya kepemilikan dan pengelolaan BUMN kepada swasta, dari sisi ketatanegaraan mempunyai implikasi yang berbeda secara filosofis dibandingkan dengan pemenuhan kepentingan ekonomi semata. Privatisasi BUMN dipandang telah merubah skema kesejahteraan sosial sekaligus mendistorsi peran dan tanggung jawab negara dalam mewujudkan kesejahteraan umum. Penelitian ini hendak menemukan konsep baru tentang privatisasi BUMN yang sesuai dengan paham negara kesejahteraan yang diwujudkan dengan optimalnya peran negara dalam pengawasan dan pengelolaan manfaat privatisasi terhadap kesejahteraan rakyat.Kata Kunci : Privatisasi BUMN,  Negara Hukum Kesejahteraan, Konstitus

    Tinjauan terhadap Klausa Conditionally Constitutional dalam Putusan Mahkamah Konstitusi

    Get PDF
    Konstitusionalitas Bersyarat (conditionally constitutional) dalam putusan MK adalah putusan yang menyatakan bahwa suatu ketentuan UU tidak bertentangan dengan konstitusi dengan memberikan persyaratan kepada lembaga negara dalam pelaksanaan suatu ketentuan UU untuk memperhatikan penafsiran MK atas konstitusionalitas ketentuan UU yang sudah diuji tersebut. Apabila syarat tersebut tidak dipenuhi atau ditafsirkan lain oleh lembaga negara yang melaksanakannya, maka ketentuan undang-undang yang sudah diuji tersebut dapat diajukan untuk diuji kembali oleh MK. Kajian ini mencoba memaparkan beberapa persyaratan konstitusional yang dinyatakan oleh MK dalam 4 (empat) putusan di atas. Mempertentangkan unsur-unsur dari Konstitusionalitas Bersyarat terhadap sifat dan jenis putusan MK yang diatur di dalam UUD 1945, UU MK dan beberapa asas-asas hukum yang dikembangkan mewadahi konsep putusan MK. Kemudian memaparkan secara spekulatif konsekuensi yang mungkin terjadi dari adanya Konstitusionalitas Bersyarat. Kata Kunci : Putusan Mahkamah Konstitusi, Konstitusionalitas Bersyarat (conditionally constitutional

    186

    full texts

    234

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Muhammadiyah Bengkulu (Jurnal UMB)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