Electronic Journal Widyatama University (UTama) / Jurnal Elektronik Universitas Widyatama
Not a member yet
922 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI STEGANOGRAFI PADA CITRA DIGITAL DAN KRIPTOGRAFI ALGORITMA HILL CHIPPER UNTUK PENGAMANAN INFORMASI BERUPA TEXT
The exchange of information is very easy by using the internet as a liaison from the party who sends information to the party receiving the information. It is also easier for unauthorized parties to obtain information that will be sent from the sending party to the recipient via the internet. So that information requires security features. Encoding is a security technique to change information in the form of text, digital images, audio, video into information that has no meaning or is random. If the party who has the information that has been encoded does not have the key to open the encryption then the information cannot be read because it does not have a specific meaning. Insertion is a security feature wherein an information will be entered into a container media or the information is hidden in the container media. At this writing will be focused on creating a system that can encode, decrypt passwords, insert an information into a container media and extract information from a media that can be a digital image with the format: jpeg, bitmap, and png which is useful for increasing the level of security from an information. Encryption algorithm is an algorithm that converts an information (plain text) into a randomized information ( ciphertext) uses the specified key from the sender and recipient. The encoding algorithm used is the Hill Cipher algorithm. Which will be combined with the Least Significant Bit method as a method in the information insertion process. LSB will change every last bit value of each pixel in the cover image according to the binary value of the message in sequence, so that the result of the stego image will not change significantly if seen by the human eye.Pertukaran informasi sangatlah mudah dengan mengunakan internet sebagai penghubung dari pihak yang mengirim informasi ke pihak yang menerima informasi tersebut. Semakin mudah juga bagi pihak yang tidak berwenang untuk mendapatkan informasi yang akan dikirimkan dari pihak pengirim ke pihak penerima melalui internet. Maka itu informasi tersebut memerlukan fitur keamanan. Penyandian merupakan sebuah teknik keamanan untuk mengubah sebuah informasi berupa text, citra digital, suara, video menjadi sebuah informasi yang tidak memiliki arti tertentu atau teracak. Jika pihak yang memiliki informasi yang telah di sandikan ini tidak memiliki kunci untuk membuka enkripsi tersebut maka informasi tersebut tidak dapat dibaca dikarenakan tidak memiliki makna tertentu. Penyisipan merupakan sebuah fitur keamanan dimana sebuah informasi akan dimasukan kedalam sebuah media penampung atau informasi tersebut disembunyikan didalam media penampung. Pada penulisan ini akan difokuskan untuk membuat sebuah sistem yang dapat menyandikan , mendekripsi sandi , menyisipkan sebuah informasi ke dalam sebuah media penampung dan mengekstraksi informasi dari media tampung yang dapat berupa citra digital dengan format : jpeg, bitmap, dan png yang berguna untuk meningkatkan tingkat keamanan dari sebuah informasi.Algoritma penyandian merupakan algoritma yang mengubah sebuah informasi (plain text) menjadi sebuah informasi yang telah teracak (ciphertext) mengunakan kunci yang telah ditentukan dari pihak pengirim dan penerima. Algoritma penyandian yang digunakan adalah algoritma Hill Cipher. Yang akan dikombinasikan dengan metode Least Significant Bit sebagai metode pada proses penyisipan informasi. LSB akan mengubah setiap nilai bit terakhir dari setiap piksel pada citra tampung (cover) sesuai dengan nilai biner pesan secara berurutan, sehingga menyebaban hasil akhir dari penyisipan (stego image) tidak akan mengalami perubahan secara signifikan jika dilihat oleh mata manusia
IMPLEMENTASI ALGORITMA RIJNDAEL DALAM KEAMANAN DATA FORMAT MULTIMEDIA
