E-Jurnal Universitas Kebangsaan
Not a member yet
    861 research outputs found

    Penerapan Arsitektur Multisensori pada Perancangan Pusat Wisata Gastronomi Tradisional Bali

    Get PDF
    Abstract: The rapid growth of global culinary tourism and its significant contribution to Indonesia's creative economy have driven the design of the Bali Traditional Gastronomy Tourism Center to address the lack of local culinary options in key tourist areas like Canggu, Seminyak, and Kuta. This project aims to formulate specifications, concepts, and a spatial program using a multisensory architectural approach, supported by methods such as observation, comparative studies, and literature reviews. Based on a concept focused on recreational, innovative, and educational experiences, the design specifies a total building area of 5,658.06 m², which includes a restaurant, a cooking class, and a gallery, strategically located on Jalan Sunset Road, Seminyak, with a site area of 13,640 m². The design concept applies a radial circulation pattern, the Balinese architectural concept of natah, and the use of softscape and hardscape elements to enrich the sensory experience, ultimately creating an innovative, informative, and engaging culinary destination for visitors. Keyword: Bali Traditional Gastronomy Tourism, Multisensory Architecture, Innovative Experience. Abstrak: Pertumbuhan pesat pariwisata kuliner global dan kontribusinya yang signifikan terhadap ekonomi kreatif di Indonesia mendorong perancangan Pusat Wisata Gastronomi Tradisional Bali untuk mengatasi minimnya kuliner lokal di area wisata utama seperti Canggu,Seminyak, dan Kuta. Perancangan ini bertujuan merumuskan spesifikasi, konsep, dan program ruang dengan pendekatan arsitektur multisensori, didukung oleh metode observasi, studi banding, dan studi literatur. Dengan konsep yang berfokus pada pengalaman rekreatif, inovatif, dan edukatif, perancangan ini merumuskan total luas bangunan 5.658,06 m² yang mencakup restoran, cooking class, dan galeri, yang berlokasi strategis di Jalan Sunset Road, Seminyak, dengan luas tapak 13.640 m². Konsep perancangan menerapkan sirkulasi radial, serta konsep natah pada arsitektur Bali, serta penggunaan elemen softscape dan hardscape untuk memperkaya pengalaman indrawi, menciptakan destinasi wisata kuliner yang inovatif, informatif, dan menarik bagi pengunjung.  Kata Kunci: Pariwisata Gastronomi Tradisional Bali, Arsitektur Multisensori, Pengalaman Inovatif.Pertumbuhan pesat pariwisata kuliner global dan kontribusinya yang signifikan terhadap ekonomi kreatif di Indonesia mendorong perancangan Pusat Wisata Gastronomi Tradisional Bali untuk mengatasi minimnya kuliner lokal di area wisata utama seperti Canggu, Seminyak, dan Kuta. Perancangan ini bertujuan merumuskan spesifikasi, konsep, dan program ruang dengan pendekatan arsitektur multisensori, didukung oleh metode observasi, studi banding, dan studi literatur. Dengan konsep yang berfokus pada pengalaman rekreatif, inovatif, dan edukatif, perancangan ini merumuskan total luas bangunan 5.658,06 m² yang mencakup restoran, cooking class, dan galeri, yang berlokasi strategis di Jalan Sunset Road, Seminyak, dengan luas tapak 13.640 m². Konsep perancangan menerapkan sirkulasi radial, serta konsep natah pada arsitektur Bali, serta penggunaan elemen softscape dan hardscape untuk memperkaya pengalaman indrawi, menciptakan destinasi wisata kuliner yang inovatif, informatif, dan menarik bagi pengunjung

