Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
    922 research outputs found

    EKTRAKSI FITUR MENGGUNAKAN DISCRETE WAVELET TRANSFORM DAN FULL NEIGHBOUR LOCAL BINARY PATTERN UNTUK KLASIFIKASI MAMMOGRAM

    Get PDF
    [Id]Local binary pattern adalah sebuah kode biner yang menggambarkan pola tekstur lokal. Hal ini dibangun dengan lingkungan batas dengan nilai abu-abu dari pusatnya. Local binary pattern tradisional memiliki beberapa kelemahan yakni varian terhadap rotasi dan pada saat proses thresholding pixel sensitif terhadap noise. Pada penelitian ini diusulkan sebuah metode ektraksi fitur baru untuk mengatasi masalah tersebut, metode tersebut disebut full neighbour local binary pattern (fnlbp). Metode ini nantinya akan dikombinasikan dengan discrete wavelet transform untuk ektraksi fitur dari citra mammogram dengan metode klasifikasi adalah Backpropagation Neural Network (BPNN). Berdasar ujicoba yang telah dilakukan metode usulan mendapatkan rata-rata akurasi yang lebih baik daripada metode local binary pattern tradisional baik yang dikombinasi dengan discrete wavelet transform ataupun tidak. Performa metode usulan full neighbour local binary pattern dapat menghasilkan akurasi yang sempurna yakni 100% baik pada saat menggunakan discrete wavelet transform ataupun tidak, sedangkan akurasi terendah yang didapat adalah 90.49%.Kata Kunci: Ekstraksi fitur, local binary pattern, wavelet, klasifikasi mammogram.[En]Traditional local binary pattern have some disadvantages which is a variant of the rotation and during the thresholding process the pixel is sensitive to noise. At this study the authors proposed a new method of features extraction to solve that problem and this method called full neighbor local binary pattern (fnlbp). This method will be combined with discrete wavelet transform to extract the features of the mammogram image and the classification method is Backpro- pagation Neural Network (BPNN). Based on experiments the result of proposed method in an average accuracy is better than traditional methods of local binary pattern which combined with discrete wavelet transform or not. The performance of the proposed method of full neighbor local binary pattern can produce perfect accuracy that is 100%, this accuracy is reached when using discrete wavelet transform or not, while the lowest accuracy obtained is 90.49%

    KAJIAN PENERAPAN EDI DALAM PENGELOLAAN RANTAI PASOKAN DI INDUSTRI MANUFAKTUR

    Get PDF
    [Id]Industri manufaktur merupakan jenis industri yang bisa dikatakan mustahil bisa berjalan tanpa keberadaan dan kolaborasi dengan industri-industri manufaktur lainnya. Sebuah perusahaan manufaktur tidak bisa dikatakan berperan sebagai produsen atau sebagai konsumen saja, karena perusahaan-perusahaan itu secara umum ikut berperan dalam kegiatan hulu hingga hilir dalam sistem manufaktur. Business to Business (B2B) adalah model perniagaan yang berlaku pada industri manufaktur. Perusahaan berkolaborasi membentuk rantai pasokan (supply chain) dan bersimbiosis untuk menjamin ketersediaan bahan baku dan ketersediaan pembeli dari hasil produksi mereka. Teknologi informasi dapat berperan penting dalam masalah pengelolaan informasi antar perusahaan dalam siklus rantai pasokan. Electronic Data Interchange (EDI) merupakan sebuah mekanisme pertukaran data secara elektronis antara pembeli dan penjual didalam sebuah siklus rantai pasokan. Didalam implementasinya, EDI diterjemahkan dalam beberapa model dan bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan partner rantai pasokannya, sehingga perlu ditemukan formulasi yang standar mengenai bagaimana EDI diterapkan secara umum di industri manufaktur global. Didalam paper ini, akan dilakukan kajian mengenai bagaimana EDI berperan dalam pengelolaan rantai pasokan di industri manufaktur beserta model EDI yang telah diterapkan. Sehingga didapatkan gambaran mengenai standarisasi dari EDI dalam industri manufaktur.[En]Manufacturing industry is a kind of industry that can be said to be impossible to run without existence and collaboration with other manufacturing industries. A manufacturing company can not be said to play a role as a producer or as a consumer, as they generally play a role in upstream to downstream activities in the manufacturing system. Business to Business (B2B) is a commercial model applicable to the manufacturing industry. The company collaborates to form a supply chain and is symbiotic to ensure the availability of raw materials and the availability of buyers from their produce. Information technology can play an important role in the problem of information management between firms in the supply chain cycle. Electronic Data Interchange (EDI) is an electronic data exchange mechanism between buyers and sellers within a supply chain cycle. In its implementation, EDI is translated into several models and forms tailored to the needs of the company and its supply chain partners, so there is a need to find a standardized formulation of how EDI is generally applied in the global manufacturing industry. In this paper, a review of how EDI will play a role in supply chain management in the manufacturing industry and the EDI model that has been implemented. So we get a picture about the standardization of EDI in the manufacturing industry

