Jurnal Universitas Muhammadiyah Bengkulu (Jurnal UMB)
Not a member yet
234 research outputs found
Sort by
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PENJUALAN MELALUI MEDIA INTERNET (Online Shopping) (Studi Kasus pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu Angkatan Tahun 2015)
Problems studied in this research is on Consumer Perceptions Of How Media Sales Through Internet (Online Shopping) study aims to find out How Consumer Perceptions Of Media Sales Through Internet (Online Shopping) to know the context it is used three variables, namely the perception of quality, perceptions of convenience, perceptions of service delivery. In this research method used is descriptive qualitative method qualitative techniques. These samples were taken by purposive sampling method by 55 people. Data collection techniques using a questionnaire using a Likert scale and then the data will be described or analyzed. Based on the results obtained through the sample 55. Perceptions of the quality of the highest scores on the assessment artifacts to agree 302 or by 47.26%, which means the respondents agreed with the quality of the Online Shopping. While the perception of the ease of the highest scores on the assessment is very amenable for 365 or 52.59%, which means respondents sangatsetuju with ease Online Shopping, and the perception of service is the highest score on the assessment of neutral 255 or 40.03%, which means that respondents felt Online Shopping enough for the service. Key words : quality, convenience, servic
PENDAMPINGAN PERIJINAN UMKM DI KABUPATEN PRINGSEWU
Perijinan merupakan syarat utama legalitas suatu unit usaha. Legalitas akan di perlukan bagi unit usaha untuk dapat berkembang menjadi unit usaha yang lebih besar. Legalitas akan di perlukan untuk pengurusan kredit perbankan, maupun proses yang lain seperti NIB (Nomer Induk Berusaha).Perijinan terendah bagi UMKM adalah IUMK (Ijin Usaha Mikro Kecil) yang di keluarkan oleh Kecamatan. Untuk UMKM yang bergerak di bidang kuliner setelah IUMK harus diikuti dengan ijin edar yaitu PIRT (Perijinan Industri Rumah Tangga)Di Kabupaten Pringsewu, sebagian besar UMKM belum mempunyai ijin usaha. Kalaupun ada ijin hanya berupa surat ijin usaha pekon. Karena belum memiliki IUMK dan PIRT banyak produk kuliner belum dapat di pasarkan ke toko makanan besar.Pengabdian masyarakat dilakukan pada kelompok wirausha yang terdiri dari 5 pengusaha dalam bidang kuliner. Lokasi mitra UMKM berada di Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu. Pengabdian dilakukan selama 1 bulan, dari tanggal 25 September sampai dengan 25 Agustus 2019.Metode pelaksanaan berupa pendampingan dari proses soasilisasi syarat dan ijin apa saja yang dibutuhkan oleh UMKM, Mengumpulkan persyaratan dan Pengajuan Ijin.Hasil dari pengabdian ini, berupa ijin usaha IUMK dan PIRT yang terbit secara legal dan dapat di pergunakan oleh mitra serta pengetahuan yang di dapatkan mitra mengenai proses perijinan yang harus dilakukan. Kata Kunci : ijin, PIRT, IUM
PEMANFAATAN TANAMAN LIDAH BUAYA SEBAGAI BAHAN DASAR PRODUK OLAHAN SELAI
Selai merupakan salah satu produk pangan semi basah yang cukup dikenal dan disukai oleh masyarakat, baik anak kecil maupun orang dewasa. Rasanya yang manis sangat cocok dikonsumsi secara langsung sebagai tambahan makan roti atau campuran adonan untuk membuat kue. Di Indonesia sangat banyak produk pertanian yang bisa dijadikan sebagai bahan baku pembuat selai, seperti nanas, pisang dan stroberry. Semua bahan baku tersebut sudah lazim dipakai masyarakat untuk bahan dasar selai dan sudah dikenal masyarakat akan kelezatannya. Padahal masih banyak produk pertanian yang belum dimanfaatkan sebagai bahan dasar selai, salah satunya lidah buaya. Walaupun lidah buaya sudah dikenal lama, hanya sedikit masyarakt yang tahu manfaat dan khasiat tanaman ini. Padahal kandungan di dalam lidah buaya tidak sekedar untuk mencuci rambut tetapi juga bisa mengobati penyakit, menghaluskan kulit, menyuburkan rambut