    MEKANISME DAN IMPLEMENTASI BIOREMEDIASI BERBASIS MIKROORGANISME UNTUK PEMULIHAN LAHAN TERCEMAR LIMBAH INDUSTRI

    Get PDF
    Bioremediasi merupakan teknologi restorasi lingkungan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan atau mentransformasi senyawa pencemar menjadi senyawa anorganik tidak berbahaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji mekanisme detoksifikasi mikroba serta strategi implementasi pada lahan industri tercemar. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur kritis terhadap data teknis dan studi kasus relevan. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi sangat bergantung pada optimalisasi biostimulasi khususnya parameter pH (rentang 6.0–8.0), suhu mesofilik (25°C–40°C), dan rasio C:N:P  seimbang (misalnya 100:10:1). Studi kasus di Indonesia menunjukkan penambahan biokompos secara drastis meningkatkan efisiensi degradasi TPH; sebanyak 165,79 Kg TPH berhasil dihilangkan dari 2565 m3 tanah dalam 150 hari. Untuk polutan logam berat, mekanisme biosorpsi oleh fungi indigenus seperti Aspergillus flavus menunjukkan potensi besar. Arah masa depan riset berfokus pada bioremediasi presisi melalui integrasi teknik 'omik' dan ekologi sintetik untuk merancang konsorsium mikroba yang resilien terhadap tantangan lingkungan heterogenBioremediasi merupakan teknologi restorasi lingkungan yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menguraikan atau mentransformasi senyawa pencemar menjadi senyawa anorganik tidak berbahaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji mekanisme detoksifikasi mikroba serta strategi implementasi pada lahan industri tercemar. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur kritis terhadap data teknis dan studi kasus relevan. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi sangat bergantung pada optimalisasi biostimulasi khususnya parameter pH (rentang 6.0–8.0), suhu mesofilik (25°C–40°C), dan rasio C:N:P  seimbang (misalnya 100:10:1). Studi kasus di Indonesia menunjukkan penambahan biokompos secara drastis meningkatkan efisiensi degradasi TPH; sebanyak 165,79 Kg TPH berhasil dihilangkan dari 2565 m3 tanah dalam 150 hari. Untuk polutan logam berat, mekanisme biosorpsi oleh fungi indigenus seperti Aspergillus flavus menunjukkan potensi besar. Arah masa depan riset berfokus pada bioremediasi presisi melalui integrasi teknik 'omik' dan ekologi sintetik untuk merancang konsorsium mikroba yang resilien terhadap tantangan lingkungan heteroge

    Analisis Pemanfaatan Larva Black Soldier Fly sebagai Agen Biokonversi Sampah Organik di Desa Sayati

    Get PDF
    Pengelolaan sampah organik di wilayah perkotaan, termasuk Desa Sayati, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan akibat tingginya volume sampah dan keterbatasan sistem pengangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi larva Black Soldier Fly (BSF) dalam mereduksi Sampah Organik di RW 09 Desa Sayati serta mengukur hasil reduksi BSF. Data timbulan sampah diperoleh dari 20 rumah tangga dan 1 pedagang jus selama 7 hari. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan dua jenis pakan: campuran sampah dapur dan sampah buah-buahan. Hasil menunjukkan bahwa pakan campuran sampah dapur menghasilkan reduksi sampah terbaik dengan rata-rata 0,76 kg/hari, WRI 76%, survival rate (SR) 82,25% dan ECD 77,4%. Sebaliknya, pakan buah-buahan menghasilkan reduksi yang lebih rendah, yaitu 0,41 kg/hari, WRI 41%, SR 26% ECD 22,7%. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dan kadar air pada pakan. Kesimpulannya, jenis pakan sangat memengaruhi keberhasilan biokonversi sampah menggunakan larva BSF, dengan pakan bergizi seimbang mendukung pertumbuhan optimal larva dan meningkatkan efektivitas pengolahan sampah organik.Pengelolaan sampah organik di wilayah perkotaan, termasuk Desa Sayati, Kabupaten Bandung, menghadapi tantangan akibat tingginya volume sampah dan keterbatasan sistem pengangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi larva Black Soldier Fly (BSF) dalam mereduksi Sampah Organik di RW 09 Desa Sayati serta mengukur hasil reduksi BSF. Data timbulan sampah diperoleh dari 20 rumah tangga dan 1 pedagang jus selama 7 hari. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan dua jenis pakan: campuran sampah dapur dan sampah buah-buahan. Hasil menunjukkan bahwa pakan campuran sampah dapur menghasilkan reduksi sampah terbaik dengan rata-rata 0,76 kg/hari, WRI 76%, survival rate (SR) 82,25% dan ECD 77,4%. Sebaliknya, pakan buah-buahan menghasilkan reduksi yang lebih rendah, yaitu 0,41 kg/hari, WRI 41%, SR 26% ECD 22,7%. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kandungan nutrisi dan kadar air pada pakan. Kesimpulannya, jenis pakan sangat memengaruhi keberhasilan biokonversi sampah menggunakan larva BSF, dengan pakan bergizi seimbang mendukung pertumbuhan optimal larva dan meningkatkan efektivitas pengolahan sampah organik