    PENYELERASAAN PERENCANAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN RENCANA STRATEGIS ORGANISASI

    Get PDF
    [Id]Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang penting di setiap organisasi. SDM berperan besar dalam mendukung keberhasilan visi dan misi organisasi, namun tanpa perencanaan yang memadai maka seringkali kapabilitas SDM justru menghambat tercapainya tujuan organisasi. Proses manajemen SDM sama halnya seperti manajemen pada umumnya yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada fase perencanaan, idealnya harus sinergis dengan perencanaan strategis organisasi.? Konsep ini berlaku umum baik pada organisasi pendidikan, kemasyarakatan, maupun organisasi bisnis pada umumnya. Pada penelitian ini, akan dipaparkan pendekatan praktis dalam perencanaan manajemen SDM yang selaras dengan perencanaan strategis organisasi. Perencanaan ini dilakukan melalui 5 tahap yaitu visioning, analisis, planning, implementation, dan evaluation. Sebagai contoh, proses ini diterapkan pada organisasi pendidikan (universitas/perguruan tinggi).? Hasilnya adalah contoh rencana kegiatan strategis manajemen SDM untuk 2 tahun akademik.[En]Management of human resources (HR) is an important thing in every organization. HR plays a major role in supporting the achievement of the organizational goals. The HR management process is the same as general management that starts from planning, implementation and evaluation. In the planning phase, ideally should be synergistic with organizational strategic planning. This concept applies generally both to educational, community, and business organizations in general. In this research, we will discussed a practical approach in the planning of human resources management that is aligned with organizational strategic planning. This planning is done through 5 stages of visioning, analysis, planning, implementation, and evaluation. As a case study, this approach is applied to create HR managemen plan in educational organizations (universities / colleges). The result is a draft of a strategic HR management plan for 2 academic years