Multimedia data such as images, video, and audio are data formats that are often used in this world to easily provide information to another individual because they can be accessed with many device anywhere. Therefore, it is necessary to secure data security so that data security can be maintained properly and directed to the right person or group. ItData multimedia seperti gambar, video dan suara adalah format data yang sering di gunakan di dunia informasi ini untuk memberikan informasi kepada individu lain atau kelompok dengan mudah karena dapat di akses menggunakan banyak perangkat dimana saja. Karena itu dibutuhkan pengamanan data yang aman sehingga keamanan yang data dapat dijaga dengan baik dan di tujukan pada individu atau kelompok yang tepat. Sangat berbahaya apabila data tersebut jatuh kepada orang yang salah dan tidak bertanggung jawab. Kejahatan dalam dunia teknologi memungkinkan peretas untuk mendapatkan informasi berbasis multimedia dari perangkat teknolgi seperti telefon genggam, penyimpanan daring, email, dll. Kemudahan dalam membaca informasi berbentuk multimedia merupakan salah satu kelemahan dari informasi berformat multimedia, karena itu diperlukan proses enkripsi dalam upaya mengamankan pengiriman dan penyimpanan data berformat multimedia didalam perangkat penyimpanan anda maupun saat berbagi informasi tersebut melalui pesan elektronik. Salah satu metode enkripsi yang dapat di terapkan adalah algoritma rijndael dimana algoritma ini dapat memberikan kata sandi untuk informasi yang inginkan sehingga penyimpanan dan pembagian informasi berbasis multimedia dapat dilakukan dengan aman dan tepat menuju individu atau kelompok yang dituju. Saat informasi berbasis multimedia yang telah di enkripsi diterima oleh seseorang maka individu tersebut harus melakukan proses dekripsi terhadap informasi tersebut dengan cara memasukan kata sandi yang telah dibuat oleh pengirim, bila individu tersebut tidak mengetahui kata sandi tersebut, maka informasi tersebut tidak akan dapat diakses oleh individu tersebu
PENGEMBANGAN MODEL KESELAMATAN UNTUK PENYEBERANGAN JALAN KOTA BANDUNG (STUDI KASUS SIMPANG BERSINYAL)
Traffic crashes are the 10th main cause of death in Bandung. Pedestrians are road users who are more vulnerable to crashes. Pedestrian crashes often occur at intersections as diverseroad users move in the same road space, thus making interaction between road users more complex. Currently, pedestrian safety at intersection is still very low, so it is important to do a study to reduce the number of pedestrian crashes. A model that has been developed by FHWA (Federal Highway Adminstration) for pedestrian safety at intersection is PedISI (Pedestrian Intersection Safety Index). This model can be used to determine which intersections need to be addressed before a crash occurs based on PedISI values. PedISI values show the level of pedestrian safety at intersection. This thesis develops Pedestrian Intersection Safety Index (PedISI) model for signalized intersection in Bandung. The data used consist of pedestrian crashes data, intersection characteristic data, behavioral(conflicts) data and safety rating data. Data were collected from 16 signalized intersections of types 8/2 D, 6/2 D, 4/2 D, 4/2 UD and 2/2 UD. PedISI model formed for signalized intersection in Bandung is PedISI = 3,184 + 0,032THRULNS - 0,005MEDIAN + 0,001SPEED85th with R2 = 0,525. PedISI values for signalized intersections in Bandung based on the model is 3,24 ? 3,45. The average value of PedISI is 3,35 with a standard deviation of 0,06. This model is able to describe the safety conditions of intersection though it has small variation in PedISI values. This is due to the results of surveys that indicated uniformity in respondents perceptions of safety rating values. Thus, it is necessary to improve the safety data collection techniques to obtain a better model.Kecelakaan lalu lintas menjadi penyebab utama kematian peringkat ke-10 di Kota Bandung. Pejalan kaki adalah pengguna jalan yang rentan terhadap kecelakaan. Kecelakaan pejalan kaki sering terjadi di simpang karena pengguna jalan yang beragam dan bergerak menggunakan ruang jalan yang sama sehingga menimbulkan interaksi antara pengguna jalan yang kompleks. Keselamatan pejalan kaki di simpang masih sangat rendah sehingga penting dilakukan sebuah studi untuk mengurangi jumlah kecelakaan pejalan kaki. Sebuah model yang telah dikembangkan oleh FHWA (Federal Highway Adminstration) untuk keselamatan