    MEMBIDIK PRESTASI FISIKA: SINERGI KAMPUS DAN SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN GENERASI JUARA SAINS

    Get PDF
    This community service program aimed to introduce high school students to the concept of physics olympiads as an effort to foster motivation and interest in scientific competition. The activity, titled “Targeting Physics Achievement: Pre-Olympiad Initiation for a Generation of Champions,” was conducted at SMA Negeri 2 Padalarang, West Bandung Regency, involving 50 students from the science track of grade XI. The implementation employed a participatory and interactive approach through academic lectures, guided problem-solving sessions, and group discussions facilitated by lecturers and students from the Physics Department of UKRI. Evaluation was carried out using a diagnostic pre-test and reflective questionnaire to identify participants’ initial understanding and perceptions of the activity. The results indicated that students gained new insights into the structure and scope of the physics olympiad and demonstrated increased enthusiasm and self-confidence to join future scientific competitions. The program also strengthened collaboration between UKRI and SMA Negeri 2 Padalarang through the signing of an Implementation of Arrangement (IA) for a follow-up physics olympiad mentoring program during the 2025/2026 academic year.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pengenalan awal tentang olimpiade fisika kepada siswa sekolah menengah sebagai upaya menumbuhkan motivasi dan minat berkompetisi di bidang sains. Kegiatan bertajuk “Membidik Prestasi Fisika: Inisiasi Pra-Olimpiade untuk Generasi Juara” dilaksanakan di SMA Negeri 2 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan 50 siswa kelas XI peminatan IPA. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan interaktif melalui ceramah akademik, latihan soal terpandu, serta diskusi kelompok yang difasilitasi oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Fisika UKRI. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test diagnostik dan kuesioner reflektif untuk mengetahui pemahaman awal serta persepsi peserta terhadap kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman baru tentang ruang lingkup olimpiade fisika, serta peningkatan minat dan kepercayaan diri untuk mengikuti kompetisi ilmiah. Kegiatan ini juga menghasilkan kerja sama berkelanjutan antara UKRI dan SMA Negeri 2 Padalarang melalui penandatanganan Implementation of Arrangement (IA) yang mencakup program bimbingan olimpiade selama tahun akademik 2025/2026