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KINERJA PEGAWAI STUDI KASUS: BUMN KONTRUKSI

    Get PDF
    [Id]Dalam era kompetisi bisnis yang semakin tinggi dan tuntutan customer yang semakin meningkat, organisasi semakin dituntut untuk mencapai kinerja yang optimal dalam usahanya mencapai tujuan organisasi. Pencapaian kinerja organisasi sangat ditentukan oleh bagaimana organisasi mengoptimalisasi potensi sumber daya yang dimilikinya. Sumber daya utama yang dimiliki oleh organisasi dalam pencapaian tujuan organisasi adalah Sumber Daya Manusia (SDM). Agar SDM yang dimiliki oleh perusahaan dapat dimanfaatkan secara optimal dan fokus pada pencapaian tujuan organisasi maka perlu dilakukan proses manajemen kinerja pegawai yang baik. Secara strategis, kinerja pegawai harus dapat diselaraskan dengan kinerja organisasi untuk pencapaian tujuan strategis organisasi. Untuk mengakomodasi hal ini maka konsep Balanced Score Card sangat potensial untuk diakomodasi dan diimplementasikan. Pada level operasional, pengelolaan kinerja pegawai yang meliputi proses perencanaan kinerja (performance planning), pelaksanaan dan monitoring (performance tracking) dan penilaian kinerja (performance appraisal) harus dapat dilaksanakan secara komprehensif dan aplikatif sehingga realisasinya benar-benar sesuai dengan apa yang diharapkan organisasi.Implementasi proses manajemen kinerja organisasi pada umumnya dan pegawai pada khususnya seperti yang dijelaskan tersebut, akan sangat sulit pelaksanaannya apabila masih dilakukan secara manual. Semakin kompleksnya parameter kinerja pegawai yang ingin dicapai, semakin besarnya jumlah pegawai, semakin dinamisnya perubahan bisnis dan semakin banyak kesibukan pekerjaan akan menyebabkan implementasi manajemen kinerja pegawai secara manual tidak efisien dan efektif untuk dilaksanakan karena proses bisnis yang kompleks, mekanisme pelaporan dan monitoring kinerja akan sangat memakan waktu dan sulit dilakukan. Implementasi sistem informasi manajemen kinerja pegawai merupakan suatu solusi yang potensial untuk diterapkan untuk menghadapi permasalahan tersebut. Apabila permasalahan tersebut dapat diatasi maka diharapkan pencapaian kinerja perusahaan dalam mencapai visi dan misinya dapat terealisasi. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan perancangan sistem aplikasi manajemen kinerja pegawai yang dapat memenuhi kebututuhan organisasi dan pegawai. Implementasi sistem ini diharapkan dapat mendukung berjalannya proses manajemen kinerja organisasi sehingga secara strategis tujuan organisasi dapat tercapai..[En]In an era of increasingly high business competition and customer demands, organizations are increasingly required to achieve optimal performance in an effort to achieve organizational goals. Achievement of organizational performance is largely determined by how the organization optimizes the potential of its resources. The main resource that the organization has in achieving its organizational goals is Human Resources (HR). In order for HR can be utilized optimally and focus on achieving organizational goals it is necessary to conduct an excellent employee performance management process. Strategically, employee performance must be aligned with organizational performance for the achievement of organizational strategic goals. To accommodate this concept, Balanced Score Card is very potential to be accommodated and implemented. At the operational level, employee performance management that includes performance planning process, performance monitoring and performance appraisal must be implemented comprehensively and applicable so that the realization is exactly what the organization expects.Implementation of the organization's performance management process in general and employees in particular as described, will be very difficult if it is still done manually. The more complex the performance parameters of employees to be achieved, the greater the number of employees, the more dynamic the business changes and the more busy work will lead to implementation of employee performance management manually inefficient and ineffective. This is because of complex business processes, reporting mechanisms and performance monitoring will be very time consuming and difficult to do. Implementation of employee performance management information system is a potential solution to be applied to face the problem. If the problem can be solved, it is expected that the achievement of the company's performance in achieving its vision and mission can be realized. Based on this, it is necessary to design an employee performance management application system that can meet the needs of the organization and employees. Implementation of this system is expected to support the running of organizational performance management process so that the strategic objectives of the organization can be achieved

    COMPUTER BASED TEST (CBT) PADA SEKOLAH TINGGI TARAKANITA JAKARTA MENGGUNAKAN METODE COMPUTERIZED FIXED-FORM TEST (CFT)