pejalan kaki di simpang adalah model PedISI (Pedestrian Intersection Safety Index). Model ini dapat digunakan untuk menentukan simpang mana yang perlu ditangani sebelum terjadi kecelakaaan berdasarkan nilai PedISI. Nilai PedISI menunjukkan tingkat keselamatan pejalan kaki di simpang. Tesis ini mengembangkan model Pedestrian Intersection Safety Index (PedISI) untuk simpang bersinyal Kota Bandung dengan variabel-variabel yang dimodifikasi. Data yang digunakan untuk pengembangan model adalah data kecelakaan pejalan kaki, data karakteristik simpang, data perilaku (konflik) dan data nilai keselamatan. Lokasi penelitian terdiri dari 16 simpang bersinyal dengan tipe 8/2 D, 6/2 D, 4/2 D, 4/2 UD dan 2/2 UD. Model PedISI yang terbentuk untuk Simpang Bersinyal Kota Bandung adalah PedISI = 3,184 + 0,032 THRULNS - 0,005 MEDIAN + 0,001SPEED85th dengan R2 = 0,525. Nilai PedISI untuk Simpang Bersinyal Kota Bandung berdasarkan model tersebut adalah 3,24 ? 3,45. Besar rata-rata nilai PedISI sebesar 3,35 dengan standar deviasi 0,06. Model mampu menggambarkan kondisi keselamatan simpang namun memiliki variasi nilai PedISI yang kecil. Hal ini disebabkan oleh hasil survei yang mengindikasikan adanya keseragaman persepsi responden terhadap nilai keselamatan. Dengan demikian, diperlukan perbaikan teknik pengumpulan data nilai keselamatan agar diperoleh model yang lebih baik
Analysis of Laskar Pelangi in English Version Based on Transitivity Theory
This study aims to investigate the characterizations of Lintang in the English version of Laskar Pelangi novel (2009), The Rainbow Troops, based on Transitivity. As the unit of analysis, the data are 30 selected clauses, both uttered by Lintang himself or the narrator. The clauses are arranged chronologically based on the plot of the story consisting of phase 1 (opening), phase 2 (conflict & climax), and phase 3 (closing). This research employs qualitative descriptive design (Fraenkel & Wallen, 2007: 430). The approach for this research is narrative inquiry. According to Croker (Heigham & Croker, 2009: 16), among disciplines using narrative inquiry are anthropology, sociology, history, psychology and literature. The results show that based on transitivity theory, the characterizations of Lintang are represented and portrayed by the types of process and participant in every clause. Among his emerging characterizations are: hyperactive, brave, never-gives-up kid, heroism, and willing to sacrifice for his family
A Multi-Level Collaborative and Cooperative Writing Class in Inducing Character Building (A Model of An Integration Between Teaching Writing and Character Education)
Character education should not plainly implicate socially-authorize pattern for such character as honesty and perseverance, but also and perhaps more importantly it should provide the ways in which the students believe of their own conception selves, and their essential qualities that will back the actualization of those selves. This conceit may require a more personalized or less formulaic appropriate to inscribe instruction, but the compensation of such transformations of instructive goals and methods might well be the revitalization of democratic society in Indonesia. Taking that into account, a multi-level collaborative and cooperative writing class, in a more specific context and scope, classroom practices, provides one of breakthroughs toward this direction. This model of writing class is either implicitly or explicitly integrated with character education. The paper is a report of a research and development. Theories and concepts supporting the study will initiate the paper. The next part of the paper will explore the so calle
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIEN MENGGUNAKAN VB.NET PADA KLINIK PRATAMA RBG RZ BANDUNG