    ANALISIS PERBANDINGAN EFEKTIVITAS VEGETASI DAN NAUNGAN BUATAN DALAM MENINGKATKAN KENYAMANAN TERMAL RUANG TERBUKA KAMPUS

    Get PDF
    Abstract: Global warming and massive urbanization have created significant challenges in managing thermal comfort in campus open spaces, particularly in tropical climate regions. This research analyzes the comparative effectiveness of vegetation and artificial shading in improving thermal comfort in campus open spaces, with case studies in three different locations at Diponegoro University: S3 Garden (with artificial shading), S2 Garden (with dense vegetation), and Building A Front Garden (with minimal natural shading). Through a quantitative approach with 24-hour temperature and humidity observations, the research reveals significant differences in thermal performance across the three locations. The S2 Garden with dense vegetation demonstrates the best performance in creating balanced thermal comfort, maintaining an average temperature of 28.5°C with approximately 78% humidity through evapotranspiration processes. Meanwhile, artificial shading in the S3 Garden, although effective in controlling temperature increases up to 34.5°C, shows limitations in regulating humidity, which drops to 41.9% during daytime. The area with minimal shading experiences the most extreme conditions, with temperatures reaching 36.9°C and the largest humidity fluctuations. Research findings indicate that vegetation integration is the most effective strategy in creating sustainable thermal comfort in tropical campus environments, capable of combining temperature control and humidity regulation through natural processes. This research contributes to the development of design guidelines for thermally comfortable and sustainable campus open spaces. Keyword: Vegetation, Artificial Shading, Thermal Comfort, Campus Open Spaces, Abstrak: Pemanasan global dan urbanisasi yang masif telah menciptakan tantangan signifikan dalam pengelolaan kenyamanan termal di ruang terbuka kampus, terutama di kawasan beriklim tropis. Penelitian ini menganalisis perbandingan efektivitas antara vegetasi dan naungan buatan dalam meningkatkan kenyamanan termal di ruang terbuka kampus, dengan studi kasus di tiga lokasi berbeda di Universitas Diponegoro: Taman S3 (dengan naungan buatan), Taman S2 (dengan vegetasi padat), dan Taman Depan Gedung A (dengan naungan alami minim). Melalui pendekatan kuantitatif dengan pengamatan suhu dan kelembaban selama 24 jam, penelitian mengungkapkan perbedaan signifikan dalam kinerja termal di ketiga lokasi tersebut. Taman S2 dengan vegetasi padat menunjukkan kinerja terbaik dalam menciptakan kenyamanan termal yang seimbang, mampu mempertahankan suhu rata-rata 28,5°C dengan kelembaban sekitar 78% melalui proses evapotranspirasi. Sementara itu, naungan buatan di Taman S3, meskipun efektif dalam mengendalikan kenaikan suhu hingga 34,5°C, menunjukkan keterbatasan dalam mengatur kelembaban yang turun hingga 41,9% pada siang hari. Area dengan naungan minim mengalami kondisi paling ekstrem, dengan suhu mencapai 36,9°C dan fluktuasi kelembaban terbesar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi vegetasi merupakan strategi paling efektif dalam menciptakan kenyamanan termal berkelanjutan di lingkungan kampus tropis, mampu mengombinasikan pengendalian suhu dan pengaturan kelembaban melalui proses alami. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pedoman desain ruang terbuka kampus yang nyaman secara termal dan berkelanjutan. Kata Kunci: Vegetasi, Naungan Buatan, Kenyamanan Termal, Ruang Terbuka Kampus 

    INTEGRASI KESESUAIAN REGULASI DAN DESAIN ARSITEKTUR HOTEL PARKSIDE’S DI JALAN SEROJA KOTA PALEMBANG

    Get PDF
    Abstract: The development of Palembang City as one of the economic centers generated by business and tourism in South Sumatra requires infrastructure development by prioritizing spatial regulations by prioritizing sustainability aspects. This research also examines the integration between the architectural design of Parkside's Hotel on Jalan Lingkungan Seroja with the spatial regulations issued by KKPR from the RTRW and RDTR as a reference in order to ensure compliance with applicable regulations in Palembang city. The main focus is the aspects of safety, health, comfort, and convenience with attention to sustainability and harmony in the design of the Parkside's Hotel. The final results displayed assess and evaluate the integration between regulations and architectural design in the form of scoring from KKPR data, technical, field observations with points of land use, KLD, KDH RTNH, KDB, and GSB applied to the building make a positive contribution and provide useful recommendations for the development of spatial regulations, especially in hotel construction activities and other commercial buildings that exist and / or will be carried out in Palembang City, South Sumatra. Keyword: Architectural Design, Parkside's Hotel, Spatial Regulations, KKPR Abstrak: Perkembangan Kota Palembang seagai salah satu pusat ekonomi yang dihasilkan oleh bisnis dan pariwisata di Sumatera Selatan yang memerlukan pembangunan infrastruktur dengan mengedepankan regulasi tata ruang dengan mengedepankan aspek keberlanjutan. Penelitian ini juga mengkaji integrasi antara desain arsitektur Hotel Parkside’s di Jalan Lingkungan Seroja dengan regulasi tata ruang yang dikeluarkan KKPR dari RTRW dan RDTR sebagai acuan dalam untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku di kota Palembang. Fokus utama adalah yaitu aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan dengan memperhatikan keberlanjutan dan keserasian dalam desain Hotel Parkside’s tersebut. Hasil akhir yang ditampilkan menilai dan evaluasi intergrasi antara regulasi dan desain aristektur dalam bentuk Skoring dari data KKPR, Teknis, observasi lapangan dengan poin Peruntukan lahan, KLD, KDH RTNH, KDB, dan GSB yang diterapkan pada bangunan tersebut memberikan kontribusi positif serta memberikan rekomendasi yang berguna untuk pengembangan regulasi tata ruang terutama pada aktivitas pembangunan hotel dan bangunan-bangunan komersial lainnya yang ada dan/atau akan dilakukan di Kota Palembang Sumatera Selatan. Kata Kunci: Desain Arsitektur, Hotel Parkside’s, Reguasi Tata Ruang, KKP

