E-Jurnal Universitas Kebangsaan
Not a member yet
    861 research outputs found

    IDENTIFIKASI JALUR PEDESTRIAN DI SEPANJANG KORIDOR JALAN CIBADAK KOTA BANDUNG

    Get PDF
    Abstract:. Along the street, Cibadak is lined with shops that sell various kinds of needs, ranging from kitchen needs, shop needs, bathroom needs, paper needs, baby clothes needs, school supplies, children's toys, plastic, office stationery and even knick-knacks for the wedding ceremony there. If Cibadak Road wants to be a central trade tool - equipment needs, there must be a change in the arrangement of the road corridor so that visitors feel comfortable to walk in the pedestrian area. while the structuring target is on pedestrian arrangement and parking area on the road. why is this because the Cibadak road area has always been a shopping center for necessities, and this is the potential for a city to increase revenue in the micro business sector, this arrangement aims to apply the pedestrian mall concept principle, then the pedestrian mall type that can be applied to The Cibadak road area is a full pedestrian mall type. The application of the full pedestrian mall is focused on improving and improving the identity and quality of the Road Area through Pedestrian rearrangement and parking areas.Keyword: Pedestrian, corridor, land useAbstrak: Di sepanjang jalan Cibadak ini berjajar toko-toko yang menjual berbagai macam kebutuhan, mulai dari kebutuhan dapur, kebutuhan warung, kebutuhan kamar mandi, kebutuhan kertas, kebutuhan pakaian bayi, perlengkapan sekolah, mainan anak, plastik, alat tulis kantor dan bahkan pernak-pernik untuk seserahan pernikahan ada di sana. Jika Jalan Cibadak Ingin Menjadi sentral perdangangan alat - alat kebutuhan maka haruslah ada perubahan pada penataan koridor jalan supaya pengunjung merasa nyaman untuk berjalan di area pedestrian. adapun sasaran penataan adalah pada penataan pedestrian dan area parkir pada jalan mengapa demikian karena area jalan cibadak sejak dulu memang menjadi pusat perbelanjaan alat - alat kebutuhan,dan ini adalah potensi bagi sebuah kota untuk meningkatkan pendapatan dalam bidang usaha mikro, penataan ini bertujuan untuk penerapan Prinsip konsep pedestrian mall, maka tipe pedestrian mall yang dapat diterapkan pada Area jalan cibadak adalah tipe full pedestrian mall. Penerapan full pedestrian mall ini Difokuskan pada perbaikan dan peningkatan identitas dan kualitas Area Jalan melalui penataan ulang Pedestrian dan area parkir.Kata Kunci: Pedestrian, Koridor, tata guna laha

    PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM UPAYA PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DI KELURAHAN ADANG, KECAMATAN ALOR BARAT LAUT, KABUPATEN ALOR

    Get PDF
    Partisipasi masyarakat dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kelurahan Adang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana partisipasi masyarakat, faktor penghambat partisipasi masyarakat dan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kelurahan Adang Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian adalah partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan evaluasi, faktor penghambat internal dan eksternal, serta strategi meningkatkan faktor penghambat tersebut (internal dan Ekstrnal). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari reduksi data, display/penyajian data dan kesimpulan/verifikasi dan serta menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi masyarakat dikelurahan adang tergolong masih rendah karena tidak tidak semua masyarakat berperan dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan evaluasi dalam konteks upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan. Faktor penghambat partisipasi internal berupa variabel sosial budaya, Kondisi alam, Lahan dan Manajemen, sedangkan faktor penghambat eksternal meliputi variabel Lingkungan sumber daya alam dan kondisi alam dan lahan (berbeda diminsinya dengan faktor internal). Upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dapat dilakukan dengan strategi PROGRESIF, artinya masyarakat kelurahan Adang sudah siap untuk lebih maju lagi dalam berpartisipasi dengan melakukan kombinasi antara kekuatan dan peluang yang dimiliki oleh masyarakat kelurahan Adang. Kata Kunci : Partisipasi, Upaya perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,  Kelurahan Adan