atau sebagai minuman dan makanan kesehatan. Dengan berbagai keunggulan yang dikandungnya, tanaman berlendir ini dapat dijadikan menjadi berbagai macam olahan makanan yang antara lain adalah selai.Produk olahan selai lidah buaya menmiliki prospek bisnis cukup bagus, khususnya pada daerah pertanian yang memiliki banyak tanaman lidah buaya sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat petani. Desa Perbo Kecamatan Curup Utara yang berada di Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu banyak dijumpat tanaman lidah buaya tetapi tanaman ini hanya dijadikan tanaman hias yang banyak memenuhi pot di rumah-rumah atau banyak juga ditanam di pekarangan atau lingkungan sekitar. Tidak ada usaha masyarakat untuk untuk mengolah tanaman yang sedang naik pamor ini menjadi produk olahan dengan nilai tambah yang tinggi. Kekurangan informasi yang diterima masyarakat telah menyebabkan tanaman hanya dipandang sebelah mata sehingga tidak termanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, perlu mengenalkan tanaman ini serta produk-produk olahan apa saja yang bisa dibuat berbahan dasar lidah buaya kepada masyarakat petani, khususnya kelompok wanita tani (KWT) Mawar. Cara yang paling efektif untuk mengenalkan tanaman ini adalah melakukan penyuluhan/ pelatihan, dimana metodenya terdiri dari : (1) Pendidikandan penyuluhantentang tanaman lidah buaya, manfaatnya dan produk olahan yang bisa dibuat dengan bahan dasar lidah buaya; (2) Pelatihan cara pembuatan selai lidah buaya. Kegiatan pengabdian yang dilakukan telah meningkatkan wawasan petani dalam membuat seali lidah buaya sehingga bisa dijadikan peluang bisnis baru yang bisa menjadi penopang hidup. Kata Kunci : Lidah Buaya, Selai Lidah Buaya, Diversifikasi Panga
Klausula Baku: Dilematika Kebebasan dan Keadilan Berkontrak
Klausula baku dalam hukum perjanjian membawa dampak yang tidak dapat dipungkiri sehingga dalam perkembanganya adanya klausula baku seakan menjadi suatu kebutuhan. Meski demikian posisi yang tidak seimbang yang disebabkan oleh adanya klausula baku yang dibuat oleh salah satu pihak menjadikan perjanjian yang dilakukan menjadi tidak seimbang (adanya pihak yang rugikan). Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaturan klausula baku dalam mencapai keadilan berkontrak? dan bagaimana isi perjanjian agar dapat mencapai keadilan bagi kedua belah pihak? Metode penelitian yuridis normatif digunakan dalam penelitian ini. Klausula baku cenderung menguntungkan pihak yang membuatnya dalam hal ini adalah pihak perusahaan atau kreditur, dimana pihak kreditur memiliki waktu yang cukup banyak untuk membuat klausula perjanjian, sedangkan masyarakat/ debitur tidak memiliki ruang yang cukup untuk melakukan negosiasi atas klausula dalam perjanjian tersebut, bahkan masyarakat sendiri tidak atau bahkan belum familiar dengan istilah-istilah yang terdapat di dalam klausula tersebut.Kata Kunci : Klausula Baku, Hukum Perjanjian, Keadilan Berkontra
Tinjauan Yuridis Pemanfaatan dan Peredaran Kayu Yang Berasal dari Hutan Hak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999tentang Kehutanan
Sumber kekayaan yang dapat dikelola dengan baik, aset yang terdapat di dalam hutan sangat dibutuhkan untuk menambah pendapatan negara dan pendapatan daerah, sehingga dengan adanya pengelolaan hutan tersebut dapat pula menopang pendapatan masyarakat yang bermukim di sekitar hutan. Dengan demikian masyarakat yang memiliki lahan akan lebih tertarik untuk berinvestasi disektor kehutanan dengan menananm pohon penghasil kayu rakyat, maka rumusan masalah penulisan ini adalah bagaimana pelaksanaan serta peranan pemerintah dalam pemanfaatan dan peredaran kayu yang berasal dari hutan hak di kota Bengkulu Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999. Metode penelitian adalah metode empiris dengan pendekatan yuridis dan empiris, Hasil yang didapat adalah dalam upaya menyelesaikan permasalahan pelaksanaan pemanfaatan dan peredaran kayu yang berasal dari hutan hak ditinjau