    PENGARUH STRES MAHASISWA TERHADAP PREFERENSI PEMILIHAN RUANG RESTORATIF DI KAMPUS DAN LUAR KAMPUS

    Get PDF
    Abstract: University students often experience stress as a response to internal and external pressures. The levels of stress experienced by students vary, ranging from very mild to quite disruptive. To cope with stress, students engage in restorative activities in both on-campus and off-campus supportive environments. This study aims to understand how stress levels influence students' preferences for selecting restorative spaces in these two settings. Data were collected qualitatively using a grounded theory approach and analyzed descriptively using the Attention Restoration Theory (ART). A total of 53 ITB students participated in this study through snowball sampling. The results indicate that most of the stress experienced by ITB students is caused by academic pressure and intrapersonal issues. Students prefer spaces that offer a calm atmosphere to relieve stress, both within and outside the campus environment. However, the limited number of respondents renders the findings less significant for broader generalizations. Keywords: Student Stress Levels, Restorative Spaces, Attention Restoration Theory (ART) Abstrak: Mahasiswa sering mengalami stres sebagai respons terhadap tekanan internal maupun eksternal. Tingkat stres yang dialami mahasiswa beragam, mulai dari sangat ringan hingga cukup mengganggu. Untuk mengatasi stres, mahasiswa memanfaatkan ruang restoratif yang mendukung pemulihan, baik di dalam maupun di luar kampus. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana tingkat stres mempengaruhi preferensi mahasiswa dalam memilih ruang restoratif di kedua lingkungan tersebut. Data dikumpulkan secara kualitatif menggunakan pendekatan grounded theory dan dianalisis secara deskriptif berdasarkan teori pemulihan perhatian (Attention Restoration Theory/ART). Sebanyak 53 mahasiswa ITB berpartisipasi dalam penelitian ini melalui metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas stres mahasiswa ITB disebabkan oleh tekanan akademik dan masalah intrapersonal. Mahasiswa lebih cenderung memilih ruang yang menawarkan suasana tenang untuk meredakan stres, baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Namun, keterbatasan jumlah responden mengakibatkan hasil penelitian ini kurang signifikan untuk generalisasi yang lebih luas. Kata Kunci: Tingkat Stres Mahasiswa, Ruang Restoratif, Teori Pemulihan Perhatian (ART)

    DEKONSTRUKSI MATERIALISME : (ANALISIS ISI MEDIA GUBERNUR JABAR DALAM MENGEMBALIKAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN)