    Implementation of Smart Co-Housing Concept in Middle-Aged Adult Community in Indonesia

    Get PDF
    ABSTRACT : The population of productive age will reach 70% in 2020-2030, while the remaining 30% is unproductive population (under 15 years and above 65 years). The increasing number of population will affect on increasing housing needs, whereas if viewed from the availability of land, it will be difficult to realize a private housing that will required land is large enough for each family. When faced with other phenomena, the productive age composition is filled by a year old aged of 35-60 years and dominated by a millennials generation. This generation is very open and accustomed to the use of technology in daily life. The proximity of millennial generation with technology will revolutionize the way of human life, especially how to settle to influence the growth of housing and urban in indonesia. Therefore, with regard to the problem of increasing housing needs due to the explosion of population in Indonesia, if faced with demands of technological demand as a lifestyle of millennials, the concept of ' smart co-housing ' which is the concept of a decent and integrated residential housing that can consist of several families. Smart co-housing contains two concepts of house concept, which are smart house and shared house. Smart house is a concept of houses that apply technology application and directed into the eco-friendly housing because there is control of energy consumption. Meanwhile, house sharing is a residential concept combining of multiple families with the sharing of private and public spaces as a communal spaces. This research uses a descriptive method that examines the concept of smart co-housing to make a description of the concept systematically later compared to similar phenomena that have occurred in other countries (comparative study) to determine the potential and challenge of the implications of this housing concept in Indonesia. The results of this study indicate that the smart co-housing concept can be applied in Indonesia as a solution of increasing housing needs for millennials in middle adulthood, in terms of economic, social, and environmental aspects.Keywords : Demographic bonuses, co-housing, middle-aged adult, smart housin

    EASY ACCESS TO PUBLIC TRANSPORTATION FOR SUSTAINABLE SITE DEVELOPMENT, ACASE STUDY OF UNISULLA KALIGAWE SEMARANG

    Get PDF
    Abstract: Global warming issue generates some sustainable-oriented actions aiming at protecting and improving environment quality. Air pollution caused by vehicles is one of the causes of global warming. Sustainability can be started in academic phase, such as campus environment, landscape, and buildings. This paper aims at explaining the sustainable development in Sultan Agung Islamic University (UNISSULA) and especially in its sustainable site development. Method used for this paper is qualitative case study that is suitable to answers questions about how and why. Case study requires a collection of site’s data as much as possible before being analyzed based on relevant theories. The result of this paper suggested the applications of sustainable site development in a campus ground especially with an easy access public transportation for Islamic campus and with Islamic values within.Keyword: Campus Ground, Site Development, Sustainable Architecture Abstrak: Isu pemanasan global menyebabkan beberapa aksi keberlanjutan yang pada dasarnya bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas lingkungan. Polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor adalah merupakan salah satu penyebab pemanasan global. Keberlanjutan dapat dimulai dari tingkat akademisi, seperti lingkungan kampus, lansekap, dan bangunan-bangunannya. Paper ini bertujuan untuk menjelaskan pembangunan keberlanjutan di Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) dan khususnya pada bagian pembanguan site yang berkelanjutan. Metode yang digunakan untuk paper ini adalah kualitatif studi kasus yang dinilai cocok untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana dan mengapa. Studi kasus membutuhkan pengumpulan data dari site sebanyak mungkin sebelum dianalisa berdasarkan teori yang berhubungan. Hasil dari paper ini dapat menjelaskan pembangunan site yang berkelanjutan terutama pada kemudahan mengakses transportasi umum pada kampus Islam dan dilengkapi dengan nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya.Kata Kunci: Kampus, Site Berkelanjutan, Arsitektur Berkelanjuta