    Get PDF
    [Id] Ujian merupakan salah satu tahapan yang biasa digunakan untuk mengevaluasi kemampuan seseorang dalam melakukan serangkaian kegiatan. Dalam serangkaian kegiatan pembelajaran di Sekolah Tinggi Tarakanita juga perlu suatu tahapan dalam mengukur kemampuan seorang mahasiswa. Tahapan ujian tersebut dilakukan dua kali dalam satu semester, yaitu ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Dengan jumlah sekitar 900 mahasiswa, setiap ujian berlangsung maka Sekolah Tinggi Tarakanita harus menyiapkan sekitar 64.800 sampai 108.000 lembar kertas atau sekitar 130 sampai 216 rim kertas ukuran F4 (folio) yang hanya digunakan saat ujian berlangsung. Setelah kegiatan ujian selesai maka lembaran soal ujian tidak digunakan dan akan ditumpuk dalam gudang. Selain mendukung program pemerintah dalam kampanye o Green/em> ternyata soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) juga mampu menghemat biaya sampai 80% untuk setiap kali kegiatan ujian berlangsung. Melalui integrasi Learning Management System (LMS) yang dibangun di Sekolah Tinggi Tarakanita maka soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) ini dapat dilaksanakan dengan baik. Dengan menggunakan metode penelitian eksperimen maka dirancang sebuah aplikasi soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT). Sedangkan metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah waterfall model dengan black box testing sebagai metode yang dipilih untuk pengujian aplikasi. Adapun hasil ujicoba aplikasi menunjukkan bahwa soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) dapat dilaksanakan dengan baik melalui dukungan sarana dan prasarana yang sudah tersedia. Bahkan hasil ujian pun dapat langsung diketahui beserta lokasi benar dan salah ada di nomor mana saja. Oleh karena itu, aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai latihan dalam persiapan menghadapi ujian. [En] The test is one of the stages used to evaluate a person's ability to perform a series of activities. In a series of learning activities at Sekolah Tinggi Tarakanita also need a step in measuring ability of a student. Stages of the exam is done twice in one semester, the midterm exam and the final exam of the semester. With about 900 students, each exam is ongoing so Tarakanita High School must prepare around 64,800 to 108,000 sheets of paper or about 130 to 216 reams of F4 size (folio) paper that is only used during the test. After the exam is over, the exam sheet is not used and will be stacked in the warehouse. In addition to supporting government programs in the campaign "Go Green" was a matter of test based Computer Based Test (CBT) is also able to save costs up to 80% for each time the examination takes place. Through the integration of Learning Management System (LMS) built at Tarakanita High School, this Computer Based Test (CBT) based test can be implemented well. By using the experimental research method then designed an application test questions based on Computer Based Test (CBT). While the application development method used is waterfall model with black box testing as the method chosen for testing the application. The results of the application test show that the question of Computer Based Test (CBT) based test can be done well through the support of facilities and infrastructure that are already available. Even the test results can be directly known along with the correct location and wrong in any number. Therefore, this application can also be used as an exercise in preparation for exams

    KLASIFIKASI KATEGORI DOKUMEN BERITA BERBAHASA INDONESIA DENGAN METODE KATEGORISASI MULTI-LABEL BERBASIS DOMAIN SPECIFIC ONTOLOGY

    Get PDF
    [Id]Sebuah dokumen berita seringkali terkait lebih dari satu kategori, untuk itu diperlukan pemanfaatan metode kategorisasi yang tidak hanya cepat tetapi juga dapat mengelompokkan sebuah berita kedalam banyak kategori. Banyak metode yang dapat digunakan untuk mengkategorisasi dokumen berita, salah satunya adalah ontologi. Pendekatan ontologi dalam kategorisasi sebuah dokumen berita didasarkan pada kemiripan fitur yang ada di dokumen dengan fitur yang ada di ontologi. Penggunaan ontologi dalam kategorisasi yang hanya didasarkan pada kemunculan term dalam menghitung relevansi dokumen menyebabkan banyak kemunculan fitur lain yang sebenarnya sangat terkait menjadi tidak terdeteksi. Dalam? paper ini diusulkan? metode baru untuk kategorisasi dokumen berita? yang terkait dengan banyak kategori, metode ini berbasis domain specific ontology yang perhitungan relevansi dokumen terhadap ontologinya tidak hanya didasarkan pada kemunculan term tetapi juga memperhitungkan relasi antar term yang terbentuk. Uji coba dilakukan pada dokumen berita berbahasa indonesia dengan 2 kategori yaitu olahraga dan teknologi. Hasil uji coba menunjukkan nilai rata-rata akurasi yang cukup tinggi yaitu kategori olahraga adalah 93,85% sedangkan pada kategori teknologi adalah 96,32%.Kata Kunci: Dokumen berita, kategorisasi, multi-label, ontologi,? domain-spesifik.[En]A news document often related? to more than one category,? necessary for utilization? the method of categorization that is not only fast but also able to Classify a news into many categories. Many methods can be used to categorize the news documents, one of which is an ontology. Ontology approach in the categorization of a document is based on the similarity of news features in documents with features that exist in the ontology. The use of ontologies in categorization that just based on the occurance of the term in calculating the relevance of the document, led to the emergence of many other fea-tures that are actually very relevant is undetectable. This paper proposed a new method for categorizing news documents are related with many categories, the method is based on a specific domain ontology and for document relevance calculation is not only based on the occurrence of the term but also take into account the relationships between terms that are formed. Tests performed on the Indonesian language news document with? two categories: sports and technology. The trial results show the value of the average accuracy is high, that the sports category was 93,85% and the technology category is 96,32%.Keywords : News document, ?categorization, multi-label, Ontology, domain-specific