dari Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999, Pasal 36, bahwa pemanfaatan hutan hak dilakukan oleh pemegang hak. Sebagaimana telah diatur didalam P.30/Menhut-II/2012.Yang dimaksud pada ketentuan Pasal 9 ayat (3) apabila desa, kepala desa atau aparat desa tidak memenuhi syarat untuk diangkat menjadi penerbit SKAU, maka kepala desa di desa lain yang memenuhi persyaratan dan telah diangkat sebagai penerbit skau, dapat menerbitkan SKAU di desa tersebut. Hutan hak adalah hutan yang berada pada tanah yang dibebani hak atas tanah. Untuk itu Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Seluma memberikan Persetujuan untuk melaksanakan/pengelolahan kayPemerintah Provinsi Dinas Kehutanan saling berperan serta dalam pemanfaatan dan peredaran kayu yang berasal dari hutan hak. Kata kunci : hutan hak, peranan, dan SKA
Tinjauan Yuridis Transaksi Jual Beli Online Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik di Kota Bengkulu
Suatu perjanjian jual beli online melalui internet dianggap sah apabila memenuhi syarat subyektif dan syarat obyektif, pemenuhan atas syarat tersebut berakibat pada perjanjian yang telah dibuat menjadi sah sebagaimana diatur dalam KUHP Pasal 1320. Seiring dengan perkembangan e-commerce, semakin bertambah juga permasalahan yang timbul akibat maraknya e-commerce tersebut. Salah satu permasalahan yang timbul yaitu adanya wanprestasi yang dilakukan oleh salah satu pihak yang terlibat dalam e-commerce tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah transaksi jual beli online memenuhi syarat sahnya perjanjian dan mengetahui apakah bentuk transaksi online menurut UU No. 11 Tahun 2008 tidak bertentangan dengan syarat sah suatu perjanjian. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian empiris yang bersifat deskriptif. Penelitian hukum bersifat deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan menggambarkan tentang sifat-sifat individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu atau untuk menentukan penyebaran suatu gejala dengan gejala lain dalam masyarakat. Syarat sah transaksi berdasarkan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transksi Elektronik (“UU ITE”) adalah Undang-Undang ini berlaku untuk setiap Orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Berdasarkan ketentuan ini, anak-anak yang masih di bawah umur dapat melakukan E-Commerce dan tidak memenuhi syarat subjektif dalam Pasal 1320 KUHPerdata. Oleh karena itu, kontrak dapat dibatalkan melalui seseorang yang mengajukan pembatalan di pengadilan. Masih banyak pelaku usaha yang ketika menawarkan produknya di dunia maya atau internet memberikan informasi yang kurang baik dan kurang benar sehingga konsumen tidak merasa di kecewakan karena ada upaya hukum yang bisa dilakukan oleh pembeli perdata sesuai dengan Undang-Undang No. 11 tahun 2008 tentang ITE. Kata Kunci : Jual Beli Online, UU IT
Studi terhadap Efektivitas Mediasi dalam Menyelesaikan Perkara Perceraian di Pengadilan Agama Kelas I B Argamakmur Bengkulu Utara
Pada dasarnya upaya mediasi ini adalah salah satu cara menyelesaikan sengketa yang dilakukan tanpa melalui proses peradilan, melainkan melibatkan para hakim sebagai mediator baik dari pihak suami maupun mediator yang disediakan oleh pihak Pengadilan Agama Arga Makmur Bengkulu Utara itu sendiri. Sehingga keputusan yang diambil oleh para pihak yang sedang bersengketa. Apabila upaya mediasi dalam menyelesaikan perkara dapat menghasilkan keseoakatan maka pihak Pengadilan Agama akan menguguhkan kesepakatan dalam sebuah akta perdamaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur peradapan sistem mediasi dalam menyelesaikan perkara perceraian di Pengadilan Agama Argamakmur Bengkulu Utara, untuk mengetahui kendala-kendala dalam menyelesaikan perkara perceraian melalui proses mediasi di Pengadilan Agama Argamakmur Bengkulu Utara, dan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas sistem mediasi dalam menyelesaikan perkara perceraian di Pengadilan Agama Argamakmur Bengkulu