The RBG RZ Primary Clinic is one of the clinics located in Bandung where its activities serve good health such as outpatients, inpatients, dental clinics and inpatient rooms. Information system in the clinic that is currently running is still done manually so that it causes less than the maximum in terms of service.Administration of patient registration at the RBG RZ Bandung Primary Clinic is one of the main activities in the industry which is engaged in health services, not yet using computer technology as a tool for managing patient data and payment data by patients.System development planning that the writer did for desktop-based patient registration information system is using the Waterfall method. While the tools for system design are methods / techniques called Unified Modeling Language (UML). For the purposes of developing patient registration administration applications, the author of a software that has proven its reliability and is widely used by application developers today is VB.Net with the editor and compiler following its Visual Studo 2013 and My SQL database.The report description will discuss the activities along with the products produced for each stage of development. The data required for the design of a patient registration system consists of: patient registration, patient examination, and patient paymentKlinik Pratama RBG RZ merupakan salah satu klink yang berlokasi di Bandung yang mana kegiatannya melayani kesehatan baik seperti pasien rawat jalan, pasien rawat inap, Poli Gigi dan ruang rawat inap pasien. Sisten mformasi yang ada di klinik yang sedang berjalan saat ini masih dilakukan secara manual sehingga mengakibatkan kurang maksimal dalam hal pelayanan.Administrasi pendaftaran pasien di Klinik Pratama RBG RZ Bandung merupakan salah satu kegiatan yang utama dalam industri yang bergerak bidang pelayanan kesehatan, belum menggunakan teknologi komputer sebagai alat bantu pengelolaan data pasien dan data pembayaran oleh pasien.Perencanaan pengembangan sistem yang penulis lakukan untuk sistem infomrasi pendaftaran pasien berbasis desktop adalah dnmgan menggunakan metode Waterfall. Sedangkan tools untuk perancangan sistem adalah metode/teknik yang disebut dengan Unified Modelling Language (UML). Untuk keperluan pengembangan aplikasi administrasi pedaftaran pasien, penulis m suatu perangkat lunak yang sudah teruji kehandalannya dan banyak digunakan pengembang aplikasi saat ini yaitu VB.Net dengan editor berikut compiler nya Visual Studo 2013 dan database My SQL.Uraian laporan akan membahas tentang kegiatan-kegiatan beserta produk-produk yang dihasilkan untuk tiap tahapan pengembangan. Data-data yang dibuthkan untuk perancangan sistem pendaftaran pasien terdiri atas : pendaftaran pasien, pasien, pemeriksan pasien, serta pembayaran yang dilakukan oleh pasien
PINPOINTING SEMANTIC SHIFTS IN THREE DIVERSE GENERATIONS OF KUNINGAN REGION
Lexical semantic changes were pinpointed on three distinct generations of Kuningan Region so as to find out their tapestry and figure out their prevalent influential factors. They were both analyzed and identified by the employment of the qualitative descriptive method with questionnaires and interview as data collection techniques. It was shown that referring to 141 appearances, broadening and narrowing meaning took up respectively 24.82% and 7.09%. Meanwhile, both Ameliorization and Pejorization made up 29.07%, while Taboo comprised 9.92%. Subsequently, it was notified that all factors were of prevalence, namely linguistic,historical,psychological,social causes, foreign language influences, and novel word needs. It is concluded that typical types of lexical semantic changes as well as their determining factors are prevalently identified. It is imperative that corpus study be implemented and timelines related- lexical semantic changes be touched upon for the further research
SISTEM INFORMASI MONITORING KEGIATAN SANTRI BERBASIS ANDROID STUDI KASUS : PESANTREN AL-HIDAYAH GARUT
Children are the responsibility of parents given by Allah S.W.T, therefore it is fitting for parents to guard and supervise them, especially when parents decide to include their children in a boarding school. On that basis sometimes time and distance are usually the main obstacles for parents in obtaining information, coupled with delays in the Islamic Boarding Schools in providing information to parents of students. By implementing information technology, the pesantren can more easily and quickly provide information to santri parents, and santri parents can also participate in supervising their children in terms of obtaining information relating to santri activities, santri absences and violations committed by Student.