    ANALISA DAN RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PELAYANAN BIDAN PRAKTEK SWASTA (STUDI KASUS BIDAN SILVIANA)

    Get PDF
    [Id]Bidan Praktek Swasta (BPS) merupakan bentuk pelayanan di bidang kesehatan, Praktek bidan adalah serangkaian kegiatan pelayanan oleh bidan yang diberikan kepada pasien sesuai dengan kewenangan dan kemampuannya. praktek bidan melayani penyakit-penyakit umum, proses persalinan, konsultasi kehamilan, imunisasi serta keluarga berencana. BPS Bidan Silviana dalam pengolahan data pelayanan sering mendapatkan hambatan diantaranya dalam proses pencarian data pasien, penyimpanan dokumen yang terbatas, pendapatan yang dapat dimanipulasi oleh bidan lain yang bekerja di BPS tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini akan menganalisa dan membangun sistem informasi BPS Bidan Silviana secara terkomputerisasi menggunakan aplikasi VB.NET 2008 dengan metode Object Oriented Programming dan database MySQL selanjunya sistem tersebut akan diuji kelayakanya menggunakan ISO 9126. Metode penelitian adalah mengumpulkan data melalui observasi di lapangan, wawancara terhadap pihak terkait dan analisa dokumen. Metode analisis dibuat dalam bentuk activity diagram, dan use case diagram dan metode perancangan dibuat dalam bentuk ERD, LRS, dan sequence diagram. Penelitian ini akan menghasilkan Sistem Informasi Pelayanan Bidan Praktek Swasta yang dapat membantu bidan praktek dalam pengolaaan data pelayanan.Kata Kunci : BPS, Bidan, Sistem Informasi, UML, Object Oriented Programming[En]Midwife in Private Practice (BPS) is such form of health service. Midwife Practice refers to set of health service activities performed by midwife to the patient in accordance with their authority and ability. Midwife practice serves common diseases, birth process, maternity consultation, immunisation and family planning. BPS Midwife Silviana during service data management, she frequently faced some challenges, such as data collection process of patient, limited document storage, revenue which may be manipulated by the other midwifes working on the BPS. According to those issues, thus this research was intended to analyze and develop computer based- BPS information System of Midwife Silviana by using VB. NET 2008 application with Object Oriented Programming method and MySQL database which later, the system will be examined for its feasibility by using ISO 9126. Research Method used in this research was data collection through field observation, interview to the respective party and document analysis. Analysis method was made in form of activity diagram and use case diagram and design method was made in form of ERD, LRS, and sequence diagram forms. This research will result in Service Information System of Midwife in Private Practice which will be able to assist midwife practice in service data management.Keywords : Private Practice, Midwife, Information Systems, UML, Object Oriented Programmin

    PEMODELAN PERMASALAHAN SPAREPART PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA 4 STROKE INJECTION DENGAN MENGGUNAKAN METODE NAE BAYES