    KAJIAN FASILITAS UMUM DESA MOROSARI DEMAK

    Get PDF
    Abstract: Life's demands continue together with deteriorating natural conditions cause the community adjust its "space" which is exacerbated by the low economic conditions that occur in Morosari Demak Village.  Several public facilities in Morosari such as schools and health centers were available even though the conditions were not feasible. The study of this facility considered important regarding Morosari known as a marine tourism village, but in reality the village's maritime potential has not been well managed.This village has a funeral of an Islamic religious leader who is located in the middle of the waters that used to be land.  This is what drives the need for public facilities which can accommodate the needs of the community and visitors who make pilgrimages in Morosari Village as an aspect to support the needs and survival of the Morosari Village community where pilgrimage tourism can be one of the village's income sources.The method used is qualitative which uses field conditions (natural) as data then explores through various observations such as data collection, photographing, interviewing and observing.  The purpose of this study is to find out the most important facility needs to begin the design of the development of the Morosari village area.From this research, it was concluded that the first public facility needs developed by the Morosari Village community were focused on the problems of road infrastructure.  Then being followed by the needs of other public facilities such as schools, health facilities that are supported by a good drainage system and distribution of clean water, Morosari Village will become a good marine tourism village.Keyword: Morosari, Public Facilities, Infrastructure Design Abstrak: Tuntutan hidup yang terus berlangsung beriringan dengan memburuknya kondisi alam yang membuat masyarakat menyesuaikan “ruangâ€nya yang diperburuk dengan keadaan perekonomian yang rendah terjadi pada Desa Morosari Demak. Pada Desa Morosari beberapa fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas sudah tersedia walaupun kondisinya yang kurang layak. Kajian mengenai fasilitas ini sangat penting berkaitan dengan sebutan Desa Morosari sebagai desa wisata bahari, namun kenyataannya potensi bahari desa ini belum di kelola dengan baik.Desa ini memiliki pemakaman seorang tokoh agama Islam yang letaknya di tengah perairan yang dulunya merupakan daratan. Hal inilah yang mendorong untuk menganalisa kebutuhan akan fasilitas umum yang dapat mengakomodir kebutuhan masyarakat dan pengunjung yang melakukan ziarah di Desa Morosari sebagai salah satu aspek untuk menunjang kebutuhan dan keberlangsungan hidup masyarakat Desa Morosari yang dimana wisata ziarah dapat menjadi salah satu sumber pendapatan desa ini.Metode yang digunakan adalah kualitatif yang menggunakan kondisi lapangan (alami) sebagai data kemudan menggalinya melalui berbagai observasi, yaitu mendata, memotret, wawancara dan mengamati. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebutuhan fasilitas yang terpenting untuk memulai perancangan pengembangan Kawasan desa Morosari.Dari penelitian ini didapatkan kesimpulan yaitu, kebutuhan fasilitas umum yang pertama dikembangkan oleh masyarakat Desa Morosari baiknya menitik beratkan pada permasalahan infrastruktur jalan. Adapun diikuti oleh kebutuhan fasilitas umum lainnya seperti sekolah, fasilitas kesehatan yang didukung dengan sistem pembuangan serta distribusi air bersih yang baik dengan begini maka Desa Morosari akan menjadi desa wisata Bahari yang baik.Kata Kunci: Desa Morosari, Fasilitas Umum, Perancangan infrastruktu