The results of this study are the Android-Based Santri Activity Monitoring Application using qualitative research types, while the data collection method uses observation, interviews, and literature studies. The method of development uses the Waterfall method and application testing uses the Balck Box method. The conclusion obtained from this study is the application of Al-Hidayah E-Monitoring makes it easy for parents to obtain information of students during the school so that parents can obtain more detailed data of studentsAnak merupakan tanggung jawab orang tua yang di berikan oleh Allah S.W.T, oleh karena itu sudah sepatutnya orang tua harus menjaga dan mengawasinya, terutama ketika orang tua memutuskan untuk memasukan anaknya ke dalam sebuah pondok pesantren. Atas dasar itu terkadang waktu serta jarak yang jauh biasanya menjadi kendala utama orang tua dalam memperoleh informasi, ditambah lagi dengan keterlambatan pihak pesantren dalam memberikan informasi kepada orang tua santri. Dengan menerapkan teknologi informasi, maka pihak pesantren dapat lebih mudah dan cepat dalam memberikan informasi kepada orang tua santri, dan orang tua santri juga dapat turut serta mengawasi anaknya dalam hal memperoleh informasi yang berkaitan dengan Kegiatan santri, absensi santri dan pelanggaran yang dilakukan oleh santri.
Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi Monitoring Kegiatan Santri Berbasis Android menggunakan jenis penelitian kualitatif, sedangkan metode pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan studi literatur. Metode pengembangannya menggunakan metode waterfall dan pengujian aplikasi menggunakan metode black-box. Adapun kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah aplikasi e-monitoring Al-Hidayah ini memudahkan orang tua dalam memperoleh informasi santri selama mondoksehingga orang tua dapat memperoleh data santri lebih detai
Pengaruh Pengendalian Internal dan Corporate Governance Terhadap Kualitas Laporan Keuangan
Dengan banyaknya berbagai permasalahan dalam perusahaan di Indonesia, maka dapat dikatakan bahwa penerapan internal control dan GCG di Indonesia belum sepenuhnya berhasil. Perusahaan public belum sepenuhnya bersedia untuk menjalankan internal control dan prinsip-prinsip GCG dalam perilaku dan kegiatan pengelolaan perusahaan sehari-hari. GCG sendiri tidak serta merta dapat diterapkan secara baik oleh pihak-pihak yang ada dalam perusahaan itu sendiri, tetapi perlu adanya dukungan dari pihak regulator untuk membuat suatu payung hukum yang menaungi penerapan GCG.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar pengaruh pengendalian internal dan corporate governance terhadap kualitas laporan keuangan pada perbankan di kota Bandung, baik secara simultan maupun secara parsial.
Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Populasi yang digunakan adalah populasi sampel. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Tenik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner dengan skala pengukuran likert.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian internal control dan corporate governance memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan. Secara simultan, pengendalian internal dan good corporate governance memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dimana melalui uji f dengan uji dua pihak pada taraf nyata 5% didapatkan f hitung sebesar 34,57 ternyata lebih besar dari f tabel 6,94. Sedangkan secara parsial, pengendalian internal memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, dimana t-hitungnya sebesar 4,382 lebih besar daripada good corporate governance sebesar 3,499With so many problems in companies in Indonesia, it can be said that the implementation of internal control and GCG in Indonesia has not been fully successful. Public companies are not yet fully prepared to carry out internal control and GCG principles in the behavior and activities of daily corporate management. GCG itself is not necessarily able to be applied well by the parties within the company itself, but there needs to support from the regulator to create a legal umbrella that oversees the implementation of GCG.The purpose of this study is to analyze how much influence internal control and corporate governance have on the quality of financial statements in banks in the city of Bandung, both simultaneously and partially.The data analysis method used is multiple linear regression analysis. The population used is the sample population. The sampling technique used is saturated samples. Data collection techniques used a questionnaire instrument with a Likert measurement scale.The results of this study indicate that internal control and corporate governance have a significant influence on financial statements. Simultaneously, internal control and good corporate governance have a significant influence on the quality of financial statements where through the f test with a two-party test at a real level of 5%, the count of 34.57 is apparently greater than the f table of 6.94. While partially, internal control has the most significant influence on the quality of financial statements, where the t-count is 4.382 greater than good corporate governance at 3.49