    Get PDF
    [Id] Sepeda motor merupakan alat transportasi darat yang jumlah penggunanya lebih banyak daripada alat transportasi darat lainnya. Dengan jumlah sepeda motor yang semakin banyak maka semakin banyak berdiri bengkel-bengkel untuk mengatasi permasalahan pada sepeda motor. Dengan jumlah bengkel yang banyak maka akan berpengaruh terhadap jumlah permintaan terhadap mekanik. Mekanik yang direkrut oleh bengkel ada yang berpengalaman dan ada juga yang kurang berpengalaman. Hal ini akan berakibat pada kesalahan ataupun kekeliruan dalam mengatasi suatu permasalahan pada sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah pemodelan permasalahan sparepart pada sepeda motor Yamaha 4 Stroke Injection. Metode perhitungan yang digunakan dalam pemodelan ini adalah metode nae bayes yaitu metode yang merupakan pengklasifikasian dengan metode probabilitas dan statistik. Hasil penelitian ini berupa sebuah pemodelan permasalahan sparepart pada sepeda motor Yamaha 4 Stroke Injection yang dapat diuji oleh sebuah sistem pendukung keputusan yang memberikan keluaran berupa rekomendasi bermasalah atau tidak bermasalah suatu sparepart yang diduga berdasarkan ciri permasalahan yang dialami dan kemungkinan sparepart yang bermasalah jika sparepart yang diduga tidak bermasalah. Kata kunci : Sepeda Motor, Sistem Pendukung Keputusan, Nae Bayes [En] Motorcycle is one kind of land transportation which has more users than any other land transportation. With the increasing of motorcycle demand that makes the increasing demand of motorcycle workshop as well in order to handle motorcycle problems. The number of established motorcycle workshop will affect the demand of mechanics. Some of the mechanics who recruited by motorcycle workshop are qualified and some are not experienced. Thus will affect the errors or mistakes in handle a motorcycle problem. This research aim is to build a spare part model problem of Yamaha 4 Stroke Injection motorcycle. The calculation method of this research using nae bayes method which is classifying using probability methods and statistic. The result of this research will create a spare part model problem that can be tested by a system that gives output as a decision recommendation whether a motorcycle spare part is having a problem or not which have been diagnosed based on the problem that is occur and the possibility of broken spare part if the spare part is diagnosed not having problem. Keywords : Motorcycle, Decision Support System, Nae Baye

    RANCANG BANGUN SISTEM DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN BAGI TENAGA PERAWAT DALAM MENDIAGNOSA PASIEN