    AKTIVITAS WISATA RELIGI DALAM PERUBAHAN PERMUKIMAN DI KAWASAN BERSEJARAH MENARA KUDUS

    Get PDF
    Abstract: Menara Kudus area is a settlement of urban villages that has own characteristics and urban embryo of Kudus city. Many traditional houses and ancient buildings can be found in there as a historical area. But, Menara Kudus area continues to develop into a religious tourism area that makes the process changes physically and non-physically. The purpose of this study is to find out what changes occur in Menara Kudus area and the underlying factors. A research method is qualitative explorative with informants as the main resource and uses purposive observation to sample selection. The results of this study indicate a public response to new activities by utilizing residential houses and their residential environment as business space in supporting religious tourism activities. The factors behind the change are increasing the number of visitors, the needs of tourist facilities, type of business space, and orientation of buildings following tourist routes. These changes have an impact on changes in the economy of society, lifestyle, and social society in the Menara Kudus area. But tourism activities are able to maintain the culture and traditions community because it is an interest in tourist visits.Keyword: changes, settlement, houses, religious tourism, historical area, Menara Kudus area.Abstrak: Kawasan Menara Kudus merupakan sebuah permukiman masyarakat kampung kota yang memiliki ciri khas tersendiri dan cikal bakal berdirinya kota Kudus. Banyak rumah-rumah tradisional dan bangunan kuno masih dapat ditemukan disana sehingga ditetapkan sebagai kawasan bersejarah. Namun sebagai kawasan permukiman kawasan Menara Kudus terus berkembang menjadi kawasan wisata religi sehingga mengalami proses perubahan secara fisik maupun non fisik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi di kawasan Menara Kudus dan faktor yang melatarbelakanginya. Metode penelitian ini adalah kualitatif yang digali secara eksploratif dengan informan sebagai narasumber utama dan menggunakan pemilihan sampel amatan secara purposive. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya respon masyarakat terhadap aktivitas baru dengan memanfaatkan ruang rumah tinggal dan lingkungan permukiman mereka sebagai ruang usaha dalam mendukung aktivitas wisata religi. Faktor yang melatarbelakangi perubahan tersebut adalah adanya faktor peningkatan jumlah pengunjung, kebutuhan fasilitas wisata, perubahan jenis usaha yang dimiliki, dan perubahan arah orientasi bangunan mengikuti akses jalur wisata. Perubahan tersebut berdampak pada perubahan perekonomian masyarakat, gaya hidup, dan sosial kemasyarakatan di kawasan Menara Kudus. Namun aktivitas wisata religi mampu mempertahankan budaya dan tradisi adat istiadat leluhur karena menjadi minat bagi kunjungan wisatawan.Kata Kunci: perubahan, permukiman, rumah tinggal, wisata religi, kawasan bersejarah, kawasan Menara Kudus

    MENGIDENTIFIKASI VARIABEL KONSEP TAMAN RAMAH DIFABEL Studi Kasus : Taman Nostalgia Kota Kupang

    Get PDF
    Abstract: Nostalgia Park is one of the efforts of the City of Kupang in fostering the enthusiasm of all City residents to create a culture of planting. The presence of this park is also the only park that has become a public space in the city of Kupang. The function of the City's public space is as a place for citizens to release the boredom of routine in life in the Cities. This place is not accessed by only a group of City residents, but it can be accessed as a whole including people with disabilities who have special abilities. In this study, researchers wanted to identify facilities and accessibility based on universal design principles as a variable concept of a park that is difable-friendly in Nostalgia parks. The method used is descriptive qualitative and then compared the existing data with the literature to determine the strengths and weaknesses of the facilities and accessibility of the Nostalgia park. The results of the analysis found that out of the 6 variable variables of the diffable-friendly concept there are 5 variables that have been applied to the Nostalgia park, but still do not meet the standard of application that is accessible and 1 variable that is not yet available at all.Key words: Variables, Park Concept, Diffable FriendlyAbstrak: Taman Nostalgia adalah salah satu upaya pemerintah Kota Kupang dalam  menumbuhkan semangat seluruh warga Kota untuk menciptakan budaya menanam. Kehadiran taman ini juga menjadi satu-satunya taman yang menjadi ruang publik di Kota Kupang. Fungsi dari ruang publik Kota adalah sebagai tempat bagi  warga masyarakat untuk melepaskan kebosanan akan rutinitas dalam kehidupan di Kota-Kota. Tempat ini tidak diakses oleh sekelompok warga Kota saja, tetapi dapat di akses secara menyeluruh termasuk kaum difabel yang memiliki kemampuan khusus. Dalam kajian ini, peneliti ingin mengidentifikasi fasilitas dan aksesibilitas berdasarkan prinsip desain universal sebagai variabel konsep taman yang ramah difabel pada taman Nostalgia. Metode yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif kemudian dikomparasikan data yang ada dengan literatur untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan fasilitas dan aksesibilitas taman Nostalgia. Hasil analisis ditemukan bahwa dari 6 variabel konsep ramah difabel terdapat 5 variabel yang sudah diterapkan pada taman Nostalgia, namun masih belum memenuhi standar penerapan yang aksesibel dan 1 variabel yang belum tersedia sama sekali.Kata kunci : Variabel, Konsep taman, Ramah difabel