Utara. Metode penelitian yang digunakan metode pendekatan Deskriptif Analistis. Kesimpulan Prosedur penyelesaian perkara perceraian melalui proses mediasi di Pengadilan Agama Argamakmur, terlebih dahulu harus mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama tersebut, kemudian setelah persyaratan yang ditentukan oleh Pengadilan Agama sudah terpenuhi, maka ada persidangan pertama majelis hakim menawarkan penyelesaian perkara perceraian kepada para pihak, atau sepanjang proses persidangan berlangsung, tetapi sebelum akan dijatuhkan keputusan oleh Hakim.Kata Kunci: Efektivitas, Mediasi, Perceraian, Pengadilan Agam
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Yang Dilakukan oleh Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara VII di Kecamatan Sukaraja Kabupaen Seluma
PT.Perkebunan Nusantara VII (Persero) kecamatan sukaraja kabupaten seluma merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perkebunan. PTPN III menyadari kewajiban program Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sebagai upaya untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta kelestarian fungsi lingkungan hidup. Karena itu diperlukan hubungan sinergis antara pemerintah, para pelaku usaha dan masyarakat. Untuk merealisasikan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan tersebut maka PT. Perkebunan Nusantara VII (Persero) menerapkan program CSR yaitu salah satu nya Program kemitraan, kedermawanan, pembangunan , keagamaan pelestarian lingkungan dan lain-lain yang menjadi salah satu cara perusahaan untuk menaikkan citra perusahaan dan akan menjadi nilai tambah atau suatu keunggulan perusahaan dalam menghadapi persaingan dalam dunia industri. Metode penelitian ini adalah penelitian hukum empiris. Hasil penelitian menunjukan bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan belum terlaksana secara efektif terutama dibidang kesehatan (Perusahaan membuang limbah disungai Andalas), dibidang pendidikan (Perusahaan tidak memberikan beasiswa), dibidang lingkungan ( Jalan yang rusak). Kata kunci: Tanggung Jawab Sosial, PTPN VI
Speech Recognation Pada Pola Warna Dasar Merah Kuning Hijau Dengan Implementasi Sdk 5.1
Sound can not propagate in space vacuum . These sound waves have valleys and hills , valleys and hills of the fruit will result in one cycle or period . This cycle takes place repeatedly , leading to the concept of frequency . Clearly , the frequency is the number of cycles that occur in one second . The unit of frequency is Hertz , abbreviated Hz . Color can provide powerful information for object recognition . A simple real scheme and identification of matching the image based on the color histogram as proposed by Swain and Ballard . From this study, the authors onclude that the Speech SDK 5.1 is less able to recognize intonation delivered with a level of accuracy that is obtained is average success of 75 % + 65 % + 90 % = 230 % , 230 % / 3 = 76.67 % .Keyword: Sound, Color, Recoginito
IMPLEMENTASI ALGORITMA NAZIEF-ADRIANI PADA FITUR TEBAK KATA DI WEB EDUKASI BAHASA INDONESIA
Salah satu aturan atau tata bahasa Bahasa Indonesia yang harus diketahui adalah mengenai pengenalan kata dasar dan kata berimbuhan. Dalam bidang komputasi, salah satu algoritma yang dikembangkan dan berhubungan dengan aspek kata dasar dan kata berimbuhan Bahasa Indonesia adalah algoritma Nazief-Adriani. Metodologi penelitian terdiri dari 5 tahap yaitu pengumpulan data, analisis, desain, implementasi dan penulisan laporan. Implementasi algoritma Nazief-Adriani dilakukan pada fitur permainan tebak kata yang digunakan untuk menebak kata dasar dari imbuhan yang ada. Sebagai hasil penelitian, algoritma Nazief-Adriani berhasil diimplementasikan dan diuji coba untuk beberapa kata imbuhan (pelatihan, pendidikan dan menghasilkan) pada permainan tebak kata dasar di Web Edukasi Bahasa Indonesia dengan baik namun kekurangan dari algoritma Nazief-Adriani adalah belum mampunya untuk mendeteksi dan menghapus afiks-infiks atau imbuhan tengah/sisipan