    Get PDF
    Materialism has taken root in the souls of modern agents. The irony is that in difficult living conditions, they are reluctant to admit that they are difficult. Hedonistic and have a life view that is contrary to the spirit and soul of the nation. For some people who apply this understanding, materialism is the main view. So, whatever they do must end in material. Without material, every activity will not run. Likewise, their concern for others has diminished. Sadly, this reality has been going on for decades and has not been a concern for previous leaders. So in this context, the Governor of West Java, Dedi Mulyadi, appeared by deconstructing the understanding that had long infiltrated the national ideology. Based on these conditions, the study aims to determine Dedi Mulyadi's steps in re-establishing local wisdom values ​​as a form of deconstruction of the materialist understanding that has infected the nation's citizens. Using a qualitative approach with a type of content analysis method, this study emphasizes data sourced from Dedi Mulyadi's content that is widely spread on online networks. The results show that Dedi Mulyadi's concrete steps are able to make people aware of the true nature and identity of this nation.Materialisme telah bersemayam dalam jiwa para agen berlaga modern. Ironisme yang terjadi, dalam kondisi hidup susah namun enggan untuk mengakui sulit. Bergaya hedon dan pandangan hidup bertolak belakang dengan semangat dan jiwa kebangsaan. Bagi sebagian kalangan yang menerapkan paham tersebut, materialisme sebagai pandangan utama. Sehingga, apapun yang diperbuatnya harus berujung pada materi. Tanpa materi setiap kegiatan tidak akan berjalan.  Begitupun kepeduliannya terhadap sesama sudah semakin menipis. Menyedihkan, realitas ini telah berjalan berpuluh tahun lamanya dan tidak menjadi concern para pemimpin-pemimpin sebelumnya. Maka dalam konteks inilah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi muncul dengan mendekonstruksi paham yang sudah lama menyusup masuk ke dalam ideologi kebangsaan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian bertujuan untuk mengetahui langkah Dedi Mulyadi dalam menegakkan kembali nilai-nilai kearifan lokal sebagai bentuk dekontruksi atas paham materialisme yang kadung menjangkiti warga bangsa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode analisis isi, penelitian ini menekankan pada data yang bersumberkan konten-konten Dedi Mulyadi yang tersebar luas di jaringan online. Hasilnya menunjukkan, langkah konkret Dedi Mulyadi mampu menyadarkan masyarakat pada hakikat dan jati diri sebenarnya dari bangsa ini

    Design of home control system prototype using Arduino uno microcontroller based on smartphone

    Get PDF
    Many facilities are designed automatically to help and facilitate human activities in managing the environment or room of the house in order to increase comfort, efficiency, and tighter security. And, if you want to avoid crime such as theft, robbery, and other criminal acts, as well as other calamities such as fire that can not be predicted by us. Based on these problems, of course it needs a control system that is able to help and facilitate human activities in managing and managing a house without having to do it manually or can be called an automatic home. Such as an automatic door lock tool, turn on the electric socket, turn on the lights automatically and the home security system and can also detect fires automatically. Which can be combined with mobile or smartphone technology. This information system development design uses the Object Oreinted approach and the Prototyping development method. Meanwhile, the application of the control system prototype uses an arduino uno microcontroller that uses the C programming language and App Inventor. From the results of testing this prototype is expected to help solve the problems faced by homes today

    PENDAMPINGAN PENGAJARAN BAHASA INGGRIS SISWA PAUD NURNAIMA CIBADAK KOTA BANDUNG

    Get PDF
    Bahasa Inggris harus diperkenalkan sejak dini kepada anak-anak agar tidak asing ketika berinteraksi dengan dunia di luar lingkungannya. Keuntungan mengenal apalagi menguasai akan menjadi keunggulan bagi-anak-anak untuk bergaul lebih jauh dalam mengenali dunianya. Bahasa Inggris selain menunjukkan penggunanya, juga menjadi asal tempat pengguna. Dengan pengetahuan ini, anak-anak akan mengetahui kaidah berbahasa Inggris yang benar dan dapat menyerap sejak dini simbol-simbol yang dinyatakan dalam aktivitas keseharian. Berdasarkan hal tersebut, Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen dan mahasiswa Sastra Inggris ini dilakukan, dengan maksud agar anak-anak Paud Nurmaima Cibadak Kota Bandung mampu memahami secara benar penggunaan bahasa Inggris melalui pendampingan pengajaran bahasa Inggris.Tujuan PKM untuk memberikan pengetahuan secara dini penggunaan bahasa Inggris kepada anak-anak PAUD, dengan menggunakan metode STAR (Situation, Task, Activity, Result). Melalui metode STAR ini dapat dilihat perkembangan lebih lanjut dari proses pendampingan pengajaran hingga terbentuknya pengetahuan anak-anak dalam memahami bahasa Inggris.  Hasil PkM adalah terbentuknya pemahaman dan pengetahuan dasar anak-anak mengenai simbol bahasa Inggris sehingga mengurangi kebingungannya dalam memahami lafal dan simbol yang berbeda dengan bahasa Ibu. &nbsp

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Jurnal Universitas Kebangsaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