    Get PDF
    [Id] Asuhan keperawatan merupakan standar yang harus dilakukan perawat dalam melakukan layanan kepada pasien. Selain melakukan layanan kepada pasien, seorang tenaga perawat wajib melakukan dokumentasi asuhan keperawatan dengan mencatat kajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi secara tertulis pada laporan asuhan keperawatan sehingga sebagian waktu kerja tenaga perawat dihabiskan hanya untuk melakukan dokumentasi asuhan keperawatan dan keterampilan tenaga perawat dalam melakukan analisa dari kajian masalah pasien juga berdampak pada kurangnya layanan dalam penanganan pasien yang beresiko fatal. Otomatisasi dengan mengggunakan teknologi khususnya teknologi informasi dalam membantu pekerjaaan sudah banyak dikembangkan khususnya pada pengembangan Sistem Informasi Kesehatan seperti Sistem Informasi Rumah Sakit, Sistem Informasi Puskesmas dan Sistem Informasi Manajemen Keperawatan. Tujuan penelitian adalah mengembangkan salah satu bagian dari sistem manajemen keperawatan yaitu merancang bangun dokumentasi asuhan keperawatan bagi tenaga perawat dalam diagnosa dan intervensi secara otomatis dari hasil kajian masalah pasien dengan mengikuti standar asuhan keperawatan NANDA, NIC dan NOC. Pengembangan perangkat lunak dilakukan dengan tahapan analisa, rancangan, kode dan implementasi. Pengembangan perangkat lunak menggunakan bahasa pemrograman PHP sebagai perangkat lunak pengembangan dan DBMS MySQL. Hasil penelitian diharapkan dapat mempermudah seorang tenaga perawat dalam melakukan diagnosa dan melakukan tindakan yang tepat kepada pasien. Selain itu juga hasil pengembangan sistem nantinya dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran bagi calon tenaga perawat sebagai kompetensi dasar dalam pelayanan pada masyarakat. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Tenaga Perawat, Diagnosa [En] Nursing care is the standard that must be done nurses in the service to the patient. In addition to the service to the patient, a nurse must conduct nursing care documentation to record the assessment, diagnosis, planning, implementation and evaluation of a written report nursing care so that most of the working time nurses spent just to perform nursing care documentation and skills of nurses in analysis of studies of patient problems also have an impact on the lack of services in the management of patients at risk of fatal. Automation by using a technology especially information technology in helping employment has been developed in particular on the development of health information systems such as Hospital Information Systems, Information Systems and Management Information Systems Health Center Nursing. The purpose of research is to develop one part of nursing management system that is designing the wake of nursing care documentation for nurses in diagnosis and intervention are automatically on the results of the study the patient's problems by following the standard of nursing care NANDA, NIC and NOC. Software development is conducted in stages of analysis, design, and implementation code. Software development using PHP programming language as software development and DBMS MySQL. The results are expected to facilitate a nurse to make diagnosis and take the appropriate actions to the patient. It is also the result of the development system can later be used as teaching material for prospective nurses as basic competence in service to the community. Keywords: Nursing, Nursing Personnel, Diagnosi

    PENERAPAN METODE ASSOCIATION RULE MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI PADA SIMULASI PREDIKSI HUJAN WILAYAH KOTA BANDUNG

    Get PDF
    [Id] Prakiraan cuaca saat ini telah menjadi satu hal yang dibutuhkan bagi banyak orang di dunia. Dalam memprediksi hujan pengolahan data cuaca merupakan hal yang penting. Namun permasalahannya, data cuaca yang semakin hari semakin bertambah menyebabkan penumpukan data sehingga pengolahan data tersebut perlu penanganan lebih lanjut. Oleh karena itu pemanfaatan data mining digunakan untuk menyelesaikan masalah ini. Association rule mining adalah salah satu metode data mining yang dapat mengidentifikasi hubungan kesamaan antar item. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan utama yaitu : 1) melakukan analisa pola frekuensi tinggi menggunakan algortima apriori; 2) pembentukan aturan asosiasi (association rule); 3) uji kekuatan rule yang terbentuk dengan menghitung lift ratio pada masing-masing rule. Dataset yang digunakan adalah data klimatologi yang diambil dari BMKG stasiun geofisika kelas 1 Bandung. Hasil akhir dari Penelitian ini berupa aturan-aturan asosiasi (association rules) dimana aturan-aturan ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam memprediksi cuaca hujan atau tidak hujan untuk satu hari kedepan. Kata kunci : Data mining, association rule, apriori, prediksi hujan [En] Weather forecast today has become a necessary thing for many people in the world. In predicting rain weather data processing is essential. But the problem, weather data that is increasingly growing cause the accumulation of data so that the data processing needs further treatment. Therefore, the use of data mining is used to solve this problem. Association rule mining is one of data mining methods that can identify similarity relationships between items. This research is performed by three main stages, namely: 1) to analyze high frequency patterns using algorithms priori; 2) the establishment of an association rule (association rule); 3) test the strength of the rule which is formed by calculating the ratio elevator on each rule. The dataset used is the climatological data taken from BMKG station 1st class geophysical Bandung. The end result of this research in the form of rules of association (association rules) in which these rules can be used as a reference in predicting the weather is rain or not rain for the next day. Keywords : data mining, association rule, apriori, rain forecas

    623

    full texts

    922

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