    PENGARUH VARIASI DIMENSI & PENGELOMPOKAN BUKAAN TERHADAP PERGERAKAN DAN KECEPATAN ANGIN DI DALAM GEDUNG KANTOR (OPENPLAN LAYOUT)

    Get PDF
    Abstract: Implementation of cross ventilation in highrise office building will face wind speed problem due to differences in elevation and system capabilities in creating wind distribution in the room. This paper examines the influence of apertures with configured distance on building facades against wind speed and wind flow distribution. It generated by using computational fluid dynamics. Performance of cross ventilation in hipotetical models were tested using calculation model k-e RNG. Enlarge the apertures dimension up to 40% window to wall ratio increase wind velocity in building without decrease wind distribution quality. Apertures with equal distance create good distribution of wind of up to 85% depth of building.Keyword: cross ventilation, tropical, cooling effect                                                                           Abstrak: Implementasi ventilasi silang di gedung kantor bertingkat akan menghadapi masalah kecepatan angin karena perbedaan ketinggian dan kemampuan sistem dalam menciptakan distribusi angin di ruangan. Penelitian ini meneliti pengaruh celah dengan jarak yang dikonfigurasi pada fasad bangunan terhadap kecepatan angin dan distribusi aliran angin. Penelitian dilakukan dengan menggunakan software CFD (computatuonal Fluid Dynamics). Kinerja ventilasi silang dalam model hipotetis diuji menggunakan model perhitungan k-e RNG. Simulasi menunjukkan, memperbesar dimensi lubang hingga rasio jendela ke dinding 40% meningkatkan kecepatan angin di gedung tanpa menurunkan pemerataan distribusi angin. Lubang dengan jarak yang sama membuat distribusi angin yang baik hingga 85% kedalaman bangunan.Kata Kunci: ventilasi silang, tropis, efek pendingina

    KOMUNIKASI DAN IDENTITAS KULTURAL REMAJA SUKU DAWAN DI KOTA KUPANG, TIMOR BARAT, NUSA TENGGARA TIMUR

    Get PDF
    Abstract: The purpose of this research is to identify and descripting Dawan ethnic group teenager from the rural area of South Timor Tengah regency to communicate as the part of identity conservation and development when enrolling high school or working in Kupang City. Identification and description include how they’re communicating and using traditional words, daily habits, and using social media as communication forum with the fellow Dawan ethnic group. This research method is using qualitative approach with case study. Selected observation technique, unstructured interview is utilized for data collecting. Post-teenager ethnical background interacting with the different ethnical group could shift and change their original ethnical identity. Keywords: cultural identity, dawan ethnic group, teenager, communicationAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan  remaja Suku Dawan yang berasal dari  pedalaman Kabupaten Timor Tengah Selatan dalam berkomunikasi sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan identitas kulturalnya saat mereka menempuh sekolah lanjutan maupun bekerja di Kota Kupang. Identifikasi dan deskripsi meliputi bagaimana mereka : berbahasa dan menggunakan kata-kata, beradat kebiasaan sehari-hari dan  menggunakan media sosial sebagai forum komunikasi dengan sesama dari suku  dan daerah yang sama. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi terseleksi, wawancara tak terstruktur. Latar budaya etnik setelah remaja tersebut bersentuhan dengan etnik yang berbeda dan membawa pergeseran dalam identitas budaya.Keywords : identitas kultural, Suku Dawan, remaja, komunikasi

    SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM KONSULTASI MEMBER UNTUK PENCAPAIAN MENJADI LEADER PADA SUATU PERUSAHAAN SWASTA NASIONAL

    Get PDF
    Abstract: This journal describes the Development of a Consultation Member to achieve becoming a Leader in a National Private Company, which is a Case Study that needs to be addressed. Available Websites can be used for all members and leaders to update every day all activities, products, network development, and company activities as well as member bonus payments. The shortcomings of the system owned by the company is that there is no facility in making decisions for members to become a leader at PT. Melia Sejahtera which is a private company. This facility is needed, because many members do not understand and do not understand how to make decisions in running their business at PT. Melia Sehat Sejahtera. So from the description above in this Journal, there needs to be an explanation to be used as a rest and explanation For the person invol vedinit.To support the members in improving their achievements,become a leader (leader), it is necessary to have a support facility for decision on the website, namely in the form of a decision support system (SPK). SPK is a method that can be done for decision making in assessing, choosing and making a decision for a decision making Decision Support System or Decision Support System (SPK), generally defined as a system that is able to provide both the ability of problem solving ability and communication ability to semi-structured problem. Specifically. SPK is defined as a system that supports the work of a manager in solving semi-structured problems by providing information or proposal stoward scertain decisions.For the alternative to get the maximum decision alternatives, the members will choose the conditions according to the actual situation, so they will get an alternative decision for the members to reach and become leaders. Besides that it can spur work morale that is supported by the ability, and a satisfying work position for the Employees, soas to achieve the optimal target. Keywords: Decision Support Systems (SPK), Problems, Members, Leaders. Abstrak: Jurnal ini menjelaskan tentang Pengembangan Konsultasi Member untuk mencapai menjadi Leader di Perusahaan Swasta Nasional, yang merupakan Studi Kasus yang perlu ditangani. WebSite yang sudah tersedia dapat dipergunakan bagi seluruh member dan leader-nya dalam meng-update setiap hari seluruh aktivitas, produk, pengembangan jaringan, dan kegiatan-kegiatan perusahaan serta pembayaran bonus member. Adapun kekurangan dari Sistem yang dipakai oleh perusahaan adalah belum adanya fasilitas dalam pengambilan keputusan untuk member menjadi seorang leader di PT. Melia Sejahtera yang merupakan suatu Perusahaan swasta. Fasilitas ini diperlukan, karena banyak member yang kurang mengerti serta kurang paham bagaimana mengambil keputusan dalam menjalankan bisnisnya pada PT.Melia Sejahtera tersebut. Maka dari uraian diatas dalam Jurnal ini perlu adanya penjelasan untuk dijadikan sandaran dan penjelasan bagi orang yang terlibat si dalamnya. Untuk menunjang member dalam meningkatkan prestasinya, sehingga bisa menjadi seorang leader (pemimpin), maka diperlukanlah sebuah fasilitas pendukung kuputusan dalam website, yaitu berupa sistem pendukung keputusan (SPK). SPK merupakan metode yang bisa dilakukan untuk menentukan keputusan saat menilai, memilih dan menjadikan sebuah keputusan untuk sebuah pengambilan Sistem Pendukung Keputusan (SPK), secara umum didefinisikan sebagai sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan baik kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah semi-terstruktur. Secara khusus, SPK didefinisikan sebagai sebuah sistem yang mendukung kerja seorang manajer maupun sekelompok manajer. Untuk memperoleh alternatif keputusan dengan maksimal, maka diusahakan bagi member memilih keadaan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, maka akan memperoleh alternatif keputusan untuk member dalam mencapai dan menjadi leader. Disamping itu dapat memacu semangat kerja yang didukung dengan kemampuan, dan posisi kerja yang memuaskan bagi Karyawan, sehingga dapat mencapai target optimal. Kata kunci : Decision Support System (DSS), Masalah, Member, Leader

    759

    full texts

    861

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Kebangsaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